*Siska,kamu sekarang juga masak di dapur,besok di hari pesta pernikahan kamu masak tuk tamu undangan?.
*,Mana aku sanggup masak sendirian bu!,tukang ketring kan ada!,kenapa harus aku Bu!!?.
*Gak usah membantah kamu,saya bilang masak ya masak!!".
*,Baiklah Bu!!.
Siska memasak berbagai macam jenis menu makanan tuk tamu undangan di bantu sama beberapa tetangga Bu Yusni,tetangga bu Yusni yang bernama bu Sri berkata.
*Kasihan sekali kamu Siska!,setiap datang kerumah ini kamu selalu di perlakukan seperti pembantu?.
*,Gak apa-apa bu,mungkin ibu gak bermaksud begitu pada aku, sebenarnya ibu sangat sayang sama aku Bu?
Tiba-tiba Niko datang sambil menangis.
"Hiks hiks hiks,bunda!!".
*,Niko!,kamu kenapa nak,kenapa kamu menangis terisak-isak begitu nak?.
"Bunda!,tadi Niko memakan kue yang di hidangkan di meja tamu,nenek marah-marah lalu menjewer kuping Niko bundaaa!!?.
*, Masyallah,kenapa ibu bisa tega sih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva Sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Draft
Niko merasa sangat marah dan kecewa pada ayahnya,Niko bersumpah pada dirinya akan membahagiakan bundanya dan mengingat semua perbuatan buruk ayah dan keluarga ayahnya itu.
Dirumahnya Niko melamun sambil berpikir
"Apa yang harus aku lakukan tuk membantu bunda ya!?.
Niko berpikir apa saja yang dia bisa,saat bundanya lagi menjahit tangan bundanya tertusuk jarum saat memasang benang.
*,Aduh.
"Tangan bunda kenapa?
*,Cuma kena tusuk jarum aja kok nak,sudah biasa kok?
Niko mengambil tangan bundanya lalu menyesap darah di jari Siska,Niko berjanji pada dirinya dan berkata kepada bundanya.
"Niko gak akan membiarkan darah bunda mengalir lagi,Niko janji pada bunda akan menjadikan bunda ratu dalam hidup Niko,dan adek akan menjadi putri mahkota di istana kita nanti.
Mendengar perkataan konyol anaknya Siska tersenyum sambil mencium kepala putranya itu.
*,Cup,terima kasih nak,bunda sangat bahagia mendengar perkataan Niko ini,bunda akan doa kan setiap langkah yang Niko ambil asalkan itu berjalan di jalan yang benar,bunda akan marah jika Niko berbuat semena-mena kepada orang lain oke sayang!?.
Niko tersenyum,Siska pun ikut tersenyum,Niko pun bertanya tentang bengkel peninggalan kakeknya yang di kelola ayah bejatnya kemaren.
"Bunda,bengkel peninggalan kakek kan sudah di kembalikan kepada Bunda oleh dia,jadi boleh gak Abang belajar disana?
*,Bengkel itu akan menjadi milik Niko suatu saat nanti,tapi sekarang Niko masih kecil,belum bisa apa-apa,jadi kalau Niko sudah besar Niko boleh belajar?.
Siska mengusap kepala putranya dengan lembut,Niko pun menjawab.
"Abang boleh lihat-lihat bengkelnya sepulang sekolah gak bunda,Abang juga ingin menjaga bengkel itu?.
*,Boleh,tapi jangan pernah bolos sekolah ya nak?".
"Bunda tenang saja,Abang akan turutin apa kata bunda.
Niko kebengkel,masinis bengkel dua orang yang selalu setiap pada bengkel kakek Niko sangat mengenal Niko,mereka menyapa Niko.
"Wah ada si ganteng nih,sama siapa ganteng kesini?
",Sendirian pak?.
"Kok sendirian biasa nya kan sama bunda dan adeknya!,bundanya kemana.
",Bunda lagi banyak jahitan dirumah,Niko kesini mau belajar bengkel,bisa ajarin Niko gak pak?.
"Emangnya Niko mau belajar!,gak takut capek nantinya!?.
",Tenang aja pak,Niko kuat kok.
"Baiklah ayo sini,bapak akan ajarkan kamu cara memegang obeng dulu ya?
Pak Ambri mengajarkan Niko cara memegang obeng tang benar,lalu menyuruh Niko membuka baut-baut motor,dengan sekali lihat dan pelajaran Niko membuka baut-baut motor yang di suruh pak Ambri,setelah itu pak Ambri juga mengajarkan cara memperbaiki motor yang rusak.
Selama seminggu setelah pulang sekolah Niko selalu belajar,tak tahunya Niko mulai pandai cara mengganti ban dan menambalnya,terus memperbaiki mesin motor yang rusak,Niko mempelajari semuanya dengan tekun untuk membahagiakan bundanya.
Beberapa tahun pun sudah berlalu,Niko sudah bisa membengkel sendiri,sampai tenaganya sangat di butuhkan di bengkel tersebut,stiap hari Niko bekerja sepulang sekolah di bengkel kakeknya,sampai Niko pun mendapatkan gaji yang sepadan dengan hasil kerja kerasnya,dari uang itu Niko pun menabung,Siska sangat bangga kepada putranya itu,karna merasa Niko sudah besar Siska meminta Niko tuk menjaga bengkel tersebut,Niko pun senang sampai dia berkeinginan tuk memperbesar bengkel almarhum kakeknya itu.
Melihat kegigihan Niko,dan bengkel semakin ramai di kunjungi para pengguna motor,Niko pun menambahkan alat-alat canggih tuk kemajuan bengkelnya,Niko emang terampil dalam bekerja dia juga ramah pada pengunjung,Niko sangat dikenal orang-orang dengan keramahan dan kesopanannya.
Disekolah pun Niko selalu mendapatkan nilai terbaik dan juara,apa lagi di bagian mesin dan modifikasi mobil dan motor,Niko sangat lihai dalam membengkel,karna dia sudah belajar dari SD,umur 10 tahun.
Niko sekolah di SMK negeri di kampung halamannya,jadi dia sangat di kenal di kampungnya itu,sedangkan adiknya Nayra sekolah di SMP negeri di kampung halamannya juga,Nayra juga selalu juara di sekolahnya itu,Siska sangat bersyukur memiliki putra putri yang pintar dan hebat,Nayra selalu membantu bundanya dalam menjahit,sampai Nayra juga belajar menjahit dari bundanya,sekarang Nayra sudah pandai menjahit pakaian sendiri.
Dari sendiri sekarang Siska sudah memiliki anak buah 5 orang dirumahnya,Nayra mendapatkan proyek pakaian guru dan polisi,karna jahitan Siska sangat halus dan rapi,semua orang berbondong-bondong menjahit pakaian mereka di rumah Siska.
Siska memakai rumahnya yang besar itu tuk membuka lahan kerja,tempat masak dan ruangan makan juga besar,jadi bisa di gunakan tuk keluarga mereka berkumpul di malam hari.
Niko sangat kasihan melihat bundanya kelelahan,sepulang dari bengkel Niko membelikan makanan kesukaan bundanya yang sudah lama tidak Bundanya makan,itu dulu bundanya makan terakhir tantenya yang bawa, sekarang tantenya sudah menikah dan merantau sama suaminya.
",Assalamualaikum bundaaa!!
*, Waalaikum salam nak, udah pulang,bagaimana bengkel rame gak nak?.
", Alhamdulillah rame bunda,sekarang bunda cuci tangan dulu ya?
*,Kenapa bunda harus cuci tangan nak,emangnya ada apa!?.
Niko mengambil 3 piring lalu meletakan satu persatu bungkusan martabak Mesir itu ke piring,Niko menanyakan adik kesayangannya.
",Bunda,adek nama,kenapa gak kelihatan?.
*,Adek di kamarnya lagi belajar,Abang mandi dulu ya bau acem campur oli,gak enak di cium hehehe!!
",Iya bunda,Abang mandi dulu.
Niko pun mandi dan berpakaian rapi ya itu sarung dan baju Koko,karna sebentar lagi mau sholat magrib jadi Niko siap-siap untuk ke masjid sekalian,tapi Niko memanggil adik nya dulu ke kamar.
",Dek,udahan belajarnya!,ayo kita makan dulu,Abang bawain adek dan bunda martabak Mesir,ayo kita makan dulu sebelum Abang ke masjid?.
*,Iya bang,Abang adek b oleh minta uang gak?.
",Untuk apa dek,emangnya adek mau beli apa!?.
*,Adek mau beli buku bang,adek udah bawa bukunya tapi adek belum bayar,kata Bu guru bawa aja dulu, kapan-kapan bisa di bayar,adek kan gak mau berutang bang?.
",Emangnya berapa uangnya dek?
*,Kata Bu guru 35 ribu bang,Abang ada uang segitu gak?.
",Ada,ni uangnya.
Niko mengambil dompet di saku celana pendeknya yang di lapisi sarung,dan mengeluarkan uang 50 ribuan.
",Ini dek,sisanya tuk jajan adek ya,ayo kita makan dulu,nanti lanjutkan belajarnya lagi.
*,Ya bang,terima kasih!!.
Mereka pun keluar dari kamar,mereka pun makan martabak Mesir kesukaan bundanya,setelah itu Niko pun. Ke masjid tuk sholat magrib.
Di masjid karna belum seberapa yang datang,Niko lah yang di minta tuk mengumandangkan adzan,dengan suara merdu yang membuat warga merinding,pada berbondong-bondong datang ke masjid tuk melaksanakan sholat magrib.
Setelah itu Niko pun pulang setelah sholat isya,Niko belajar dan tidur agar besok pagi tidak terlambat datang ke sekolah.
Bersambung
gpp lah pembaca senang niko sukses,terharu puisinya
darma
apa pak bagas nih 🙄😬