NovelToon NovelToon
My Fake Husband

My Fake Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Lestary

"Pernikahan kita palsu, Liam!" Hazel Elizabeth.

"Tergantung bagaimana kau menganggapnya!" Liam Xanders.

Berawal dari pernikahan palsu, Hazel dan Liam akhirnya bekerjasama untuk menciptakan kebohongan besar dalam hidup mereka. Tentu, dengan keuntungan masing-masing yang mereka dapat.

Bukankah tak ada yang gratis di dunia ini!

"My Fake Husband" adalah kisah tentang cinta yang terlahir dari kesepakatan, kepercayaan yang diuji oleh bayang-bayang masa lalu, dan perjuangan untuk menemukan cahaya di tengah kegelapan. Dapatkah Hazel dan Liam menemukan cara untuk mengatasi ketakutan dan menemukan kebahagiaan di antara badai yang mengancam? Bergabunglah dalam perjalanan mereka yang penuh emosi dan ketegangan, di mana setiap keputusan bisa mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Salah Pilih

Hazel terkejut saat melihat sosok Liam, pria yang fotonya dia ambil sembarangan di internet, kini muncul di hadapannya. Sialnya lagi, Papa Andrew ternyata mengenal Liam dengan baik. Namun, anehnya, Papa Andrew sama sekali tidak bereaksi saat melihat foto palsu yang Hazel tunjukkan sebelumnya.

Tanpa berpikir panjang, Hazel segera menghampiri Liam dan memeluknya erat, mencoba menciptakan ilusi yang lebih meyakinkan sebelum Papa Andrew menjadi curiga.

"Tolong, bekerjasamalah denganku," bisiknya pelan.

Hazel melepas pelukannya dan meraih tangan Liam, menatap pria itu dengan harapan. "Sayang, kenapa kau tidak bilang kalau ternyata kau adalah rekan bisnis Papa?" ucapnya dengan senyum penuh arti, mencoba menciptakan alibi spontan.

Liam sempat terdiam, menatap Hazel dengan heran. "Aku tidak tahu kalau Tuan Andrew adalah ayahmu," jawab Liam dengan nada datar.

Hazel menoleh ke arah Papa Andrew. "Pa, bisa tolong tinggalkan kami sebentar? Aku ingin bicara berdua dengan suamiku," pintanya dengan manis.

Papa Andrew, yang masih terkejut dengan situasi ini, mengangguk. "Baiklah, Papa akan menunggu di ruang makan." Dengan itu, ia meninggalkan Hazel dan Liam, memberi mereka ruang untuk bicara.

Begitu Papa Andrew pergi, Hazel menghela napas panjang dan melepaskan genggaman tangannya dari Liam.

"Jelaskan padaku, apa yang sebenarnya sedang terjadi?" tanya Liam dengan nada yang lebih serius.

Hazel menunduk, merasa malu. "Aku ... minta maaf," bisiknya. "Akan aku ceritakan semuanya."

Liam duduk di sofa dan mempersilakan Hazel duduk di depannya. Dengan suara lirih, Hazel menjelaskan situasi yang menjeratnya, tentang bagaimana ia berbohong mengenai pernikahannya untuk menghindari tekanan dari keluarganya. Semakin lama dia bercerita, semakin dia berharap Liam akan mengerti.

"Jadi, tolong bantu aku," pinta Hazel, suaranya penuh permohonan.

Liam tersenyum tipis, lalu menatap Hazel dengan penuh minat. "Apa imbalannya jika aku membantumu?"

"Apapun!" jawab Hazel tanpa ragu, matanya berbinar penuh harapan.

"Baiklah," jawab Liam dengan nada sarkastis, "aku akan berpura-pura menjadi suamimu."

Hazel hampir tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya, meski di dalam hatinya ia merasa ada sesuatu yang aneh karena Liam begitu mudah menyetujui permintaannya.

*

Di ruang makan, Eva mendekati Papa Andrew. "Pa, di mana Kak Hazel? Bukankah tadi dia menemuimu?" tanyanya.

Papa Andrew tersenyum. "Dia sedang berbicara dengan suaminya," jawabnya santai.

Ucapan itu langsung membuat Alan tersedak minumannya. Eva dengan sigap menyodorkan air dan mengusap punggungnya, "Hati-hati, Sayang," ucapnya khawatir.

"Jadi, suami Hazel benar-benar ada di sini?" tanya Mama Anet tak percaya.

Papa Andrew mengangguk. "Tentu saja," jawabnya singkat.

Tante Mea, yang sejak semalam meragukan pernikahan Hazel, kini terdiam. Namun, tak lama, Hazel dan Liam masuk ke ruang makan, bergandengan tangan dengan mesra. Akting Hazel benar-benar sempurna.

"Semuanya, kenalkan ini Liam, suamiku," kata Hazel sambil melirik ke arah Alan, yang menatapnya tajam.

Liam menambahkan, "Maaf karena tidak bisa hadir di pesta pernikahan Eva. Jadwalku sangat padat belakangan ini." Ucapannya yang terdengar meyakinkan, membuat semua orang mempercayai kebohongan Hazel.

Alan tak bisa menahan amarahnya. Wajahnya memerah saat melihat Hazel dan Liam duduk bersama dengan penuh kebersamaan.

Papa Andrew kemudian memperkenalkan Liam kepada semua orang sebagai investor terbesar di perusahaannya, yang membuat semua orang semakin heboh. Tante Mea mulai menanyakan berbagai hal terkait pernikahan mereka. Awalnya, Hazel dan Liam agak kesulitan menyinkronkan cerita, namun mereka berhasil menutupinya dengan baik.

Di tengah percakapan hangat tersebut, terdengar suara pecahan kaca. Semua orang terdiam dan melihat ke arah Alan yang menggenggam gelas pecah. Darah mengalir dari telapak tangannya. Eva berteriak panik, dan suasana menjadi kacau.

Hazel bergegas ke arah pelayan, meminta kotak P3K. Dia dengan cekatan memberikan pertolongan pertama pada luka Alan, sementara yang lain hanya terdiam, tak tahu harus berbuat apa.

Liam memperhatikan Hazel dari jauh, senyum tipis terbentuk di sudut bibirnya. Perhatiannya jelas terpaku pada hubungan Hazel dan Alan yang tampak begitu kuat.

"Sayang, kau sangat ceroboh," kata Eva sambil menangis di samping Alan, namun Alan tampak tidak peduli.

"Lukamu cukup dalam, sepertinya harus dijahit," ucap Hazel, tetap fokus pada perbannya.

Alan menggeleng. "Ini tidak seberapa, kau tidak perlu khawatir."

Eva mencoba membujuk suaminya. "Sayang, dengarkan Kak Hazel. Kita ke rumah sakit sekarang."

Alan tidak punya pilihan lain ketika semua orang memaksanya. Liam tiba-tiba ikut bangkit. "Aku akan mengantarmu," katanya tenang.

Hazel yang mendengar ucapan Liam langsung menawarkan diri untuk ikut. Mereka berempat kemudian meninggalkan meja makan, menuju rumah sakit terdekat.

*

Dalam perjalanan, Liam tak bisa menahan diri untuk berkomentar. "Aktingmu tadi buruk sekali. Kau hampir mengungkap semuanya dengan caramu itu."

Hazel menunduk. "Aku hanya panik," ucapnya menyesal.

Sesampainya di rumah sakit, dokter memeriksa luka Alan. "Anda perlu beberapa jahitan," ucap dokter.

"Tidak perlu," balas Alan dengan nada dingin. "Aku ingin luka ini tetap ada."

Hazel menatap Alan, bingung dengan ucapannya, namun memilih untuk tidak bertanya lebih lanjut. Setelah luka Alan dibalut dengan perban baru, mereka pun kembali.

Di dalam hati, Hazel tahu, hubungan yang kusut ini hanya akan membawa masalah lebih besar di masa depan.

TO BE CONTINUE 👇

1
Na'key Atmodimbejo
Lumayan
Cevineine
Lanjut thorr👍👍
Fera Susanti
ambisius banget sech alan..
Faulinsa
kenapa juga Hazel nggak jujur dgn mama Anet jika dulunya ada hubungan dgn Alan.. pasti mm Anet bkal bantu nyari solusi
Fera Susanti
mana Liam nya nech..kok ga muncul...ayo2 dong jd seorang bayangan...
Aja Nisa
💞💞💞💞💞
Dewi Nuraeni
ko aku msh blm ngerti alur ceritanya ya thor/Facepalm/
Fera Susanti
Alan tuch kenapa sech??
Fera Susanti
pkknya karakter hazel nya harus tetap kuat.. semangat
Ayu_Lestary: Siap!!! di akhir bab ini ada sedikit revisi. tapi masih dalam proses review.
Othor merasa plotnya agar kurang cocok wkwk ..

bab selanjutnya menyusul ✍️
total 1 replies
Fera Susanti
masih membaca n meraba raba isi cerita...semangat
Ayu_Lestary: Terima kasih, jangan sungkan memberi masukan untuk membangun novelnya agar semakin menarik dan berkembang... 💞💞💞

Barangkali ada ide² yang bisa kita tuangkan dalam novel ini hehe 🥰🥰🥰
total 1 replies
Fera Susanti
lupa sama cerita nya..klo baca dr awal takutnya bulan depan or tahun depan lagi kelanjutan nya..
semangat thor
Ayu_Lestary: Terima kasih untuk dukungannya, setiap komentar kalian sangat berarti bagi Othor 🥰

Novelnya udah up beberapa bab nih, dan kedepannya akan daily update 🪄🪄🪄

Salam hangat dari Othor 💜💜💜
total 2 replies
🌟Ita undae MaMe🌟
up lagi dong..
Lesya💙
wahh cerita yg bakalan seru ini 😍😍😍😍 up lagi dong thor..
Nana Scott
/Heart/
Khafiza Achmad
up lagi dong, udah lama aku tunggu
Ayu_Lestary: siappp.. otw bab selanjutnya hehe ^^
total 1 replies
Praised93
jadi males bacanya terlalu lama update
Praised93
jarang update UNSUBSCRIBE saja
Any
next thorrr
Livy
Luar biasaaa 🫶🫶🫶
Livy
Oalah Boy, ternyata kau bermain api
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!