NovelToon NovelToon
Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Status: tamat
Genre:Romantis / One Night Stand / Tamat
Popularitas:10.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Nama ku Faiza Alya Aziza. Aku yatim piatu. Tinggal bersama nenek. Nenekku satu satunya keluargaku. Ketika nenek sakit dan memerlukan biaya yang tidak sedikit, aku pun rela melakukan apapun demi nenek.
Hingga aku harus terjebak dengan CEO tampan dan arogan.

Sampai akhirnya aku hamil. Aku mengalami keguguran yang dikarenakan perbuatan kekasihnya.

Tian yang tak terima karena berpikir aku sengaja menggugurkan kandunganku, akhirnya mengusirku. Aku harus pergi jauh dari kehidupan pria yang paling ku cinta dan juga ku benci.

Maaf masih dalam proses revisi, jika ada banyak kesalahan dan kejanggalan. Karena bukan penulis profesional, hanya pemula.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Kau telah merampas mahkotaku

"Kamu mau apa..... mengapa aku di bawa ke kamar"Alya bertanya diantara kesadarannya.

"Kita akan bermain main...... "ucap Tian

"Mau main apa.... "Alya memajukan wajahnya mendekat ke wajah Tian

"Kamu tidurlah dulu.... aku mau mandi" ujar Tian

Setelah beberapa saat di kamar mandi,Tian keluar dengan tubuh yang segar dan hanya memakai boxer.

Ia mendekat ke arah Alya dan membuka selimut yang menutupi tubuh Alya.

Tian mendekati wajahnya keleher Alya dan mulai mengecupnya.

"Cih... kenapa aku tak sabar rasanya ingin bercumbu dengan gadis ini. Padahal aku tahu ia sama aja dengan wanita jalang disana yang rela menjual tubuhnya demi uang. Dan aku tak tahu sudah berapa pria yang menidurinya walau umurnya masih belia"bathin Tian

Tian mengecup leher Alya dan menggigitnya pelan meninggalkan sedikit jejak kemerahan.

"Kamu sedang apa.... "tanya Alya karena merasakan gigitan dari Tian

"Ingin bermain denganmu..... "Tian pun naik ketubuh Alya dan perlahan membuka baju Alya yang memperlihatkan pakaian dalam Alya.

Alya menutupi dadanya dengan kedua tangannya

"Jangan aku tak mau...... "ucapnya pelan

"Kenapa kamu malu.... ini bukan yang pertama kan bagimu.... "ucap Tian sinis

"Maksudmu apa..... aku tak mengerti"

Tian tak menjawab pertanya Alya, ia segera melucuti semua pakaian Alya hingga kini tubuhnya benar benar polos.

"Tuan.... jangan lakukan ini...aku mohon"ucap Alya setengah sadar

"Kenapa.... kamu mau bayaran berapa, aku akan membayar berpa pun yang kamu minta"ujar Tian.

Ia sudah tak tahan dengan nafsu yang mulai menjalari seluruh tubuhnya.

Tian memperhatikan tubuh indah didepannya.

"Tuan... aku bukan pelac*r yang menjual tubuhku demi uang"

"Kamu jangan sok suci dan jual mahal. Aku akan membayar lebih dari yang biasa kamu terima. Layani aku malam ini"Tian pun mulai menaiki tubuh Alya lagi

Alya mencoba meronta dengan sisa tenaganya tapi percuma, tenaga Tian jauh lebih besar.

Tian mulai menyatukan tubuhnya dengan Alya. Tian melakukan dengan kasar tanpa peduli dengan Alya yang kesakitan. Terdengar suara tangisan Alya menahan sakit.

"Jangan Tuan... saya mohon... oh... sakit.. sakit Tuan... tolong hentikan... "jerit Alya

Tian yang dirasuki nafsunya tak mengindahkan jeritan dan tangisan Alya.

"Shit.... ternyata ia masih perawan. Pantas dari tadi sulit memasukinya. Apa ini Berarti ia tak berbohong kalau ia baru mulai kerja malam ini. Apa ia memang gadis baik baik. Yang bekerja untuk biaya pengobatan neneknya"bathin Tian

Tian yang merasakan kenikmatan dan telah mencapai puncaknya,mengulanginya beberapa kali penyatuan di tubuh Alya. Ia tak peduli dengan tangisan Alya. Sampai akhirnya Alya pingsan.

"Ada apa denganku... mengapa aku begitu bernafsu melakukannya dengan gadis ini.

Aku bisa aja mencari wanita yang jauh lebih cantik yang dengan sukarela menyerahkan dirinya untuk kutiduri. Tapi mengapa aku sampai memperkosa gadis ini"bathin Tian

Setelah melakukan hubungan badan dengan Alya, Tian kembali ke ruang kerjanya.

Ia menyesali perbuatannya setelah sadar kalau Alya ternyata masih perawan.

"Bukankah ia butuh uang buat pengobatan neneknya. Ia mengatakan kalau biaya pengobatan neneknya 200 juta. Akan kuberi uang lebih dari yang ia butuhkan. Dengan begitu aku tak perlu merasa bersalah karena telah memperkosanya."

Tian kembali ke kamar. Dan tidur di samping Alya. Alya belum juga sadar. Ia mengusap wajah Alya.

"Kamu cantik juga. Dan wajahnya begitu damainya ketika tidur. Aku tak tahu apa yang kurasakan. Sejak pertama jumpa ku akui diriku sudah tertarik denganmu"

Ia akhirnya tidur disamping Alya dan memeluk gadis itu.

Tengah malam Alya mulai sadarkan diri. Ia merasakan ada sesuatu benda berat menghimpit tubuhnya.

Ia mengumpulkan kesadarannya dan melihat Tian memeluk dirinya seperti guling.

Alya terkejut. Dan segera mendudukan tubuhnya bersandar di kasur.

Ia merasakan sakit diselangkangannya.

Alya membuka selimut dan langsung menjerit menyadari tubuhnya telanj*ng tanpa sehelai benangpun.

"Awww...... apa yang Tuan lakukan dengan saya"jerit Alya membangunkan Tian

"Apa yang kamu lakukan... menjerit ditengah malam. Kamu menggangu tidurku"ucap Tian marah

"Hiks... hiks.... Tuan mengapa tuan lakukan ini pada saya, apa salah saya....mengapa Tuan tega merampas kesucian saya"Alya menutupi tubuhnya dengan selimut sambil menangis.

"Hei.... mengapa kamu menangis. Bukankah kamu memerlukan uang. Saya butuh pelampiasan nafsu... apa ada yang salah. Kamu jangan takut aku akan memberikan uang berapapun kamu minta"Tian berdiri dan berjalan kearah kamar mandi.

"Kamu pikir semua bisa diukur dengan uang. Apa setelah kamu memberi uang akan dapat mengembalikan keperawanan ku. Apa kamu pikir aku menjual nya demi uang"Alya menjerit.

"Kalau tidak demi uang... mengapa kamu kerja di klub itu. Kamu kerja di sana sebagai pemuas nafsukan"

"Kalau tidak terpaksa aku tak akan sudi kerja di sana"ujar Alya

"Dasar munafik... kamu pikir aku percaya. Sekarang sebutkan berapa uang yang kau butuhkan... Akan aku berikan"

"Aku tak butuh uangmu... bukankah tadi aku sudah bilang kalau aku bukan menjual diri dan tubuhku"

Tian mengambil sesuatu di dalam lemari dan melemparnya ke arah Alya.

"Itu cek kosong... kamu bisa menulis sendiri berapa uang yang kamu perlukan dan butuhkan"

"Aku tak butuh uangmu.... "Alya kembali melempar cek itu ke arah Tian.

"Aku tak mau nanti kamu menuntutku. Jika kamu nanti berubah pikiran temui aku di ruang kerjaku"Tian pergi meninggalkan Alya sendiri dikamar.

Alya menangis merenungi nasibnya. Mengapa ia selalu mengalami kejadian buruk.

Alya mendengar suara ponselnya. Ia mencari dimana ponselnya berada. Ternyata ada di saku hotpant yang ia pakai bekerja.

"Ya saya Alya..... "jawab Alya

"..................." ujar dokter

"Baik dok.... saya usahakan secepatnya kembali ke rumah sakit membawa uang biaya operasi nenek"

".... . ............ "dokter

"terimakasih dok"

Alya merenungi apa yang dikatakan dokter. Ia harus mendapati biaya operasi secepatnya. Karena sekarang tubuh nenek sudah mulai menolak menerima obat obatan yang masuk ketubuhnya.

"Nenek apa yang harus Alya lakukan. Apakah Alya harus menjual harga diri Alya dan menerima uang yang ditawarkan Tuan Tian.

Nenek Alya tak mau kehilangan nenek"Lirih Alya diantara isak tangisnya.

*******************

Terima kasih untuk semua pembaca novel ini. Mohon maaf jika masih banyak terdapat kesalahan karena aku masih pemula.

1
Ibelmizzel
alya bego baget kasi keperawan loe cuma2 dak KH lebih baik jual ada harga dr pada jual barang tak punya harga🤣
Ais NSP
AlyaTian kisahmu pilu dirundung duka mendalam tapi akhirnya datang kebahagiaan tiada tara. Sukses selalu mak othor/Good//Rose/
Ais NSP
part terkocak Tian Bumi ribut kuda"an hahaha/Facepalm/
Bahari Sandra Puspita
keren banget ceritanya mam..
selalu suka deh..
jadi bingung mau komen apa..
sedikit saran, kata2 percakapan di novel ini lebih diperhalus lagi..
terutama jika anak berbicara dg ibunya seharusnya gak pakek "lu-gue" begitu jg sebaliknya..
kalo sesama anak sih, ya bisa dimaklumi lah..
trus cerita Alexa-Rendi gak lanjut di sini ya mam?

oke deh, lanjut next novel..
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
😘🥰😍🤩💪🏻🙏🏻💞
Mama Reni: Makasih 😍😍
total 3 replies
Mhyta
Luar biasa
Mhyta
Biasa
Iska Hayani
lanjut LG serun
Dimss xmlbb
Luar biasa
LibraGirls
alaaahh MUAK liat Alya jd perempuan lemah padahal dah merubah diri 😤😤😤
LibraGirls
Dah ketebak yudha pasti adeknya tian 😅😅😅😅
LibraGirls
Rasaaaiiinnn. karna kebodohan km sendiri sok berlaguuuuu
LibraGirls
Terus gimana dgn sekolah km alya dan si yuda gk nyariin km gt liat km gk sekolah berapa hari
LibraGirls
Tu lah karna kebodohan kamu di bayar perawan nya malah sok nolak tahan mau nerutang akhirnya di tindas tian /Awkward//Awkward//Awkward/
LibraGirls
jadi maksudnya elo ngasi perawan lo dgn gratis dan elo rela berutang gitu gk ngerti dgn pikiran elo alyaaaaaaaaa
LibraGirls
Ah bodoooohhhh lah aliya
LibraGirls
kenapa gk ke yuda dulu berdiskusi kenapa lgsg yuni yg kerja di club mlm sich
LibraGirls
Hadir disini pake akun 1 nya lagi 😅 😆
LibraGirls: agak² laen kan mie goreng seafood 😂😂😂😂😂
total 2 replies
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Mama Reni: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
christina paya wan
visual tak ngam dgn karektornya thor
Nofarahin Mohd Kamel
padan muka...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!