NovelToon NovelToon
Dewasa Sebelum Waktunya

Dewasa Sebelum Waktunya

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Duda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:287k
Nilai: 5
Nama Author: T. L. Handayani

Arabella gadis belia berusia 16 tahun yang harus menjadi dewasa sebelum waktunya karena suatu keadaan.

Dia masih duduk di bangku SMA dan terpaksa harus bekerja di diskotik pada malam hari.

Pekerjaannya mengenalkan dia kepada seorang pria bernama Roger, duda berusia 32 tahun yang merupakan seorang pengusaha di Jakarta yang bisa membawa Bella keluar dari dunia malamnya bahkan kelak akan menjadi pendampingnya.

Bagaimana kisah Arabella dan apa yang menyebabkan dia harus menjadi dewasa sebelum waktunya? Ikuti kisahnya di sini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T. L. Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membalas budi

Viona memberikan sejumlah uang kepada Bella dan keluarga, namun Bella menolak.

"Baiklah... jika kamu tidak mau menerima uang ini sebagai imbalan, ku mohon terimalah uang ini sebagai sedekahku untuk membantu pengobatan bapak dan ibu kamu... serta untuk uang jajan kedua adik adikmu..." kata Viona.

Bella melirik ke arah bapaknya yang memang tidurnya tidak di dalam kamar, melainkan di ruang tamu. Hal itu di sebabkan karena bapak Bella mengalami penyakit stroke dan sudah lumpuh total sehingga beliau di tidurkan di luar kamar agar mudah jika meminta bantuan kepada anggota keluarga.

Hal itu juga yang dari tadi membuat Viona kurang nyaman karena bau menyengat ala keringat dan kotoran orang sakit yang tidak bersih sempurna. Namun rasa risih nya dia singkirkan sejenak, mengingat bahwa penghuni rumah tersebut adalah orang orang yang berhati mulia walaupun tinggal di tempat yang hina.

Bahkan untuk menerima uang imbalan saja mereka menolak, padahal bisa saja mereka menggunakan uang itu semua tanpa harus mereka kembalikan. Lalu uangnya bisa mereka pergunakan untuk membangun rumah yang besar dan bagus mengingat bagaimana keadaan tempat tinggal mereka sekarang. Namun itu semua tidak mereka lakukan.

"Mau kan menerima pemberianku?" tanya Viona sekali lagi.

Bella menoleh ke arah ibunya sekali lagi, kemudian bu Rini mengangguk tanda setuju.

"Baik tante, saya terima.." jawab Bella.

Viona kemudian mengeluarkan sejumlah uang senilai lima juta dari tasnya.

Tanpa menghitungnya lagi, uang itu segera di serahkan kepada Bella.

"Iiii...iii...iiniii kebanyakan tante... jangan banyak banyak..." kata Bella.

"Enggak... ini bahkan belum cukup untuk membalas budiku sama kamu..." jawab Viona.

"Tapi...." Bella masih enggan menerima uang sebanyak itu.

"Kamu lihat kan dek... ibu kamu juga butuh biaya pengobatan... adik adik kamu pasti juga butuh biaya sekolah....kamu sendiri pasti juga masih sekolah..." kata Viona menjabarkan keadaan seluruh keluarga Bella.

Bu Rini juga sakit, namun tidak separah suaminya. Kaki ibu Bella patah karena kecelakaan sehingga membuat dia harus berjalan menggunakan tongkat.

Sementara Bella juga masih mempunyai dua adik kembar yang usianya sepuluh tahun. Keduanya masih duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar. Namanya Anggara dan Anggita, biasa di sapa Angga dan Anggi.

Dengan mempertimbangkan alasan Viona, akhirnya Bella menerima uang pemberian wanita tiga puluh lima tahun itu.

"Bella terima ya tante, tapi tante ikhlas kan ngasihnya...??" tanya Bella.

"Iya ikhlas ...ikhlas... banget..." Viona sangat senang ketika Bella mau menerima pemberiannya.

"Ini aku kasih kartu nama...barang kali kamu ada perlu sama tante ,di situ ada nomor teleponnya. Atau mungkin mau main ke rumah tante juga boleh" kata Viona sambil memberikan sebuah kartu nama.

Bella menerima kartu nama tersebut dan melihat tulisan di atasnya.

"Maaf tante...kenapa nama dan alamat tante beda sama yang di KTP ??" tanya Bella.

Viona tersenyum sebelum menjawab pertanyaan Bella.

"Iya, Vira Nadila itu nama asliku.. dan aku berasal dari Sulawesi. Sementara nama panggilanku di tempat kerjaku adalah Viona, dan itu alamat tempat tinggal ku di Jakarta" jawab Viona.

"Oh gitu..ya.." Bella sekarang mengerti kebenarannya.

Setelah satu jam bertamu, Viona ingin berpamitan.

Bella dan ibunya mengantarkan Viona sampai keluar rumah dan menunggu sampai Viona masuk mobil.

Ketika hendak melajukan mobilnya, Viona melambaikan tangan kepada Bella.

1
Atmita Gajiwi
/Grin//Rose//Rose//Rose//Heart/
Ani Ani
ya cerita yang matap
Ani Ani
dia tak sabar dengan bela
Ani Ani
apa2 tu
Ani Ani
ada aja
Ani Ani
cakap terua terang baru dia faham
Ani Ani
tau marah
Ani Ani
mahu tapi malu
Ani Ani
satu lagi kejutan
Ani Ani
kenapa ia
Ani Ani
rumah baru ke tu
Ani Ani
dia datang
Ani Ani
dah rasim ke ni
Ani Ani
tak dabis2denki
Ani Ani
kejutan lah tu
Ani Ani
sama2keras kepala
Ani Ani
tenang kan fikiran
Ani Ani
suka bagi dia sakit hati
Ani Ani
ada yang marah nanti
Ani Ani
suka menakat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!