NovelToon NovelToon
Because Of Alea

Because Of Alea

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy
Popularitas:439.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Malam itu Alea terbangun setelah menangis sepanjang hari karena Rey, sang kekasih yang tak datang ke acara pernikahan mereka. Alea berharap semuanya adalah mimpi buruk namun siapa sangka saat ia bangun dan membuka mata, itu lebih dari mimpi buruk

" Aku suamimu!" Begitu terkejutnya Alea dengan pria yang sedang duduk manis menampilkan senyum smirk yang menyebalkan untuk Alea, ia merasa kunang-kunang berputar dikepalanya

Bagaimana bisa presdir baru ditempatnya bekerja kini menjadi suaminya? Apa yang harus Alea lakukan dengan pria yang pernah menjadi cinta satu malamnya itu?




Ikuti kisahnya ➡️

Jangan tinggalkan jejak, like, rate dan vote

Salam hangat Author 🌞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tunangan Danish

🍃🍃🍃🍃

" Dan, bukankah kau sangat keterlaluan?" tanya Dante bersungut-sungut

" Aku yang memimpin sekarang, kalau kau tidak suka, kau tahukan jalan keluar dari perusahaan ini?" Danish berkata tanpa melihat yang diajak bicara, ia sok sibuk dengan ponsel ditangannya

Membuat Dante menghela nafas." Kantin itu sudah ada sejak zaman dulu, bahkan sebelum kau lahir. Bukankah tidak sopan bila kamu menghancurkannya begitu saja? Lalu bagaimana dengan kariawan disini yang mengandalkan kantin sebagai salah satu tempat mereka mengisi perut. Aku yakin Dadd-"

" Daddy?" potong Danish sarkas

" Kau pikir mr Leon Daddymu?" Danish berdiri lalu melangkah, ia menjulang tinggi dihadapan sang kakak yang duduk disofa

" Ya, Daddy tiriku tapi aku sungguh menganggak Daddy seperti ayah kandungku." Danish berdecih lalu mencondongkan tubuh mendekatkan wajahnya dihadapan Dante

" Kau yakin Dante."

" Kenapa kau selalu berpikiran buruk padaku?"

Danish tersenyum dan menegakan tubuhnya. Menatap sejenak lalu mengedikan bahunya acuh

" Dengar Dan-"

" Sayaaaaaaaang." Teriakan cempreng itu membuat keduanya menoleh pada pintu dimana seorang perempuan cantik dan anggun berdiri disana dengan senyuman manisnya

" Astaga!" Gumam Danish lalu menghempaskan tubuhnya dengan kasar pada sofa berhadapan dengan Dante

" Ada apa dengan ekspresi itu?" gerutu wanita itu sambil melangkah mendekat hingga suara high heelnya yang 10 cm memecah ruangan baru Danish

" Ada apa Rebecca?" Tanya Danish

" Sayang, inikan hari pertamamu. Tentu aku harus memberimu hadiah." Gerutunya manja seraya mendudukan bokong padatnya disebelah Danish. Dengan buket bunga ditangan kanannnya ia menempeli Danish

" I love you and i miss you." Tapi Danish hanya diam, ia menoleh pada Rebecca hingga kecupan dibibir ia dapatkan dari Rebecca

Wajah Danish hanya datar membuat Dante ingin sekali tertawa melihat raut wajah Rebecca

" Ada apa denganmu?"

" Kau tahu alasannya."

" Danish, menjadi artis adalah mimpiku!"

" Ya, ya lanjutkan mimpimu."

" Bukankah kita sudah sepakat?"

" Aku lebih suka wanitaku berada dirumah dan mengurus rumah tangga."

" Tapi kita belum menikah." Saut Rebecca meletakan kepalanya dipundak Danish. Terlihat tak canggung meskipun dipandangi Dante

Saat Danish melihat kearahnya Dante segera memalingkan wajah

" Lihatlah, kau seperti kambing gila!"

Dante hanya tertawa lalu memutuskan untuk meninggalkan keduanya

" Baiklah, aku pergi. Tapi Danish pikirkan lagi perkataanku!"

" Aku tetap akan menghancurkan kantin itu dan katakan pada semua kariawan disini. Aku membuat peraturan baru-"

" Sayang ini baru hari pertamamu, kenapa serius sekali." Danish tak menanggapi perkataan manja itu

" Semua kariawan dan kariawati dilarang berpacaran. Jika ada yang melanggar, aku tak segan-segan memecat mereka satu persatu." Dante terperangah dengan ucapan itu, ini peraturan teraneh dikantor mereka

" Peraturan macam apa itu? sayang .. hidup akan membosankan tanpa cinta dan sek*." Bisik Rebecca nakal seraya meletakan buket bunga dimeja didepan mereka. Lalu satu tangannya hinggap didada Danish dan satu kakinya yang terbuka hingga paha menimpa sebelah kaki Danish

" Tidak, ini dikantor." Tahan Danish pada jemari lentik itu

" Memangnya kenapa? kita harus merayakannya."

" Tapi tidak dengan tempat bekerja." Saut Danish

" Tapi tidak dengan ciuman kan?" Danish tersenyum dan akhirnya membiarkan Rebecca mencium bibirnya

Rebecca adalah tunangan Danish sejak setahun kebelakang. Mereka telah berpacaran selama 3 tahun. Rencananya Danish akan menikahi Rebecca akhir tahun ini namun wanita itu masih menolak Danish karena kontrak kerjanya yang masih satu tahun lagi. Itu membuat Danish sedikit kesal dan meragukan Rebecca. Danish maupun Rebecca menjalin hubungan yang bebas bahkan Rebecca tak melarang Danish untuk jajan diluaran sana karena menurut Rebecca, senakal apapun Danish, pria itu akan selalu kembali padanya. Buktinya hubungan mereka telah berlangsung lama dan tak pernah berpisah

" Uhhhhmmm." Danish melepaskan bibir itu lalu mengusap bibir merah Rebecca dengan ibu jarinya

" Bagaimana kalau malam ini pesta?"

" Sepertinya akan menyenangkan. Tapi-"

" Sayang kamu selalu memulai" Gerutu Rebecca

" Aku masih sibuk baby."

" Sebenarnya aku penting apa tidak sih?" Tanya Rebecca menepuk bahu Danish

" Dan." Panggil Rebecca karena Danish hanya diam dan memainkan rambutnya dengan jemarinya

" Apa kamu mencintaiku Dan?"

" Cinta?"

" Apa tidak?"

" Baby kamu tahu kita hanya saling membutuhkan. Diatas ranjang ataupun dikehidupan."

" Kamu brengsek Dan, tapi asal kamu tahu aku tidak akan pernah melepaskanmu." Ucapnya seraya mengalungkan kedua tangan dileher Danish

" Berjanjilah."

" Berhenti aneh seperti ini?"

" Aku tahu hatimu masih untuk Irene."

" Jangan menyebut lagi wanita itu, aku tidak menyukainya. " Danish mendadak kesal dengan Rebecca

" Itu artinya kamu masih mencintai Irene." Danish memaksa melepaskan kedua tangan dilehernya, ia bergegas bangkit

" Oke i'm sorry."

" Kau selalu saja seperti itu dan berakhir meminta maaf."

" Itu karena aku cemburu, kenapa hanya aku yang mencintaimu!"

" Bukankah aku disisimu saja sudah cukup?" Danish beranjak meninggalkan sofa dan melangkah menuju meja kerjanya

" Pergilah aku masih sibuk."

" Dan aku tidak mau bertengkar." Rebecca mulai memelaskan wajahnya dan ikut bangkit, melangkah mendekat

" Aku sibuk!" sautnya ketus, jika sudah seperti itu artinya Danish sudah benar-benar marah, memaksa Rebecca segera pergi dari ruangannya. Ini sudah sering terjadi, mereka akan bertengkar seperti ini dan tak akan saling menghubungi sampai berhari-hari

Dengan kedua mata berkaca-kaca Rebecca berjalan menuju lift. Rasanya sakit, padahal Rebecca hanya ingin tahu seberapa berpengaruh namanya dihati Danish. Namun Danish masih saja menyimpan semuanya sendiri, Irene .. nama itu selalu menjadi pertengkaran antara dirinya dan Danish

Saat masuk kedalam lift Rebecca tak bisa menahan semuanya, ia mulai menangis. Selama ini ia selalu sabar ketika Danish main bersama wanita lain. Itu ia lakukan agar Danish tak marah dan memutuskannya, apakah cinta memang seperti itu? selalu membuat seseorang kalah

Rebecca bahkan sampai tak melihat seorang wanita dibelakang tubuhnya. Ia menangis dan terus menangis sambil menekan tombol lift agar tak terbuka

" Nona." Panggil suara itu membuat Rebecca terkejut, ia segera menutupi wajahnya dengan telapak tangan. Ia seorang publik figur dan terkenal, tentu akan menjadi berita bila ia menangis seperti ini dilift perusahaan Danish

" Emmmh maaf." Sautnya masih terseguk

Ting

Pintu lift terbuka tapi wanita dibelakang Rebecca tak keluar malah hanya diam membuat Rebecca menoleh kebelakang dengan wajah sembabnya. Wanita berwajah manis itu memberikan tisuenya pada Rebecca

Membuat Rebecca tertegun beberapa saat sebelum mengambilnya

" Tarik nafasmu dalam-dalam, itu akan membuat rasa sakitmu sedikit berkurang." Ucapnya dengan senyuman

" Kau tidak mengenalku?"

" Eh?"

" Aku seorang artis."

" Emmmh aku tidak tahu, maaf." Rebecca terperangah, baru kali ini ia menemukan orang yang tak mengenalinya

Ting

Pintu lift kembali terbuka membuat wanita itu berpamitan dan segera pergi

" Tunggu!" tahan Rebecca berlari mrngikuti

" Kau hidup dimana sampai tak mengenaliku!"

" Maaf nona, aku tidak pernah menonton berita!"

" Hey fotoku ada dimana-mana!" gerutunya membuat wanita itu tersenyum kikuk dan menggaruk kepalanya yang tak gatal, ia merasa aneh dengan wanita didepannya ini

" Emh maaf nona saya harus segera pergi." Pamit wanita itu yang ternyata adalah Alea

" Tunggu sebentar, aku belum selesai." Rebecca kembali mengejar Alea, semantara Alea berjalan semakin cepat

" Apa dia sudah gila." Gerutu Alea setengah berlari keluar dari lobi, ia tak melihat jalan didepan

Bruuuukkkkk

Alea merasa kepalanya pening dan jantungnya copot saat sebuah mobil yang hendak masuk basement menabrak tubuhnya. Semuanya mulai gelap dan Alea tak sadarkan diri terjungkal ke aspal

Rebecca Aneslin

-

-

1
Muhammad Bagus
baca cerita kaya gini yg dikorbankan selalu si perempuan.

bener2 lho. nasib perempuan dibuat rendah banget di novel. hanya dijadikan istri yg tersakiti. capedeee

terinspirasi ikan terbang banget blm lagi penuh dgn pelakor. seakan masalah rumahtangga selalu peremuan terobsesi.
Rynda
idih..kepedean si irene
Rynda
ISS....jijik, gampangan banget burungnya
Rynda
Luar biasa
Titin Nur
romantis😍😍👍👍👍
dhe styles
karyawan atuh bukan kariawan nga sekalian sariawan🤪🤣🤣🤣
Sandisalbiah
Hiatussssss..
Yuen
Ishhh laki kotor
Yuen
Menjijikan hoekkkk gak setia smg kena hiv
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak
total 1 replies
Yuen
Aduh lakinya masih suka masuk lobang lain apa ga hiv nanti si alea? Kasian bgt 😓
Yuen
Kukira setelah menikah akan baik tetapi malah menjijikan 😝 sama siapa aja mau iyuihhh najis
Yuen
Cemburunya anti mainstream langsung srudukkkk aje 😆😆😆
Yuen
Kok tokoh utamanya gak kuat cantiknya thor hahaha
Uswatun Fidayati
apa kabar author knp gk up lg
Ariani Syahfitri
kok lama 😪🤧🤧🤧
enungdedy
koq gk lanjut
Rois Farzan El-FarizQy
kpn update lginya ka udan lma bgt ditungguin blm update 2 aja
Esa Sugi Yanti
biuh updatenya lama sekali dan satu bab saja
Naufal Ardhian
so sweeetttt
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐❤️
Sunrise🌞: iya hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!