Assalamualaikum..
Sebelumnya, diharapkan membaca "Pesantrenku saksi cintaku" yaa.. Agar bisa mengetahui siapa itu Ziya..
Terimakasih 😊
Namaku Azziyadah Husna Basyasa..
Biasa dipanggil Ziya.. Karena itu nama panggilan sejak kecil..
Berawal dari sebuah seminar yang diadakan di kampusku..
Aku bertemu dan mengenal seseorang yang menurutku baik,tegas,berwibawa.. Pokoknya perfect deh.. Idaman para wanita banget..
Siapa dia?
Yukk baca di Perjalanan Ziya..
Jangan lupa, like,komen dan vote yaa.. 😊
Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Perjalanan Ziya
Setelah makan, Shaijiee membujuk Ziya untuk tidak marah lagi padanya.. Ia memberitahu Ziya bahwa rumah yang Ziya inginkan sudah deal dan sudah dibayar.. Tinggal kapan maunya Ziya untuk pindah..
Ziya masih marah kepada Shaijiee, dia masih kesal.. Menurutnya Shaijiee terpaksa memenuhi kemauannya, padahal tak sedikitpun Shaijiee merasa seperti itu..
Keesokkan harinya, Ziya memesan makanan hanya untuk dirinya sendiri.. Sedangkan Nawir dan sang suami tak dipesankan.. Ntah mengapa dia ingin sekali menjadi orang yang egois..
"Terimakasih" kata Ziya setelah menerima pesanan makanannya
Nawir dan Shaijiee keluar dari kamar mereka.. Dilihat Ziya sedang membuka box makanan yang Ziya pesan..
"Sayang, kamu sudah beli sarapan? baru saja aku mau pesan" kata Shaijiee
"Lahhh emang bener dah jadi orang kebangetan, masa ukhty cuma beli satu doang.. Buat Nawir sama kakak ipar mana?" tanya Nawir
"Beli saja sendiri" ketus Ziya
"Wah ni cewe belum pernah digerus otaknya.. Bisa bisanya lupa ama kita" kata Nawir
"Kenapa?" tanya Shaijiee yang tak mengerti, karena mereka bicara bahasa Indonesia
"Istrimu pesan makanan cuma buat dia saja" kata Nawir
Yaa Shaijiee baru tersadar bahwa tak ada box makanan lagi selain yang berada di Ziya..
Ziya acuh, ia tak perduli para lelaki membicarakan tentang dirinya..
"Sayaaang" kata Shaijiee lembut
"Apa? mau marah sama aku?" sinis Ziya
"Tidak, bukan begitu.. Hanya saja, aku mau pesan makanan.. Apa kamu mau beli makanan lagi?" tanya Shaijiee lembut, ia takut istrinya marah lagi
"Pesankan aku makanan yang sama dengan kamu saja.. Aku masih kurang, lapar" kata Ziya
"Okee sayanh, tunggu yaa aku pesan dulu" kata Shaijiee
"Cihh bisanya lembut ama bini galak begini.. Ane mah udah ane pites batang lehernya" gumam Nawir
Ziya mendengar ucapan Nawir, langsung menatap Nawir dengan tajam..
Dilihat Ziya yang menatap tajam ke arahnya, dia langsung memalingkan muka ke sembarang arah..
"Dunia ku rasa saat ini saat ini.. Pagi ini, menjadi pagi yang kelabu" Nawir nyanyi sambil berjalan meninggalkan meja makan
"Berisiiik" teriak Ziya
Shaijiee hanya bisa geleng kepala, walau ia tak mengerti bahasa mereka tapi Shaijiee bisa melihat ekspresi Ziya yang kesal dengan Nawir..
Makanan mereka pun datang.. Ziya masih stay di meja makan.. Saat Shaijiee membuka box makanannya, Ziya merengek meminta makanan punya Shaijiee.. Padahal isi box makanan yang mereka pesan itu sama semua.. Tetapi Ziya ingin yang ada ditangan Shaijiee..
Akhirnya mereka bertukar makanan.. Saat Shaijiee sudah mengambil makanan yang berada di Ziya sbeelumnya, Ziya kembali merengek meminta yang ada di tangan Shaijiee lagi..
"Sayang, itu kamu sudah aku kasih punyaku" kata Shaijiee
"Tapi aku mau juga yang ada ditanganmu" rengek Ziya
"Terus aku makan apa? apa mau makan bareng? aku suapi mau?" tanya Shaijiee
"Gak mau, aku maunya itu juga.. Kamu makan saja yang lain" kata Ziya
"Aku lapar sayang" kata Shaijiee
"Kamu tidak sayang aku" tangiz Ziya pecah
"Oke oke, ambilah.. Makan sepuas kamu.. Kalau kurang bilang yaa" kata Shaijiee lembut
"Assikk, makasih suamiku" kata Ziya semangat dan berhenti dari tangisnya
"Kaka ipar.. Makan berdua saja sama Nawir.. Kita bagi dua ya" kata Nawir tak tega liat kakak iparnya belum makan
"Baiklah, maaf ya kau harus berbagi makanan dengan ku" kata Shaijiee
Nawir hanya menganggukkan kepalanya..
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
baru mulai nulis cerita lain...
jangan menggantung gini... biar berkah...
asli udah lupa cerita nya jadi baca ulang...
sdh lm gk up date utg sdh masuk favorite jd walau sdh lm ttp masuk notif nya..lnjut ya thor
yang kerja sama ziya dan sajjin beruntung ya mempu bos yang pengertian
Nawir " aku ngakak baca nya ini