NovelToon NovelToon
Ending Sang Ibu Tiri

Ending Sang Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Ibu Tiri / Perjodohan
Popularitas:40.7k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

"Maaf nyonya, tapi bayi anda tidak bisa diselamatkan." Kata-kata itu seperti pisau yang menancap tepat di jantung nya membuat dia mati rasa.

Namun, tampaknya kematian memang mengikuti nya. "Mommy, pergilah bersama dengan bayimu. kau tidak pantas jadi mommy ku." Kata-kata itu dari bibir kecil dengan wajah yang polos namun senyuman licik terbit seiring dengan mobil yang meledak.

"Jika aku hidup kembali, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama."

Mata itu terbuka dengan napas yang memburu. Dia melihat keseluruh tubuhnya dan sepasang tangannya yang terbuka.

"Baguslah kau sudah bangun. bersiaplah! Pernikahan mu menghitung jam!"

"Aku? hidup kembali?"

Bagaimana kelanjutannya? Apakah akhirnya akan tetap sama atau berubah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kegiatan Malam tanpa dugaan

Miranda benar-benar mengadu pada Jennifer. Dia datang dengan wajah yang basah menghadap Jennifer.

"Tante!" Rengeknya.

"Astaga! Miranda apa yang terjadi padamu?"

"Apalagi, Athena menyiram ku dengan air! Lihatlah! Semuanya basah, riasan ku rusak. Aku hanya ingin bertemu dengan Logan, tapi dia langsung marah dan menyiram ku seperti tanaman."

"Ini benar-benar. Ayo.... Kita temui dia." Miranda mengangguk dan mengikuti langkah Jennifer menuju kamar dimana Athena sedang duduk manis.

"Athena!"

"Ya mommy tersayang. Sudah menerima kaduan nya ya?"

"Jadi, benar kau menyiram Miranda?" Athena mengangguk kecil. "Iya."

"Athena, apa yang kau lakukan? Ini tidak sopan."

"Sopan? Kalau begitu seharusnya mommy tanya padanya. Apa dia sudah sopan? Dia datang memaksa masuk sambil berteriak-teriak memanggil suamiku."

"Apa itu sopan? Mommy?" Jennifer menoleh pada Miranda.

"Tante, aku biasa begitu pada Logan kan." Miranda mengeluarkan pembelaan nya.

"Biasa? Tapi sekarang dia sudah menikah. Dan mommy tau...... Saat aku katakan suamiku sedang istirahat dia tidak percaya padaku. Jadi, daripada membuat gangguan, aku siram saja dia. Jadinya, dia diam."

"Memang seperti itu kan? Logan saja tidak masalah. Dia akan mengerti."

"Astaga......" Athena memijit pelipisnya, dia tidak pernah bertemu dengan wanita seperti ini. "Dengar ya.... Cobalah untuk menghilangkan kebiasaan mu itu pada suamiku. Aku tidak peduli yang kau lakukan dan yang terjadi sebelumnya saat aku belum menginjakkan kaki disini. Tapi sekarang, kau harus izin padaku juga."

"Athena, dimana Logan?"

"Dia sakit, sedang istirahat. Suhunya cukup tinggi. Aku baru saja selesai mengompresnya. Dan air yang aku gunakan untuk menyiram adalah bekas airnya. Mommy tidak percaya? Lihat saja." Athena beranjak dari pintu dan membiarkan Jennifer masuk memeriksa keadaan putranya.

Manik Jennifer langsung tertuju pada ranjang, dimana putranya berbaring. "Karena perjalanan dan juga kondisi Aurora. Kondisi Logan menurun." Jelas Athena.

"Benar, putraku demam."

"Untung saja dia tidak bangun. Jadi katakan mommy, apa tindakan ku salah?" Jennifer menghela nafas panjang.

"Lain kali tidak perlu begitu Athena." Nasehat Jennifer. Athena tersenyum kecil. "Aku tidak akan melakukan tindakan seperti itu kalau dia mengerti bahasa manusia." Sindir Athena.

"Sudah, Miranda ganti pakaian mu." Athena tersenyum puas melihat Miranda yang tidak beruntung kali ini. Sia-sia saja dia melapor.

"Tapi Tante......"

"Sudah, ayo kita keluar. Logan sedang istirahat." Mau tidak mau Miranda menurut, dengan tatapan mata yang terus menatap Athena. Athena membalasnya dengan senyuman mengejek.

Di luar......

"Tante, kenapa Tante tidak memarahi nya? Dia sudah bersikap tidak sopan padaku." Jelas Miranda.

"Miranda, dengar.... Lain kali bicarakan dulu dengan Tante. Kau tidak bisa menyelonong masuk ke kamar Logan."

"Tante ikut menyalahkan ku juga?" Ujar Miranda tak percaya.

"Tolong Miranda, Aurora baru saja keluar dari rumah sakit. Logan juga jatuh sakit, kepala Tante jadi pusing."

"Baik Tante."

"Terimakasih, Tante tau kau pengertian." Jennifer pergi setelah memberikan senyuman manis pada Miranda. Miranda menatap punggung Jennifer yang perlahan menghilang dari pandangannya. Tangannya mengepal, kakinya menghentak kecil dengan amarah. "Ok, kalau Tante tidak bisa membantu ku. Maka, aku harus melakukannya sendiri sekarang."

*******************

Kelopak mata Logan mengerjap beberapa kali. Tangannya perlahan terangkat. Kepalanya sedikit pusing, tubuhnya perlahan beranjak dari tempat tidur.

Namun hanya remang-remang cahaya dari lampu tidur yang membantu penglihatannya. Matanya bertemu dengan jarum jam yang menunjukkan pukul dini hari. Dia ingat, dia tidur saat mentari masih bertahta di langit. Tapi sekarang sudah menghilang sepenuhnya.

"Pusing....." Gumam Logan, tangannya meraba-raba meja mencari air. Jari-jarinya hampir mendapatkan gelas, tapi tangannya menjadi licin dan......

"Astaga...." Gumam nya melihat apa dampak dari tindakan nya.

"Kalau tidak bisa, cobalah minta tolong dengan mulutmu itu." Logan tidak sadar Athena yang sudah ada disampingnya.

"Athena.... "

"Kau ingin minum? Maka duduk saja disini, kalau tidak entah berapa kali gelas yang akan pecah." Jelas Athena mendudukkan Logan di ranjang.

"A...."

"Jangan bicara, duduk saja!" Titah Athena membuat Logan menurut dan menatap Athena perlahan menghilang dari pandangannya. Saat matanya kembali terbuka, dia melihat Athena sudah kembali dengan gelas ditangannya.

"Ini minumlah." Ujar Athena.

"Suhunya sudah turun. Mungkin besok kau sudah sembuh." Logan merasakan sentuhan yang dingin di kening dan lehernya.

"Sudah? Atau mau tambah lagi?" Tanya Athena.

"Logan? Logan?"

"Aaa!" Logan berteriak saat Athena menjentik kening nya.

"Sudah atau mau tambah?" Ulang Athena kembali.

"Aku lapar...... Bisa masakkan sesuatu untuk ku?"

Suara potongan sayur menggema di dapur. Athena dengan terlatih memotong sayuran ditangannya. Logan duduk bersandar di sofa menunggu makanan itu selesai. Matanya sesekali terpejam, lampu hanya menyoroti dapur.

"Logan....." Panggilan itu membuat Logan membuka matanya.

"Ini, makanlah. Aku buatkan sup ayam." Ujar Athena, seketika perut Logan semakin meronta.

Sensasi hangat langsung mengalir dari tenggorokan nya. Rasa rempah begitu melekat menciptakan citarasa yang lezat dan gurih. "Makanlah, aku ke toilet sebentar."

"Terimakasih." Ujar Logan dengan tulus.

"Habiskan, aku akan kembali." Logan mengambil potongan ayam yang tertata rapi di makanan nya. Baru saja potongan ayam itu digigitnya... "Daddy? Rora juga mau." Terkejut! Tentu saja, Logan tidak menyangka putrinya berada di dapur.

"Rora, sayang.... Kau sudah sembuh?"

"Daddy, rora lapar. Rora mau ini." Tanpa menunggu, Aurora menyendok kuah segar di depannya.

"Lezat Daddy. Rora suka." Ujar Aurora.

"Daddy yang masak?" Tanya Aurora.

"Tidak sayang, ini mommy Athena yang memasak nya." Seketika gerakan sendok Aurora terhenti.

Bersambung.....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak 🥰🙏🙏

Yuk mampir ke karya baru author

1
Akasia Rembulan
semoga bahagia selamanya..
chataleya
Dewi Athena dilawan... 🤣🤣🤣
chataleya
ayo taklukkan suamimu Athena 👍
chataleya
siap mengasuh bocil kematian 🤣
Dewi kunti
berpandangan mata,apa berpegangan tangan
Wahyuningsih
lanjut thor yg buanyk klau up n hrs tiap hri jgn lma2 upnya thor tk inaaak menunggu sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 n makaciih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus meryua dajal emang
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
Dewi kunti
hhhhhhh emak mertua di smash smp gak berkutik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
aku
sejane jenipong iki kenaWhy?? agk laennya jauh bnr 😌😌
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
itu si Jennifer gak introspeksi diri sama sekali ya? aduhh, bisanya hanya nyalahin orang😑
MataPanda?_
lanjut trus kak up banyak"😄
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
singa betina dan anjing?? wah siapa yang menang tuh🤣
aku
agk aneh si log. apa dy hbs terlahir jg? 🤔🤔
mauza
next
mauza
upp
Dewi kunti
naaaaahhhh gitu,belajar untuk menerima selagi itu baik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
ihhh, kesel banget sama si Jennifer, bisanya nyalahin orang terus, gak mau intropeksi diri. lebih baik kalian pindah ke rumah baru, kalau masih sama Jennifer, yang ada si Jennifer pengaruhi Aurora yang enggak-enggak terus, dan akhirnya malah jadi anak yang pembangkang😑
N. Siti 12mplb_ukk
smgt thor dtnggu up nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!