NovelToon NovelToon
Rahasia Suami-ku

Rahasia Suami-ku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:71.4k
Nilai: 5
Nama Author: janda#hot

Memiliki suami yang penyayang dan pengertian merupakan suatu anugerah yang patut di syukuri oleh setiap wanita, suami yang bertanggung jawab dan selalu jujur tentang apa pun. namun sayang semuanya sirna ketika sang suami menyembunyikan suatu rahasia besar yang akan menghancurkan rumah tangga yang bahagia itu. akan kah rahasia itu terbongkar ataukah akan tetap tersembunyi dengan rapat? nantikan kelanjutannya yahh!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon janda#hot, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.30

Aska berpamitan pada nenek dan ayahnya yang masih sama-sama shock.

"Nek, Aska pamit pulang ya!" ucap Aska mencium punggung tangan neneknya.

"Yah, Aska pamit pulang!" ucap Aska sekali menyeka air mata yang menetes ke pipinya, ia menjabat tangan ayahnya yang masih terpaku di sudut pintu.

Kanya hanya menatap Aska dengan pandangan tak biasa. Lia masih tertunduk lesu di lantai teras menatap putranya berpamitan dengan Tante nya itu.

"Jaga ayah dan nenek ya, Tan. Berarti mulai sekarang tante nggak di rumah bunda lagi ya tapi di sini sama ayah dan nenek?" tanya Aska.

Aska mendongakkan wajahnya dengan air mata yang masih mengalir, ia tahu mungkin ia tak terlalu paham dengan keadaan ini tapi setidaknya Aska tahu kalau ayah dan tantenya mempunyai hubungan yang lebih.

Ibu mertua menarik lengan Lia pelan saat Lia mencoba untuk berdiri, Ibu mencoba menenangkan Lia dengan ucapan lembut dan sentuhan lembut di lengan nya.

Mungkin ada setitik rasa bersalah di hatinya, sebab itu terlibat pernikahan siri Arga dan Kanya selama ini.

"Lia, kita bicara di dalam aja ya? karena semua yang kamu dengar itu tidak semua nya benar, nak!" ucap ibu mertua nya.

"Nggak apa-apa, Bu. Lia udah dengar semuanya. Lia hanya kecewa aja kenapa ibu merestui hubungan mereka? Itu aja kok. Tapi sudah lah, semua juga sudah berlalu. Nasi sudah menjadi bubur. Biarlah Mas Arga dan Kanya, aku juga akan bahagia dengan anak ku. Kami bisa hidup bahagia tanpa mas Arga, Bu," ucap Lia sambil tersenyum meyakinkan ibu mertuanya tentang apa yang ia bicarakan.

Lia akan berusaha sekuat tenaganya untuk membuat putra semata wayangnya ini bahagia meskipun tanpa sosok Arga di antar mereka.

Ibu mertua menghembuskan nafas pelan lalu menunduk sembari menyeka air matanya.

"Maafkan Lia kalau selama menjadi menantu banyak melakukan kesalahan, Bu. Maafkan juga kalau belum bisa menjadi menantu yang baik buat ibu. Semoga Kanya bisa menjadi yang terbaik," ucap Lia pelan.

"Lia, kamu menantu terbaik ibu! kita bicarakan ini di dalam dulu ya? dengan hati yang dingin," ucap Ibu mertuanya memohon namun Lia menggelengkan kepalanya.

"Tidak! aku tidak ingin menyakiti hatiku lebih dalam, cukup sudah kebohongan mereka selama ini aku tak sudi memberi mereka berdua kesempatan lagi. Buat apa toh mereka bilang saling mencintai satu sama lain, Jadi aku lebih baik pergi dari hidup mereka karena aku yakin ada kebahagiaan lain yang menungguku di sana," ucap Lia dalam hatinya.

"Tolong jangan persulit perceraian kita nanti, Mas. Karena bagiku saat ini bercerai darimu adalah sebuah keberuntungan yang sangat ku tunggu!" ucap Lia menatap tajam Arga.

Arga sedikit tersentak mendengar kalimat yang Lia ucapkan. Lia berharap Arga bisa paham dengan ucapan nya barusan karena Lia tak butuh laki-laki sepertinya, di luar sana masih banyak laki-laki setia, baik dan tanggung jawab bukan laki-laki pecundang seperti Arga.

Lia mengajak putranya untuk segera pergi meninggalkan rumah itu, berjalan perlahan menyeberangi jalan. Kedua orang itu masih saja terdiam saling menatap satu dengan lainnya mungkin kebingungan memikirkan cara apalagi yang bisa dilakukan untuk mencegah Lia dan Aska pulang.

Lia menaiki mobil dengan hati hancur berantakan. Kali ini rasa sakit hati nya jauh berkali lipat, Tak ia sangka ibu mertua nya justru mendukung keputusan Arga. Ibu yang selalu ia cintai dan ia sayangi seperti ibu kandung nya sendiri, ibu yang apapun permintaannya selalu berusaha Lia penuhi dengan tega nya turut campur merusak kebahagiaan dirinya dan Aska.

"Bunda, jangan menangis lagi yah? masih ada aku yang akan selalu mencintai, Bunda!" ucap Arga memeluk Lia dari belakang.

Lia berpikir ibu atau Mas Arga akan basa-basi mengejar atau sekedar minta maaf Namun ternyata tidak ada itikad baik untuk hal itu. Ibu mertuanya masih terdiam di sana menatap ke arah mobil yang Lia sewa sedangkan Arga dan Kanya sudah pergi entah ke mana.

"Kita pulang ya, Bun. Nanti sampai rumah Aska akan pijitin, Bunda," ucap Aska.

Lia mengangguk pelan, detik ini Lia sangat bersyukur memiliki putranya meski usianya baru 7 tahun namun ia sudah bisa berpikir untuk merayu dan membuat Lia tersenyum.

"Saat ini hanya Aska lah penyemangatku. Hanya Aska yang bisa mengerti keadaanku, aku tak boleh terlalu terpuruk dalam luka karena suatu saat nanti pasti ada cinta tulus yang akan membuatku merasa lebih berharga, masih ada cinta yang akan menyambut ku di sana," ucap Lia mencoba menguatkan hatinya.

****

Kini sidang perceraian digelar. Putranya Aska dititipkan pada Bi Mirna di rumah sedangkan Lia didampingi oleh Ibu Fatma dan Anggi.

Lia melihat Arga hadir di dampingi oleh ibu dan Kanya. Kedua mata Ibu mertuanya masih terlihat sendu tiap kali beradu pandang dengan Lia.

Namun Lia tak terlalu peduli, entahlah rasa sakit itu masih begitu terasa, Lia belum bisa memaafkan sepenuhnya.

Pada sidang pertama ini Hakim masih berusaha mendamaikan kedua belah pihak meski enggan dan malas tapi Lia harus bisa mematuhi wejangan Hakim biar biarlah yang penting semua lancar tanpa kendala.

Bukannya Lia begitu Ingin menjanda hanya saja Lia tak ingin terus melihat mereka bersandiwara yang hanya akan semakin menancapkan luka. Lia juga ingin bahagia meski tanpa mereka.

"Lia, Hak asuh anak jangan jatuh di tanganmu, dong!" ucap ibu mertuanya saat keluar dari ruangan sidang.

"Maksud, ibu?" tanya Lia bingung.

"Semua harta dan benda milik Arga sudah kamu rebut jadi Aska harus jatuh hak asuhnya kepada Arga! Ibu nggak rela kalau semuanya harus jatuh ke tanganmu!" ucap Ibu mertua nya tanpa beban.

"Bisa-bisa nya ibu mau memisahkan Aska dari ibu kandungnya. Mana bisa! haha! masa Arga, dia yang membuat masalah ini sampai terjadi hingga ada perceraian, dia yang mendua dan bersandiwara, seolah tidak terjadi apa-apa, lalu sekarang mau rebut anakku? Oh, Tidak bisa," ucap Lia geram dalam hatinya.

"Oh maksudnya Ibu mau mengambil Aska dariku?" tanya Lia santai.

Arga masih berada di belakang membantu mendorong kursi rodanya. Ibu mertua nya mengangguk pelan.

"Suruh saja Mas Arga segera memberi Ibu cucu, apalagi cucu perempuan. Kenapa harus mengambil Aska dariku? selama ini Ibu tak terlalu memberi perhatian pada nya karena Ibu juga menginginkan cucu perempuan kan? kenapa sekarang ibu meminta Aska dari ku?" tanya Lia.

"Ibu beri dia perhatian kok? jangan lupakan kebaikan orang lain deh, Lia! jangan serakah juga. Kamu sudah mengambil rumahnya dan kamu juga mencuri seluruh tabungannya terus sekarang kamu ingin mengambil Aska darinya juga?" ibu mertuanya mencecar dengan berbagai pertanyaan.

"Kalau ibu mempersulit hak asuhku, aku bisa saja memasukkan Mas Arga dan Kanya ke dalam penjara karena aku pegang kunci mereka berdua jadi ibu tinggal pilih yang mana," ucap Lia kemudian.

"Kamu jangan serakah ya, Lia. Semua mau kamu kuasai rumah dan tabungan sudah kamu ambil semua sekarang Aska juga mau kau ambil!" ucap Arga geram.

Arga melotot ke arah Lia begitu tajam, entah kenapa Arga berubah haluan yang tadinya tak terlalu peduli dengan Hak asuh anak sekarang justru dia berambisi untuk mendapatkan Aska.

"Apa karena Ibu tak ingin kehilangan cucu atau karena Kanya belum di perbolehkan untuk hamil lagi? Aku nggak peduli ya Mas yang harus kamu ingat sampai kapanpun aku tak akan memisahkan Putraku dariku, dia terlahir dari rahimku, kami saling membutuhkan satu sama lain kalau dipisahkan paksa bisa-bisa hati Azka hancur. Kamu nggak mikir sampai sana atau kamu memang senang melihat kami lebih nelangsa! Jangan egois jadi orang tua! Udah cukup kamu menghancurkan perasaan dan rumah tangga kita jangan kamu hancurkan lagi perasaan putramu sendiri!" ucap Lia dengan emosi yang menggebu.

Lia berlalu pergi meninggalkan Arga dan ibu nya di halaman pengadilan. Lia tak ingin membuang terlalu banyak waktu untuk sekedar berbicara hal yang tidak penting dengan mereka.

Saat hendak masuk ke mobil tiba-tiba Arga dengan kasar menarik lengan Lia dari belakang.

"Tunggu Lia kita belum selesai bicara!" bentak Arga kasar.

"Mau apa lagi sih, Mas. Aku nggak mau bahasa tentang anakku biar Aska aku yang urus! silakan kamu urus istri dan calon anakmu. Bagaimana mungkin kubiarkan anakku hidup bersama seorang ayah pecundang sepertimu! Ayah yang seharusnya memberikan contoh yang baik pada anaknya justru memberikan pemandangan tak mengenakan di mata nya. Aska dengar semua pembicaraanmu dengan ibu kemarin kamu tahu Mas Aska sangat sakit hati!" ucap Lia masuk kedalam mobil lalu menutup pintu mobil Anggi dan memintanya melajukan kendaraannya segera.

"Sabar ya Lia, laki laki memang kebanyakan mau menang sendiri, Kamu harus kuat menghadapinya, jangan sampai lemah demi Aska" ucap Anggi pelan sembari mengusap lengan Lia pelan. Lia hanya mengangguk untuk mengiyakannya.

1
Rosita Tumbelaka
Enak bangeet yaa cerai suami istri kayak gini ... cukup Ucap talak langsung pisah...
Khairul Azam
satu kata bego lia, dr sms nya aja udah mencurigakan masih aja mikir positif
Abinawa Akunbaru89
aq sdh pernah baca novel ni entah dimana
murni l.toruan
Karma tidak semanis kurma bro, terimalah nasib buruk diselingkuhi dengan bos Kanya...kamu terima aja Kanya adalah...cur
murni l.toruan
nga usah sok sholat subuh loh manusia licik n dajjal. Rumah dibuat tempat zina tidak ada berkahnya
cinta semu
Arga plin-plan ,, egois juga ...dah g layak buat jadi suami ...mending jadikan patung aja ..biar hati & jiwa Arga diam di tempat 😂😂
sunaryati jarum
Jika Lia mau kembali ke ke Arga berarti siap untuk di sakiti,tuh lihat Kanya digituin sama anak kecil suda iba,hati plin- plsan seperti kamu tidak dapat orang yang benar-benar mencintaimu seperti Lia.
sunaryati jarum
Enak saja sudah khianat mau kembali, jangan mau Lia
Ariany Sudjana
dasar laki-laki mokondo kamu Arga, kamu dengan pedenya bilang Lia harus kembali sama kamu? kamu masih waras Arga?
new user
D tunggu next part
new user
Semangat thor, d tunggu next up
Haikal Faqih
lama ya upnya sdh lama nunggu paling 1 episode yg keluar
janda#hot: maaf yah kakak kalau update nya lama🙏
total 1 replies
new user
Mending sama yg lain aj dah
sunaryati jarum
Jika Lia mau menerima lagi Bram , benar - benar wanita murahan,apapun alasan Bram meninggalkan kamu,tapi kamu telah merusak rumah tangga Kanya,Lia.Walau kau pernah disakiti tapi juga menyakiti wanita lain
sunaryati jarum
Up rutin Thoor
new user
Semangat thor d tunggu next up
new user
D tunggu next up
sutiasih kasih
nasibmu Arga...
demi jalang murahan.... dan jga nafsumu... km rela khilangan rumah yg nyata😅😅😅
new user
D tunggu next up
Ara putri
keren ceritanya.
jika berkenan kita saling dukung yuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!