NovelToon NovelToon
La'grimas

La'grimas

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ucu Irna Marhamah

PERHATIAN!!!

Meisa mencintai Refaldo, tapi ternyata cintanya bertepuk tangan dan malah ada seseorang yang mencintai nya tanpa dia sadari. Pria tampan yang misterius yang berani mengambil kesucian nya.

Siapa dia?

"Karena cinta ku hanya dia, bukan dirimu!"

_Meisalia Michelle Danuarga_

"Hanya aku yang berhak atas dirimu, jangan pernah berpikir untuk kabur dari ku!"

_Aryatama Arbano Adiwijaya_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Luka di lengan Refa di perban oleh Salia. "Terimakasih sudah mau membela Papa ku ya.. Walau kau tahu seperti apa sikapnya padamu"

"Sikap Tn. Michael itu mencerminkan bahwa dia sangat menyayangi mu, aku tidak mempermasalahkan nya " jawab Refa.

"Dia kan selalu memaksamu untuk pergi jauh dariku, padahal dia tahu kita ini sahabat dekat" gerutu Salia.

"Mungkin keberadaan ku membuatmu menderita "

Salia mengerutkan dahinya. "Maksudmu? "

"Kau pernah bilang kalau aku adalah Lágrimas untuk mu"

Salia tampak berpikir. "Aku memang pernah bilang begitu.. Tapi aku tidak mengatakan nya padamu"

"Tentu, orang lain yang mengatakan nya "

"Dealova? "

"Bukan "

"Kau membuatku penasaran, Refa"

"Kau pasti akan tahu nanti "

Salia melirik pergelangan tangan Refa. "Refa, mana gelang logam mu? "

"Ah? Ya, gelang logam ku hilang sebelum aku kemari "

Deg

Lalu orang yang waktu itu siapa?

"Aryatama " gumam Salia.

Refa menoleh. "Apa? "

"Ah tidak , luka mu sudah  ku obati.. Aku mau pulang ya

"Iya, hati-hati "

Salia mengangguk.

♡♥♡♥♡♥♡

Mobil Salia pun terhenti di depan mansion besar milik keluarga Danuarga. Dia terkejut melihat mobil sport hitam milik Tama yang juga terparkir di pelataran mansion.

Dengan langkah gegas, Salia memasuki mansion. Dia melihat  Tama sedang duduk manis dan berbicara dengan ibunya.

"Mama? "

Meina dan Tama menoleh. Salia mendelik tajam pada Tama. Tama hanya tersenyum mempesona.

"Sedang apa dia disini? Kenapa dia disini? Jika Papa tahu, dia pasti sudah di usir dari sini "

"Meisa, justru Papa kamu yang mengundangnya kemari"

Salia terbelalak. "Apa? Tapi untuk apa? Pergi kau" Salia menarik lengan besar Tama. Tama yang mengalah harus terseret keluar.

"Pergi!! "

"Meisa, Meisa" Meina berusaha menghentikan Salia.

"Pergi dari sini dan jangan kembali!! " teriak Salia pada Tama.

Tama menatap Salia dengan kesal. "Kau mau mengusir calon suamimu? "

Deg

Suami?

Meina menghampiri Salia. "Ya, dia calon suamimu, sesuai keinginan Papa mu"

Deg

"Papa tega melakukan ini? Bukankah dia yang begitu membenci dia? Kenapa kali ini dia yang melakukan ini?"

"Ini demi kebaikanmu, bagaimana jika terjadi sesuatu? "

"Aku tidak peduli Ma, aku bisa mengatasinya sendiri " Salia berlalu kesal ke kamarnya.

Dia menangis. Dia sangat kesal. Kenapa ayah dan ibunya mendukung Tama? Padahal dia sudah tidak ingin bertemu lagi dengan Tama.

Tiba-tiba, perutnya bergejolak dan dia merasa mual. Salia segera ke kamar mandi dan mengeluarkan semua isi perutnya.

"Hhh"

Salia membersihkan sisa-sisa muntahannya. Dia menatap dirinya di cermin. Wajahnya terlihat begitu pucat.

Deg

Tiba-tiba jantungnya berpacu cepat. Dia segera mengambil alat-alat kedokteran nya dan memeriksa perutnya.

Salia beberapa kali memastikan. Dia terlihat shock. Dan segera menghubungi seseorang.

"Megan? Ku mohon kemari dan.. Tolong bawakan aku testpack "

Salia segera mematikan panggilan nya tidak mau mendengar pertanyaan dari sepupunya itu.

Salia menatap pantulan dirinya di cermin. Dia terlihat cukup gemuk juga. Dia juga sering marah-marah belakangan ini.

Salia menggeleng. Dia tidak mungkin salah menduga. Dia seorang dokter.

Salia memegang perutnya.

"Apa kau ada disana? Anaknya Aryatama? "

♡♥♡♥♡♥♡

Mobil sport merah terhenti didepan pelataran mansion Danuarga. Dia segera memasuki mansion itu, namun beberapa penjaga menahannya.

"Tn. Danuarga melarang siapapun menemui Nn. Muda.. Kecuali orang-orang yang sudah diberikan izin untuk menemuinya"

"Apa? Aku ini sepupunya Meisa, kalian juga mengenal ku kan? " gerutu Megan kesal.

"Maaf, ini peraturan nya "

Megan mendengus kesal.

"Biarkan dia masuk" kata Salia yang tiba-tiba menghampiri mereka.

Beberapa penjaga itu saling pandang. "Tapi bagaimana jika Tn. Marah? "

"Aku yang bertanggung jawab, masuklah, Megan.. Aku sangat membutuhkan mu" kata Salia.

Megan mengangguk. Dia pun berjalan memasuki mansion sambil tersenyum kemenangan pada para penjaga.

Para penjaga hanya memutar bola mata mereka.

♡♥♡♥♡♥♡

Megan memeriksa perut Salia yang terbaring di ranjang. Salia berharap-harap cemas.

"Dugaanmu tidak salah, Meisa.. Kau mengandung.. Kau seorang dokter.. Mana mungkin perkiraan mu meleset.. Sekarang gunakan testpack ini" kata Megan.

Salia terlihat cemas. Salia pun mengangguk kemudian bangkit dan dia pergi ke kamar mandi.

Megan duduk di tepi ranjang. Dia terlihat sedih dengan kondisi Salia yang pastinya tertekan sekali.

Tiba-tiba, pintu kamar terbuka. Megan terhenyak melihat  Michael berdiri disana dengan ekspresi penuh kemarahan.

Salia keluar dari kamar mandi. Dia terkejut melihat keberadaan ayahnya.

"Sedang apa kau disini, Megan? Sudah ku peringatkan kau, Meisa, kalau tidak boleh ada satu pun orang luar yang masuk ke mansion ini" kata Michael menahan marah.

Megan terlihat tegang.

Salia yang kesal menghampiri ayahnya. "Papa, Megan kan keponakan Papa.. Apa salahnya dia menjengukku? Sedangkan Papa membiarkan pria sialan itu masuk  mansion ini"

Deg

Michael menatap putrinya kemudian dia memeluk Salia dengan erat.

"Maaf.. Tapi Meisa.. Tidak ada pilihan lain.. Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu? Hanya dia yang bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan padamu.. Dengar sayang.. Tidak mudah menjadi orang tua tunggal" kata Michael.

Deg

Megan dan Salia saling pandang.

"Maksud Papa? " tanya Salia menyelidik.

"Bagaimana jika kamu mengandung? Bagaimana jika anakmu bertanya dimana ayahnya? Apa kau akan bilang kalau ayahnya itu pria brengsek yang menyakiti mu? "

Salia tertunduk. "Jadi.. "

"Menikahlah dengan Aryatama"

Deg

Michael mencium kening Salia kemudian berlalu. Salia masih berdiri terpaku.

Megan membelai lembut pundak Salia. "Kau baik-baik saja? "

Salia menunjukkan testpack nya pada Megan. Megan menerima nya

Deg

Megan terbelalak.

"Kkau.. Benar-benar Mengandung? "

♡♥♡♥♡♥♡

By

Ucu Irna Marhamah

1
Bear
Thor? Kapan lagi sih up nya?🫠
Bear: Author?🙂
total 1 replies
Bear
Dari tadi nyari akhirnya salila🥹🫠🫠🫠
Rini Haryati
lnjut thor
bagus ceritanya
semangat
YuWie
Hiatus ya...mau baca gak jadi nih. krn ntar malah gantung di hati dan pikiranku
cici
lanjut ke sini setelah cerita emk nya ..🏍️🏍️🏍️
yuris ir
up lagi yg banyak thor biar ngk lupa jalan ceritanya
ძ⃝ᥱm᥆⃟ᥒᥱss⃝☯​᭄
Roberto dan mykhalista akan kah bersama? apa lagi ada Megan yg gatau siapa ayah nya,,,kasihan🥲
🌷
kangen bgt sama cerita ini tp up nya lama pake bgt 😢
Acih Afiqa
mampir
Putri Parameswara
udah hamil besar mbok Yo diem d rumah aja
Kandou Mhey
huuaaa aku kangen sama Author 😭
rajin up nya dong thor hampir lupa jalan cerita nya Salia dan Tama aku
Putri Parameswara
serem amat ya ampun
sampe senam jantung gini mlm2 😔
Putri Parameswara
itu hantu bkn sih
bikin takut aja 😩😩
Putri Parameswara
ya ampun serem amat🥲🥲
bacanya mlm2 lg 😭😭
Nur Hayatie
lanjut lg thor
funniesz
😍
Nayra Syafira Ahzahra
Alhamdulillah..... makasih Thor Upnya 😊😊😊
Senora Ahmad
astaha tuhan,,,, dpt notif langsung cuss aqoh...😘😍😁😀
Sri Ka
lama baru up, bacanya sambil ingat" nama tokohnya, semangat thor biar reader ndak pada lupa
yella xarim
tq thor ... finally up 😍..suka ceritanya 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!