Seorang lelaki playboy anak orang kaya,badung,tampan tapi dingin,juga seorang ketua geng bertemu dengan dengan seorang gadis biasa,cantik,mandiri dan juga ceria,agak tomboy pula.
Tanpa di sadari mereka telah saling jatuh cinta,
Akankah mereka bisa melewati rintangan yang menghalangi cinta mereka?
Akankah playboy itu akan setia dan menemukan cinta sejati nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
Alenka melepas genggaman tangannya kemudian menyemangati Gio.Alenka nggak henti hentinya berdoa ketika Gio mulai balapannya.Dia mondar mondir karena merasa cemas,sesekali Boy dan Rama menenangkannya.
"Alhamdulilah" gumamnya ketika Gio memenangkan balapan itu.Boy dan Rama melompat kegirangan ketika Gio sampai finish.
Gio turun dari motor dan menghampiri Alenka yanga masih kelihatan cemas.
"Makasih ya Gi!" ucap Alenka memeluk Gio.
Boy dan Rama tersenyum melihat Alenka memeluk Gio.Sementara Alex merasa kesal tapi dia juga nggak mau melanggar janjinya.
"Makasih buat apa?" tanya Gio pelan.
"Karena lo udah berjuang demi gue!" jawab Alenka masih memeluk Gio.
"Iya,karena gue juga nggak mau melepaskan lo untuk pria lain!" jawab Gio tersenyum dan membalas pelukan Alenka.
Alenka merasa terharu dengan ucapan Gio mulai menangis.Gio menatap Alenka yang menangis kemudian mengusap air matanya.
"Kenapa jelek ya?" tanya Alenka.
"Nggak,bagi gue lo akan selalu cantik dalam keadaan apapun" jawab Gio membuat Alenka kembali memeluk Gio.
Kemudian mereka kembali ke Rumah sakit.Alenka yang tadi dibonceng Rama sekarang dibonceng oleh Gio.
"Dari mana kalian?" tanya Nita.
"Gimana?" tanya Erka.
"Beres!" jawab Boy tersenyum.
"Tahu nggak tadi dijalan gue lihat film bagus banget,romantis banget pakai peluk pelukan segala!" ucap Rama menyindir Gio dan Alenka.
"Berisik lo!" ucap Alenka menjambak rambut Rama.
"Emang gue ngomongin lo? kok lo yang sewot?" tanya Rama.
"Terserah lo! pulang yuk Nit!" ajak Alenka.
Gio menatap Rama,dan langsung paham apa maksud dari tatapan Gio.
"Gue anterin aja Cel!" ucap Rama menarik tangan Nita.
Sementara yang lain pamit pulang,Boy bersikeras buat menemani Erka.
"Entar gue kesini lagi abis nganterin Alenka sekalian ganti baju dulu" ucap Gio.
"Gue juga ntar balik lagi" ucap Rama dan Bayu bersamaan.Erka dan Boy mengangguk.
Sesampainya dirumah Alenka,Gio mampir sebentar.Alenka masuk ke rumah untuk berganti baju dan membuat minuman untuk Gio.
"Al,kenapa lo nggak mau sama Alex?" tanya Gio tiba tiba.
"Ya,namanya nggak suka mau diapain lagi!" jawab Alenka.
"Tapi lo pernah suka sama Alex?" tanya Gio lagi.
"Pernah sih dulu waktu SD,ya cuma suka sukaan anak kecil aja!" jawab Alenka tersenyum kecil.
"Al,pacaran yuk!" ucap Gio nembak Alenka.Alenka seketika menoleh ke Gio yang juga sudah menatapnya.
"Gimana mau nggak lo jadi cewek gue?" tanya Gio lagi karena Alenka cuma diam tak menjawab.
"Lo beneran suka ama gue?" tanya Alenka.Dan Gio mengangguk.
"Beri gue waktu sebulan ya buat jawabnya?" ucap Alenka.
"Kenapa harus sebulan sih Al? dua minggu aja ya?" tanya Gio menawar.
"Oke dua minggu,kita jalani kayak gini dulu aja sekalian kita adaptasi sama sifat masing masing dulu!" jawab Alenka yang disetujui oleh Gio.
"Lo suka nggak sama gue?" tanya Gio.
"Jujur gue juga suka sama lo,tapi gue mau kita lebih mengenal satu sama lain dulu sebelum kita resmi pacaran!" jawab Alenka.
"Iya,gue bakal nunggu sampai lo bilang iya" ucap Gio.
****
Setelah mandi dan ganti baju Gio kembali ke Rumah Sakit untuk menemani Erka.
"Lo udah jadian sama Alenka?" tanya Boy ketika melihat Gio senyum senyum sendiri dengan hape nya.
"Belum,tadi gue tembak dia tapi dia bilang butuh waktu buat mengenal sifat masing masing" jawab Gio.
"Alenka nggak mati lo tembak?" tanya Rama konyol.
"Dasar jomblo akut! itu cuma istilah!" ucap Bayu mendorong kepala Rama.
"Sat lo,gue juga tahu kali!" sewot Rama.
"Kenapa nggak langsung diterima aja sih Gi?" tanya Boy.
"Nggak tahu,mungkin dia masih takut kali kalau gue masih suka mainin cewek" jawab Gio masih memainkan hapenya.
"Bisa jadi itu!" sahut Bayu.
"Tapi nggak apalah yang penting gue tahu kalau dia juga suka sama gue! itu sudah cukup!" ucap Gio tersenyum.
"Kalau lo gimana Bay?" tanya Erka.
"Gue mah nunggu waktu yang pas aja buat nembak Purnama!" jawab Bayu.
"Nunggu nunggu terus keburu diembat orang!" sahut Rama.
"Kalau lo gimana ama Nita?" tanya Boy.
"Apaan? gue kan cuma bantuin si Gio biar nggak ke ganggu sama Nita,lagian kenapa sih Gi? kok Alenka selalu ngajakin Nita?" tanya Rama.
Gio menceritakan maksud dan tujuan Alenka yang selalu mengajak Nita kemana mana supaya Nita nggak merasa dicuekin karena sahabat sahabatnya sudah punya pasangan.
"Ternyata baik hati juga tuh Alenka!" ucap Rama.
"Iya dong,cewek gue gitu loh!" jawab Gio bangga.
"Belum jadi pacar lo ya!" sindir Rama.
"Bentar lagi juga jadi cewek gue,yang terpenting dia kan sayang sama gue!" ucap Gio meledek Rama dengan menjulurkan lidahnya.
"Pamer!" sewot Rama.
"Makanya cari pacar dong!" ucap Boy.
"Lo aja juga belum punya pacar!" ucap Rama sewot.
"Kalau gitu kalian pacaran aja!" ucap Gio tertawa.
"Jijik!" seru Rama dan Boy bersamaan sambil bergidik membuat teman temannya tertawa.
Tak lama kemudian Kiara datang ke Rumah Sakit ditemani Alenka.Mereka membawakan makanan buat Erka dan teman temannya.
"Purnama nggak ikut?" tanya Bayu.
"Nggak dia capek katanya" jawab Kiara.
Kiara mendekati Erka dan menyuapinya.Sementara Gio dan Alenka asyik mengobrol.Dan setelah beberapa saat Kiara dan Alenka pamit untuk pulang.
"Gue anter!" ucap Gio.
"Nggak usah! kasihan Kiara naik taksi sendirian" jawab Alenka.
"Gue bawa mobil kok!" ucap Gio yang akhirnya disetujui oleh Alenka dan Kiara.
"Pulang ya guys! cepet sembuh lo!" pamit Alenka.
"Yoi!" seru mereka bersamaan.
"Gue pulang dulu ya ayank bebzkuh!" pamit Kiara bikin heboh,Erka tersenyum dan hanya mengangguk.
Gio mengantar Kiara duluan baru mengantar Alenka.Setelah sampai dirumah Alenka,Gio langsung berpamitan kembali ke Rumah Sakit.
"Besok gue naik angkot aja Gi!" ucap Alenka yang diangguki oleh Gio.Kemudian Gio melajukan mobilnya meninggalkan rumah Alenka.
lega thor,,,
kan mereka juga dekat
gw suka sifat Al, thor
emang yah, nampak klau sepupunya,, sama2 licik + ada rda2 pelakornya
jiwa qu menari nari 😂