NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Persiapan Penuh Makna

Sejak hari itu, setiap hari terasa membawa kebahagiaan baru bagi Laras dan Daffa. Kabar tentang persetujuan kedua keluarga tersebar luas, disambut dengan rasa senang oleh hampir semua orang yang mengenal mereka. Persiapan untuk hari bahagia pun mulai disusun perlahan, namun tidak ada yang terasa terburu-buru.

Mereka berdua memutuskan bahwa segala sesuatu yang disiapkan bukan sekadar untuk kemegahan semata, melainkan harus memiliki makna yang dalam.

“Bagaimana jika sebagian dari biaya perayaan hari itu kita sisihkan untuk membantu anak-anak yang sedang sakit dan kurang mampu?” usul Laras suatu sore saat mereka sedang duduk bersama di taman kediaman Pratama. “Aku ingin hari bahagia kita juga membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Daffa tersenyum setuju seketika. “Itu ide yang sangat indah. Justru itulah yang aku harapkan darinya. Kebahagiaan akan terasa jauh lebih berharga jika bisa dibagikan kepada sesama.”

Keluarga kedua belah pihak pun sangat mendukung keputusan itu. Hal itu semakin menegaskan bahwa nilai-nilai kebaikan dan kerendahan hati yang mereka pegang tidak akan berubah meski kehidupan mereka kini sudah jauh lebih baik.

Di sela-sela kesibukan menyiapkan segala urusan, Daffa tidak pernah melupakan Sari. Ia sering membawa adiknya berkunjung ke rumah Laras, dan melihat betapa bahagianya Sari memiliki banyak orang yang menyayanginya sekarang membuat hati Daffa terasa penuh.

“Kakak, aku yakin Nona Laras akan menjadi istri yang sangat baik dan ibu yang penuh kasih sayang kelak,” ucap Sari suatu hari saat mereka sedang pulang berkunjung. “Aku sudah tidak sabar ingin selalu tinggal bersama kalian berdua.”

Daffa mengusap kepala adiknya dengan lembut. “Kita semua akan hidup bahagia bersama, Dik. Semua kesulitan yang pernah kita lewati adalah jalan agar kita bisa menghargai kebahagiaan ini sepenuhnya.”

Namun di tengah kebahagiaan itu, ada satu hal yang membuat Laras sedikit terharu sekaligus terkejut. Suatu hari ia menemukan sebuah kotak kayu sederhana di atas meja belajarnya. Di dalamnya terdapat semua catatan kecil dan bukti pengeluaran yang dibuat Daffa saat mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dulu, serta selembar kertas perjanjian sederhana bahwa ia akan mengembalikan setiap rupiah yang pernah dipinjamnya dari Laras.

“Mengapa kau masih menyimpan semua ini?” tanya Laras saat bertemu Daffa nanti sore sambil menunjukkan kotak itu.

Daffa menatap benda itu sejenak sebelum menjawab lembut. “Aku menyimpannya bukan karena menganggap itu sebagai utang semata, melainkan sebagai pengingat seumur hidupku. Bahwa ada seseorang yang pernah menolongku saat aku jatuh tanpa menanyakan siapa aku dan apa yang aku miliki. Dan aku berjanji akan selalu menjaga hatimu itu sebaik-baiknya.”

Hati Laras terasa hangat mendengarnya. Ia semakin yakin bahwa pilihannya untuk menunggu dan mempercayai Daffa adalah keputusan yang paling benar dalam hidupnya.

Sementara itu, Arga Muda sedang menyusun sesuatu yang istimewa. Ia berniat memberikan warisan berharga kepada cucunya dan calon suaminya bukan berupa harta benda, melainkan sebuah buku kenangan baru yang berisi pesan-pesan kehidupan yang telah dipetik dari perjalanan hidupnya sendiri maupun dari kisah Arga dan Laras yang terdahulu.

“Cinta yang tumbuh dari perjuangan dan kesabaran adalah cinta yang paling kokoh berdiri,” tulis Arga Muda di halaman pertama buku itu. “Jangan pernah biarkan kesuksesan membuat kalian lupa dari mana kalian berasal, dan jangan pernah biarkan perbedaan pendapat membuat kalian lupa betapa berat jalan yang telah kalian lalui bersama sampai detik ini.”

Hari-hari berganti dengan penuh ketenangan dan kehangatan. Segala persiapan semakin mendekati sempurna, dan hati mereka pun semakin mantap untuk melangkah menyatukan hidup dalam ikatan yang suci.

 

(Bersambung ke Bab 34) ✨

1
Alissia
hai thor🤭🤭
ayu ambara: hai juga kk😍
total 1 replies
Lisa
Ceritanya menarik Kak
ayu ambara: maksih kk😍
total 1 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: oke Kak Ayu 👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!