NovelToon NovelToon
Love Is Crazy

Love Is Crazy

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:259.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Untuk menyembunyikan aib kakaknya. Alora terjebak hubungan dengan cowok misterius yang dijuluki si buruk rupa di sekolahnya

Siapa sangka dari hubungan tidak terduga itu timbul benih cinta, yakin cowok tersebut buruk rupa? Tetapi kenapa Alora sampai menyukainya, bahkan memberi cinta utuh untuknya, atau ada alasan dibalik julukan buruk rupa itu?


Cerita ini mengandung adegan sedikit kelewatan ya? haha.. menceritakan kenakalan remaja yang pernah hidup di negara luar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Datang Tiba-Tiba

Mobil milik Sean berhenti di depan pagar rumah Alora. Bukan mobil mustang seperti yang digunakan tadi, ini beda lagi, tetapi Alora sudah tidak kegat karena memang cowok di sebelahnya ini kan kaya, dia tinggal di rumah besar dan megah yang hanya di isi olehnya saja selain para pelayan yang bekerja. Alora mulai terbiasa dengan gaya hidup mewah Sean.

 Selama pejalan tadi keduanya tidak banyak bicara, bahkan malah tidak ada obrolan sama sekali. Alora memang tidak nyaman dan masih malu mengingat kejadian tadi, dimana dirinya dan Sean kepergok oleh cowok-cowok populer di Sekolahnya, yang ternyata sahabat Sean. Apa lagi mengingat mata Kemal tadi yang membola sampai hampir keluar, selain malu kepergok juga Alora merasa ngeri.

Berbeda dengan diamnya Sean yang sedari tadi mencoba fokus agar foto cukup vulgar Alora tidak merasuki pikiran nya, tetapi Sean salah, justru bayangan dimana bagian dada Alora sedikit terlihat bagian atasnya malah membuatnya hilang fokus, terpecah dan hanya tertuju oleh foto seksi Alora.

Sialan, harusnya Sean tidak melihat foto-foto Alora sampai sejauh itu. Ia jadi pusing sendiri kan.

Tanpa sadar mata Sean melirik bagian dada Alora yang masih terbungkus seragam dengan sempurna, memang jika dilihat sekilas tidak terlalu menonjol, tetapi jika diperhatikan.

'Fuck' umpat Sean dalam hatinya.

Ia benci dirinya yang tidak bisa mengenadikan diri tentang Alora. Gadis di hadapan nya yang membuatnya candu, mengobrak-abrik pertahanan nya selama ini. Sean tidak ingin membuat Alora takut dengan nya atau melihat dirinya sebagai cowok brengsek.

"Mana HP gue?" pertanyaan Alora berhasil menyadarkan lamunan Sean.

Terlihat Alora yang sudah mengadahkan tangan nya.

Sean mengambil ponsel milik gadis itu yang memang sengaja ia ambil tadi, selain untuk menahan Alora agar tidak pulang ke rumahnya tanpa dirinya, namun siapa sangat Sean justru menemukan foto yang berhasil membuatnya menginginkan gadis itu lebih, lebih lagi dari sebelumnya.

Saat Alora akan mengambil ponsel miliknya, Sean sengaja menjauhkan nya.

"Truth or dare?" pertanyaan Sean menyipitkan mata Alora.

"Ini nggak lucu, gue mau balik."

"Truth or dare?" ulang Sean.

Alora mengalah. "Truth," balas Alora cepat. Ia tidak mungkin menjawab dare karena tahu akan seperti apa endingnya.

"Good." Sean tersenyum tipis.

Alora merasa aneh, ia pikir Sean tidak akan suka dengan pilihan nya mengingat tindakan cowok itu selama ini, tetapi ternyata pikiran Alora salah.

"Lo ke pantai sama siapa?" pertanyaan Sean membuat Alora bengong.

Lagi-lagi pertanyaan Sean benar-benar jauh dari perkiraan nya, ia berpikir Sean akan menanyakan perihal persaan tau semacamnya, bukan pertanyaan biasa seperti ini.

"Sama temen-temen," balas Alora.

"Terus?"

"Apanya?" bingung Alora.

"Sama cowok? Maybe," ujar Sean semakin tidak dimengerti Alora.

"Apa sih? Nggak jelas deh, mana HP gue, balikin," seloroh Alora.

"Jawab dulu pertanyaan gue Ra," balas Sean masih belum puas dengan jawaban Alora tadi.

"Ada sih cowok," ujar Alora.

Jika diperhatikan, Sean mengeratkan rahangnya, namun sayang Alora tidak melihatnya.

"Haikal, cuma Haikal cowok yang pernah ke pantai sama gue, itu juga sama temen-temen yang lain," jelas Alora.

"Haikal temen lo itu?" tanya Sean lagi.

Alora mengangguk. Menurutnya Sean terlalu bertele-tele, lagi pula pertanyaan Sean tidak ada yang begitu penting.

Itu menurut Alora, jika Sean, pertanyaan dan jawaban Alora sangat lah penting baginya.

"Oke, ini HP lo." Sean akhirnya menyerahkan ponsel Alora yang sedari tadi ia tahan.

Alora mengambilnya. Ia keluar dari mobil Sean tanpa berniat menyuruhnya mampir. Memangnya siapa yang mau menerima tamu malam begini, sekarang sudah jam 8, ayahnya pasti sudah pulang dari tadi, dan Aluna mungkin sudah pergi berkerja.

"Gue udah transfer buat jajan lo, good night Ara," ujar Sean sebelum melajukan mobilnya.

Alora terperangah di tempatnya, ia menatap mobil Sean yang sudah semakin menjauh, bahkan untuk sekedar bertanya 'untuk apa' saja sangat sulit Alora ungkapkan. Sean selalu melakukan apapun secara tiba-tiba.

Sementara Sean menyunggingkan sudut bibirnya melihat wajah bengong Alora dari spion mobil. Wajah bodoh yang terlihat sangat menggemaskan baginya. Jika tidak menuruti gengsi Sean akan memutar balik mobilnya. Memeluk atau memberi kecupan singkat untuk gadis itu.

Ngomong-ngomong tentang itu, Sean baru ingat jika ia tidak memberikan ciuman selamat malam untuk Alora.

"Ck," decaknya.

...****************...

Alora berusaha menyadarkan dirinya saat pintu kamarnya diketuk beberapa kali, terdengar suara Aluna yang meneriaki namanya.

"Ra, bangun! Ada temen lo di depan."

Seketika kesadaran Alora penuh, ia langsung terduduk dengan otak yang masih berpikir lemot.

"Temen? Siapa yang dateng pagi gini?" Alora mengambil ponselnya.

Tidak ada tanda-tanda teman nya yang mengabari jika mereka akan menjemput Alora untuk berangkat bersama. Biasanya jika mereka berniat berangkat bersama secara dadakan ponsel Alora sudah dipenuhi pesan atau panggilan telepon dari Karina atau pun Haikal, karena jika Jesi gadis itu masih ditahap normal seperti dirinya. Tidak sebrisik Karina dan Haikal.

"Buru mandi Ra, terus temuin temen lo," setelah mengatakan itu Aluna pergi.

Alora masih menimang siapa teman yang dimaksud Aluna. Ia kemudian mengecek ponselnya lagi.

"Bukan dia juga kok," gumam Alora ditujukan untuk Sean.

Ponselnya masih sepi, tidak ada tanda-tanda Sean mengirim pesan atau melakukan panggilan telepon. Hanya ada pesan semalam yang memberitahu jika transferan dari Sean sudah masuk ke rekeningnya.

Mengingat itu Alora jadi gila sendiri, bisa-bisanya Sean mengirim uang 10 juta dengan dalih untuk jajan nya. Bahkan semua uang dari Sean dan juga Elkavira saja belum ia gunakan sama sekali. Alora memang sempat mentraktir teman-teman nya, tetapi itu uang pemberian Aluna, karena ia merasa uang nya kini cukup banyak. Jadi tidak akan khawatir jika ia gunakan untuk mentraktir teman-teman nya waktu itu.

Dan sekarang, uang nya malah ditambah oleh Sean. Ah iya, Alora akan menanyakan denyan Sean nanti jika mereka bertemu di sekolah. Alora tidak mau menerima uang secara cuma-cuma apa lagi dengan jumlah yang banyak, meski ia tahu Sean punya banyak uang dan mungkin uang segitu tidak seberapa untuknya.

"Mimpi apa sih gue? Ketemu cowok tipe kuras duit gue sayang." Alora tertawa keras. Ia kemudian masuk ke dalam kamar mandi dengan bersenandung kecil.

Setelah selesai dengan segala perintilan yang akan dia bawa ke sekolah, juga seragam yang melekat di tubuhnya, Alora keluar dari kamarnya. Ia melangkah untuk meniliki siapa teman yang datang pagi-pagi dan secara tiba-tiba, samar-samar ia mendengar orang yang sedang mengobrol dengan ayahnya di ruang tamu. Alora semakin mendekat dan seketika matanya membola dengan mulut ternganga melihat yang katanya teman datang secara tiba-tiba itu.

1
Sumiyati
🤗
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰
Ngebut baca sampai gak ingat komen hehe. Ini yang paling panas diantar novel lainnya. Terus ending sampai tunangan aja ini kak, kalau dikasih ekstra part sih mau sekali, lanjut sampai ke Jerman dan lihat Alora Sean menikah, pun cerita belum selesai tentang penyelesaian Levian, Aurora
Lestary Tri
kak . lanjut inn lah sampe nikah gituu . gantung amayy
Zayyan Zamily
judulnya apa kk dicerita barunya
Lestary Tri
ayo lah kak. di lanjut cerita inii. .
Ina Karlina
coba aja sekali kali kalian ber 2 tampil berbeda biar woow meledaaak 😁😁😁
Ina Karlina
Airora seperti nya mantan Sean deh..dan sekarang pindah karena Sean dekat alora karena di beritahu oleh Cantika..dan Sean sudah tau keburukannya Aurora
Yanti Uud
selalu suka cerita kak Riria
Erlin Husnul
lanjut dong Thor,ceritanya bikin Penasar nihhh
Lailatul Khusniyah
Kecewa
Lailatul Khusniyah
Buruk
Halimatus.s
Luar biasa
Riska
kok tamat sih kak. padahal seruu loh. 🥲
kykim
thor lanjut please 🥹🙏🏻🙏🏻
kykim
thor buat part 2 nya dong pas mereka udah nika please🙏🏻
kykim
bagus
kykim
kayakya emang sengaja mo nunjukin sama levian ni
Lestary Tri
kog gak ada season 2 nya kak .
gantung ginii 😭😭😭
Lestary Tri
jangan kasih ijin pakk .nanti di sana ara di anu" sama babang sean 🤣🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!