NovelToon NovelToon
Madu Pilihan Ibu

Madu Pilihan Ibu

Status: tamat
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:206.1k
Nilai: 5
Nama Author: AniitaLee_

Tahun pertama pernikahanku bersama mas Abim kehidupan kami sangat harmonis dan bahagia, manakala diriku sudah mengandung buah hati dari cinta kita.
Tapi siapa sangka, tahun kedua pernikahanku di landa badai yang amat dasyat saat aku melahirkan seorang putri cantik yang justru di benci oleh ibu mertuaku yang menginginkan seorang penerus berjenis kelamin laki-laki.

Siapa sangka, diam-diam suamiku telah menikah dengan mantan sahabatnya. Yang merupakan wanita pilihan ibunya. Dan ibu mertuaku memintaku untuk menerima pernikahan kedua suamiku dan madunya itu.

Apakah yang harus aku lakukan? Bertahan atau melepaskannya? Ikuti kisahku..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AniitaLee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di paksa Menerima

Di lantai satu ruangan tamu, Abim nampak berlutut di hadapan istri pertamanya Inara. Sedangkan Inara, wanita cantik itu tengah berdiri dengan tenang sambil mengayun-ngayunkan putrinya yang sempat terbangun dan menangis.

Inara enggan menatap Abim yang kini menangis sambil memeluk erat kakinya. Bahkan berulang kali Inara mencoba menepis setiap Abim hendak meraih pergelangan tangan miliknya untuk meminta maaf.

“Sejak kapan kalian melakukannya?” tanya Inara dingin. Pandangan Inara tak melihat kearah Abim. Rasanya masih begitu sakit, namun Inara harus terlihat tetap tegar. Meski wajahnya kini memerah, menahan air mata yang sesekali menerobos pertahanan wanita muda itu.

Inara tak habis fikir arah jalan fikiran suaminya Abim. Pria yang Inara fikir setia dan menyayangi keluarga ternyata tak lebih dari sekedar penikmat wanita. Lebih gilanya lagi, suaminya Abim bermain bersama sahabatnya pria itu sendiri. Ini merupakan permainan yang gila, sungguh gila!

“Sudah sebulan lebih, Sayang maafin mas ya. Mas akan jelaskan semuanya. Semua ini ada alasannya. Tolong percayalah.”

Inara hanya bisa geleng-geleng kepala saat mengingat, betapa Abim sangat menikmati pertempuran panasnya dengan Jenita. Padahal baru semalam mereka melakukan hal yang serupa dengan gaya yang sama.

Pantas saja, gaya percintaan suaminya kemarin sungguh berbeda seperti biasanya. Ternyata, Abim sudah sering memasuki wanita lain selain dirinya sebulan terakhir ini. Sungguh Inara tak mengira, suaminya Abim yang setia tidak bisa menahan hasrat birahinya di saat ia tak mampu melayani karena sedang nifas usai melahirkan.

“Lepaskan mas! Jangan sentuh aku lagi dengan tanganmu yang kau gunakan untuk membelai wanita lain. Lepaskan!” Sentak Inara berusaha kuat mendorong tubuh Abim agar beranjak dari kakinya.

“Tidak! Mas akan tetap begini sampai kamu maafin mas Inara! Akan ku lakukan apa pun asal kamu mau memaafkan perbuatan mas.”

Inara pun menggeleng-gelengkan kepalanya. Bagaimana bisa ia memaafkan perbuatan bejat Abim dengan semudah itu?

“Mas! Kamu sadar tidak? Perbuatan kalian itu zina besar dan itu di laknat Allah. Mas sadar tidak sudah mengotori pernikahan suci kita dengan zina yang kalian lakukan itu?!”

“Perbuatan yang di lakukan Abim dengan Jenita itu bukanlah perbuatan zina Inara. Tapi hubungan yang halal dan penuh pahala!” Sebuah suara menginterupsi ketegangan antara Abim dan Inara di ruang tamu.

“Ibu?!” pekik Abim. Sedangkan Inara hanya menatap kedatangan ibu mertuanya itu dengan tatapan tanda tanya besar. Kenapa bisa ibu mertuanya bisa berkata seperti itu?

Inara pun menautkan kedua alisnya karena cukup penasaran dengan pembelaan ibu mertuanya kali ini.

“Maksudnya ibu apa? Bukankah mereka berzina, karena status mereka bukanlah suami istri!”

Bu Retno pun tersenyum penuh arti mungkin inilah saatnya Inara menantu pertamanya tahu mengenai pernikahan Abim dengan Jenita yang sudah terjalin hampir dua bulan ini.

“Kamu salah Inara! Abim dan Jenita itu sudah menikah secara agama, jadi hubungan mereka itu sah dan halal!”

Deg!

Tas bayi dalam genggaman Inara pun terjatuh. Botol susu dalam tas itu pun pecah, dan membuat cairan putih di dalamnya berhamburan membasahi lantai marmer rumah Bu Retno.

Apa?! Apa aku tak salah mendengar? Mas Abim dan Jenita sudah menikah?!

Air mata yang sedari tadi Inara tahan pun lolos tak terbendungkan lagi. Inara menangis namun tak bersuara. Air matanya semakin deras saat menatap raut penyesalan dari sang suami. Namun berbeda saat Inara menatap ke arah Jenita yang berdiri angkuh di seberangnya.

Wanita itu sedari tadi tak membuat pernyataan maaf atau pun penyesalan. Sikap Jenita malah berlagak seperti tuan rumah. Memandang Inara dengan menyepelekan sambil bersidekap.

Dan kini ia harus di hadapkan dengan kenyataan yang sangat menyakiti sanubari terdalamnya, bahwa ia sudah di madu tanpa ijin oleh suami tercintanya Abim. Mimpi apa semalam Inara, sampai hari ini ia harus melihat dan mendengar kenyataan menyakitkan ini?

“Apa Inara tak salah dengar bu? Semua ini bohong kan?” suara Inara terasa tercekat di tenggorokan. Inara tak mampu berkata lebih jauh.

“Tidak Inara, semua ini benar adanya. Abim sudah menikah dengan Jenita dan itu semua terjadi atas ijin ibu. Jadi sebagai istri pertama kamu harus menerima pernikahan kedua Abim jika kamu masih ingin mempertahankan pernikahan kalian! Pikirkan baik-baik masa depan anakmu Inara!”

“Apa?!”

Kali ini Inara lebih shock lagi saat mendengar penuturan Bu Retno yang memintanya untuk menerima pernikahan kedua Abim. Bagaikan ribuan duri menikam hati dan jantungnya bersamaan. Terasa sakit, perih, panas dan sesak yang teramat sangat menghimpit paru-parunya. Rasanya sebentar lagi Inara akan gila jika terus bertahan berpijak di rumah itu.

“Benar sayang, mas janji mas akan adil dengan kalian. Jadi terimalah Jenita sebagai madumu. Semua ini ada alasannya sayang, tolong menurut dan dengarkan penjelasan mas ya.”

Inara hanya mampu tersenyum sumbang mendengar penuturan Bu Retno dan juga Abim yang tak masuk akal itu. Inara merasa terkhianati tapi kini malah dirinya yang merasa terintimidasi. Ada apa dengan keluarga ini? Inara tak habis fikir dengan akal sehat Bu Retno dan juga suaminya Abim yang terdengar semakin menggila.

Tangis Inara sudah mereda. Tak lagi terisak meski wajah cantiknya masih memerah usai menangis. Kini tatapan nyalang Inara menatap Jenita, Abim dan juga Bu Retno bergantian. Rasanya sebentar lagi ia akan benar-benar gila jika terus-terusan di tengah keluarga tak waras ini. Inara berusaha menormalkan nafasnya sebelum bertindak selanjutnya. Ia harus pergi dari tempat itu demi kewarasan jiwanya yang terguncang.

“Aku ucapkan selamat kalau begitu untukmu mas dan juga Jenita. Selamat menempuh hidup baru ya,” Inara pun masih berusaha terlihat kuat dengan senyum yang ia kembangkan sambil menjabat tangan Jenita dan juga Abim bergantian.

Sedangkan Jenita membeo melihat sikap Inara. Jenita fikir Inara akan marah, lalu memukul atau menjambak rambutnya Ternyata perkiraan Jenita salah. Inara malah memberinya ucapan selamat atas pernikahannya bersama Abim.

“Pesanku, kamu harus semangat ya mas! Kali ini harus laki-laki kan? Oiya...Jenita, pastikan kamu hamil anak laki-laki ya. Karena ibu itu tidak suka bayi perempuan, nanti mas Abim di suruh nikah lagi sama ibu. Masa maduku mau di madu lagi?”

ujar Inara yang dalam sekejap bisa membaca situasi. Bahwa pernikahan kedua suaminya pasti terkait, dirinya yang tidak bisa memberi keturunan laki-laki untuk ibu mertuanya itu.

Wanita muda itu sengaja menyindir ibu mertuanya di hadapan orangnya langsung. Hingga membuat Bu Retno membulatkan matanya marah.

“Inara! Jaga ucapanmu!” teriak Bu Retno bersamaan keluarnya Inara dari rumah itu.

Indra yang sedang asyik mendengarkan musik pun sampai terlonjak begitu mendengar pekikan yang cukup keras dari Bu Retno lontarkan untuk Inara. Dan mendapati Inara dengan wajah sembabnya.

“Apa yang terjadi Ra? Kamu habis menangis?”

Bukan menjawab tanya Indra, Inara malah meminta dokter muda itu untuk meninggalkan tempat itu.

“Bawa aku pergi dari sini Dra. Cepatan!”

“ Iya Ra!”

Bagaimana pun Inara harus terus bisa mempertahankan kewarasannya untuk bisa meneruskan hidupnya ke depan. Belum lagi putri kecilnya sangat membutuhkan perhatian serta menggantungkan hidup pada dirinya. Inara harus tetap jadi wanita kuat.

Bersambung...

1
Erna Lubis
good jub
Nur Lela
luar biasa
Lee: Terima kasih sdah brkenan mampir di novel saya ya kak 🤗
total 1 replies
Yenisia Afila
sepertinya kerjaan papahnya bela
Ruzita Ismail
Luar biasa
Lee: Terima kasih banyak sdh brkenan mampir di kisah Inara ya kak 😍
total 1 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Happy Ending
Selamat buat Inara dan Indra pny anak kembar dan jelita
Atmita Gajiwi
/Determined//Kiss//Rose/
Lee: Terima kasih bnyak utk 🌟 limanya kak...sehat selalu serta lncar rezekinya...😘😍
Jika brkenan mau ampir jg di novel otor yg baru ya kak ..🤗
total 1 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Selamat inara udh hamil anak Indra
DinDut itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Wah Inara keren bs membunuh mereka yg telah membuat hidup nya seperti itu
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Ternyata Abian dan pak karno dalang di balik semuanya
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Pasti krj Abian tuh
Inara hrs mengusut sampai tuntas
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Buk Retno aja yg meninggal Indra jgn
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Jujur Ry takut novel sad ending kyk Gaby Kk bust
efridaw995@gmail.com
kapan bahagia nya Inara Thor masa mo di tinggal selama sama Indra
klo indra tidak selamat malas lanjut baca nya
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
aduh duh konflik blm selesai juga ya Kk
DinDut Itu pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Akhirnya Indra dan Inara unboxing juga
Buk Retno bnr2 pembuat masalah nih
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Iya Kk usahakan tamat biar fokus nulis novel baru
total 2 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Pasti Bian yg bawa buk Retno sampai kesana
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
Lee: Makasih banyak ya Ry, maaf blum smpet mampir lg dkaryamu Ry.. 🙏
total 1 replies
Aerik_chan
support sistem dari suami dan keluarga sangat dibutuhkam
Aerik_chan
woylah sahabat macam apa itu, tidur seranjang...ini lagi praktek biologi apa???
Omah Tien
lasada suka gangu lg asik kalau mau kita bisa cari ko
Omah Tien
lasada bikin pusi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!