****
Agatha Laurensia Ananda
Gadis kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan kasar oleh keluarga nya bahkan semua orang di dekatnya termasuk kekasih kecil nya pun tiba2 pergi dari nya, kemudian ia di usir pergi dari rumahnya karena difitnah oleh saudara nya.
Mulai dari saat itu ia berubah menjadi kejam dan dingin ia juga mendirikan sebuah perusahaan miliknya dengan hasil jerih payahnya sendiri dan ia juga menjadi Mafia terbesar no.2 di dunia. Namun meski begitu ia tidak pernah melupakan seluruh rasa sakit yang keluarga nya berikan untuknya bahkan rasa sakit itulah yang menjadi motivasi nya untuk terus bangkit hingga ia bisa membalas kan seluruh rasa sakit nya.
Bagaimana kah Agatha membalas kan dendam pada keluarga nya?
Akan kah ia bertemu kembali dengan kekasih kecil nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 30
Hingga tiba2 ia melihat Aurelia yang sedang di ganggu oleh Ara dkk serta Jenny hal itu membuat Agatha menjadi emosi hingga langsung mengebrak meja. Lalu mendatangi mereka.
BRAK......
"Apa yang kau lakukan?!" bentak Agatha yang sudah emosi
"Ini tidak ada hubungan nya dengan mu jadi jangan ikut campur urusan kmi" ketus jenny
"Kau?! Siapa bilang dia tidak ada hubungan dengan ku hah!" bentak Agatha seraya mendorong Jenny
"Hei ja***g hentikan. Kami tidak mencari masalah dengan mu" ucap Ara berusaha menarik Agatha, namun ia malah ikut di dorong oleh Agatha
"Kak sudah lah kita tidak usah meladeni kedua ja***g ini" ucap Aurelia
"ck.... Dengar baik2! jangan pernah mengusik ku apalagi orang terdekat ku dan ingat ini Aurelia adalah adik ku sedikit saja kau sentuh kau akan ku buat menderita! Ingat itu" ucap Agatha mengeluarkan smirik nya
Mendengar itu Aurelia merasa bahagia karena artinya sekarang ia bener2 di akui sebagai adik dari Agatha. Berbeda dengan Ara dan Jenny yang terkejut mendengar hal itu bahkan seluruh siswa terkejut saat mendengar Aurelia adalah kakak dari Agatha mereka tidak menyangka Agatha juga putri dari keluarga Chevalier.
"cih.. Kau selalu sombong Agatha. Kau pikir aku takut padamu hah!" ucap Jenny sinis, seraya langsung menarik keras tangan Agatha yang membuat gelang nya terputus.
melihat itu emosi Agatha menjadi semakin meningkat Agatha langsung mendorong Jenny dan mulai mengeluarkan pisau lipatnya.
"A.. Apa yang kau lakukan! Menjauh dari ku" teriak Jenny ketakutan "ka.. Kau ib..lis!" teriak Jenny lagi
"Kau sudah salah karena menggangguk dan merusak gelang ku" bentak Agatha, yang mulai mengores wajah serta tangan aurelia
"Arghhhhhh...."
Melihat kejadian itu seluruh siswa bergidik ngeri mereka syok dengan apa yang Mereka liat saat ini bahkan Ara pingsan melihat Agatha mensayat wajah serta tubuh jenny. Sedangkan teman2 Ara berusaha meredakan emosi Ara, namun Agatha tetap saja tidak menghiraukan nya. Guru2 pun tidak berani mendekatinya.
Karena merasa Agatha semakin tidak terkontrol Luis pun menelepon Revano agar segera datang dan menghentikan Agatha mereka sungguh tidak mengerti mengapa hanya karena sebuah gelang Agatha jadi semarah itu.
Tak lama kemudian Revano serta Rio, Zayn juga Marvel datang. Revano yang melihat aksi Agatha pun segera menghampiri nya dan menarik Agatha ke pelukan nya. Sementara Rio, Zayn juga Marvel kebingungan melihat Agatha yang mengamuk
"Hei ada apa dengan mu sayang" ucap Revano lembut
"ja***g itu merusak hadiah dari mu yang ku jaga selama bertahun2 kenapa kau membiarkan nya lolos hah! Kenapa?!" ucap Agatha marah
"tenang lah oke? Kau bisa membunuh nya jika seperti itu" ucap Revano mulai menenangkan Agatha, mendengar itu Agatha hanya terisak kecil.
Merasa Agatha mulai tenang Revano pun
melepas Agatha dari pelukan nya dan menyuruh Rio membereskan Jenny.
Tak lama kemudian dari arah pintu kantin masuk lah Adniel, hal itu membuat para siswa semakin heboh. Apalagi Adniel langsung berlari dan melihat Agatha dengan tatapan khawatir.
"Apa yang jadi Thata kenapa kau seperti ini? " ujar Adniel khawatir
Tapi belum sempat menjawab pertanyaan Adniel, Agatha sudah terjatuh pingsan.
BRUKKKK.......
"Agatha!!" teriak mereka semua panik.
Melihat Agatha yang sudah jatuh pingsn pun Revano langsung saja membawa Agatha ke rumah sakit di ikuti yang lain nya.
*****
Begitu tiba di rumah sakit Dokter Alex pun segera memeriksa Agatha. Mereka yang diluar pun hening tanpa suara, hingga kedatangan orang tua Agatha dan juga orang tua Revano.
"Apa yang terjadi dengan Thata?" tanya Hermin khawatir
"kakak masih di periksa ma. Hiks ini salah Aurelia yang lemah hiks.. Hiks.. " ucap Aurelia sedih
"ini bukan salah mu rel ini semua salah Jenny si ja***g itu" ucap Nanda
"Maksud mu Jenny putri keluarga Ortega?" tanya Elda
"iya tante" ucap leina
"Apa yang ia lakukan?" tanya Elda lagi
"dia mengganggu Aurelia dan saat Agatha menyuruh mereka berhenti Jenny membuat gelang Agatha putus sehingga itu memancing emosi nya" jelas leina
"Gelang apa?" tanya ainsel
"Gelang yang ku berikan saat ulang tahun nya pah. Thata selalu percaya gelang itu keberuntungan nya bahkan itu sumber kebahagiaan nya tapi malah dirusak bahkan di gelang itu juga ada foto ku dengan Agatha juga kakek dika" jelas Revano yang terus diam dari tadi.
Mendengar itu mereka pun paham mengapa Agatha bisa semarah tadi rupanya gelang itu memiliki banyak kenangan indah tentangnya.
"Dia pasti akan baik2 saja dia gadis yang kuat" ucap Devina yakin yang langsung di angguki yang lainnya.
Tak lama kemudian pintu ruangan Agatha terbuka dan keluar lah dokter alex dengan muka yang sangat kusut. Ia langsung saja di serbu berbagai pertanyaan dari teman2 juga keluarga Agatha .
"Lex bagaimana keadaannya?"tanya leina
"Dia hanya perlu beristirahat sejenak dan kenapa ia bisa seperti ini? Bukankah sudah ku katakan jangan memancing emosi nya apalagi membuatnya sampai tertekan" omel Dr. Alex
"Hei ini bukan salah kami ini salah si ja***g itu" ketus Ryno
"Sudahlah yang jelas kalian harus membuatnya merasa tenang dan nyaman juga jangan buat dia tertekan atau emosi atau dia akan bertambah parah jika terus seperti ini" jelas dr. Alex
Mereka yang mendengar itu menjadi khawatir mereka tidak tau apa yang membuat Agatha menjadi seperti itu. Mereka juga takut Agatha akan semakin dingin lagi.
"Apa kondisiny se buruk itu dok?" tanya hermin khawatir
"apa ada cara mengobati nya?" tanya Jackob cemas
"Tentu ada tuan. Kita hanya perlu membuat nya merasa nyaman sehingga ia bisa melupakan masalah nya sejenak juga jaga emosi nya jangan sampai ia seperti ini kalau perlu hindari hal2 sekecil apa pun yang bisa membuat ny emosi" jelas alex
"bagaimana kalau kalian pergi berlibur saja secepatnya" usul Jackob
"ya kurasa itu ide yang baik" timbal Ainsel
"baiklah kalau bgt saat Agatha keluar rumah sakit nanti kita langsung berlibur saja" sahut Revano yang langsung mereka setujui
"lalu kemana kita pergi?" tanya aurelia
"Kalian bisa pergi ke pulau pribadi milik nona dia sengaja membeli nya saat kalian mengusulkan untuk berlibur, katanya ia tidak suka keramaian jadi biar berlibur di pulau nya saja disana juga sangat indah dan damai" jelas Franklin yang baru tiba
"hey kau mengagetkan ku" ucap Nanda
"maafkan saya nona" ucap Franklin sopan
"tunggu sejak kapan Thata punya pulau pribadi?" tanya leina bingung
"nona baru saja membelinya beberapa waktu lalu" jelas Franklin
"Kalau begitu kita akan berlibur disana" ucap Zayn yang langsung di angguki mereka semua.
Visual Aurelia:
Vote✍️
Like👍
Komen🤳💬
Yang banyak gaess💗
😍😍😍