sesuai judul HUKUMAN QUEEN MAFIA..
Alexa di hukum karna telah membunuh ribuan nyawa menjadi permaisuri yang tersingkir karna di fitnah telah mendua..
menjalani misi nya membuat Kaisar takluk juga hidup bersama Kaisar..
akankah queen mafia ini sanggup menyelesaikan misi.. atau bahkan justru ikut terperangkap dalam misi nya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pang
Alexa berjalan santai memasuki kantor Wiguna sambil menenteng satu box makanan
"Al." Alexa yang hendak memasuki Lift terhenti.
"pang."
"Pang Pang Pang. Panggalan." gerutu nya.
"kepanjangan nama mu Jadi di singkat aja Biar gampang Eh gimana tugas nya sudah selesai belum?" Pangeran mengangkat jempol nya tanda sudah beres.
"bagus, Kalau begitu mari kita temui kakak mu tercinta." Pangeran menghela nafas nya, Ketika Alexa berucap dengan riang nya serta merangkul tangan nya.
"untuk apa pagi pagi menemui papan kayu." ledek Pangeran.
"aku mau makan." Pangeran mengerutkan Alis nya.
"makan mah tinggal makan apa susah nya."
"susah Pang, Ponakan mu ini kalau di kasih makan nggak lama di keluarin lagi, tapi kemaren pas makan bekas Kaisar aku makan dengan tenang Dan nggak keluar Lagi." Pangeran terkekeh melihat wajah polos Alexa, Tanpa ia tau wajah nya bisa saja berubah menjadi seseorang yang menyeram kan Muka polos hanya sekedar kedok semata untuk nya.
Pangeran menatap intens Alexa.
"kenapa ponakan." Alexa menghela nafas nya.
"kan dia memang ponakan mu, kalau aku sama Kakak mu berarti dia ponakan mu Ok." jelas Alexa.
Ting
"kenapa harus kak Kaisar." mereka berjalan keluar menuju ruangan Kaisar.
"memang itu mau anak ini."
Ceklek.
Kaisar mengerutkan alis nya melihat Alexa menggandeng tangan Pangeran dengan membawa box makanan.
"nona Alexa? apa kah ada menu baru?" Alexa menggeleng.
"tidak."
"Lalu untuk apa membawa sempel makanan kesini? Kau bisa menemui Devan." Alexa duduk tepat di depan meja Kaisar.
"siapa juga yang bawa sempel Makan lah." titah Alexa.
"kau memberikan ini untuk ku? Tetapi aku sudah sarapan." Alexa menggeleng.
"kau hanya mencicipi nya, Aku Laper ingin makan dengan tenang tanpa ada rasa mual Makan lah." Kaisar menganga mendengar penjelasan Alexa.
"turuti saja mau ibu hamil kak." sambung Pangeran Kaisar menghela nafas nya, Memakan sedikit lalu memberikan nya pada Alexa.
dengan Lahab nya Alexa memakan makanan bekas Kaisar.
"makan nya jangan di sini, sofa aja yuk." ajak Pangeran, Alexa mengangguk tanpa peduli dengan Kaisar.
"Pang Mau buah." Pangeran menghela nafas nya ketika melihat wajah Alexa yang memelas.
"baik lah Aku pergi dulu."
"hei.!! Kau kerja jangan keluyuran." sentak Kaisar.
"iya, Orang cuma mau nyuruh ob aja, Al mau ke ruangan ku." ajak Pangeran, Alexa menggeleng.
"baik lah." Pangeran pergi dari ruangan Kaisar dengan berat hati.
"nona Alexa apa anda tidak sibuk."
"tidak."
"apa tidak punya urusan lain? Selain menggangguku yang sedang bekerja."
"tidak." Kaisar menghela nafas nya.
"tetapi aku terganggu dengan kehadiranmu." Alexa menaruh box makanan nya ke dalam tempat sampah Lalu mendekat pada Kaisar meminum Air putih di gelas bekas Kaisar.
"aku diam saja Merasa terganggu kenapa? Anggap saja aku tak ada." santai sekali jawaban ibu hamil satu ini.
"bagaimana mungkin, jelas jelas kau di sini." Alexa terkekeh melihat kemarahan Kaisar.
"aku sedang hamil." Kaisar mendengus, Alasan itu lagi.
"lalu apa hubungan nya dengan ku, hei dia bukan anak ku, Kenapa seolah olah dia anak ku." gerutu Kaisar Alexa berdiri di depan Kaisar, Menunduk dan menatap mata Kaisar dengan tajam.
"waktu yang akan menjawab siapa ayah dari anak ini." Kaisar terdiam mendengar nada dingin Alexa.
"........."
"sudah lah Kau kerja saja, Jangan pedulikan aku." Alexa kembali ke sofa. Memainkan ponsel nya Sedang Kaisar menatap Alexa dengan bingun, apa ia salah bicara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...