NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Pahlawan

Reinkarnasi Sang Pahlawan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:397.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Reina

Igris adalah pahlawan yang telah menjalani kehidupan sebanyak 6 kali, namun dalam 6 kehidupan itu Igris selalu mati bersama Demon King. Sekarang Igris menjalani kehidupan untuk ke 7 kalinya. Dalam kehidupan ini Igris memutuskan untuk tidak menjadi pahlawan dan mati bersama dengan demon king.

Ini adalah kisah perjuangan Igris untuk mengubah takdir yang telah melekat dalam jiwanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30 Apa Yang Dia Rasakan

Kedua mata mereka saling menatap satu sama lain, jarak wajah mereka juga hanya beberapa inci saja. Dengan jarak sedekat itu Igris dapat dengan jelas mendengar suara nafas Iris. Sejujurnya ini adalah posisi yang sedikit berbahaya bagi Igris, jika bisa dia ingin memalingkan wajahnya namun kedua tangan Iris membuat Igris tidak dapat melakukan hal itu.

"Apa yang terjadi denganmu Iris? Tidak biasa bagimu untuk bertindak seperti ini"

Iris yang biasa tidak akan pernah melakukan hal yang seperti ini, namun sekarang seperti seseorang yang benar benar berbeda Iris dengan beraninya melakukan yang mungkin dia sendiri tidak terlalu menyukainya.

"Jangan mencoba untuk menganti topik Igris, kau belum menjawab pertanyaanku."

"Baiklah aku akan menjawabnya, namun bisakah kau turun dari situ sekarang?"

"Tidak bisa, kau harus menjawab pertanyaanku sekarang."

"Hahh."

Igris menarik nafas yang cukup panjang, Igris tau dengan baik sifat Iris. Iris termasuk kedalam orang yang cukup keras kepala, karena dia tekah memutuskan tidak akan turun maka dia tidak akan turun hingga dia mendengar Jawaban Igris.

Pada akhirnya Igris tidak memiliki pilihan lain selain menjawabnya dengan situasi yang membuatnya sedikit tidak nyaman itu.

"Kupikir kau tidak akan menyukai ku menunggu terlalu lama karena itulah aku berfikir kau mungkin ingin memutuskan pertunangan kita."

Bagi manusia kecil seperti mereka lima tahun bukanlah waktu yang cepat, dalam waktu lima tahun itu mereka akan mengalami berbagai macam hal. Bagi mereka para bangsawan sudah sepantasnya saling dekat dengan tunangan mereka, namun karena Igris pergi melakukan perjalanan Iris jadi tidak melakukannya hal itu.

Karena itulah Igris berfikir Iris ingin membatalkan pertunangan mereka, namun karena Igris tidak ingin membatalkan pertunangan mereka, mereka berdua jadi tidak dapat melakukan hal itu.

"Kau tenang saja Igris, aku juga akan berada diakademi selama 4 tahun jadi kurasa tidak masalah jika aku harus menunggumu selama 5 tahun."

"Tapi meski begitu kau harus tetap menungguku selama 1 tahun setelah kau lulus dari akademi. Apa kau tidak masalah dengan hal itu?"

Usia mereka berdua saat ini sama sama 16, itu adalah usia bagi para bangsawan untuk menikah. Meski didalam usia itu mereka biasanya harus memasuki akademi namun terkadang ada beberapa bangsawan telah menikah dan tinggal di asrama akademi bersama sama.

Terkadang juga ada beberapa bangsawan yang akan menikah setelah lulus dari akademi, dan pada saat itu usia mereka telah mencapai 20 tahun. Bagi para bangsawan terutama perempuan 20 tahun adalah usia yang sangat terlambat, jika Iris menunggu Igris kembali maka usianya pada menjadi 21 tahun.

Pada usia itu dia pasti akan menerima berbagai macam perkataan buruk dari para bangsawan yang lain, bagaimanapun Iris telah menunggu sesuatu yang tidak pasti. Igris memang mengatakan kalau dia akan kembali setelah lima tahun, namun sebenarnya tidak ada yang tau apa yang sebenarnya akan terjadi begitu Igris melakukan perjalanan.

Bisa saja dia akan kembali dalam waktu 7 tahun, bisa saja dia menjadi cacat dan Engan untuk kembali kerumahnya, bisa saja jatuh cinta dengan wanita yang dia temui dan memutuskan untuk tinggal dengan wanita itu, dan yang paling parah bisa saja Igris telah meninggal tanpa ada satupun orang yang tau.

Didalam ketidakpastian itu Iris akan terus menerima cemoohan dan hidup didalam kesendirian sambil melihat teman se akademik yang terus melanjutkan hidup dengan keluarga yang baru.

Namun berbeda dengan Igris, Iris sama sekali tidak masalah dengan hal itu. Meski para bangsawan seharusnya telah menikah pada umur 17 sampai 20 namun kebanyakan orang dunia ini menikah pada usia 24 sampai 26 tahun. Iris tidak keberatan jika menjadi bagian dari para orang orang itu, lagi pula Iris tau yakin kalau dia tidak akan sendirian.

Jika Iris melihat dari sifat yang dimiliki Roneli dan Tifa maka mereka berdua pasti juga tidak akan menikah dan memiliki keluarga sendiri dalam waktu dekat.

"Jika saat ini aku memintamu untuk memutuskan pertunangan kita maka apa yang akan kau lakukan selanjutnya Igris? Apa kau akan memulai hubungan baru dengan Putri Tifa?"

"Hm, mengapa topik kita bisa sampai kesana?"

Igris sama sekali tidak mengerti, sejak awal mereka sama sekali tidak ada berbicara mengenai Tifa sedikitpun. Namun entah mengapa Iris tiba tiba berbicara mengenai Tifa.

Dengan penuh kebingungan itu Igris dapat melihat ekspresi aneh yang ada diwajah Iris, sebuah Ekspresi yang terlihat marah namun juga terlihat seperti seperti sedang merjuk.

Entah mengapa hari ini Igris melihat berbagai macam hal yang biasanya tidak pernah dia lihat dari Iris, Igris lalu berfikir apa dia telah melakukan kesalahan yang membuat Iris menjadi seperti itu.

Igris terus membuat otaknya bekerja untuk menemukan jawabannya, hingga akhirnya Igris menemukan akar penyebab dari tingkat Iris hari ini. Igris yakin kalau penyebab semua ini adalah karena dia berada di istana kerajaan malam ini, Igris juga tau kalau Iris mengenal Tifa dengan cukup baik.

Karena hal itu Iris dapat menebak apa yang akan Tifa lakukan kepada Igris, Tifa pasti tidak akan membiarkan Igris tidur dikamar lain dan membuat Igris tidur dikamarnya. Meksi Iris tidak dapat menebak apa yang akan terjadi setelah itu namun tetap saja dia merasa sedikit kesal dan marah begitu memikirkan kalau Igris akan tidur dikamar Tifa.

Dengan semua rasa kesal dan marah yang menumpuk itu Iris pada akhirnya membuat Iris menjadi terdorong untuk melakukan beberapa hal yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya.

Bagaimanapun juga Iris adalah seorang wanita yang memasuki usia remaja, dia tidak ada bedanya dengan para wanita yang sedang menjalin hubungan dengan seorang pria. Tidak peduli bagaimana dia bersikap dan seberapa keras dia berusaha untuk terlihat tetap dewasa pada akhirnya sifat remajanya akan keluar Tanpa dia sadari, dan pada akhirnya Iris pasti akan merasakan sebuah perasaan cemburu.

"Iris aku tidak tau sejauh apa yang kau pikirkan namun kurasa apa yang kau pikirkan itu tidak benar benar terjadi."

"Apa kau tau apa yang kupikirkan pada saat itu Igris?"

"Tidak, namun aku yakin kalau aku tidak melakukan apa yang kau pikirkan itu."

"Kau sendiri bahkan tidak yakin dengan jawaban yang kau berikan, namun bagaimana mungkin kau ingin agar aku percaya padamu?"

"Karena aku sejak awal tidak pernah berniat untuk menghianatimu Iris."

Sebuah kebenaran tanpa kebohongan sedikitpun, itulah yang baru saja Igris katakan. Igris tidak pernah sedikitpun memiliki niat untuk menghianati kepercayaan yang Iris berikan kepadanya, mungkin karena itulah alasan mengapa Tifa tidak pernah dapat menembus batasan hubungan yang telah Igris buat.

"Baiklah, kurasa aku akan percaya kepadamu."

Iris lalu segera turun dari kaki Igris, meski begitu Iris tidak kembali ke sofa tempat dia duduk sebelumnya melainkan dia duduk disebelah Igris. Tidak ada jarak diantara mereka berdua, Iris saat ini menempelkan dirinya badan Igris.

"Bisakah aku bertanya satu hal terakhir Igris?"

"Bisa saja, apa yang ingin kau tanyakan?"

"Kau tau Igris, kau mungkin tidak pernah mengatakannya tapi kurasa kebanyakan orang yang sering denganmu tau kalau kau sangat ini pergi jauh dari mansion ini. Namun meski begitu kau tetap berada di mansion ini, mengapa kau tidak pernah mencoba untuk kabur meski kau memiliki banyak kesempatan?"

".........."

Igris hanya diam tanpa ada tanda tanda akan menjawab pertanyaan Iris.

1
Frando Wijaya
end ya? hmmm
Frando Wijaya: sama2 Thor....ini gw baca hanya krn gw ada luang wkt aja
total 2 replies
Frando Wijaya
1.000 tahun!?
Frando Wijaya
Zen!? jd Dia!?
Frando Wijaya
ternyata janji itu adalah....raja iblis barbatos ya? gw kira apaan
Frando Wijaya
Ras eien? gw kira nma...Dan jg 4 kaki!? 6 lengan!? 3 kepala!? 3 mata!? Dan 1 ke pribadian? ada 2 pribadi?
Frando Wijaya
hmm...bknny ini agak persis seperti manusia kn? jika bner hanya mslh wkt aja naga 1 ini semkin kuat
Frando Wijaya
Eien? nma dia? hmm...nma yg agak aneh
Frando Wijaya
njirr! ini lbh besar bah!
Frando Wijaya
luminous? nma blkng yg familiar
Frando Wijaya
ternyata bner ya...
Frando Wijaya
lemah bgt....
Frando Wijaya
klan nuwa? apaan itu??
Frando Wijaya
master yg sama?! gk heran MC hindari mereka
Frando Wijaya
huh?! ternyata kenalan
Frando Wijaya
hmph 🙄...
Frando Wijaya
chimera? ternyata ada chimera
Frando Wijaya
Bru bs kesel ya? berarti ini fakta ya?.... bahwa Ras manusia mempunyai.... kesombongan yg sgt tinggi bkn main...
Frando Wijaya
oh? naga yg bs berbicara ini Tau spa eruna testia ya? berarti...dh pernah lwn 1x?
Frando Wijaya
bila anime yg tensura lht yg seperti gini....jls bgt ini provokasi 100%
Frando Wijaya
Dr td menahan diri? lama bgt Bru serius 🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!