NovelToon NovelToon
Hidup Di Tubuh Wanita Lemah

Hidup Di Tubuh Wanita Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:472.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: xialin12

[Time Travel]

Seorang wanita bernama Xia Xuan Yi, sang ahli pembuat senjata hebat dan ahli dalam jenis ilmu beladiri, mati karena tersandung batu kecil di taman yang berada tidak jauh dari rumahnya.

"Sungguh kasihan sekali nasibku, mati hanya karena tersandung batu kecil di taman. Lalu dengan mudah berpindah tempat ke dunia yang penuh dengan pakaian yang sangat menyulitkan ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xialin12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab #30

Hari pertama pendaftaran murid baru di 4 perguruan telah di buka, masing-masing perguruan membawa beberapa murid terbaik untuk membuat calon murid baru tertarik dan bergabung dengan perguruan mereka.

Dan di perguruan Xuang, ada Guan Lin, Xiu An, juga Ling Hao Min. Begitu juga dengan perguruan lainnya yang tidak kalah dengan perguruan Xuang.

"Nona, jika boleh saya tahu. Dimana nona akan mendaftarkan diri?" Ucap Huang Mei yang turut ke tempat pendaftaran itu.

"Disana." Ucap Xuan Yi seraya menunjuk ke arah tempat pendaftaran perguruan Ying.

"Perguruan Ying? Tetapi perguruan itu tidak cukup hebat seperti perguruan Xuang. Apakah nona yakin akan pergi kesana?"

"Tentu saja, aku sudah memutuskannya. Jadi aku akan pergi kesana."

"Baiklah, jika memang nona sudah memutuskan hal itu."

Xuan Yi tersenyum lalu berjalan menuju tempat pendaftaran perguruan Ying.

Dari tempat pendaftaran perguruan Xuang, Guan Lin melihat Xuan Yi berjalan ke arah perguruan lain. Dan itu tentu membuatnya mengepalkan kedua tangannya, karena merasa kecewa.

Xiu An juga melihat Xuan Yi yang sedang mendaftarkan diri di perguruan Ying.

"Xuan Yi, aku akan membuatmu mati pada acara pertarungan antar perguruan 5 bulan lagi."

Xuan Yi yang tidak tahu jika dirinya tengah di perhatikan oleh dua orang dari perguruan Xuang, bersikap biasa saja.

"Baiklah, ini adalah token untuk ujian 3 hari lagi. Dan kau tidak boleh terlambat datang." Ucap salah satu murid perguruan Ying pada Xuan Yi, seraya memberikan sebuah token ujian.

"Baik, terima kasih kakak."

Xuan Yi menerima token itu seraya tersenyum, dan itu membuat Guan Lin kembali mengepalkan tangannya, sebab dia belum pernah melihat Xuan Yi tersenyum seperti itu padanya.

Setelah mendapatkan token ujian, Xuan Yi menyimpannya di dalam ruang spiritnya. Karena dia takut jika di letakan di dalam kantong kainnya, akan hilang.

"Baiklah, token untuk ujian sudah aku dapatkan. Selanjutnya aku akan membeli beberapa sayur, aku ingin membuat makanan yang sudah aku rindukan." Ucap Xuan Yi.

Guan Lin yang melihat Xuan Yi meminggalkan tempat pendaftaran segera pergi untuk mengikutinya.

"Kakak Guan Lin, kau mau pergi kemana?" Ucap Xiu An dengan suara pelannya.

"Itu bukan urusanmu."

Xiu An yang mendapatkan jawaban begitu dingin dari Guan Lin hanya bisa menahan rasa kesalnya.

"Jangan di ambil hati, dia sedang tertarik pada seorang wanita. Dan wanita itu justru ingin masuk ke dalam perguruan lain, jadi dia sedikit merasa kesal." Ucap Ling Hao Min.

"Ka... Kakak Guan Lin tertarik pada seseorang?"

Hao Min mengangguk, "Iya, jika tidak salah dia dari keluarga Li. Ah benar, kau juga pernah tinggal di rumah keluarga Li itu dulu. Kau pasti mengenalnya."

Xiu An terkejut mendengar itu, dan tentu saja dia sangat tahu wanita yang di maksud oleh Ling Hao Min, sebab itu adalah wanita yang sangat ingin dia singkirkan.

"Xuan Yi, kau sudah mempunyai semuanya yang ingin aku miliki, Dan kau masih mengg0da kak Guan Lin, aku benar-benar tidak akan melepaskan mu."

...----------------...

Di depan kedai toko sayur, Xuan Yi dan Huang Mei membeli beberapa sayuran yang Xuan Yi inginkan.

"Nona, sebenarnya apa yang ingin nona buat?" Ucap Huang Mei.

"Kau akan tahu nanti, dan aku yakin kau akan menyukainya setelah mencoba masakan itu."

Huang Mei hanya mengangguk.

"Xuan Yi."

Xuan Yi dan Huang Mei menoleh, mereka melihat putri Ying berjalan ke arah mereka.

"Salam kepada yang mulia putri Ying." Ucap Xuan Yi dan Huang Mei.

"Jangan seperti itu, kau adalah temanku. Mana boleh kau memberi hormat padaku."

"Tetapi tetap saja, kau adalah seorang putri. Jadi saya tentu harus menghormati mu."

Putri Ying hanya bisa diam melihat sikap Xuan Yi yang terasa semakin menghindarinya.

"Xuan Yi, apakah kau membenci ku?" Ucap putri Ying.

"Tidak, saya mana berani membenci mu. Haya saja, saya tahu batasan saya dengan anggota kerajaan."

Putri Ying merasa tidak nyaman dengan cara berbicara Xuan Yi terhadapnya, dia merasa jika Xuan Yi melakukan itu karena Xuan Yi berpikir, jika dulu dirinya sudah melakukan hal yang jahat terhadap pertemanan mereka.

"Yang mulia, apakah yang mulia telah mendaftarkan diri di perguruan?" Ucap Huang Mei memberanikan diri bertanya.

"Benar, aku telah mendaftarkan diri."

"Saya dengar anda ingin pergi ke perguruan Xuang, apakah benar?"

Putri Ying mengangguk, "Benar, dulu aku dan Xuan Yi sama-sama sepakat untuk pergi kesana. Xuan Yi apakah kau....."

"Maaf, tetapi saya sudah mendaftar di perguruan Ying."

Putri Ying seketika terdiam dan menatap Xuan Yi dengan perasaan yang sulit di katakan. Tetapi dia mencoba untuk terlihat baik-baik saja.

"Oh, benarkah? Perguruan Ying juga cukup bagus. Kau telah memilih perguruan yang bagus." Ucap putri Ying dengan senyum yang di paksakan.

Xuan Yi hanya mengangguk, "Maaf putri Ying, pada akhirnya kau tidak pernah meminta maaf pada Li Xuan Yi atas kesalahpahaman yang kau buat sendiri, dan bahkan kau baru menemuiku yang sudah menggantikan Li Xuan Yi setelah kau mendengar kabar, jika aku telah berani mengusir keluarga Yan, dan juga keluar dari rumahku sendiri tanpa rasa takut. Jadi aku tidak memiliki alasan apapun untuk bersikap seperti Li Xuan Yi kepada mu."

Melihat kecanggungan antara putri Ying dan Xuan Yi, membuat Huang Mei merasa kesulitan. Karena itu dia hanya diam berdiri di samping Xuan Yi.

"Nona Li." Ucap Guan Lin yang baru saja tiba.

Xuan Yi menatap Guan Lin yang berada di belakang putri Ying.

"Tuan muda Qin." Ucap putri Ying.

"Yang mulia, maaf karena saya tidak tahu jika anda berada disini."

Guan Lin membungkukkan badannya pada putri Ying.

"Tidak apa-apa, kita hanya kebetulan bertemu." Ucap putri Ying.

Xuan Yi melihat ke arah Guan Lin, "Tuan muda Qin, apakah ada sesuatu yang ingin anda katakan pada saya?"

"Benar, tetapi...."

Guan Lin merasa tidak nyaman untuk mengatakannya, karena saat ini putri Ying tengah berdiri di antara mereka.

"Baiklah, saya tahu tidak nyaman untuk mengatakannya saat ini. Jika anda tidak sibuk, besok silahkan temui saya di rumah makan hewan spiritual yang berada di ujung sana." Ucap Xuan Yi seraya menunjukkan rumah makan yang dia maksud.

"Baiklah, jika begitu besok saya akan menemui mu disana."

Xuan Yi mengangguk.

"Yang mulia, saya harus segera kembali. Dan terima kasih karena telah mendaftar di perguruan Xuang." Ucap Guan Lin kepada putri Ying.

"Iya."

Guan Lin pergi meninggalkan tempat itu setelah memberi hormat pada putri Ying.

"Putri Ying, apakah anda juga ingin berbicara dengan saya lagi?" Ucap Xuan Yi.

Putri Ying tersenyum lalu menggelengkan kepalanya, "Tidak, aku masih memiliki beberapa urusan di istana."

"Baiklah jika begitu, hati-hati di jalan putri."

Putri Ying hanya mengangguk lalu berbalik dan berjalan pergi meninggalkan Xuan Yi.

"Nona, anda dan yang mulia sepertinya adalah teman baik. Tetapi kenapa anda bersikap seperti itu kepadanya?" Ucap Huang Mei.

"Mei, aku hanyalah seorang rakyat. Dan dia merupakan seorang putri, meski kita berteman dengan baik, namun kita juga harus mengerti batasan diri kita dengan mereka (anggota kerajaan)"

"Saya mengerti, nona."

"Sudahlah, kita sudah membeli sayuran yang kita butuhkan. Dan kita juga memiliki daging asap yang di buat kemarin, juga kita memiliki ikan yang bibi Lun beli pagi tadi. Jadi sekarang kita hanya tinggal kembali saja."

"Iya, nona."

Xuan Yi dan Huang Mei berjalan untuk kembali ke rumah untuk membuat beberapa makanan yang Xuan Yi inginkan.

1
Rubiyata Gimba
lambat abditnya thor
Rubiyata Gimba
abdit thor...
Rubiyata Gimba
mantap...
Rubiyata Gimba
aduh...tuan muda ma ini gatal sekaki ya
meliacutee😍😍
up lagi thor.
Atoen Bumz Bums
semua cerita transmigrasi dari modern ke zaman dahulu pasti akan kubaca karena aku suka cerita yang gitu daripada cerita dari zaman dahulu ke zaman modern
Yami Yani
Luar biasa
Osie
ya ampun anak tuan yan pd ancur semua masa depannya..itulah akibat bapak maruk n serakah ma harta
Osie
gioknya cantik bangeeetttt..jatuh cinta aku lihatnya
Osie
xuan yi gak punya ruang dimensi kah yg menempel ditubuhnya..krn kantong ajaibkan bisa ditinggal..takutnya malah dicuri org
Emma Estrella
Luar biasa
momi
wah kayanya di bikin cah kangkung aja tuh ci kang kang
momi
Luar biasa
Jade Meamoure
bajunya tak mencerminkan kebudayaan china hanfu jaman modern tahun 2200 ☺☺☺
Jade Meamoure
lelang lelang lelang
Leni Ani
lanjut
Leni Ani
woee itu karma yg udah kamu bikin sm keluaga kakak mu
Leni Ani
😆😆😆😁😁
Moertini
mantap dilanjutin thor yang banyak banyak semangat
Fitriana Muflihatul Afidah
klunting... gitu thor... kl klontang kesannya gedhe kan.. kaya nampan aluminium jatuh... xixixixi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!