NovelToon NovelToon
Gairah Terlarang Istri Ayahku

Gairah Terlarang Istri Ayahku

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Ibu Tiri / One Night Stand / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:265k
Nilai: 4.7
Nama Author: R.angela

Akibat dijebak oleh musuh yang berkedok sebagai teman baiknya, Yura akhirnya menghabiskan satu malamnya dengan seseorang yang tidak dia kenal.

Tiga Minggu kemudian, Tante dan Om yang selama ini membesarkannya memaksa Yura menikah dengan pria tua yang pantas jadi ayahnya.

Yura tidak punya pilihan lain, dan menerima pernikahan itu. Setelah acara pernikahan itulah Yura bertemu dengan pria yang sudah tidur dengannya tiga Minggu lalu, sekaligus ayah dari anak yang ada dalam kandungannya. Seolah belum cukup membuatnya terkejut, pria yang sudah menanam benih dalam perutnya ternyata anak dari suaminya.

Bagaimana kisah Yura? Mampukah dia menemukan kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenalan Lama

Pertemuan itu sama sekali tidak diduga, walaupun sangat diinginkan oleh Yura dan bisa jadi hal yang sama juga diharapkan oleh Bayu. Keduanya sudah lama tidak bertemu, terakhir saat perpisahan sekolah.

Yura yang tidak memiliki ponsel pun sulit untuk dicari keberadaannya. Selama sekolah Yura juga tidak mau memberitahukan alamat tempat tinggalnya alasannya sederhana Dia tidak ingin teman-teman sekolahnya datang ke rumah itu yang pastinya Kamsa akan marah padanya.

"Kamu apa kabar, Ra?" tanya Bayu dampak mengamati penampilan Yura dan tatapan itu berhenti pada perut Yura yang memang sudah membuncit.

Kehamilan Yura sudah masuk 6 bulan tapi karena tubuhnya yang kecil dan sering memakai baju yang longgar, membuat dirinya sepintas terlihat bukan seorang wanita hamil.

"Kabar baik, Bayu. Lama gak ketemu," jawab Yura kikuk.

Bertemu dengan Bayu membawanya pada ingatannya hari itu.

"Ra ada yang ingin ketemu dengan mu," ucap Dita yang mendatangi rumah Yura. Hanya Dita lah yang pernah datang ke rumahnya.

Sebenarnya dari Dita pun, Yura sudah merahasiakan alamatnya, tapi entah bagaimana hingga Dita tiba-tiba saja muncul di depan rumahnya sore itu.

Yura tentu kaget. Kamsa sudah memperingatkan, kalau Yura tidak boleh memberitahukan alamatnya kepada teman-temannya, hal itu dengan tujuan agar tidak ada orang yang bertamu ke rumah mereka, karena menurut Kamsa hal itu hanya buang waktu dan tidak menguntungkan dirinya.

"Siapa, Dit?" bisik Yura menoleh ke arah dalam rumah, takut kalau sampai tantenya mendengar.

"Bayu!" jawab Dita tersenyum kecut. Dita adalah satu-satunya sahabat yang Yura miliki di sekolah. Anak-anak lain tidak akan ada yang mau berteman dengannya karena Yura yang miskin.

Awalnya Dita adalah sahabat yang baik. Yura begitu percaya padanya hingga menceritakan hal apapun di dalam hidupnya, bahkan ketika Yura mendapatkan surat cinta dari seorang pria dengan penuh gembira dia menceritakan kepada Dita.

Sebagai sahabat Dita hanya bisa ikut senang atas kebahagiaan Yura. Melihat kedekatan Dita dan Yura, Bayu, pria yang disukai oleh Yura itu dan kebetulan juga menyukai gadis itu meminta pertolongan kepada Dita sebagai Mak comblang untuk mereka.

Pasalnya Bayu bertemu dengan Yura setelah selesai ujian nasional, hingga tidak banyak waktu untuk pendekatan. Bisa dibilang keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama.

Yura yang selalu minder bergaul, tidak pernah bertemu dengan Bayu yang murid pindahan di sekolahnya. Jadi, bisa hitungan jari mereka bertemu, dan tidak terlalu banyak bicara.

Merasa memiliki perasaan yang kuat pada Yura, Bayu kemudian menghubungi Dita meminta alamat Yura, tapi gadis itu mengatakan tidak tahu alamat Yura.

Bayu jadi sedikit kesal karena kehilangan jejak keberadaan Yura. Hingga sering menghubungi Dita guna menanyakan keberadaan Yura. Lama-lama saking sering telponan dan juga jalan bareng guna mencari keberadaan Yura, justru Dita yang jatuh cinta pada Bayu, tapi sayang cinta Dita bertepuk sebelah tangan. Bayu tetap menyukai Yura dan masih berusaha mencari keberadaan gadis itu.

Kalau diusut, awalnya Dita sudah nolak tapi Bayu terus memaksa dan memohon untuk membantunya hingga membuat gadis itu tidak kuasa menolak permintaan pria itu. Jadilah Dita menjadi perantara di antara keduanya.

Dita memutuskan untuk menemui Yura, mengajak gadis itu keluar dengan alasan bertemu Bayu.

"Beneran, Dit, kalau Bayu mau ketemu sama aku?" tanya Yura masih dengan suara rendah, jangan sampai di dengar Kamsa.

Wanita bar-bar itu mau membiarkan Dita masuk dan tidak mengusir gadis itu karena Dita berpura-pura menyampaikan bahwa dia ingin menawarkan pekerjaan untuk Yura

"Iya. Pokonya, besok aku jemput," ucap Dita sebelum pamit pulang.

Dengan alasan mencari pekerjaan, Kamsa mengizinkan Yura pergi dengan Dita sore itu.

Dengan taksi Dita membawa Yura ke sebuah restoran yang ada di salah satu hotel di tengah kota. Awalnya Yura juga sudah merasa ragu untuk masuk ke sana. Pasalnya dia juga tidak memiliki uang kalau harus nongkrong dan makan di restoran itu.

"Dit, kenapa kita ketemu di sini? Kenapa gak di cafe atau tempat yang lebih murah aja? Aku gak punya uang buat bayar minuman di restoran ini," ujar Yura jujur.

Dita juga sudah tahu keadaannya tantenya hanya memberi uang pas-pasan sebagai uang kantor dan juga ongkos tidak lebih seribu rupiah pun.

"Kamu tenang aja, kan ada Bayu. Dia yang akan bayar semuanya," ujar Dita tersenyum. Lama menanti hingga langit di luar sana gelap, tapi Bayu tak kunjung datang.

"Coba, Dit, kamu hubungi lagi," pinta Yura yang semakin gelisah. Bagaimana dia menjelaskan pada Kamsa kalau harus terlambat pulang.

"Udah, Ra, tapi gak aktif. Kita tunggu aja bentar. Oh iya, kamu pesan kentang goreng lagi dong, aku mau ke toilet bentar," ucap Dita.

Walau ragu, Yura pergi untuk memesan lagi, dan saat menoleh Dita juga beranjak ke toilet.

Saat Yura kembali ke kursi mereka, kembali dia menyedot jus jeruk yang sudah gelas ke tiga selama menunggu Bayu.

Setelahnya, yang Yura ingat, dia terus menunggu Dita, tapi temannya itu tak kunjung datang, saat terbangun, dia sudah berada di kamar hotel, tapi masih dengan kepala pusing dan lemas. Selanjutnya, semua terjadi, hingga dia kini ada bayi dalam kandungannya.

Yura pulang pagi harinya, tanpa diantar Dita dan tidak jadi bertemu Bayu. Entah kemana kedua orang itu. Yura hanya bisa terdiam selama perjalanan pulang, mengutuk kebodohannya, dan menyesali apa yang sudah terjadi padanya.

Sesampainya di rumah, kedatangannya disambut oleh Kamsa dengan tamparan keras. Sakit dan perih, menambah rasa sakit pada inti tubuhnya di bawah sana.

Kejadian mengerikan, dia kehilangan kehormatannya oleh sebuah perangkap. Sejak itu, Yura bukan tidak mencoba mencari Dita, tapi gadis itu menghilang. Alamat yang dulu pernah Dita berikan padanya, juga bukan rumah gadis itu.

"Ra, kamu melamun?" suara Bayu berhasil menariknya kembali ke permukaan kenyataan. Hatinya meringis. Sakit dan ada marah di sana. Kenapa Bayu tidak jadi datang hari itu? Apa Bayu merencanakan ini semua? Tapi untuk apa?

"Eh, Sorry, Bay. Jadi ingat masa sekolah dulu," ujarnya berbohong.

"Kamu punya waktu? Kita ngobrol sambil ngeteh, yuk?"

***

Dada Yura bergemuruh, sejak tadi Bayu terus melihat padanya. Tapi bukan ke arah perutnya, dia memandang wajah cantik Yura dalam diamnya.

"Jangan ngeliat begitu, Bay," tegur Yura merasa tidak nyaman. Kemana perasaan menggebu dulu? Kenapa setelah bertemu begini, justru tidak ada lagi perasaan spesial yang Yura rasakan pada Bayu seperti dulu.

"Aku senang sekali bisa ketemu sama kamu, Ra. Lama aku mencarimu, berharap bisa bertemu dengan mu," ucap Bayu dengan tatapan sendu.

Pria itu tidak berbohong dia memang sudah lama mencari keberadaan Yura, bahkan hanya karena memaksa agar Dita mau menunjukkan alamat Yura, mereka bertengkar hebat saat itu hingga Dita sempat tidak mau lagi bertemu dengannya.

Apa yang bisa dikatakan Yura, dia juga cukup senang bisa bertemu dengan pria yang jadi cinta pertamanya, kalau hanya bertatap muka dalam diam bisa menimbulkan perasaan cinta.

"Ra, apa aku bisa minta nomor telepon mu? Alamat mu? Aku ingin berkunjung, kalau kalau kau mengizinkan," ucap Bayu penuh harap. Dia sudah melihat keadaan Yura, tapi hatinya tidak bisa mengabaikan gadis itu.

1
Santi Maria Havernandes
kenapa cerita kok jadi lain ini ceritanya siapa sih?🤦
Cici Risna Yulianti
Luar biasa
Elminar Varida
lah...ini cerita apaan ya??bingung saya. alurnya rada aneh. ini Authornya sehat atau bukan ya🤔🤔🤦‍♀️
Juan Sastra
kurang detail thorr,, jadi kurang haredangnya
Juan Sastra
gitu toh ceritanya, niat menolong lalu gimana jika yura jujur akankah om mentalak yura dan menikahkannya sama erlang. coba jujurlah yura agar tidak ada salah faham
Tua Jemima
berterusterang lebih bsik yura serapat kmu menyebuyikn aib pasti terbokar juga
Andra Adinda
Kok q jd 😭😭😭😭😭😭
sedih bahet
Evi Winarti
gx asyek berkhrnya..gx tau alurnya malah langsung bab trkhr
Rini Eni
jgn lemah yura,,jgn kalah sama si kereta jes jes
Rini Eni
sad
Rini Eni
kasih tau yura ,,biar tau kalo dya mau punya cucu
Rini Eni
jangan cepet pergi om ryo,, nyatanya orang baik jarang berumur panjang
Rini Eni
cemburu buta dita,,ampe kejam bgtu
Rini Eni
aki2 lembut bgt hatinya
Rini Eni
yura oh yura
Rini Eni
gmn klo si Roy ternyata inpoten
Arie Chrisdiana
critanya sdh bagus cuma kata2nya tolong dibenahi ya thor kadang pusing bacanya krn kata2nya ndak jelas 🤗🤗🤗🤗
Rere Niae Cie'kecee
😭😭😭😭😭😢😢pnuh bombay😭😭😭
Rere Niae Cie'kecee
hot mnatap thor tapi tanggung🤣🤣🤣😀
Rere Niae Cie'kecee
ya greget dan penasaran banget thor 🤗🤗😘😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!