NovelToon NovelToon
The Yakuza Boss'S Favorite Twins

The Yakuza Boss'S Favorite Twins

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Anak Kembar / Romansa / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:67.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nima Nisa

Dilarang boom like! bijaklah dalam membaca.

Saito Rei dan Saito Ren adalah anak kembar Saito Asahi dan Saito Narumi.

Disaat kematian Narumi ia menitipkan wasiat terakhirnya pada adiknya yang bernama Aiko Miho dan kedua putranya.

Disisi lain kehilangan Narumi membuat Asahi susah untuk melupakan istri yang ia cintai itu. Sedangkan bagi Miho sebagai adiknya ikhlas dan merelakan kakaknya, tetapi yang berat baginya adalah memenuhi permintaan terakhir kakaknya.

Mampukah Miho memenuhi permintaan kakaknya walaupun banyak lika-liku yang dijalani nya, dan bisakah ia meluluhkan hatinya Asahi dengan bantuan Rei and Ren.

Penasaran sama cerita nya, cus baca say!

maafkan jika ada typo berterbangan ya say!

fb: Dzun Nurain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nima Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seorang Ibu

Miho berjalan pergi meninggalkan Yuka di dapur, ia melewati ruang tamu di mana di sofa ruang tamu itu ada Asahi yang sedang duduk sembari melihat berita di TV.

Ia tidak terlalu memikirkannya dan juga tidak terlalu peduli, ia terus berjalan melewati ruang tamu itu. Sedangkan Asahi hanya melirik Miho yang pergi tanpa menolehkan pandangannya.

"Kenapa? ada apa denganku? kenapa ketika aku berada di hadapannya ingin sekali membuat hal yang mampu membuat dirinya marah. Apakah aku sakit? tidak tidak tidak aku bukan orang bodoh, huhh … sudahlah tidak perlu dipikirkan, aku akan meminta maaf pada Rei and Ren besok pagi saja." Batin Asahi.

Setelah selesai melihat berita di TV, Asahi lalu masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat.

****************

Keesokan paginya seperti biasa Miho selalu bangun lebih awal, ia mulai memasak sarapan pagi untuk semua orang dan meminta Bibi Emi untuk menghidangkan nya di atas meja makan.

Seusai memasak Miho pergi ke kamar Rei and Ren untuk membangunkan mereka, tetapi setelah sampai di kamar Rei and Ren ternyata mereka juga sudah bangun dan sedang bersiap-siap memakai seragam sekolahnya.

"Ehh' ternyata kalian sudah bangun, biasanya juga jam segini kalian belum bangun," ujar Asahi melihat Rei and Ren.

"Tentu saja kami sudah bangun, karna kami tidak ingin merepotkan Ibu," ucap Rei merapikan seragam nya.

"Hmm' benar!" timpal Ren.

"Oke! kalau begitu ayo kita turun untuk sarapan pagi."

Miho, Rei and Ren keluar dari dalam kamar dan ingin berjalan turun untuk sarapan.

Ketika mereka ingin turun ke bawah, mereka bertiga melihat Asahi yang bergandengan tangan dengan Yuka.

"Eh' selamat pagi Miho, Rei and Ren." Sapa Yuka.

"Ah' sepertinya aku mendengar sesuatu." Kata Miho melihat sekeliling.

"Ini masih pagi dan kau sudah mencari masalah denganku Miho." Batin Yuka menahan geram di hatinya.

"Ini masih pagi, bisakah kalian berhenti bertengkar." Ucap Asahi.

"Aku hanya menyapa mereka, tetapi sepertinya Miho tidak menyukaiku." (Yuka).

"Abaikan saja. Rei, Ren ayo turun bersama Ayah."

"Tidak mau! lagipula kami bisa turun sendiri kok. Ayo Rei!" ajak Ren.

Rei and Ren memegang tangan Miho dan menuruni anak tangga.

Sesampainya di meja makan Miho lalu mengambilkan sarapan pagi untuk Rei and Ren termasuk juga dengan dirinya.

Ketika Asahi dan Yuka sampai mereka berdua langsung duduk, Yuka mulai mengambilkan sarapan pagi untuk Asahi.

"Rei, Ren maafkan Ayah." (Asahi).

"Kenapa Ayah baru kepikiran sekarang!" (Ren).

"Ren waktu itu Ayah tidak bisa menerima kalau kau terluka."

"Oh' sama. Kalau begitu aku juga tidak menerima kehadiran wanita ini di rumah ini!"

"Ayah, di rumah ini sepertinya sudah terlalu banyak hama, kenapa Ayah terus menambahkannya?" tanya Rei.

"Dia menganggap ku sebagai hama. Apakah dua bocah ini sudah bosan hidup." Batin Yuka.

"Rei, Ren … Ayah sedang mencarikan ibu sambung untuk kalian dan kalian tidak terima. Ayah juga bertanggung jawab atas apa yang Ayah lakukan."

"Tanggung jawab Ayah itu bukan hanya dia, tetapi kami juga. Jika wanita itu mempunyai anak, maka tanggung jawab Ayah tetap sama kami tetap tanggung jawab Ayah!" (Rei).

"Iya Ayah tau, Ayah salah. Jadi maukah kalian memaafkan Ayah?"

"Kami akan memaafkan Ayah jika Ayah membelikan kami ponsel."

"Ha' … kalian masih kecil, kalian tidak boleh-"

"Jika tidak mau ya tidak apa-apa. Kami orangnya simple loh Yah, jika Ayah tidak maka kami juga tidak." (Ren).

"Haih … baiklah. Ayah menyerah, Ayah akan membelikannya untuk kalian, ketika Ayah pulang kerja nanti Ayah akan langsung memberikannya kepada kalian."

Rei and Ren saling melirik satu sama lain. "Heh' berhasil juga." Batin mereka.

"Sudahlah sebaiknya kalian makan, setelah itu Ibu akan mengantarkan kalian pergi ke sekolah." Ucap Miho.

"Hmm!" Rei and Ren mengangguk.

Asahi dan Yuka yang mendengar perkataan itu seketika mata mereka terbelalak.

"Ibu! apa maksudmu?" tanya Asahi pada Miho.

"Aku tidak bisa menjelaskan, kenapa kau tidak bertanya pada anak-anakmu sendiri."

"Ayah aku dsn Ren tidak menyukai ibu sambung yang Ayah pilih, jadi kami memilih ibu sambung kami sendiri. Apakah Ayah marah?" (Rei).

"Tidak, anggap saja. Justru Ayah senang jika melihat kalian senang."

"Aku sudah ketinggalan jauh denganmu Miho, apa kau ingin bersaing denganku? atau jangan-jangan kau menyukai Asahi. Sebelum itu semua terjadi, aku harus menyingkirkan dirimu." Batin Yuka.

Seusai sarapan pagi Bibi Emi langsung merapikan kembali meja makan.

Sedangkan Miho, Rei and Ren pergi menemui Hisao dan memintanya untuk mengantarkan mereka pergi ke sekolah.

Hisao mengeluarkan mobil dari garasi dan berangkat pergi menuju ke sekolah.

Saat ingin sampai ke sekolah Rei and Ren lantas bertanya kepada Miho kenapa ia tidak memakai masker dan menutupi wajahnya.

"Kenapa Ibu tidak menutupi wajah Ibu? biasanya Ibu selalu memakai masker ketika ingin mengantar kami ke sekolah." (Ren).

"Ya benar, dan juga Ibu selalu memakai topi agar tidak kelihatan sedikitpun." (Rei).

"Wow' sangat mengejutkan. Kalian bisa menghafal bagaimana Ibu setiap hari mengantar kalian sekolah waktu itu, tapi kali ini berbeda anak-anakku, Ibu akan menunjukkan pada dunia siapa Ibu kalian yang sebenarnya."

Rei and Ren langsung bertepuk tangan.

"Hore!!" teriak mereka senang.

"Mari kita lihat, saluran berita mana yang lebih dulu mengeluarkan berita terpanas hari ini." Batin Rei menyeringai.

"Saya mendukung anda Nona, karna saya yakin anda bisa menjaga Tuan Muda Rei and Ren lebih baik. Dan tentunya nona Narumi pernah menitipkan pesan terakhirnya kepada anda, sebelum ia menghembuskan napas terakhirnya." Jelas Hisao.

"Hisao …" (Miho).

"Saya percaya pada anda."

"Hisao mempunyai pemikiran yang sangat luas, hingga dia bisa berpikir kalau kakak ku menitipkan sesuatu kepadaku. Tapi kenapa kau tidak bisa berpikir sampai kesana Asahi, atau kau pernah berpikir hanya saja kau tidak tau kepada siapa pesan itu dititipkan." Batin Miho.

Akhirnya mereka sampai di sekolah Rei and Ren.

Hisao turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Miho, Rei and Ren agar keluar dari mobil.

Miho melangkahkan kakinya keluar dari dalam mobil dengan anggunnya, hingga membuat tatapan seluruh orang tua yang mengantarnya anaknya ke sekolah tertuju pada dirinya.

Mereka semua lantas berbisik bisik saat melihat kehadiran Miho di sana.

"He' bukankah itu artis terkenal Aoki Miho." Berbisik.

"Kenapa dia bisa bersama dengan kedua bocah kembar itu." Berbisik.

"Tidak heran, sikap mereka sangat mirip." Berbisik.

"Apakah Ibu akan menjemput kami?" (Rei).

"Tentu saja Ibu akan menjemput kalian."

"Hore!" (Ren).

"Kalau begitu pergilah masuk ke dalam kelas, belajar yang rajin. Ibu akan menjemput kalian tepat waktu.

Rei and Ren mengangguk bersamaan, Miho lalu sedikit membungkuk dan mengecup kening Rei and Ren dengan lembut.

Setelah itu Rei and Ren berjalan masuk ke dalam kelas mereka sembari melambaikan tangan kepada Miho, dan Miho membalas lambaian tangan mereka.

1
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
bagus banget
Fida gemoy 😉
lumayan seru alurnya,Thor semangat terus berkarya nya,aku kasih kamu vote ya, happy terus 🤗🙋🏻‍♀️
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ: makasih kak, aku selalu semangat kok and trs nulis karya selanjutnya
total 1 replies
Fida gemoy 😉
semangat ya, akhirnya tamat juga
B⃟cMarwa
masa begitu, ada-ada saja dia. haha
B⃟cMarwa
keren Rei ini.
Nurmawati Sari
lnjut thoor
Nm@
Selanjutnya, Apa yg akan dilakukan Asahi?
Semangat up, Thor!
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ: hihi banyak kak
total 1 replies
nisa
miho harusnya kau pigi keluar negri aj dan kagak usah balik² lagi biar di cariin
𒅒𝙎ム¥ひ𝘙𒅒
terhura kagak tuh si miho
R.A.H.A.S.I.A. 😅
aduh Asahi kau punya suprise ternyata utk miho ya
kamu nanyeak
wow gaunnya bikin takjub kagak tuh is kalem is tenang y kn
kamu nanyeak
duh so sweet kali kelen iya aku pulak yg iri
kamu nanyeak
rui kau sebenarnya syg kn ma yuichi cuma yuichi nya aja yg terlalu mengikuti keinginan nya
kamu nanyeak
ekhem untung aja ngk apa² tu miho klok tidak melayang sudah jantung ku ini
kamu nanyeak
banyak² sabar aja lah ya
apaan tuh
haduh kayak melihat masad depan kan miho
.•♫•♬• 𝙎𝙤𝙠 𝙰𝚜𝚒𝚔 •♬•♫•.
tu lah kau Asahi pigi istri kau kan makanya jgn gtu lagi lain kali
.•♫•♬• 𝙎𝙤𝙠 𝙰𝚜𝚒𝚔 •♬•♫•.
haduh kok meg sad aq di sini ya
.•♫•♬• 𝙎𝙤𝙠 𝙰𝚜𝚒𝚔 •♬•♫•.
aduh emg lah ya pada wiwit semua
.•♫•♬• 𝙎𝙤𝙠 𝙰𝚜𝚒𝚔 •♬•♫•.
semua sudah beres waktu mencari dalang nya ya kan rui
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!