NovelToon NovelToon
Posesifnya Perwiraku

Posesifnya Perwiraku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romantis / Posesif
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan tentang kisah cinta Daniel David Johanes seorang perwira angkatan laut yang bertemu dengan teman masa kecilnya Joanna Josephine Josep mahasiswi semester akhir fasultas kedokteran jurusan dokter gigi di Universitas Negeri Surabaya. Apakah Daniel bisa merebut hati Joanna yang sering dipanggil Anna ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sakit Hati Anna

Nurul memaksa Daniel untuk bertemu. Terus terang waktu melihat Nurul, Daniel kuatir karena dia mencelakai dirinya ketika mengetahui bahwa dia akan menikah. Ini semua Daniel tahu dari Resky sahabat Nurul. Resky dan Natalia juga setuju mereka berpisah karena banyak yang terluka dengan hubungan mereka. Namun situasinya Nurul tidak perna dewasa.

"Bisa kita ganti tempat makannya."

"Ini enak loh Anna cafenya. Kamu pasti suka. Capucinonya enak. Itu kan kesukaan kamu."

Juan sudah melihat dokter Nurul dan Daniel tunangan Anna.

"Iya Amel lain kali saja kita nongkrong disini."

"Kenapa sih kalian berdua." Juan langsung mengandeng tangan kedua sahabat ceweknya ini. Hati Daniel sudah tidak karuan. Dia bimbang antara menenangkan Nurul atau calon istrinya Anna yang melihat dia bertemu dengan Nurul.

"Aku harus pamit. Mohon maaf Nur."

"Kenapa?? Apa kamu mau bertemu dengan Anna. Katanya Anna lagi mau keluar dengan sahabat - sahabatnya.

"Aku pamit Nur. Aku mencintai Anna. Dan kami akan menikah. Aku mau kamu harus dewasa atas keputusan saya."

Daniel keluar cafe itu hendak menyusul Anna. Namun ternyata Anna tidak ada bersama teman - temannya di Cafe sebelah. Kawasan ini banyak sekali cafe. Daniel putus asa. Apalagi, Ketika menghubungi handphone Anna sudah tidak aktif. Daniel pulang ke rumah, namun tidak bertemu Anna. Kembali dia menghubungi namun tidak bisa. Sampai pukul sebelas malam Anna belum - belum pulang.

"Adek, Anna masih di rumah sakit. Ngak biasa dia pulang jam segini."

"Iya ma."

"Kalau Anna pulang, panasi saja makanannya ya. Mama masak makanan kesukaannya."

Daniel menyesali perbuatannya. Dia mencoba menghubungi Anna tetapi tetap saja tidak bisa. Sementara Anna masih berada di rumah Amelia. Sahabatnya. Anna hanya menahan sakit hatinya. Sesekali dia menangis. Amelia tidak tahu apa yang terjadi. Dia pikir Anna menangis karena sedih, sebentar lagi dia akan menikah dan mereka mungkin akan susah berkomunikasi.

Amelia memeluk sahabatnya ini. Mencoba menenangkannya.

"Its oke sis. Kita akan tetap saling menyayangi walaupun kamu sudah menikah kan. Jangan sedih. Jangan menangis."

Daniel sudah mendapat alamat dan nomor telepon Juan Ricardo. Dia langsung menghubungi Juan.

"Sori Juan, aku Daniel."

"Oooo.. Bang. Bagaimana?"

"Anna masih bersama kamu."

"Anna belum pulang?"

"Belum."

"Berarti masih dirumah Amel."

"Aku di luar, bisa kamu mengantar aku ke rumah Amel."

"Bisa bang."

Juan langsung menggunakan mobilnya menuju rumahnya Amel. Ketika di hubungi Amel masih belum tidur. Dia baru saja menenagkan Anna yang dari tadi menangis dan batu saja tertidur.

"Kamu tahu, Anna menangis sampai ketiduran. Dia ada masalah apa sih?"

"Anna ngak cerita."

"Ngak."

"Berarti dia kangen kamu, sedih berpisah dengan kamu. Aku sama Bang Daniel tunangan Anna ada di luar mau jemput Anna pulang."

Amelia langsung keluar membuka pintu. Daniel permisi masuk kamar Amelia. Untung saat ini Amel hanya tinggal bersama asisten rumah tangganya. Karena mami dan papinya sedang berada di Malaysia. Daniel langsung mengendong Anna. Barang - barang Anna sudah dibawa oleh Amelia. Juan membantu membuka pintu dan Daniel menaruh Anna di kuris jok depan sebelah dirinya. Kursinya dalam posisi nyaman untuk tidur. Daniel pamit. Amelia masih kebingungan dengan apa yang di alami oleh Anna, dia mau menahan Juan, namun sudah malam dan tidak baik di lihat orang menahan laki- laki di rumahnya pada jam segini.

Daniel menatap Anna calon istrinya, perempuan yang dia cintai ini. Matanya bengkak. Dia menyesali perbuatannya. Mamanya terbangun mendengar mobil Daniel. Akhirnya mama tahu, bahwa Anna baru pulang.

"Anna kenapa?"

"Tidur ma."

"Bawa ke kamar. Pasti dia sangat kelelahan."

Daniel tahu, bahwa Anna sudah sadar. Namun dia malas bertemu dengannya. Setelah memperhatikan mobilnya. Menutup pintu pagar dan rumah Daniel langsung kekamar. Dia melihat posisi Anna sudah berubah. Dia sudah menutup dirinya dari ujung kepala sampai ujung kaki. Daniel langsung memeluk Anna dari belakang.

"Maafkan mas sayang. Mas punya alasan."

Terdengar isak tangis Anna dibalik selimut. Daniel yang tidak bisa melihat wanita yang dia sayangi menangis langsung melepas selimut itu mengangkat tubuh Anna dibawa kedalam pelukannya.

"Maafkan mas."

"Mas masih ada perasaan dengan dia."

"Tidak sayang, tidak."

"Kenapa mas ketemu dengan dia."

"Mas tahu dari dokter Resky kalau dia mencoba membunuh diri. Makanya waktu itu dia mau bertemu. Mas hanya kasihan kenapa dia melakukan hal tidak terpuji itu."

"Dia masih mencintai kamu. Kalau masih bisa batal, aku mundur mas."

"Tidak. Tidak ada pembatalan. Aku itu cintanya sama kamu Anna."

"Tetapi mas masih bertemu dan memberi perhatian sama dokter Nur." Anna berbicara namun dia tetap menangis. Daniel tahu bahwa Anna sangat sakit hati melihatnya tadi.

"Itu mas hanya kasihan. Tadi mas mau mengajak kamu bertemu dengan dia. Tetapi kamu kan bilang mau nongkrong sama Juan dan Amel."

"Mas sebelum banyak yang sakit hati. Banyak yang terluka. Aku lebih baik mundur."

Daniel sudah tidak bisa menenangkan Anna. Suara tangisan Anna membuat papa dan mama keluar.

"Nona... Daniel kenapa nona menangis." Daniel hanya terdiam. Sementara Anna sudah menutup mulutnya dengan selimut karena takut suaranya terdengar.

"Adek.... Kenapa Anna. Mama mohon jangan sakiti Anna." Daniel keluar kamar menemui kedua orangtuanya. Dia berlutut dihadapan kedua orangtuanya.

"Adek sangat mencintai Anna. Adek tidak mau pisah dari Anna."

"Kalian kenapa??"

"Ada masalah." Daniel hanya mengangguk.

Papa Dony sudah masuk ke kamar. Anna melihat papa Dony langsung memeluk dan menangis dalam pelukannya.

"Daniel nakal ya. Nanti papa hukum ya. Papa mau Anna yang menjadi anak mantu papa Dony dan mama Reny. Tidak ada wanita lain. Kalaupun memang Anna sudah tidak mencintai Daniel lagi, Anna tetap anaknya papa.

Teringat waktu mereka kecil, Daniel sering usil dan gemas sama Anna. Sering dicium pipinya, namun Anna tidak mau. Hal itu membuat Anna menangis. Setiap papa Dony pulang kerja bersama papanya Yansen. Anna lebih memilih mengadu Daniel ke papa Dony. Karena biasanya papa pulang rumah langsung mengendong Anna kecil.

1
Ariany Sudjana
begitulah konsekuensinya jadi istri tentara, kalau kamu macam-macam seperti Susi, suami yang akan kena hukuman, karena ga bisa membimbing istrinya, otomatis karir militernya akan sulit naik
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Andrew sudah lahir dan Anna juga sudah sadar dari koma, congrats yah Anna dan Daniel, semoga Andrew tumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan
Ariany Sudjana
dasar Susi bodoh, karena membabi buta membela si Nurul yang ga tahu diri, kamu membahayakan karir suami kamu sendiri, dasar bodoh
Ariany Sudjana
ga usah playing victim, bilang Anna jadi pelakor segala. sudah jelas ga seiman, kok memaksakan diri harus jadi istrinya Daniel? bodoh sekali ya Nurul, katanya dokter, tapi bodoh, mau bunuh diri karena ga bisa menikah dengan Daniel? bodohnya kebangetan
Ariany Sudjana
biasa itu Anna, mungkin karena kamu pintar dan dokter gigi, suami berpangkat, ga semua orang senang sama kamu. tetap waspada yah
Ceisye: penyakit ibu - ibu kompleks🤭
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, semoga menjadi berkat yah Anna dan Daniel
Ariany Sudjana
tetap jadi berkat di Sorong yah Daniel dan Anna
Ariany Sudjana: sama-sama kak, dulu almarhum papi tugas di Merauke juga. ceritanya bagus kak, maklum saya juga anak kolong
total 2 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah Daniel dan tetap jadi berkat di tempat penugasan yang baru di Sorong
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah dokter gigi Anna, tetap jadi berkat.
btw turut berdukacita juga atas dipanggil pulang Opa tercinta
Ariany Sudjana
sayang sekali, mereka ga bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan, jadi pas pemberkatan dan pedang pora itu akan sangat berkesan. dan jadinya malam pertama, bukan malam kesekian
Ariany Sudjana
dan kamu Nurul, kenapa kamu harus marah sama Anna? Daniel sudah benar membawa Anna ketemu kamu, supaya Anna tidak salah paham
Ariany Sudjana
kalau Daniel dan Anna masih bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan, akan terasa beda sekali saat pemberkatan. anyway congrats yah Daniel dan Anna, Tuhan Yesus memberkati pernikahan kalian
Ariany Sudjana
kalau Anna masih bisa menjaga kekudusan dirinya, sebaiknya tinggalkan Daniel. biarkan Daniel merenung apakah benar memang serius dengan Anna dan ingin menikah dengan Anna, sampai maut memisahkan? dan biarkan Daniel berjuang, sayangnya keduanya tidak bisa menjaga kekudusan diri
Ariany Sudjana
Daniel bodoh, kamu masih ketemu dengan si pelacur murahan Nurul itu, dan ada Alena di sana.

sayang sekali, Alena sudah tidak perawan, kalau masih perawan, meskipun orang tua sudah setuju, tinggalkan saja Daniel, biarkan Daniel berjuang untuk mendapatkan Alena , ini ya sudah sulit
Ceisye: 🙏🙏🙏 terima kasih
total 1 replies
Ariany Sudjana
kalau Nurul tahu Anna sudah ga perawan, Anna bisa jadi sasaran tembak Nurul, dikira nanti Anna perempuan murahan
Ariany Sudjana
Anna kalau kamu serius dengan Daniel, kamu harus kuat mental hadapi si pelacur murahan Nurul itu. kalau kamu mundur, ya si Nurul itu yang menang
Ariany Sudjana
harusnya tidak seperti ini yah ceritanya, keduanya harus bisa menjaga kekudusan sampai selesai pemberkatan. kalau sudah seperti ini, saat percakapan dengan pendeta, keduanya harus jujur bicara,.karena pernikahan Kristen bukan main-main
Ariany Sudjana
lagian Nurul, katanya dokter, tapi seperti perempuan murahan. sudah jelas, tidak seiman, masih berharap bisa jadi istrinya Daniel
Ariany Sudjana
ga fair, Anna berteman dengan daud, Daniel marah. dan sekarang wajar dong Anna marah. sebaiknya Anna jangan tinggal di rumah Daniel, mereka belum menikah, mereka berdua harus menjaga kekudusan diri masing-masing sampai selesai pemberkatan.

Anna harus jual mahal, supaya Daniel dapat pelajaran, kalau untuk mendapatkan kamu, Daniel harus berjuang
Ariany Sudjana
harusnya Daniel tetap waras yah, meskipun cemburu, tapi jangan emosi. dan Daniel harus jujur kalau mereka berdua tidak melakukan hubungan terlarang.
mestinya ceritanya Daniel dan Anna tidak tinggal satu rumah dulu yah, meskipun ada orang tua, biarkan Anna kost di luar, dan mereka berdua harus menjaga kekudusan mereka sampai selesai pemberkatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!