NovelToon NovelToon
PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA

Status: tamat
Genre:Mafia / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Meta Janush

Belinda Alexandra Amani dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa.

Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke Nightclub sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya.

Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak.

“Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella.

“Ehmm…..sejak tiga setengah tahun lalu!” jawab Bella dengan jujur.

“Kenapa kau bekerja disini? Apa kau kekurangan uang?”

Trauma, dendam dan keinginan untuk membalas orang-orang yg menghancurkannya. Tapi takdir membuatnya menjadi orang ketiga untuk membalaskan dendam dan merebut kembali miliknya.

PELAKOR ISTIMEW

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30. BERTEMU SARAH

“Maaf Tuan, mau cari siapa?” tanya seorang penjaga saat melihat Barack celingak celinguk.

“Dimana kantornya? Aku ingin menemui seseorang.”

“Mari ikut saya Tuan. Akan saya antarkan kesana.”

Barack pun mengikuti penjaga itu ke kantor penanggung jawab asrama.

“Selamat pagi Tuan. Ada yang bisa saya bantu?”

“Saya ingin bertemu dengan Sarah Azalea. Saya orang suruhan kakaknya.”jawab Barack.

“Apa benar anda adalah suruhan kakaknya? Selama ini belum pernah siapapun yang dikirim oleh kakaknya kesini” tanya seorang guru jaga disana.

Barack mengganggukkan kepala dan mengeluarkan sesuatu dari kantorngnya.

“Kakaknya sudah menikah memintaku untuk memberikan ini kepadanya.” kata Barack. ‘Aku yakin guru ini mencurigaiku dan kau tidak percaya kalau aku orang suruhan kakaknya tapi melihat uang segepok ini mentalmu pasti langsung goyah! Pasti kau akan segera memanggilnya.” ujar Barack dalam hati.

“Silahkan duduk dan tunggu sebentar ya Tuan. Biar saya panggilkan Sarah!” ucap guru jaga itu. Sesuai dengan apa yang diprediksi oleh Barack, membuat pria itu tersenyum dan duduk disofa menunggu orang yang ingin ditemuinya.

Tak berapa lama seorang gadis cantik berwajah manis muncul. “Kau siapa?” tanya Sarah dengan wajah ketakutan.

Barack menatap gadis didepannya. ‘Jadi ini orangnya? Sarah Azalea ternyata dia masih kecil mungkin masih kelas satu SMA. Pantas kakaknya mati-matian menjaganya. Gadis ini nampak masih polos dan lugu sekali.’ gumamnya dalam hati.

“Aku datang karena kakakmu yang menyuruhku untuk menemuimu. Aku ingin menyampaikan kiriman dari kakakmu!” jawab Barack dengan tersenyum agar Sarah tidak takut padanya.

“Oh….iya.” ucap Sarah menggangguk patuh mengikuti Barack.

“Kak Belinda menyuruhmu kesini?” tanya Sarah dengan was-was.

“Iya kau benar.” jawab Barack yang tahu jika Sarah mencurigainya. “Kakakmu memberikan ini padaku. Katanya untuk biaya sekolahmu.” Barack sengaja menunjukkan uang itu didepan guru jaga yang terus menatap kearahnya. Barack memperhatikan perilaku dan tatapan mata guru jaga itu.

“Kau sudah melihat aku memberikan uang padanya. Kau harus ingat kalau sampai uang ini hilang dan terbukti kalau kau atau orang di asrama ini yang mencurinya atau seseorang yang kau suruh untuk mencurinya, aku tidak akan melepaskan kalian begitu saja.”

“Oh jangan kahwatir Tuan! Kami tidak akan melakukan itu.”jawab guru itu dengan cemas lalu melangkah pergi meninggalkan Barack dan Sarah.

Barack mengalihkan tatapannya kembali pada Sarah. “Uang ini tidak sedikit.” kata Barack.

“Aku tahu! Lantas kau mau apa?” tanya Sarah langsung mundur beberapa langkah menjaga jarak dengan Barack. Dia masih ketakutan dan tak mempercayai siapapun, dia teringat pesan terakhir kakaknya.

“Huh! Kenapa kau ketakutan begitu? Aku tidak akan menyakitimu gadis kecil!” kata Barack. “Begini saja aku memberimu dua pilihan. Kartu ini berisi uang dengan jumlah yang sama dengan yang diberikan oleh kakakmu. Tapi dengan kartu ini kau lebih aman dan kau bisa menarik uang dari atm kapanpun kau butuh dan tidak akan ada orang yang akan tertarik dengan uangmu.” ucap Barack menegaskan.

‘Mari kita lihat seberapa pintar gadis  ini. Aku sudah menjelaskan dengan terperinci dan ingin tahu pilihan apa yang akan dia ambil.” ujarnya mencoba mengetes Sarah.

“Apa kau curiga jika teman-temanku akan mengambil uangku seperti kata kak Belinda?” tanya Sarah yang langsung dijawab Barack dengan anggukan kepala.

‘Jadi Belinda itu nama aslinya Bella?’ ucapnya dalam hati sambil menggangguk-anggukkan kepalanya pada Sarah.

“Kalau begitu berikan saja kartu itu padaku.” kata Sarah.

“Ini ambillah. Simpan kartu itu dengan baik dan ingat jangan sampai ada orang yang mencuri uangmu.” ujar Barack menghela napas lega dengan pilihan yang dibuat Sarah. Tadinya dia merasa khawatir jika gadis itu akan memilih uang tunai.

Bukannya Barack mencurigai orang-orang di asrama itu tapi bukankah lebih baik jika gadis itu memegang kartu atm berisi uang banyak. Itu jauh lebih aman.

“Terimakasih.”ucap Sarah menundukkan kepala sambil tersenyum. “Aku mengerti maksudmu.”

“Baguslah kalau begitu.” Barack tersenyum. “Berikan ponselmu padaku agar aku bisa menyimpan nomor pin-nya.” tangan Barack terbuka.

“Biar aku catat saja.” Sarah menolak dengan halus. Dia masih belum sepenuhnya percaya pada Barack dan dia khawatir jika pria itu akan melakukan sesuatu dengan ponselnya.

“Ini juga perintah kakakmu!”

Mendengar ucapan Barack, gadis itu langsung memberikan ponselnya. “Aku sudah menulisnya.”

“Apa kau juga menulis nomor ponselmu disini?” tanya Sarah.

“Disana ada dua nomor. Salah satunya adalah nomor pin kartu atm, aku sengaja menuliskan dua nomor agar orang lain tidak curiga,”

Sarah yang masih polos hanya mengangguk setuju. ‘Wow! Pria ini pintar sekali, dia juga tampan. Apa dia suka nonton film detektif?’ gumamnya.

“Sekali lagi terimakasih ya.”

“Hem….kalau begitu aku pergi dulu.” kata Barack lalu bangkit dari duduknya.

“Sarah menggangguk saat Barack sudah berdiri. “Eh tunggu dulu gadis kecil!”

“Berhenti memanggilku gadis kecil! Namaku Sarah, panggil saja begitu.”

“Aku tahu tapi usiamu jauh lebih kecil dariku jadi bagaimana kalau aku memanggilmu adik kecil.”

“Oh begitu. Baiklah.” kata Sarah.

“Kalau ada masalah atau kalau ada orang usil yang mengganggumu atau sesuatu terjadi pada uang itu. Kau bisa hubungi aku kapan saja. Akan kusampaikan pada kakakmu.”

“Apakah kakakku menyuruhmu untuk menjagaku?”

“Hem….tidak juga sih. Aku hanya membantu kakakmu saja.”

“Benarkah?” tanya Sarah mengerjapkan matanya dengan senyum diwajah.

“Tentu saja! Jangan khawatirkan kakakmu, dia aman saat ini. Dia bersama dengan orang yang baik.”

“Baguslah kalau begitu. Aku akan segera menghubungimu jika ada sesuatu yang terjadi padaku.”

Barack terus menatap Sarah. ‘Senyumnya manis sekali, usianya masih sangat mudadan cantik. Pantas saja kakaknya juga cantik wong adiknya juga secantik ini.’ Barack mengoceh dalam hatinya. Dia pun melangkah keluar dari asrama diikuti Sarah dari belakang. Barack melambaikan tangan pada Sarah saat dia melajukan mobilnya meninggalkan asrama.

Barack mengambil ponselnya lalu menghubungi Dante.

“Halo ada apa kau menghubungiku?"

“Waduh kenapa ketus begitu? Aku cuma mau bilang kalau tugas sudah selesai! Aku sudah menemui Sarah dan memberikan uang itu padanya.”

“Bisakah aku meminta satu hal lagi untuk kau lakukan?” tanya Dante.

“Dante, kau belum berterimakasih padaku untuk tugas sebelumnya tapi kau malah meminta hal yang baru lagi! Ckck!” kata Barack menggerutu.

“Apa ucapan terimakasih begitu. penting bagimu, ha?”

“Jangan begitu. Sudahlah kau tidak perlu berterimakasih padaku. Malah terdengar aneh kalau kau mengucapkan kata itu. Apa yang kau inginkan untuk kulakukan padamu? Tapi jangan buru-buru ya, berikan aku sedikit waktu ya aku lelah sekali. Kau tahu kan aku menempuh perjalanan tiga jam untuk sampai di asrama itu. Aku bahkan melewatkan makan siangku.” kata Barack.

“Apa kau tidak punya uang untuk beli makanan?”

“Bukan begitu, aku mengejar waktu agar bisa sampai disana tepat waktu. Aku jadi tidak sempat makan karena ini akhir pekan jalanan macet. Katakan, apa yang kau mau aku lakukan lagi?”

“Tolong kau lindungi Sarah, mereka menjadikan Sarah sebagai incaran mereka karena dia adalah titik kelemahannya. Kau bisa kan melakukan itu?”

1
Nami chan
Dejavu ama ant man 🙈 tp beda
Nami chan
Hah? Kok jadi cerita superhero?
Fredy: ada hulk ga?
total 1 replies
Nami chan
Kan dante udah dikasih tau nick? atau siapa ya yg bilang udh dikepung, makanya kalo fiserang suruh semua penghuni masuk bunker
Nami chan
Paa secara ga langsung mau kasih info ke anna biar ga bingung. Tp knp mesti muter2 sih, ga langsung ngomong. Kan cm ada manuel doank, dan lagi udh dikasih tau dante dia bukan bella
Nami chan
Kan barrack udah tau bukan bella, seingetku dante pernah ngomong
Nami chan
Yg heran itu kok bs mimpin lama.. Pdhl perasaan tiap perang banyak pasukan federal yg mati.
Mmg robert sll kambing hitamin org tiap ada gagal perang. Tp kan ttp dibawah kepemimpinan robert intinya.
Anggep ada yg backing org kuat. Tp kalo presidennya bener harusnya ttp curiga. Kecuali presiden jg iblis
Nami chan
Bukannya rudal udah diganti target ke arah gudang senjata yg dikepung federal?
Nami chan
Disuruh jangan sebut nama padahal
Nami chan
Aku ga paham maksudnya robert kane ngrencanain apa?
Nami chan
kan haizzz pengacau emg bocil kematian ini. kok emosi aku
Fredy: sabar mba..sabar jgn emosi, cukup hajarrrr..pukulll..tendangg 😂😂😂
total 1 replies
Nami chan
malah jd beban si sarah itu. Jd kebagi konden dante
Nami chan
Ga paham dante skrg udah sampe dimana? Maksudnya sarah ikut ke tempat transaksi?
Nami chan
Apa ga seharisnya bilang ya walau mgkn anthony pun ga akan langsung percaya.
Tp kalo ga bilang ada kemungkinan anthony bakal lindungi robert.
Walaupun udh tau bukan anaknya tp pasti merasa udh dirawat. Krn blm tau sifat asli robert
Nami chan
Noel kenapa manggilnya masih tuan aja 🤣 masih sungkan kah?
Nami chan
nah udah kuduga.. aku ketar ketir takut pas dante tlp malah sibuk gr2 nick lg tlp ed. Harusnya mereka punya hp sebanyak jumlah temennya gasih ? 🤣
Nami chan
Tp duduk manispun otaknya bekerja lbh berat drps yg lain. Biasanya pemimpin lelah di otak
Nami chan
Maksud belinda mungkin dunia dante CS itu bahaya. Belinda udh mmg biasa ada di sikon bahaya jd biar dia aja yg udah terlanjur masuk. Jangan sarah juga.
Lagipula dante tipe setia, barrack tipe suka jajan. Mgkn itu yg jadi pertimbangan
Nami chan
Ya karna waktu belinda hamil itu yg belinda rasain, makanya nurun ke janin. Lagian jg belinda takut gelap gara2 kau dante
Nami chan
Maksudnya ini 1 arah? trs kuarnya gimana? Berarti tiap kesana harus 2 org. Apa itu untuk penjara apa gmn
Nami chan
Wkwkwkk grogi sampe dante gagal romantis.
Ada cjncin berlian ditaroh di atas spon cuci piring 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!