NovelToon NovelToon
Penguasa Dewa Semesta

Penguasa Dewa Semesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / TimeTravel / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hyakuman

Seperti api dan air , aku membara bagaikan matahari dan menciptakan laut tanpa batas.
Seperti tanah dan angin , aku menciptakan daratan dan membawa kesejukan juga petaka.
Seperti petir dan es, aku menyambar langit dan membekukan benua.
Seperti kayu dan racun , aku membawa kehidupan serta kematian.
Dan seperti besi , dengan ambisi keras aku akan mengubah takdir dan menguasai semesta.

Menceritakan seorang kultivator bernama Li Yuwen yang kembali menjadi anak berumur 12 tahun setelah tewas meledakkan diri.

Banyak hal yang terjadi di kehidupannya yang ke-2.

Mencapai tingkat rahasia, bertemu makhluk ras legenda yang membantu, dan berteman dengan immortal emperor.

Ikuti kisah seru Li Yuwen dalam perjalanannya menjadi yang terkuat dan menguasai semesta.

Novel ini terinspirasi dari beberapa novel dan komik manhua serta manhwa yang menceritakan sang tokoh utama kembali ke masa lalu dan merubah masa depan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hyakuman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 30 - Monyet Api dan Ular Bulan

“Ada apa patriak?” balas tetua kedua mendekati Xiang Yong.

“Apa benar kualitas tulang murid dari Jun’er adalah tulang tembaga?”

Tetua kedua pun menjelaskan bahwa dia juga tidak yakin dengan apa yang dia temukan dari kualitas tulang Li Yuwen, pertama kali dia memeriksanya itu menunjukkan kualitas tembaga namun saat di rasakan lebih dalam itu terasa seperti tulang perak, bahkan juga terasa menjadi tulang emas.

“Bagaimana dengan fondasi miliknya? Apakah itu benar-benar sudah sempurna?”

“Itu benar patriak, saat aku memeriksa fondasi murid tetua Yao, itu tidak berubah-ubah seperti kualitas tulang miliknya ... jadi aku sangat yakin kalau fondasinya memang sempurna.”

Xiang Yong lalu memintanya kembali dan tidak bertanya lebih lanjut walaupun dia masih bingung dengan keanehan yang terjadi, “Jun’er ... kenapa murid yang kau angkat begitu misterius seperti ini?!” ucap Xiang Yong menggelengkan kepalanya.

“Tidak apa-apa patriak Xiang, kalau kau penasaran dengan calon murid itu ... setelah ini selesai tinggal tanya saja kepadanya,” sahut jendral Liong yang melihat Xiang Yong kebingungan.

“Kau benar jendral Liong ... seharusnya aku tidak terlalu memikirkannya sampai seperti ini....”

Di perbincangan yang mereka berdua lakukan, Zhang Wu sangat memfokuskan diri untuk mendengarkan, dan berbeda dari Xiang Yong, Zhang Wu menjadi lebih khawatir dibanding penasaran pada kualitas tulang Li Yuwen. Karena bisa saja bakat sebenarnya yang murid Yao Jun ini miliki lebih tinggi dari cucunya, dan dia takut Tang Lian akan tertarik padanya lalu akan membuat kesempatan miliknya menghilang.

‘Ini tidak bisa dibiarkan!’ batin Zhang Wu sebelum dia berdiri dari duduknya dan meninggalkan tetua yang ada disana.

Saat dirasa sudah cukup sepi dan tidak ada orang lain yang terlihat, Zhang Wu mengeluarkan sebuah kertas berwarna kuning dari balik jubah tetua miliknya dan menuliskan beberapa kata di dalamnya.

Setelah selesai menulis Zhang Wu mengalirkan Qi miliknya kedalam kertas kuning yang dia pegang, “Pergilah ke cucuku Zhang Hao,” ucap Zhang Wu sebelum kertas itu berubah bentuk menjadi seekor burung dan terbang ke arah luar sekte.

**

“Hei apa yang kau lakukan! Kenapa kau menggiringnya kemari?!”

“Kalian ... tolong aku!”

Terlihat tiga calon murid sedang di kejar oleh seekor monyet yang tubuhnya di selimuti oleh api dan memiliki ukuran tubuh dua kali lebih besar dari orang dewasa.

“Kenapa kita begitu sial menemukan Monyet Api disini!?”

“Aku tidak tahu! Yang penting kita harus segera kabur dari monyet itu!”

“Kita bertiga disini ... kenapa kita tidak mencoba melawannya?!”

“Apakah kau gila!? kebanyakan Monyet Api berada di tingkat fana kelas 3 ... Dan lihat tingkatan yang kita miliki, hanya berada di fana kelas 1....”

Ketiga calon murid itu pun berlari terus kedalam hutan dan di ikuti oleh Monyet Api di belakangnya, Dan saat mereka sudah tidak bisa berlari lagi karena menemukan jalan buntu, muncul seorang pemuda tampan dan berdiri di depan mereka bertiga.

Kemudian salah satu dari mereka melihat wajah pemuda tampan di depannya, “ Tuan muda Hao?!” Mendengar perkataan temannya dua orang yang lain mulai melihat ke arah wajah pemuda di depan dan ternyata benar bahwa yang saat ini berdiri di hadapan mereka adalah Zhang Hao.

“Kalian pergilah dari sini, biarkan aku yang melawan Monyet Api ini!” ucap Zhang Hao kepada tiga orang di belakangnya.

Karena tidak ingin terlibat pertarungan, mereka bertiga segera berlari keluar meninggalkan hutan tanpa pikir panjang ataupun memiliki sedikit pun niatan untuk membantu Zhang Hao yang melawan Monyet Api itu sendirian.

Sedangkan Zhang Hao yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, “Dengan sikap seperti itu kalian masih menyebutkan bahwa kalian adalah orang-orang dari aliran putih,” ucap Zhang Hao dengan nada marah.

Di peraturan yang tidak tertulis dari aliran putih, siapa saja mereka di wajibkan untuk membantu sesama saat bertarung dengan lawan yang sulit, dan bukannya kabur seperti yang baru saja mereka lakukan walaupun diminta untuk mundur.

“Itu tidak apa-apa, ini juga menjadi kesempatanku untuk bisa memiliki inti monster tingkat fana kelas 3 dari makhluk bodoh di hadapanku ini ... dan saat aku kembali nanti, akan kupamerkan ini kepada putri Tang Lian kemudian setelahnya dia akan tertarik kepadaku.”

Larut dalam rencana miliknya, Monyet Api yang ada di depannya melompat maju ke arah dirinya yang sedang berpikir itu, namun berhasil dihindari dengan mudah oleh Zhang Hao.

“Ingin melakukan serangan dadakan padaku? Nyalimu sungguh tinggi!”

Zhang Hao kemudian menarik pedang yang ada di pinggangnya, dan terlihat mata pedang itu memiliki ukiran yang cukup indah dengan seekor naga di dalamnya, terdapat pancaran Qi yang keluar dari pedang yang baru di hunuskan itu, menandakan bahwa itu adalah senjata pusaka.

“Mari kita lihat kehebatan dari pedang pusaka tingkat rendah ketiga milikku ini bila di arahkan kepada tubuh besarmu itu,” ucap Zhang Hao sebelum bergerak cepat ke arah Monyet Api.

**

Disisi lain terdengar suara pertarungan dari berbagai tempat di hutan yang menjadi tempat ujian kedua dilaksanakan, di Qiao Wei sendiri dia sedang bertarung melawan monster iblis Ular Bulan yang berada di tingkat fana kelas 3 sama seperti Monyet Api.

“Kedua calon murid ini melalui pertarungan melawan monster iblis tingkat fana kelas 3 dengan mudahnya, sepertinya memang benar bahwa setiap generasi penerus akan lebih baik dari generasi sebelumnya,” ucap salah satu murid inti yang menjadi pengawas ujian.

“Sepertinya tidak juga, mereka berdua baru mencapai tingkat fana kelas 3 ... tidak akan semudah itu melawan monster iblis di tingkat yang sama walaupun itu tahap awal sekalipun.”

“Kau benar, mari kita awasi saja pertarungan mereka berdua lebih jauh, dan bila terasa berbahaya kita akan membantu....”

Disaat mereka sedang fokus mengawasi Zhang Hao juga Qiao Wei, salah satu murid inti yang lain mendatangi mereka berdua, “Apakah kalian ada melihat murid tetua Yao? Aku tidak bisa menemukannya sama sekali.”

–––

Sama seperti sebelumnya ... saya minta maaf karena telat update lagi, tapi kali ini bukan karena pekerjaan sebagai alasannya tetapi karena saya sedang tidak enak badan.

Untuk memulihkan diri dan menjernihkan pikiran juga hati, saya memutuskan untuk rehat selama beberapa hari, tapi tidak akan lebih dari 4 hari.

Walaupun begitu saya tidak akan santai-santai saja di hari rehat itu, melainkan mempersiapkan crazy up ... Dan itu akan terlaksana saat update kembali**.

Jadi silahkan ditunggu update selanjutnya yang akan menjadi crazy up, dan banyaknya yang akan saya up nanti tergantung tenaga dan pikiran dalam tubuh....

~Ok itu saja, Adios~

1
Lya
udah tepat 5 tahun hiatus dan masih setia nunggu lanjutan nya, jujur udah lupa alur wkwk, semangat thor, kalau suatu waktu buka Nt lagi dan baca ini, lihat masih ada yang penasaran dan nungguin author. sehat sehat selalu
Indri Yudiawan
cerita ini novel penguasa dewa semesta ini karya tulis novel penguasa dewa semesta ini akan lebih menjadi semua itu penguasa dewa semesta ini cerita kulivator pendekar
Indri Yudiawan
novel penguasa dewa semesta ini akan menjadi cerita penguasa dewa semesta ini untuk pembaca novel penguasa dewa semesta karya tulis novel
Bariton Triono
Luar biasa
bagus
Jumadi 0707
mantap Thor tanggung jwb seorang ayah
Agus Sofyan
bagus
dan menarik
Adrian Nago
hiatus hampir 4 thn.. hiatus apa author udah mati🤭
Arif Nurwahid
di tunggu lanjuttannya
Hades Riyadi
Awal cerita yang memilukan...hiks .. hiks....🤔🙄😩😠💪👍👍
Hades Riyadi
Lanjuuuuutt Thor 😛😀💪👍🙏
Hades Riyadi
Awal cerita yang menarik didzolimi...😛😀💪👍👍👍
Yudi Wahyudin
Ceritanya lumayan bagus,klo bisa setiap update minimal 2 bab Thor
Glastor Roy
wotyyy
Ruslan Faisal
Luar biasa
Aswantio Wasito
aku akan berkomentar diakhir cerita
KETUT YUDHA
baru sebentar membaca aku SDH jatuh cinta dg ceritanya keren abis ayo terus semangat menulis thoorr
Suwondo
lanjut
Zi Galung
mantapp.
Zi Galung
llanjut thorrr mantapp..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!