seorang jenius nomor satu bumi harus meninggal karena konspirasi politik berbagai negara,awalnya dia berfikir jika hidupnya akan berakhir tapi...
"apa aku adalah naruto,tunggu siapa itu naruto??"
madara:sial, anak ini agak kuat!
madara melihat naruto menghentikan bola batunya dengan linglung..
Hiruzen: Naruto, aku bisa memberimu penjelasan, ini semua demi konoha!!
Naruto:omong kosong,mulai sekarang,aku Naruto uzumaki,akan mengendalikan dunia!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shieg eit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. melawan Danzo.
"Danzo-sama, tugas selesai."
Setelah berjalan turun puluhan meter ke bawah tanah kemudian berjalan melalui serangkaian lorong yang meliuk liuk, Naruto dan 3 Ninja Root akhirnya tiba di sebuah ruangan.
Naruto melihat sekeliling dengan penasaran, dia ingin melihat seperti apa tempat tinggal Minion bermata satu itu.
"Bagus sekali, kalian memang alat ku yang paling berguna!"
"Hai!" 3 ninja Root tidak memperlihatkan reaksi apapun dan hanya mengangguk dengan datar.
"Jadi kau adalah Shimura Danzo?"
"benar benar sesuai reputasinya, disini sangat gelap dan lembab, sangat cocok untuk tikus tanah berkebutuhan khusus seperti mu."
Melihat orang tua yang di kenal sebagai kegelapan dunia ninja di depannya, Naruto terkekeh kecil dan berbicara dengan santai.
"Nak, apa kau tau konsekuensi dari ucapan mu itu!?"
melihat Naruto tidak terluka di depannya, Danzo mengernyitkan alisnya, situasi ini benar benar tidak terduga, kenapa Naruto tidak terluka? Apakah tidak ada perlawanan?
"aku adalah asisten Hokage, sebaiknya kau bersikap hormat padaku."
"Sungguh delusi yang parah, apakah menurutmu aku harus menghormatimu hanya karena statusmu sebagai asisten Hokage?"
"Di mataku, kau hanyalah jendral kalah yang terlalu banyak meminum halusinogen."
Naruto memasukan tangannya ke kantong celananya, menatap Danzo dengan santai sambil menunggu apa yang akan dilakukan oleh orang tua itu.
"Nak! Kau terlalu berlebihan!"
"Sepertinya Hiruzen sudah memanjakan terlalu banyak, kalau begitu biarkan aku mendidikmu!"
Danzo menjadi semakin marah, pembuluh darah di leher dan dahinya menegang hingga menonjol.
Dia tidak pernah berfikir jika Jinchuriki yang dia remehkan begitu menyebalkan, setiap ucapan yang dia katakan ditujukan untuk menghina dirinya.
"Aku adalah Danzo, pemimpin Root, orang yang ditakdirkan untuk menjadi Hokage!"
"Terlihat dari raut wajahnya, apakah kalimat itu yang ada di dalam kepalamu sekarang?"
"Hehe, seperti yang kukatakan sebelumnya, jangan terlalu banyak meminum halusinogen."
"apakah kau pikir Hiruzen menjadi Hokage hanya karena ujian dari Tobirama senju selama perang dunia 1?"
Cibiran muncul di wajah Naruto, melihat orang tua itu semakin marah, semakin bahagia juga dirinya.
"Semuanya, beri pelajaran ada bocah ini sekarang juga!"
"awalnya aku ingin mengundangmu secara baik baik, tapi sekarang....huh!"
mata Danzo memerah seolah api akan menyembur kapan saja, jantungnya berdetak kencang seolah berlari ribuan kilometer.
"Harus membeli pelajaran, kalau bocah Jinchuriki ini tidak menangis haru ini, maka aku, Danzo, tidak layak menjadi Hokage!"
Naruto melihat puluhan orang untuk dengan penuh minat, tangannya di silangkan di depan dada dan mulutnya masih meniru nada bicara Danzo.
"Futon: peluru angin!"
"Fuuton: Daitoppa!"
"Raiton: Pergilah, listrik!!"
Seketika, beberapa ninjutsu keluar dari mulut ninja Root melesat ke arah Naruto dengan kecepatan yang sangat tinggi terutama ninjutsu Elemen petir.
"Menarik, aku akan serius kalo ini."
menghadapi puluhan atau bahkan mungkin ratusan orang, Naruto menyingkirkan ekspresi santai di wajahnya.
Tubuhnya meledakan chakra merah dan mantel 3 ekor langsung terbentuk seketika.
"Menarik, bagaimana bocah ini bisa mengendalikan chakraku tanpa kehilangan kendali?"
di dalam sangkar, Kurama membuka matanya dan berkata dengan nada marah.
Dia merasakan chakra yang bocor dari tubuhnya langsung di gunakan oleh Naruto dengan sangat bebas.
"Chakra Kyubi, sepertinya laporan sebelumnya benar, anak ini telah belajar mengendalikan chakra kyubi."
"Tapi, lalu kenapa? Itu hanya 3 ekor."
Meskipun Danzo terkejut, tapi dia tidak ketakutan.
Matanya menjadi serius lalu dia pun membuat segel tangan.
"Futon: Shinkujin!"
Danzo mengeluarkan sebuah shuriken kemudian meniupkan perubahan chakra angin pada shuriken itu.
*swiiing~
"Aku harap kau tidak mati, bocah!"
"Hmph! lebih baik kau bangun tidur, orang tua!"
mendengar ucapan Danzo, Naruto yang baru saja menghindari puluhan ninjutsu langsung mendengus dingin.
Hanya ninjutsu setingkat itu, ingin membunuhnya?
Bahkan Rasenshuriken milik Naruto saja hanya membuat raikage ketiga terluka parah, kenapa dia harus takut oleh serangan setingkat itu?
"Dasar sombong, kalau begitu terimalah ini!"
Danzo melemparkan shuriken di tangannya sambil meraung.
Naruto tidak santai, meskipun dia yakin tidak akan mati, tapi dia bukan masokis!
Chakra di tubuhnya bergerak lagi, di bawah kecepatan super dan buff chakra Kurama, kecepatannya meningkat lagi hingga tak terbayangkan!
"Terima ini, Minion!"
Naruto muncul di depan Danzo dengan Kilatan emas yang di tinggalkan, pupil Danzo menyusut seketika dan tangannya langsung di silangkan di dada.
cepat sekali, satu kalimat muncul di pikirannya dan tinju sekuat meteor langsung menghantam dadanya!
Krak!
Bam!
Tubuh Danzo terbang dengan kecepatan supersonik, menabrak tembok hingga menimbulkan retakan seperti jaring laba laba.
"Danzo-sama!"
"brengsek, dasar youkai, matilah!"
para Anbu root berteriak dengan cemas, meskipun mereka tidak memiliki emosi, tapi Danzo melakukan cuci otak dengan baik hingga meninggalkan kesan yang mendalam di hati orang orang itu.
Setelah Naruto menendang Danzo, dia berdiri diam sambil menatap kerumunan orang yang semakin banyak.
Alisnya menjadi semakin tajam, kewaspadaannya juga meningkat beberapa level.
"Kena kau, shintensin no Jutsu!"
saat Naruto diam, seorang ninja Root berteriak dengan gembira.
tangannya membentuk pola segitiga.
"Um?"
Sebelum Naruto bereaksi, kepalanya seperti menjadi kosong dan melihat seorang pria berambut pirang di dalam kesadarannya.
"Hah? shintensin no Jutsu? kau benar benar menggunakan ninjutsu seperti ini."
"Kilatan, aktifkan virtual reality!"
"karena kau masuk kedalam kepalaku, maka tinggallah selamanya!"
cibiran muncul di bibir Naruto, dengan pikirannya, dia mengaktifkan chip super di otaknya kemudian membuat perintah.
"apa yang terjadi!?"
Lalu, di bawah tatapan tak percaya Ninja Yamanaka itu, pemandangan di sekitar berubah.
Kendali pada tubuh Naruto juga terputus dan saat ini, kesadarannya berada di sebuah tempat yang aneh.
Seperti dunia luar, ada tanah, gunung, tapi luasnya tidak lebih dari 10 ribu meter persegi!
dia panik, dia mencoba menonaktifkan ninjutsunya dan tidak bisa, dia bahkan tidak bisa meraksan chakra apapun di tubuhnya!
"Hehe, apakah kau tidak tahu kalau dunia virtual itu sangat menakutkan?"
"Ah...aku lupa, di dunia ini belum ada teknologi virtual reality kan?"
"Kalau begitu berterima kasihlah padaku, karena aku menjadikanmu sebagai orang pertama yang di ubah menjadi kesadaran digital olehku."
Melihat Ninja Yamanaka yang tidak pernah muncul di animenya berlarian panik di dalam dunia Maya, Naruto terkekeh geli.
Baru saja, dia mencoba menguji efektivitas chip biologi miliknya untuk mentransfer kesadaran kedalam dunia virtual.
Tanpa di duga, itu berhasil dengan mulus tanpa hambatan apapun.
Mungkin itu juga karena Jutsu pihak lain yang mencoba mengendalikan otaknya.
lagipula, dunia ini sangat ajaib, kesadaran tidak hanya di tampung oleh otak, tapi chakra juga bisa menampung kesadaran.
"Ayo lanjutkan!"
"Gagak mati, bagaimana ini bisa terjadi!?"
melihat klan Yamanaka terkulai, para ninja Root terkejut.
serangan mental tidak berguna, fisik tidak berguna, ninjutsu tidak berguna, bagaimana cara mereka mengalahkan Naruto!?
"Huft~ nak, kau mengejutkan ku, tapi kesenangan mu sudah berakhir, aku akan serius!"
"Kuchose no Jutsu!"