NovelToon NovelToon
Istri Arogan Milik Dokter

Istri Arogan Milik Dokter

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu / Dokter / Tamat
Popularitas:510.7k
Nilai: 5
Nama Author: Maciba

Dewa Bagas Darka seorang dokter umum yang memiliki perbedaan status sosial dengan istrinya.

Dwyne Juliete Bradley seorang wanita cantik, memiliki jabatan tinggi di perusahaan keluarganya tidak serta merta menerima Dewa sebagai suaminya apalagi status sosial keduanya terlampau jauh.

Hari-hari yang dijalani Dewa sangat sulit apalagi istrinya selalu bersikap arogan.

Baca kisah lengkapnya di Novel Istri Arogan Milik Dokter

IG maciba_18

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maciba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 - Tak Akan Berhenti

BAB 30

Sepasang suami istri itu baru terlelap nyenyak menjelang pagi hari, bukan karena melakukan ritual suami istri melainkan keduanya sama-sama siaga serta larut dalam pikiran masing-masing. Apalagi Dwyne bersiap meninju Dewa bila tersentuh sedikit saja, wanita yang memang menguasai bela diri itu tak segan memukul suaminya jika sampai Dewa melakukan hal yang tidak-tidak.

Dewa yang memang terbiasa bangun pagi, lebih dulu terjaga dan tubuhnya menegang mendapati Dwyne menelusup, menyandarkan kepala di dada bidang Dewa, belum lagi tangan milik dokter tampan ini bertengger damai di pinggang istrinya. Perlahan Dewa menjauhkan kepala Dwyne yang sangat menempel, bahkan kedua benda  milik istrinya itu ikut menempel erat. Dewa menetralkan irama jantungnya serta suasana hati dan pikirannya yang masih ingin menikmati sentuhan itu, bukan ia tak mau melainkan sebagai pria normal takut tak kuasa menahan gairah dalam diri. Lebih baik saat ini dirinya menghindar sampai hubungan pernikahan membaik.

Pagi ini Dokter Dewa tidak lari pagi, ia menggunakan fasilitas gym di hotel waktunya pun singkat hanya 30 menit. Sesibuk apapun Dewa selalu menyempatkan diri menjaga kondisi dan stamina tubuhnya, mengawali olahraga di pagi hari walau tidak sampai 1 jam. Dirinya langsung masuk kamar setelah selesai melatih otot-ototnya, melihat Dwyne masih terbaring nyaman di atas ranjang, lalu Dewa membersihkan diri sebelum membangunkan wanitanya.

“Dwyne, sayang bangun. Hari ini pekerjaanmu harus selesai sebelum sore kita akan pulang, bangun Dwyne”, menyentuh sedikit bahu istrinya.

“Euuung, huh”, menghembus napas kasar dan semakin mengeratkan selimut enggan membuka mata.

“Kamu itu sangat manis, jika aku diizinkan pasti hari ini akan ku kurung seharian dalam kamar”, batin Dewa sembari tersenyum. “Dwyne, bangun. Ayolah, apa aku gendong dan membawamu ke kamar mandi?”, ucap Dewa sedikit menaikan nada suaranya.

Wanita cantik bermata coklat serta rambut panjang coklat ini membuka mata perlahan, matanya melebar manakala melihat pemandangan di depannya, Dewa berdiri hanya menggunakan handuk putih yang terlilit di pinggangnya sontak Dwyne duduk lalu melihat ke dalam selimut, “Huh, ternyata aku masih berpakaian”, gumamnya masih bisa di dengar oleh Dewa.

“Memangnya kenapa kalau kamu tidak memakai baju?”, goda suaminya ini tak jera.

“Ish, kemana pakaianmu?, kenapa hanya memakai handuk?”, seru Dwyne menutupi tubuhnya dengan selimut.

“Sebaiknya lekas mandi, lalu kita sarapan aku meminta sarapan diantar ke kamar”.

“Kau itu mulai mengatur hidupku sekarang”, gerutu Dwyne yang bangkit dari atas ranjang dan memasuki kamar mandi.

.

.

Setelah sarapan, Dewa dan Dwyne turun ke lobby menemui Asisten D dan Zayn yang menunggu, keempatnya memasuki mobil menuju perkebunan lain di pinggir kota. Zayn kesal pagi ini ia harap dapat melihat Dwyne di restoran tapi ternyata Dewa tidak membawa istrinya sarapan di sana melainkan hanya di kamar. Apalagi saat ini Dewa juga ikut dalam perjalanan mereka, maka tidak ada kesempatan bagi Zayn dekat dengan wanita pujaannya.

“Nona apa anda sudah minum vitamin?”, tanya D

“Kau tenang saja”, jawab Dwyne.

Menempuh perjalanan selama 1 jam, keempatnya tiba di perkebunan luas dan indah ini, Dewa bergerak cepat sebelum  Zayn membukakan pintu untuk istrinya, Dokter tampan yang selalu ramah ini menyunggingkan senyum licik pada Zayn, ia benar-benar tidak rela Dwyne dekat dengan asisten pribadi papa mertuanya.

“Silahkan istriku”, ucap Dewa manis. Sementara Dwyne memutar bola matanya, “Dwyne, bukankah sudah berjanji memberi kesempatan?”, menunduk dan berbisik tepat di telinga Dwyne.

“Iya”, mendengus kesal.

Dewa mengulurkan tangannya dan Dwyne menyambut tangan itu, keduanya saling bertautan berjalan beriringan memasuki area perkebunan, meninggalkan Zayn yang kesal dan mengepalkan kedua tangan.

“Asisten Zayn, ayo”, ajak Asisten D

“Kau jalan saja duluan”, ucapnya dingin.

“Ish, menyebalkan”, kesal D lalu berjalan membuntuti Nona Bosnya.

Seperti biasa ketiganya melakukan kegiatan sesuai jobdesk masing-masing, Dewa pun banyak belajar dari para petani meski ia tak mengerti bahasa korea namun sedikit banyak Dwyne menyampaikan inti yang di sampaikan pada suaminya. Dewa juga semakin kagum pada istrinya yang sangat fasih bicara bahasa asing.

“Sempurna”, gumam Dewa.

“Hah, apa? Kau bilang apa?”, tanya Dwyne yang tidak jelas mendengar apa kalimat dari suaminya.

“Tidak, lanjutkan saja”, keduanya pun mengikuti perwakilan petani berkeliling kebun.

Selesai berkeliling area perkebunan, keempatnya kini sudah tiba di bandara, pilot pesawat pribadi pun menyabut nona mudanya. “Huh, lelah”, Dwyne memajukan bibirnya.

Refleks Dewa mengacak rambut istrinya tepat di saat Zayn berjalan melewati sepasang suami istri itu, Dewa juga melirik tajam membalas tatapan Zayn. “Aku tidak akan melepas Dwyne, dia hanya milikku”, tekan Dewa dalam hatinya.

“DEWA”, seru Dwyne risih karena rambutnya kini berantakan, “Kau tahu biaya perawatan rambutku itu mahal Dewa, huh”, Dwyne berpaling dari tatapan hangat suaminya.

Bukan kesal atau sakit hati, bagi Dewa salah satu cara membuat suasana tidak sepi dengan mengerjai istrinya yang mudah terpancing emosi. “Kalau begitu, suamimu ini harus berkerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan istrinya, terima kasih telah memberi semangat”, Dewa semakin mengembangkan senyum di pipinya.

“Ish, tanpa suami pun aku mampu memenuhi semua keinginanku”, balas Dwyne dengan angkuh.

“Benarkah?”, Dewa sengaja mencondongkan tubuhnya.

“IYA BENAR, KAU MUNDUR LAH. Di belakangmu itu masih ada ruang tak perlu mepet ke sini”, sembur Dwyne, karena suaminya begitu genit.

“Memangnya kenapa kalau aku dekat dengan istriku?, tidak ada masalah bukan?”

“Kau benar-benar keterlaluan Dewa”, Dwyne kehabisan kata menjawab suaminya, memang tidak ada salahnya seorang suami berdekatan dengan istrinya.

“Pasti dia pun seperti ini pada Dayana”, batin Dwyne kembali menyematkan jika suaminya ini seorang penggoda.

“Dwyne”, panggil Dewa sengaja menggoda.

“Hentikan Dewa, kau itu berisik”, semakin tidak habis pikir pada suaminya padahal Dwyne selalu ketus dan merendahkan sang suami tetapi Dewa masih berusaha untuk mendapatkan perhatian tanpa pernah terpikir menyerah sedikit saja.

“Aku bisa berhenti bersuara tapi tidak bisa berhenti untuk berjuang memilikimu, tak akan pernah”, bisiknya di telinga Dwyne hingga sang pemilik meremang dibuatnya.

Dwyne pun hanya menatap tanpa bersuara pada suaminya, dengan bibir sedikit terbuka memberi kesan sensual bagi pria di depannya ini, kalau saja Dewa tak pandai mengendalikan diri pasti ia langsung menyatukan bibirnya.

“Dewa apa seperti ini juga sikapmu pada wanita lain?, Dayana? Kalian terlalu dekat hanya sekedar senior dan junior”, batin Dwyne belum mempercayai suaminya.

“Apa ada yang ingin kau katakan, Dwyne?”, tanya Dewa tanpa memundurkan posisinya. Menikmati dari dekat kecantikan sang istri dan aroma tubuhnya begitu candu bagi Dewa.

“Tidak”, wanita ini pun sama tak bergerak sedikit pun, menatap wajah tampan Dewa yang telah mengisi hari-harinya, memberi warna baru dalam setiap langkah kakinya.

Tbc

1
chaaa
makanya Dwyne lo punya suami ganteng, jgn dianggurin. ada yg suka sama suami lo. hati2 aja.
chaaa
lo jg istri gak tau diri Dwyne. menerima hak, tp gak melakukan kewajiban lo sbg istri ke Dewa.
chaaa
uang.. harta.. itu terus yg ada di otak si Dwyne ini. org kaya tp sifatnya 👎👎 ok lo emang kaya, cantik. tp yg lebih dr lo pastinya ada di dunia ini. jadi gausah terlalu sombong!
chaaa
kurang ajar ya istrinya
Woro Wardani
Luar biasa
nacl di Goodnovel: makasih ya Kak 🙏
total 1 replies
Sulastrie Herlina
kenapa nama denver enggk pake nama terahir dewa,, malah nama terahir dwyne,,,
Efrida
tunggu2 doang dr td....huhhhh terlanjur dah sampe sini bc 😅😅
Efrida
jd laki bego bgt, sok baik
Efrida
paling benci org laki sok baik embel2 krn dokter
Efrida
jd laki goblok bgt
Efrida
mamposss
Efrida
yg cwe arogan yg cwo sok baik. gk bs jga perasaan istri tau tuh cwe demen sm dia
Efrida
udah tau rasanya gas trsssss
Efrida
biarin aja jd sampah dia klu diperkosa.
Efrida
biar sana perkosa aja sok bgt
Efrida
lm2 eneg jg gw sm wadon satu ini
Efrida
jgn terll lama konflik ini say krn cm gini2 doang,supaya pembaca tdk hilang minat ya,,, sori cm masukan aja sih
Efrida
ini dayana otaknya kmn ya....duhhh
Efrida
ngomong mak lwt mulut 😄
Efrida
pst mkn manisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!