NovelToon NovelToon
Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Transmigrasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Sebuah kecelakaan mengubah hidup Nara Anindya selamanya. Saat membuka mata, dia terbangun di tubuh Bianca Ardhana, istri CEO tempatnya bekerja, sementara tubuhnya sendiri telah dimakamkan. Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersimpan pengkhianatan, ancaman, dan rahasia yang belum terungkap. Mampukah Nara mengembalikan kebahagiaan keluarga itu tanpa kehilangan hatinya sendiri?

Jangan lupa like dan votenya ya. terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbangun Menjadi Istri Bosku

Malam hampir menunjukkan pukul sembilan ketika sebagian besar lampu di Ardhana Group telah dipadamkan. Hanya beberapa ruangan di lantai dua puluh yang masih menyala.

Nara Anindya mengembuskan napas pelan sambil merapikan setumpuk berkas di atas meja.

"Syukurlah, akhirnya selesai juga." ucapnya lega, sesekali dia merenggangkan tubuhnya yang terasa kaku karena berjam-jam duduk di kursi.

Baru saja dia ingin mematikan komputer, telepon kantor tiba-tiba berdering. Dia segera mengangkatnya.

"Cepat ke ruangan ku sekarang." ucap seorang pria dengan suara berat dan tenang, Nara seketika tahu jika itu suara bosnya.

Pak Elvano.

"Siap pak." ucapnya lirih. Dia langsung meraih sebuah map map yang berisi dokumen ke ruang CEO.

Seperti biasa, pak Elvano Ardhana duduk tegak di balik meja kerjanya. Jas hitamnya masih rapi meski hari sudah larut. Wajah tampannya tetap datar, tapi matanya fokus pada layar laptop miliknya.

Tok.... Tok....

Nara mengetuk ruangan atasannya itu pelan.

"Masuk."

Setelah mendapatkan arahan, dia langsung masuk dan tanpa menimbulkan suara, dia segera menyerahkan map yang dia bawa tadi.

"Ini Pak, dokumen yang Bapak minta." Nara langsung meletakkan map itu di meja milik Elvano dengan sopan.

Elvano mengangguk. "Laporan kerja sama dengan investor sudah selesai?" tanya pria itu yang membuat Nara tegang.

"Sudah Pak."

"Bagus." Nara tersenyum tipis saat pria itu memujinya. Tanpa sadar dia terus memandangi wajah tampan Elvano, pria itu memiliki wajah tegas dan maskulin, siapapun yang melihatnya pasti akan tertarik. Begitupun dengan dirinya.

Sayangnya pak Elvano sudah memiliki istri, bahkan sudah memiliki anak yang berusia dua tahun.

Elvano dengan cepat membuka map itu sekilas sebelum kembali menatap Nara.

"Ah iya, aku punya satu permintaan lagi."

"Silakan Pak." jawab Nara seadanya, dia hampir ketahuan saat diam-diam memandangi bos nya.

"Tolong antarkan dokumen ini ke rumah saya. Saya masih ada janji dengan klien malam ini." ujar Elvano dengan nada yang tidak bisa di bantah sama sekali.

Nara terkejut, tetapi segera mengangguk. Dari pada dia di pecat kan.

"Baik Pak." sejujurnya dia sama sekali tidak keberatan. Lagipula, rumah keluarga Ardhana tidak terlalu jauh dari kantor.

.....

Nara tersenyum kecil sesekali mengikuti lirik lagu yang sedang dia putar sore ini, hampir setengah jam berlalu dia berkendara, akhirnya sampai juga.

Mobilnya perlahan memasuki halaman sebuah mansion megah.

Ini pertama kalinya Nara datang ke rumah atasannya.

Seorang wanita cantik berdiri di teras. Gaun putih yang dikenakannya tampak elegan, tetapi wajahnya sama sekali tidak menunjukkan kebahagiaan.

Nara mengenal wanita itu, dia Bianca Ardhana. Istri bosnya yang selama ini hanya dia kenal dari berita dan media sosial.

"Anda Nara?" tanya Bianca sopan. Nara berdiri kikuk di hadapan wanita cantik itu.

"Iya Bu. Saya mengantar dokumen dari Pak Elvano." jawab Nara sangat sopan dia segera menyerahkan map itu pada Bianca, bahkan tanpa sadar dia terus menatap Bianca penuh kekaguman.

Bianca mengambil map itu. Namun, alih-alih masuk ke rumah, dia justru menatap jam di pergelangan tangannya.

"Kebetulan." Nara mengerutkan kening.

"Saya juga harus keluar." sambung Bianca yang membuat Nara bingung.

"Maaf?"

"Supir saya mendadak izin. Bisa antar saya sebentar?" pinta Bianca sambil memasang wajah memelasnya.

Nara ingin sekali menolaknya, karena dirinya yang ingin segera pulang ke rumahnya, tapi sebagai bawahan yang baik, Nara tentu tidak mungkin menolak kan.

"Tentu Bu." persetan dengan mulutnya yang mengiyakan permintaan wanita itu. Nara jadi menyesal mengiyakan permintaan istri bosnya itu.

.....

Mobil milik Nara melaju membelah jalanan kota yang mulai lengang. Langit perlahan mulai gelap.

Suasana di dalam mobil sangat sunyi. Nara sesekali melirik Bianca melalui kaca spion.

Wanita itu terlihat gelisah. Tangannya berkali-kali menggenggam ponsel, lalu melepasnya lagi.

Tidak lama kemudian, ponsel Bianca bergetar. Begitu melihat nama di layar, wajah Bianca langsung pucat.

Dia terus menolak panggilan itu berkali-kali hingga akhirnya dia mematikan ponselnya.

"Bisa lebih cepat." pinta Bianca pelan.

Nara mengangguk. "Baik Bu."

Belum sampai satu menit. Sebuah truk melaju dari arah berlawanan.

Lampu jauhnya menyilaukan. Membuat Nara panik hingga spontan membanting setirnya.

BRAAAAK!

Benturan keras mengguncang jalanan malam ini.

Suara besi beradu menggema di seluruh jalan malam ini, Airbag mengembang.

Kepala Nara terbentur dengan keras. Hingga pandangannya berubah menjadi gelap.

Di saat kesadarannya yang mulai hilang, dia melihat samar Bianca yang menoleh ke arahnya. Bibir wanita itu bergerak pelan. Seperti dia mengatakan.

"Tolong jaga mereka."

Setelah itu.

Semuanya berubah jadi gelap. Kecelakaan hari ini cukup menghebohkan publik, terutama salah satu korbannya adalah istri pembisnis hebat.

....

Bip... Bip... Bip...

Suara alat pemantau detak jantung membangunkan seseorang. Kelopak mata Nara terasa berat.

Dia perlahan membuka matanya. Pandangan yang pertama dia lihat adalah langit-langit putih.

Apa dia sudah di surga?.

Namun tercium bau obat yang menyengat.

Rumah sakit?

"Bu, syukurlah Anda sadar." Terdengar suara seorang perawat yang menatapnya lega.

Namun , sebelum Nara sempat bertanya, pintu ruangan ini tiba-tiba terbuka.

Seorang pria berjas hitam masuk dengan langkah tergesa mendekatinya.

Elvano.

Pria itu menatapnya dengan ekspresi khawatir, dia jadi berpikir apakah dirinya akan di pecat karena membuat istrinya kecelakaan.

Nara memejamkan matanya hingga dia kembali terkejut saat pria itu menggenggam tangannya.

"Bianca."

"Ya Tuhan akhirnya kamu sadar."

Nara membeku. Dia mengerjapkan matanya dua kali.

Apa katanya. Bianca?. kenapa bosnya memanggilnya Bianca?.

"Pak." Nara ingin bertanya namun sekali lagi dia terkejut karena yang keluar dari mulutnya terdengar seperti suara Bianca.

Ini jelas bukan suaranya.

Dia spontan melepaskan genggaman tangan Elvano lalu mengangkat tangannya.

Dia melihat jari-jarinya terlihat lebih ramping. Kulitnya jadi putih mulus. Ada cincin pernikahan yang tidak pernah ia miliki sebelumnya terpasang di jari manisnya.

"Maaf Bu." Seorang perawat datang membawa cermin kecil.

"Saya bantu merapikan rambut Anda."

Tanpa sengaja...

Pantulan di cermin itu membuat nafas Nara terhenti.

Wanita yang ada di pantulan cermin itu bukan dirinya.

Melainkan...

Bianca Ardhana.

"Ti..tidak."

Nara panik, dan tanpa sengaja dia mendorong cermin itu hingga jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.

Elvano terkejut, pria itu menunduk dengan hati-hati memunguti pecahan cermin itu di bantu oleh perawat tadi.

Sementara di dalam kepalanya hanya ada satu pertanyaan yang terus bergema.

Kalau dia masuk ke tubuh Bianca, lalu dimana tubuh aslinya?.

Elvano menghela nafas panjang, setelah lantai kembali bersih, dia menatap heran istrinya yang pandangannya berubah kosong.

"Bianca?" panggilnya lagi. Namun wanita itu tidak bergeming.

Hingga....

"Dimana Nara?"

1
falea sezi
lanjut
waya520: siapppp
total 1 replies
meowww
baru bab belasan tp aku sdh kepo sm endingnya. jangan lama up nya thor semangat
waya520: hahahaha sabar yaa. pokoknya ikuti terus ceritaku 🤭
total 1 replies
meowww
konfliknya jangan lama2 thor
waya520: siapp
total 1 replies
meowww
good
meowww
ya Allah mau suami seperti Vano 🙏
waya520: samaaa 😩
total 1 replies
meowww
la iya. mw kmn mlm"
meowww
tolong buat happy birthday min🤭
waya520: hmmmmmmm🤭
total 1 replies
meowww
aaaaaa sukaaa
meowww
cepet up yhor seru
meowww
woy bianca. punya anak pny suami malah selingkuh
meowww
bianca berarti gk sayang anaknya selama in?
meowww
kasian nara. dia liat jasadnya sendiri
meowww
thor akhirnya ada cerita transmigrasi lagi
Wawasan Ilmu NgertiYuk
wahhhh cerita baruuuuu💪
Dinda Putri
up
waya520: siappp
total 1 replies
Dinda Putri
lanjut💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!