NovelToon NovelToon
Godaan Sang Mantan

Godaan Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:484.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: alya aziz

Sebuah pertemuan yang kembali menyajikan kisah cinta antara dua anak manusia yang dulu pernah mengikat janji.

Akankah cinta itu bersemi kembali, ataukah hanya akan menyajikan luka lama yang belum usai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alya aziz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.30

Jihan melangkahkan kakinya masuk kedalam mobil, di ikuti Johan setelahnya. Jihan terlihat kesal karena kondisi ini. Andai ia tidak ikut bersama Johan tadi kondisinya tidak akan seperti ini.

Johan menoleh kearah Jihan yang sedang duduk sambil berpangku tangan.

"Kamu marah?" tanya Johan.

"Aku sedang kesal, jangan mengajak ku bicara," ucap Jihan.

"Eh ada kodok!" seru Johan.

"Ahkkk ... cepat usir kodoknya!" pekik Jihan yang kini sudah melompat kearah Johan, hingga tubuhnya menempel pada Johan.

Seketika tawa Johan langsung pecah, melihat reaksi Jihan saat ia mengatakan ada kodok.

"Ternyata selama tujuh tahun ini, kamu masih saja takut dengan kodok ... haha," ucap johan lalu kembali terkekeh.

"Kamu mengerjai ku ya," ucap Jihan kesal.

"Maafkan aku. dan untuk masalah ini aku juga minta maaf, aku juga tidak tidak mengira ini akan terjadi," ucap Johan.

"Sudahlah, aku mau tidur," ucap Jihan yang sekarang sudah kembali ke posisi semula.

"Kamu tidak takut, aku bertindak yang aneh-aneh," ucap Johan.

Seketika Jihan langsung menoleh ke arah Johan, menatap Johan dengan tajam, sambil mengepalkan tangannya di hadapan wajah Johan.

"Awas saja kalau berani," ancam Jihan.

"Haha ... maaf, aku hanya bercanda saja, kenapa serius sekali," ucap Johan.

Johan melepaskan jaket yang ia pakai kemudian di berikan kepada Jihan, Jihan ingin menolak, tapi jujur ia sangat dingin.

"Pakailah, cuaca di daerah ini sangat dingin di malam hari," ucap Johan.

"Ehm ... baiklah terimakasih," ucap Jihan dan langsung mengenakan jaket Johan untuk mengurangi rasa dingin yang membelenggunya.

Jihan bisa merasakan aroma parfum johan yang menempel pada jaket itu, ia memenjamkan matanya, dan berpura-pura tertidur agar Johan tidak mengajaknya bicara lagi.

Johan menoleh kearah Jihan, ia memposisikan dirinya menyamping, menghadap ke arah Jihan. Dia terus saja menatap wajah mantan pacarnya itu dalam diam.

Memperhatikan setiap inci lekuk wajah Jihan yang tergambar jelas di jarak yang kurang dari satu meter. Cukup lama Johan memperhatikan Jihan dan Jihan masih saja memejamkan matanya, meskipun ia tidak benar-benar tidur.

Johan mengulurkan tangannya, hendak menyentuh wajah Jihan yang tertutupi rambut, namun ia kembali mengurungkan niatnya, Dia menarik tanganya kembali tanpa sempat menyentuh wajah Jihan. ia takut Jihan akan terbangun karenanya.

Johan teringat kata-kata Kinan tentang perjalanan hidup Jihan selama tujuh tahun belakangan ini yang penuh dengan cobaan. Johan menatap sendu wajah cantik Jihan yang kini ada hadapannya, selama tujuh tahun Johan memberikan cap pengkhianat kepada Jihan, mengingat hal itu membuatnya kembali menyesali semua yang telah terjadi.

"Maafkan aku, karena membiarkan kamu sendiri selama tujuh tahun ini. Sekarang aku tidak akan pernah meninggalkan kamu lagi, meskipun kamu mengusir ku sekalipun. Jihan, apa bisa kamu memanggil ku semanja dulu, hal itu yang paling aku rindukan. Waktu sudah merubah banyak hal tentang kita, tapi izinkan aku memperbaiki semuanya," ucap Johan pelan.

Johan menyuarakan isi hatinya kepada sang mantan yang ia kira sedang tertidur, Padahal Jihan dengan jelas mendengar semuanya, air matanya hampir jatuh, untung saja ia masih mampu menguasai dirinya.

Johan mengubah posisinya menjadi terlentang, di lihatnya jam yang sudah menunjukkan pukul satu dini hari, ia mencoba memejamkan mata, dan pada akhirnya ia tertidur juga.

Setelah mendengar suara dengkuran halus dari Johan yang duduk di sebelahnya, Jihan perlahan membuka matanya. ia mengubah posisinya Menghadap ke arah Johan.

Andaikan, kesalahpahaman itu tidak terjadi, apa kak Jo akan tetap mencintai ku, meskipun aku hanya wanita biasa sementara kak Jo adalah seorang CEO perusahaan besar. Adakah jaminan, keluarga mu Menerima ku, meskipun aku bukan dari keluarga terpandang, sebelum aku jatuh terlalu jauh, aku tidak akan mengharapkan apapun dari mu kak, Batin Jihan.

~

Pagi hari Jihan dan Johan masih tertidur di posisi mereka masing-masing, mereka masih mengantuk. Terutama Jihan, ia bisa benar-benar tidur sekitar pukul empat subuh.

Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari kaca mobil, Jihan mengerjapkan matanya, setelah kesadarannya pulih, ia membangunkan Johan yang masih tertidur di sampingnya.

"Hey bangunlah ... ayo bangun," ucap Jihan sambil menggoyangkan pundak Johan.

Johan mulai membuka matanya dan langsung menoleh ke arah Jihan, "Ada apa?"

"Sepertinya ada orang di luar, ayo buka pintunya," ucap Jihan.

Johan langsung beranjak keluar dari mobil, dan ternyata sudah banyak orang di sana. Sejak malam menghilangnya Jihan dan Johan, para peserta camping sibuk mencari di sekitaran area perkemahan.

Karena tidak juga mendapatkan hasil, mereka memutuskan untuk melanjutkan pencarian besok pagi. Setelah menelusuri jalanan, akhirnya mereka menemukan Mobil Johan terparkir di bahu jalan.

"Tuan Johan apa baik-baik saja," ucap Clara yang kini sudah berada di samping Johan.

Jihan keluar dari mobil, membuat mata clara membulat seketika.

"Kenapa kamu juga berada di mobil ini," ucap Clara kaget.

Jihan tak menjawab, ia hanya berdiri sambil berpangku tangan.

"Tuan kemana saja?" tanya Raksa yang baru saja tiba di lokasi.

Seketika Jihan langsung menoleh kearah Johan.

Kenapa Raksa malah beratanya johan pergi kemana, bukannya malam tadi Raksa menelpon Johan, Batin Jihan.

"Ehm ... ini semua karena kamu!" teriak Johan kepada Raksa.

"Saya, memangnya saya kenapa?" tanya Raksa bingung, kenapa ia yang di salahkan.

"Malam tadi kamu kan pergi, dan kamu menelpon saya, kamu bilang sedang tersesat, untuk itulah saya pergi mencari kamu, saya terlalu panik, sampai tidak sempat memanggil yang lain, saya hanya melihat Jihan, jadi saya ajak dia untuk mencari kamu, dan sialnya mobil saya mogok," ucap Johan pada Raksa.

Johan memberikan kode kepada Raksa, agar mengikuti sandiwaranya, tidak sia-sia Raksa terpilih menjadi sekretaris Johan, ia bisa dengan cepat memahami maksud Johan.

"Ahaha ... iya, maafkan saya tuan, karena saya anda dan Jihan jadi susah seperti ini, malam tadi setelah sampai di lokasi perkemahan saya langsung tidur, saya mengetahui anda hilang baru pagi ini," ucap Raksa memulai aktingnya.

Malam tadi Raksa memang tertidur pulas di dalam tenda, dan tidak ikut dalam pencarian . Semua orang di sana menganggukkan kepalanya, mengerti maksud dari cerita Johan. sementara Clara Menatap dingin kearah Jihan.

Dari kerumunan orang terlihat Malik yang sedang berdiri mematung di tempatnya, ia juga panik mencari Jihan, namun ia tidak menyangka Jihan akan bersama dengan Johan.

Malam tadi Malik menunggu Jihan, hingga tengah malam, karena tak kunjung datang, Malik pergi ke tenda Jihan, Jenny dan Cika mengatakan jika Jihan belum pernah kembali sejak tadi.

Tentu saja Malik menjadi panik, ia pun mengerahkan semua peserta camping untuk mencari dan di saat yang bersamaan Johan juga menghilang.

Niat hati, ingin menyatakan perasaannya ke Jihan, tapi yang ia dapatkan malah pemandangan seperti ini, rasa cemburu Malik mulai menyeruak, hingga membuat dadanya sesak.

Jihan sedang berdiri sambil berpangku tangan, tiba-tiba matanya menangkap sosok Malik di antara kerumunan orang. Jihan melambaikan tangan sambil tersenyum kepada Malik, Jangan kan membalas Sapaan Jihan, Malik justru berbalik pergi dari tempat itu.

Jihan mengerutkan keningnya, melihat respon Malik padanya, ini untuk pertama kalinya Jihan melihat Malik bersikap seperti itu padanya.

Apa ini karena aku tidak datang malam tadi ya, batin Jihan.

Bersambung 💕🙏

1
Gusti Duka
calon mama mantu cepat akrab👍👍
Gusti Duka
seru boomnya meledak
Gusti Duka
🤭🤭🤭👍👍👍😍😍😍
Emily
🤣🤣🤣🤣
Yuni Martopo
/Rose//Rose//Rose/terimakasih
Deswita
🙏
ayu cantik
suka
Dewi Yanti
cb km terima ja pergi ke malaysia, biar johan merasa kehilagan
RithaMartinE
luar biasa
ione
Luar biasa
Indah Alifah
jeng.....jeng....jenggggg.......
Siti sara Binti Abdul majid
ada tpon knepa x msg saja ape yg Jadi
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Akun Vivo
Thor kan Jihan UD pernah masak bersama mama Johan dan Johan UD pernah masakan Jihan 😁
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Baiq Fitriana Agustini
terlalu singkat, endingx g memuaskn
Yeti Budiawati
ceritanya bagus banget, di tungg extra part nya👍👍👍😘😘😘
ibeth wati
saya baca loncat ternyata kebahagiaanya cuma sakuprit setelah masalah yg begitu panjang
Neni Marlina
bagus ceritanya
Anie Jung
Yakin lha kalian akan berjodoh 🤣😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!