Marquellia Anderson, dikenal sebagai Lia, adalah ketua mafia yang ditakuti di seluruh dunia. Keahliannya dalam strategi dan pertarungan telah menjadikannya raja di dunia bawah tanah. Namun, suatu hari, dalam pertempuran sengit, Lia mengalami nasib yang tak terduga. Dia terbangun dan mendapati dirinya dalam tubuh seorang gadis muda bernama Felicia Lauren Filipe.
Felicia adalah anak yang diabaikan oleh keluarganya. Lahir dari keluarga bangsawan yang kaya raya, dia selalu dianggap sebagai beban karena penampilannya yang tidak menarik dan kekurangannya dalam segala hal. Keluarga Filipe memperlakukannya dengan dingin dan merendahkan, membuat Felicia hidup dalam bayang-bayang kebencian dan penghinaan.
Namun, kini, dengan jiwa Lia yang kuat dan tak kenal takut dalam tubuh Felicia, segalanya akan berubah. Lia bertekad untuk membalas dendam kepada mereka yang telah meremehkan dan menyakiti Felicia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mealvineaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
Jangan lupa tombol suka dan comment jikalau kalian suka sama cerita ini!!
Happy Reading guys.....
-------
Pagi hari berikutnya datang dengan keheningan yang menipu. Suasana di Istana Filipe penuh dengan ketegangan dan rasa waspada. Lia, Duke Richard, dan para pengikut mereka mengadakan rapat strategis untuk merencanakan langkah berikutnya. Di ruang pertemuan, tampak wajah-wajah cemas dan kebingungan.
---
"Baiklah, kita harus segera bertindak," kata Duke Richard dengan nada tegas. "Kita tidak bisa membiarkan ancaman ini terus berlanjut tanpa mengetahui tujuan sebenarnya."
Lia mengangguk. "Ayah, kita harus menyelidiki lebih dalam mengenai kelompok misterius yang mengancam kita. Apa yang mereka cari? Mengapa mereka ingin menghancurkan istana?"
Seorang penasihat senior, Lord Maxwell, menambahkan, "Duke, apakah kita sudah memeriksa sisa-sisa ledakan di luar tembok? Mungkin ada petunjuk yang bisa membantu kita."
Duke Richard mengangguk. "Ya, kita sudah memeriksanya, tetapi sejauh ini belum menemukan sesuatu yang konkret. Kita perlu memperluas penyelidikan kita."
---
Sementara itu, Lia memutuskan untuk melakukan penyelidikan sendiri. Ia merasakan ketidaknyamanan yang semakin mendalam setelah percakapan terakhir dengan sosok misterius. Ada sesuatu yang tidak beres, dan Lia merasa bahwa rahasia yang lebih besar mungkin tersembunyi.
Lia memutuskan untuk pergi ke perpustakaan istana, tempat di mana dia sering menemukan informasi berharga. Dia berharap bisa menemukan dokumen atau catatan lama yang mungkin terkait dengan kelompok misterius tersebut.
Setibanya di perpustakaan, Lia mulai membolak-balik buku-buku dan gulungan kertas. Ia menemukan beberapa catatan lama yang mencatat berbagai peristiwa dan konflik masa lalu keluarga Filipe. Di tengah pencariannya, ia menemukan sebuah buku tua yang tampaknya lebih mencurigakan daripada yang lainnya.
---
Dengan hati-hati, Lia membuka buku tersebut dan menemukan bahwa itu berisi informasi tentang berbagai kelompok rahasia dan aliansi tersembunyi. Salah satu bagian buku itu menarik perhatian Lia: ada catatan mengenai sebuah kelompok rahasia bernama "Kumpulan Bayangan," yang tampaknya memiliki sejarah panjang dalam menyebarkan kekacauan di wilayah tersebut.
Lia terkejut ketika membaca tentang bagaimana kelompok ini telah mengatur berbagai kudeta dan pembunuhan sepanjang sejarah. Ada juga catatan tentang sebuah artefak kuno yang diyakini memiliki kekuatan untuk mengubah arah kekuasaan. Artefak ini disebut "Cincin Kekuatan."
---
Sambil merenungkan temuan tersebut, Lia mendengar langkah kaki mendekat. Dia segera menutup buku dan menyembunyikannya di bawah beberapa gulungan kertas. Pintu perpustakaan terbuka dan Eleanor masuk, wajahnya terlihat cemas.
"Nona, aku mendapatkan kabar buruk," kata Eleanor dengan nada serius. "Salah satu penjaga melaporkan bahwa ada beberapa pengikut dari kelompok misterius yang terlihat di sekitar kota. Mereka tampaknya sedang mencari sesuatu."
Lia merasakan jantungnya berdegup kencang. "Mereka mencari sesuatu? Apa yang mungkin mereka cari?"
Eleanor menggelengkan kepala. "Tidak ada yang pasti, tetapi kita harus segera melaporkan ini kepada Duke Richard."
---
Kembali di ruang pertemuan, Lia dan Eleanor memberi tahu Duke Richard tentang pengikut yang terlihat di kota. Duke Richard terlihat semakin khawatir.
"Kita harus memastikan bahwa mereka tidak mendapatkan apa yang mereka cari," kata Duke Richard. "Kita harus mengerahkan penjaga dan mencari tahu tujuan mereka."
Lia merasa cemas. "Ayah, aku menemukan sesuatu di perpustakaan yang mungkin terkait dengan kelompok ini. Ada catatan tentang sebuah artefak kuno bernama Cincin Kekuatan. Mungkin itu yang mereka cari."
Duke Richard mengerutkan kening. "Cincin Kekuatan? Aku tidak pernah mendengar tentang itu. Kita perlu mencari tahu lebih lanjut."
---
Lia, Duke Richard, dan beberapa penjaga melakukan penyelidikan ke kota. Mereka mencari petunjuk yang mungkin mengarah pada artefak yang disebutkan dalam catatan. Setelah beberapa jam mencari, mereka akhirnya menemukan sebuah gudang tua yang tampaknya telah digunakan oleh kelompok misterius.
Gudang itu terlihat kosong dan sepi, tetapi saat mereka memeriksanya, mereka menemukan sebuah kotak tua yang tersembunyi di bawah lantai. Dengan hati-hati, Duke Richard membuka kotak tersebut, dan di dalamnya terdapat sebuah cincin kuno yang bersinar dengan cahaya lembut.
"Ini... ini mungkin Cincin Kekuatan," kata Duke Richard dengan nada terkejut.
Lia memeriksa cincin itu dengan seksama. "Jika ini benar, maka artefak ini mungkin memiliki kekuatan yang sangat besar. Kita harus berhati-hati."
---
Saat mereka membahas temuan itu, suara langkah kaki tiba-tiba terdengar dari arah pintu gudang. Mereka menoleh dan melihat sosok misterius dari malam sebelumnya muncul di ambang pintu. Pria itu tersenyum sinis.
"Bagus sekali, kalian menemukan cincin itu. Tapi sayangnya, itu sudah terlambat," kata pria misterius dengan nada penuh kemenangan. "Cincin itu hanyalah bagian dari rencana besar kami. Dan sekarang, kalian telah menjebak diri sendiri."
---
Dengan cepat, para pengikut kelompok misterius mulai memasuki gudang, mengelilingi Duke Richard dan Lia. Suasana menjadi tegang dan ketegangan semakin meningkat. Lia merasa terjebak dan tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Sementara itu, pria misterius melangkah maju dengan cincin di tangannya. "Kalian tidak tahu apa yang sedang kalian hadapi. Dan ketika semua ini terungkap, kalian akan menyadari betapa salahnya kalian."
---
Ketika pria misterius melangkah lebih dekat, sebuah ledakan kecil terjadi di sudut gudang, menciptakan kekacauan dan kebingungan. Dalam kekacauan itu, pria misterius dan pengikutnya mulai mundur, meninggalkan Duke Richard, Lia, dan para penjaga dengan situasi yang semakin kacau.
Lia berusaha menenangkan dirinya dan mencari cara untuk melawan atau melarikan diri. Dia tahu bahwa mereka tidak hanya menghadapi ancaman dari luar, tetapi juga dari kekuatan yang lebih besar dan lebih misterius.
---
Di tengah kekacauan, Lia melihat sesuatu yang mengganggu: cincin yang tadi dipegang pria misterius kini hilang dari kotak, entah ke mana. Apa yang terjadi dengan cincin itu? Apakah itu bagian dari rencana mereka?
Dengan kekacauan yang melanda, dan ancaman yang semakin dekat, Lia dan Duke Richard harus menghadapi pertanyaan yang tidak terjawab dan berusaha untuk bertahan hidup. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Lia dan Duke Richard dapat menemukan jalan keluar dari situasi yang semakin kacau?
_Bersambung_
semangat terus ya kak buat cerita novel nya💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯