NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Pria Super

Aiza menghela napas mengumpulkan keberanian.  Ia akan tetap lewat sana tanpa harus membalikkan badan.  Kenapa harus takut?  Aiza bukan penakut.  Aiza gadis pemberani.  Ia melenggang terus berjalan hingga jarak persimpangan semakin lama semakin mendekat.  

Ada tujuh orang di depannya sana.  Suara riuh bersahut-sahutan yang bersumber dari mulut para cowok itu membuat Aiza sebal.  Sedikit pun Aiza tidak menoleh meski para pria itu memanggil-manggil namanya.

Ia tidak perlu bertanya-tanya dari mana para lelaki itu mengetahui namanya.  Peduli amat dengan hal itu.  Yang sekarang perlu ia lakukan adalah berjalan melintasi persimpangan jalan dan mencari angkot. 

Aiza menggeram kesal melihat para cowok berjalan-jalan memenuhi badan jalan.  Tapi ia tetap terus melangkah tanpa gentar.

Sekumpulan para cowok itu tak lain adalah rombongan Akhmar Cs.

“Pst… Cewek tuh!” bisik Enyong menunjuk Aiza yang berjalan di kejauhan sana.

Atep menatap Aiza dengan gemas.  Gadis itu ternyata cantik sekali.  Ia pun mulai tertarik.

Aiza berhenti saat Atep menghadang di depannya.  

Tanpa dikomando, teman-teman Atep yang lain seperti sudah mengerti dengan tugasnya, mereka menutup jalan lainnya hingga Aiza tidak lagi mendapat akses jalan.

Mereka mulai senang menggoda sosok Aiza semenjak Akhmar kerap membela Aiza.  Lagi pula wajah Aiza sangat cantik sekali, membuat mereka gemas dan tak mau melewatkan kesempatan untuk dapat menggoda aiza.  Sama seperti yang mereka lakukan pada gadis- gadis lain.  

Sedangkan Akhmar masih jongkok di atas kursi, tak bergerak sedikit pun dari posisinya, ia mengawasi ke arah Aiza dengan tenang.

“Cantik!  Mau lewat?” tanya Atep sambil tersenyum lebar, berusaha menampilkan keramahan sebaik mungkin demi mengambil hati Aiza.  Setelah dulu ia sempat marah pada Aiza, kini ia merasa tertarik untuk mengisengi gadis cantik itu.

Aiza memang balas tersenyum, tapi senyuman yang menunjukkan kekesalan hingga hanya bibir atasnya saja yang terangkat.

“Minggir!” ketus Aiza.

“Bused, galak banget!”  Atep merangkul pundak Enyong sambil menaik-turunkan alis dan bibir cengar-cengir.

“Gue anterin, mau?” tawar Atep, menunjukkan rayuan receh selayaknya dia melakukannya pada gadis- gadis lain ditanggapi dengan positif oleh para gadis.  Wajahnya yang mumpuni membuat para ladies terkesima.

Namun berbeda halnya dengan Aiza, gadis itu malah semakin gedeg melihat tingkah para cowok di hadapannya.  

“Minggir!” ulang Aiza lebih galak menampilkan sorot mata tajam.

“Ups, ampun.”  Atep menangkupkan kedua tangan dan menundukkan kepala seperti sedang menyembah.  

Aiza menoleh ke belakang, ia ingin membalikkan badan saja dan pulang melewati jalan lain yang tentunya akan lebih jauh karena harus berputar.  Tapi sudah ada tiga cowok yang berdiri menghadang di belakangnya.  Ia benar-benar dikelilingi para cowok aneh yang membuat kepala hampir pecah.

“Minggir!” Sekali lagi Aiza menghardik.

Akhmar masih mengawasi dari jarak beberapa meter dengan tenang.  Ia mengira Aiza akan tersipu malu saat digodain para cowok.  Ternyata ia salah, gadis itu malah terlihat semakin muak dan jijik.

“Jangan jual mahal, dong!” ucap Bajul.

“Iya, jual murah aja kagak laku,” sahut Atep.

“Sudah!  Sudah! Bubar!” sergah Akhmar yang langsung menyelinap masuk diantara kerumunan.  

Jika Akhmar sudah bicara, maka anak- anak yang lain pun membungkam.  Sorot mata Akhmar yang tegas membuat lawan tunduk dalam hitungan detik.  

Akhmar kemudian menatap Aiza yang terlihat kesal sekali.  Kemudian dengan tegas akhmar berkata, “Pergilah!”

Bersambung

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!