NovelToon NovelToon
Kakak Iparku Jadi Suamiku

Kakak Iparku Jadi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:784.6k
Nilai: 5
Nama Author: Riaw

Haloo... ini novel pertamaku..
yg di judul sebelumnya aku tamatin karna ada kesalahan. So, aku pindah ke judul ini aja..
Enjoy reading...

- - - -

Bagaimana rasanya kalau calon suami tercinta tertangkap basah sedang berkhianat??

belum sembuh luka hati, tiba-tiba...

"menikahlah dengan mas Bara, dek!"

Kata-kata itu yang sekarang membuat Nadia dilema. Menikah dengan kakak ipar sendiri??? Are you serious!??

Pengkhianatan, Kekecewaan, lalu pernikahan dadakan...

Sanggupkah Nadia melalui semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riaw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

BAB 30

Hari-hari telah berlalu dan berganti. Keluarga kecil itu kini tengah piknik kecil-kecilan di sebuah taman, dan di taman itu juga terdapat beberapa kendang hewan dan permainan outbond. Taman itu memang dipergunakan untuk piknik keluarga dan pengajaran tentang alam. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan putri kecil mereka yang kini usianya sudah menginjak usia 8 bulan. Usia dimana bayi mulai aktif bergerak dan bersuara. Baby Lea sudah bisa menopang badannya sendiri dan bisa duduk dengan tegak. Bahkan Nadia dan Bara kini mulai lebih memperhatikan lagi peletakan benda atau perabotan yang ada disekitar putri mereka, karena bayi kecil itu sekarang sudah mulai sangat penasaran dan sangat aktif untuk menjangkau sesuatu yang ada di dekatnya dan bahkan merangkak mencari tumpuan untuk belajar berdiri.

“lihat sayang, itu ada rusa..” ucap Bara pada bayi yang sedang ada di gendongannya. Sedangkan bayi kecil itu merespon ucapan papanya dengan celotehan lucunya.

Nadia dan Bara memang disibukkan dengan aktivitas pekerjaan mereka, tetapi mereka akan selalu mengutamakan putri kecil mereka dan akan selalu menyempatkan waktu untuk sekedar mengajak putri mereka jalan-jalan seperti saat ini.

“sa..sa…” celoteh Lea.

“Iya.. ru..sa…” ulang Bara membenarkan celoteh Lea.

“Kak, sudah siang nih. Waktunya Lea makan” Bara melangkah mendekati Nadia yang sudah duduk diatas alas tikar dengan makanan yang tadi disiapkan untuk bekal piknik.

Mereka memilih duduk di sebuah gazebo yang terletak dekat dengak tempat bermain (outbond) dan kandang rusa.

“Nah, sekarang waktunya princess mamam yaa..” uca Lea mengambil alih Lea dari gendongan Bara dan mendudukkannya. Nadia mulai menyiapkan bubur yang tadi sudah ia masakkan khusus untuk Lea.

“Kakak, mau makan juga?” tanya Nadia pada suaminya

“Boleh” sahut Bara sambil tersenyum. Kemudian Nadia pun segera menyiapkan makanan untuk suaminya itu.

“Ini kak, makannya” Nadia menyerahkan bekal makanan pada Bara.

“Terima kasih..” Nadia hanya membalas dengan melemparkan senyum manisnya.

“nah sekarang anak mami juga mamam yaa… ayo aaaak.” Leanna membuka mulutnya dan menerima suapan dari maminya.

“mmm… mam…mam…” bayi kecil itu minta disuap lagi ketika makanan dalam mulutnya sudah habis ditelan.

“nah.. aak… pinternya anak mami. Enak…?”

“mm…” Leanna merespon dengan tersenyum riang sambil mengangkat kedua tangannya ke udara. Menandakan kalau dia sangat menyukai makanan buatan maminya itu.

“oke, kalo gitu dihabisin mamamnya. Nanti mami masakin mamam yang enak lagi buat Lea yaa..” ucap Nadia sambil kembali menyendokkan makanan ke mulut Lea.

“Emang kamu masakin apa buat Lea?” tanya Bara yang penasaran tentang makanan yang disiapkan Nadia untuk Lea. Dia selalu penasaran dengan itu karena menurutnya itu hanya Nampak seperti bubur biasa tapi entah kenapa putrinya itu selalu menyukai bubur buatan maminya itu.

“bubur spesial buat Leanna” sahut Nadia.

“Leanna selalu menyukai bubur buatanmu dan dia selalu memakannya dengan lahap. Tapi ketika dimasakkan oleh bibi atau pengasuhnya dia selalu menolak dan susah makan” ucap Bara

“hahahaha… itu karena bubur buatanku ini khusus dan limited edition. Makanya Lea doyan banget, dan nggak akan tertarik dengan bubur buatan orang lain” canda Nadia menjawab ucapan suaminya.

“Emang kamu pakai apa buat bikin buburnya?” Tanya Bara sambil mengerutkan kedua alisnya.

“bahannya ya…. Mm….. rahasia dong” Nadia semakin menjahili Bara dengan jawabannya.

“haisshh…ooooh, atau jangan-jangan…… kamu berniat….” Bara sengaja menggantungkan ucapannya agar Nadia penasaran

“apa… kakak mau bilang apa…? Jangan mengada-ngada” Nadia menaikkan salah satu alisnya

“aku tidak mengada-ngada kok.. jangan-jangan kamu mencampur bahan khusus di buburnya Lea yaa. Makanya dia jadi suka bubur buatan kamu dan tidak cocok dengan bubur buatan orang lain.” Ucap Bara membelalakkan matanya dan semakin gencar menggoda istrinya itu.

“Kak… jangan nyebelin deh…” ketus Nadia mengerucutkan bibirnya karena tuduhan Bara

“masak iya aku tega ngelakuin hal yang enggak-enggak sama Lea..”

“Lah emang yang bilang kamu ngelakuin hal yang enggak-enggak siapa?” tanya Bara dengan menunjukkan tampang polos tanpa dosanya.

“Nah tadi kakak bilang gitu..jadi kayak nuduh aku yang jelek-jelek”

“kapan aku nuduh yang jelek-jelek?”

“tadi kakak ngomongnya gitu…ihhh..” Nadia semakin dibuat kesal oleh Bara terutama pleh tampang tanpa dosanya.

“apa.. kan tadi aku cuman bilang kalo kamu pasti mencampurkan bahan khusus makanya Lea jadi doyan makan bubur buatan kamu” jelas Bara sambil menahan tawa

“iiiihhh kakak rese banget sih…” Nadia memukul kecil lengan Bara.

“oke..oke.. sorry. Kakak cuman bercanda kok. Jelas kakak tahu lah kamu nggak mungkin macem-macem sama Lea” bara tertawa melihat ekspresi kesal istrinya itu.

“Tapi kakak nanya serius deh. Itu bubur apaan sih? Kok Lea sampai segitu doyannya makan bubur buatan kamu itu.” Tanya Bara yang masih penasaran pada bubur bayi buatan Nadia itu. Padahal saat ini bubur itu telah tandas dimakan putri kecilnya tapi itu tidak menyurutkan rasa penasaran Bara.

“Itu bubur bayi yang khusus aku bikinin buat Lea. Bahannya ya dari beras juga, cuman aku kasih campuran sayuran sama daging ikan salmon. Biar semua nutrisi dia kayak karbohidrat, vitamin, protein dan lemak juga bisa terpenuhi.” Jelas Nadia pada suaminya yang terlihat serius memperhatikan penjelasan Nadia.

“oooh gitu…” sahut Bara sambil manggut-manggut.

“Iya kadang aku bikinin bubur bayam juga, bubur labu kuning, bubur ubi ungu, dan berbagai macam bubur lainnya. Yaa biar Lea nggak bosen aja gitu, dan semuanya tetep makanan sehat.” Tambah Nadia

“wow, kamu memang ibu yang terbaik. Kakak salut sama kamu, walaupun kamu terlihat sibuk dengan pekerjaan tapi kamu tetap bisa memperhatikan segala kebutuhan Lea” ucap Bara memuji Nadia yang membuat rona merah bermunculan.

“terima kasih, sudah bersedia menjadi ibu yang sangat baik untuk Leanna” ucap Bara tulus dengan menampilkan senyum manisnya. Senyum yang selalu membuat hati Nadia bergetar ketika melihatnya.

“t-tidak perlu berterima kasih, k-kak. Aku pasti akan selalu melakukan yang terbaik untuk Leanna” sahut Nadia sambil sedikit gugup karena senyuman maut suaminya itu.

--huft, senyuman maut sang singa masih cukup kuat juga.. – batin Nadia

Keluarga kecil itu menikmati acara piknik kecil mereka, dan sepasang orang dewasa itu benar-benar berperan dengan sangat baik sebagai orang tua Leanna. Orang lain akan melihat mereka sebagai sepasang suami istri yang sangat harmonis tanpa mereka tahu seperti apa hubungan mereka yang sebenarnya. Bahkan semua pekerja dan kedua orang tua Nadia pun akan berpikiran sama seperti orang luar.

Ya, usia pernikahan Nadia dan Bara sudah menginjak bulan kelima. Dan hubungan mereka memang sangat baik, sebagai orang tua. Dan sebagai teman. Hanya teman. Sampai sekarang mereka hanya menganggap satu sama lain sebagai teman baik, mereka memang menjalankan tugas sebagai suami dan istri pada umumnya, tapi tidak dengan kebutuhan biologis. Mereka memang tidur satu ranjang tapi tidak pernah melakukan hubungan suami istri seperti pasangan lain. Mereka merasa nyaman dan terbiasa dengan kedekatan seperti itu, dan tanpa sadar sebenarnya sesuatu tengah terjadi diantara mereka…

-----

1
ephaa
Salam kenal Kak, aku udah mampir nih di karya Kakak. Bantu like dan dukung karya pertamaku yaitu Beautiful Heart.
Terimakasih
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Nura Zahrah
ooh nyesek jatuh dah air mataku
Neneng cinta
kalo ky gini, adiknya lea bakal segera launching...😍♥️♥️♥️♥️
Neneng cinta
modus nih Bara😍
Neneng cinta
manjanya....mantan k2 ipar....
Neneng cinta
kalo cinta bilang Bar...drpd d pendam jd sakit kan...😁😍
Neneng cinta
jutex bgt sih jd cwo,,,tp kl yg jutek n dingin gtu biasanya setia....😍😁
Neneng cinta
dia datar ya Nad,,tp kalo nikah sm kamu dy bakalan jd pria yg hangat.....😍
Neneng cinta
emg safira sakit apa,,,kok pnya filling Nadia yg jd ibu sambung....🤔😥
Neneng cinta
suka karakter Nadia yg selalu ceria padahal br az d khianati...👍🏼
Neneng cinta
dasar cwo ya..kalo ketauan az bilangnya khilaf...kalo ga ketauan khilaf berulang ya Al😂
Nanik Lestyawati
bagus
Dewi Nurmalasari
lahh si bangkot cemburuan Nadia Lama sm lea
Dewi Nurmalasari
wk wkwkkw ngambek
YuWie
baru nemu..tapi tak jadi ku baca krn ternyataaaa haitusss cerita ini
Enung Samsiah
ooh,,, berteman tp mesra +bucin gitu
Enung Samsiah
nadia masih untung biasanya d novel lain suka ngeluarin katakata nyakitin d mlm pertama,
Enung Samsiah
barusan ktnya nggk akan nikah lgi noh skrg sy akn mnikh,, aehaeh pk duda plinplan
Enung Samsiah
bara blm nyadar juga,, masih beku aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!