Bella merupakan wanita cantik, pintar dan mandiri. Sukses di usia muda dalam bisnis karena keuletan dan ketekunannya membuatnya jadi rebutan para lelaki di kotanya. Namun Bella berprinsip tak ingin menikah. Karena Bella memiliki pengalaman pahit di dalam hidupnya.
Tak disangka ia mengalami cinta 1 malam dengan seorang pria asing, ketika ia melakukan jamuan pesta di luar negeri. Alhasil di rahimnya hidup makhluk tak berdosa.
Apakah Bella akan menuntut pria asing tersebut untuk bertanggung jawab?
Ataukah Bella menggurkan janinnya?
Mau tahu lebih dalam lagi?
Yuk... baca lebih dalam lagi!
Novel ini, meski hanya khayalan untuk menghibur pembaca. Namun Penulis berharap pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap cerita di dalamnya.
Agar novel ini selain bergenre romantis, juga bergenre edukasi bagi remaja di zaman modern khususnya.
Selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28. akhirnya.
*** Ke esokkan hari nya Mark, Bella, Queen dan mama Rossa akhirnya tiba di bandara chan** air port.
Dengan di antar supir pribadi keluarga Mark. Mark berniat segera membawa mereka ke rumah sakit untuk menjenguk nyonya Laura, mami nya Mark, karena entah mengapa ia ingin sekali segera mempertemukan mereka semua. Namun, sebelum itu Mark harus meminta izin kepada Mama Rossa.
" ma... mama lelah tidak, jika kita langsung menuju rumah sakit? tanya Mark pelan agar tak terkesan memaksa Mama Rossa.
" tidak Mark... mama justru senang, bisa segera menemui calon besan. " Jawab mama Rossa tersenyum ramah.
" Terima kasih ma... " balas Mark sebagai ucapan terima kasih, karena calon mertua nya sangat kooperatif.
selang beberapa waktu, mereka pun tiba di rumah sakit. Mark segera mengarahkan Bella, mama Rossa dan Queen ke kamar vvip, tempat nyonya Laura di rawat.
"pih...." sapa Mark ketika melihat papi nya sedang menatap mami Laura yang sedang tertidur pulas.
" Mark... " Jawab tuan Chow sambil memeluk putra sulung ke sayangannya.
Mark pun segera membalas pelukan hangat sang papi. Melihat adegan tersebut, Bella yang berada tepat di belakang Mark merasa terharu dan tanpa terasa butiran air mata jatuh berlinang di pipi Bella. Maklum saja, sejak kecil hingga sekarang Bella tak pernah merasakan hal tersebut. Bahkan, tidak pernah melihat sosok maupun poto ayah Kandungnya.
Mark yang memeluk papi nya dan memunggungi Bella, tentu saja tak melihat reaksi Bella saat ini. Tetapi sebalik nya, tuan Chow yang sedang memeluk Mark, menyaksikan dengan jelas. wanita muda dan cantik yang tampang nya sangat familiar, meneteskan air mata di hadapan nya.
" Apa kah wanita cantik yang meneteskan air mata itu, menantu papi, Mark? " tanya tuan Chow penasaran.
" eh... iya pi... " Jawab Mark sambil menoleh kebelakang dan memperkenal 3 wanita cantik yang sejak tadi mengekor nya.
Belum sempat Mark memperkenal kan mereka, nyonya Laura terbangun dari tidur siang nya, karena ada beberapa suara yang membuat nya terbangun.
" ini Bella, calon menantu kalian yang selama ini menjadi PR untukku." canda Mark kepada papi dan mami nya yang baru saja terbangun.
" salam... om dan tante..." ucap Bella sopan memperkenal kan diri.
" ini mama Rossa, mama dari Bella " Mark memperkenalkan Mama Rossa kepada kedua orang tua nya.
" salam... semoga lekas sembuh ya... nyonya Laura." sapa mama Rossa sambil memeluk nyonya Laura sebagai tanda perkenalan agar lebih akrab.
" oma.... opa... " teriak Queen tiba - tiba saja bergantian memeluk tuan Mark dan Nyonya Laura, tanpa di berikan kata pengantar oleh Mark.
" tidak perlu dikenal kan lagi Mark. papi dan mami yakin, ini pasti cucu kami. betul kan mi?" tanya tuan Chow yang tiba - tiba saja menggendong Queen.
" betul swami ku... paras dan sifat Queen sangat mirip dengan ku waktu aku muda. " Jawab nyonya Laura yang tiba - tiba saja nampak lebih sehat dan segar.
"apa buah kesukaan mu Nak?" tanya nyonya Laura penasaran.
" strawbery oma... Queen sangat menyukai strawbery oma" jawab Queen cepat.
" betul kan pih." respond nyonya Laura.
" Ya sayang... " Jawab tuan Chow sambil membelai tangan wanita yang selalu setia mendampingi nya.
"ehem... ehem..., pi... ingat ada kami dan ini juga bukan di rumah." sindir Peter yang tiba - tiba saja datang di tengah perbincangan.
"Aku tidak siap jika punya adik diusia yang sekarang ya mi.. pi.." sambungnya lagi sambil menepis tangan papi nya kemudian mencium tangan mami nya kemudian memeluk erat mami yang paling ia sayangi.
"dasar anak nakal." ucap tuan Chow sambil menjiwir putra bungsu nya, si casanova yang jarang sekali pulang ke rumah, dan baru kali ini muncul di rumah sakit.
"aw... sakit pi.." rengek Peter pura - pura kesakitan.
"Hmmm... peter cukup becandanya. Malu ada calon istri kakak mu dan juga keluarga nya. " ucap nyonya Laura, yang langsung terlihat pulih karena sudah lama tak merasakan kehangatan keluarga bercengkrama seperti saat ini, karena kesibukan masing - masing.
"maaf tante... aku Peter Chow, adik dari Mark Chow." peter memperkenalkan diri kepada yang lebih tua dahulu karena walaupun hidup di dunia modern dan bebas. Namun Nyonya Laura selalu menanamkan sikap tata krama dan tradisi leluhur. Maklum saja keturunan bangsawan.
"Ya nak... kau begitu mirip dengan kakak mu. senang berkenalan dengan mu." balas Mama Rossa.
" wew siapa gadis kecil yang cantik ini?" goda Peter kepada Queen.
" Aku queen om.." jawab Queen malu - malu.
" Hmmm... jangan tebar pesona kepada kakak ipar dan keponakan mu paman. " jelas Mark mengingatkan adik kesayangannya.
" Apa? jadi... gadis cantik ini anakmu kak? dan Bella kakak iparku? " tanya Peter tak percaya.
Karena pada saat mewakili Mark untuk pertemuan bisnis di negara I, sejak pertemuan nya dengan Bella, Peter telah jatuh hati kepada Bella. Bahkan, Peter yang saat ini sudah mulai rajin belajar bisnis di perusahaan, itu semua karena rasa suka nya kepada Bella. agar suatu saat ia bisa bertemu Bella kembali.
Tapi siapa sangka, Peter ketemu kembali dengan Bella dengan fakta status kakak dan adik ipar, bahkan telah memiliki anak yang cantik hasil cinta dengan kakak kesayangannya.
...***...
...TAMAT...
Maaf pembaca yang budiman...
ceritanya ngegantung🙏
Insha Allah ada season ke dua nya koq atau beda judul tapi cerita lanjutan , untuk menjawab pertanyaan yang masih belum terjawab.
* Bagaimana sikap peter selanjutnya terhadap Bella?
akankah terjadi cinta segitiga antara mereka, ataukah
Peter dapat move on dan menemukan cinta sejati?
* siapa sebenarnya ayah Bella?
Yuk support terus Author dengan like dan give nya.
Terimakasih🙏
aku suka...👍👍👍
mamamu mau kau nikah cpat syngnya ank kesayngnnya di prkosa
maafkan terlambat nemu cerita bagus ini ☺