NovelToon NovelToon
7 Hari Bersama Althara

7 Hari Bersama Althara

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Teen / Tamat
Popularitas:168.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ega Endrawati

Alhena tidak pernah berhenti memikirkan Althara dari 3 tahun setelah Althara meninggalkan nya tanpa sebab. Alhena terus di hantui pertanyaan apa yang membuat Althara pergi, padahal sebelum nya mereka baik-baik saja, bahkan mereka selalu mengucapkan janji tidak akan pernah meninggalkan satu sama lain. Tapi kenapa sekarang Althara meninggalkan Alhena tanpa pamit ?
Ada apa dengan Althara ?
Apa Alhena telah membuat kesalahan sampai Althara pergi ?
Apakah Althara menyembunyikan rahasia besar dari Alhena ?
Bisakah Alhena memaafkan Althara setelah Althara kembali ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ega Endrawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Althara kembali

Dengan cepat aku mengembalikan lukisan itu ke tempat nya,sebelum ada yang menyadari itu.

Ini adalah Althara. Dia memberikan sinyal sejak awal jika dia ada disini.

“Hanya dua orang di dunia ini yang mengerti tentang lukisan itu” jantung ku berhenti sejenak mendengar suara seorang pria di belakang ku.

Althara. Aku coba menahan untuk tak membalikan badan ku dan menatap wajah yang selama beberapa tahun ini menghilang dari pandangan ku. Aku menahan air mata ku,mengepalkan kedua tangan ku untuk menguatkan diri.

“Alhena” panggil nya begitu lirih, suara langkah Althara terdengar mendekatiku.

“Jangan mendekat” pintaku tanpa membalikan badan ku.

Aku berusaha menenangkan diriku agar tak terpancing rasa emosionalku. Lalu aku memberanikan diri membalikan badan ku untuk menghadapinya.

Akhirnya sosok Althara kini ada di hadapan ku. Orang yang selama ini telah membuat ku frustasi lebih dari 6 tahun lamanya,akhirnya menunjukan dirinya dengan memakai kemeja putih celana hitam panjang dan wajah yang sudah mulai berubah menjadi lebih dewasa dan masih begitu tampan. Aku benci mengakuinya.

“Alhena” panggil nya lagi dengan lembut dan tampak sedih. Suara yang selalu ku rindukan kini terdengar lagi di telingaku.

Ini semua begitu menyakitkan. Air mataku tak tertahan kan,aku membiarkan nya mengalir di pipiku.

“Aku mau bicara” ucap nya membuat ku muak untuk mendengar semua alasan apapun itu.

Aku melangkah kan kaki dengan cepat berusaha melewatinya. Althara menghalangi langkah ku.

“Alhena,aku mohon” aku membuang wajah ku tak ingin menatap wajah nya yang terlihat ingin di kasihani.

“Dengerin aku dulu. Aku bisa jelasin semuanya”

“Jelasin apa?” Ucap ku dengan kesal menatap nya penuh dendam.

“Ini udah terlambat al,sudah sangat terlambat” kesal ku dengan terus menangis.

“Aku yakin ini belum terlambat,aku mohon dengarkan aku dulu”

Aku menyeka air mataku dan mengusap kasar wajah ku.

“Dengerin apa lagi?” Teriak ku dengan penuh emosi. Itu berhasil membuat nya diam.

“6 tahun bukan waktu yang sebentar al. 6 tahun aku nunggu kabar dari kamu,selama 6 tahun aku terus di hantui pertanyaan kenapa kamu pergi?” Akhirnya aku bisa meluapkan semuanya kepada pelaku utama ini.

“Selama ini aku merasa tidak pernah berbuat salah sama kamu sedikitpun,sedikitpun Althara! tapi kenapa kamu setega itu sakitin aku?” air mataku sudah tak terbendung lagi.

Hatiku yang baru saja mulai tertata kini kembali rapuh. Begitu menyakitkan jika mengingat masa masa kelam ketika aku di tinggalkannya.

“Aku minta maaf”

Aku tertawa sinis mendengar ucapan nya yang terdengar begitu mudah.

“Minta maaf? Selama ini kamu udah buat aku hampir gila kamu cuma bisa minta maaf?!” Ucap ku dengan tajam.

“Al kamu tahu ? selama ini aku harus bertaruh dengan kehidupan aku agar aku bisa lupain kamu. Selama ini aku harus berpura pura baik-baik aja di depan semua orang agar mereka ga anggap aku depresi. Kamu tahu betapa sulit nya aku untuk lupain kamu? Aku udah terlalu sakit al. Kamu udah berhasil bikin aku ga normal di depan semua orang,kamu udah berhasil bikin aku kaya gini!!” aku terus berteriak dalam isakan tangisku.

“Alhena” Althara berusaha menenangkan ku.

“Jangan sentuh aku” aku menghindarkan diriku darinya.

“Kasih aku kesempatan untuk jelasin semuanya”

“Aku ga perlu penjelasan apapun,semua nya udah cukup al. Aku udah lupain kamu,lupain kenangan kita dan bahkan aku udah lupain kalo kita pernah bersama” ucap ku dengan sinis.

Aku hendak pergi meninggalkan nya. Althara menarik tangan ku dan mengangkatnya.

“Kalo memang kamu udah lupain aku,kamu ga mungkin masih simpan ini” Althara menunjukan separuh bintang yang bergantung di lenganku.

Iya dia benar,memang terlihat jelas sekali jika aku sudah berbohong. Aku memang bukan pembohong yang handal.

Aku menghempaskan tangan ku dari nya,dan berusaha melepaskan benda itu dari tangan ku dengan kasar.

“Alhena stop!” Althara memegang kedua tangan ku untuk menghentikan ku melukai diriku sendiri berusaha melepaskan gelang tangan yang sudah ku ikat terlalu kencang.

“Aku ga pernah tinggalin kamu Alhena,aku selalu tepati janji aku”

Aku menggelengkan kepala ku dengan tatapan masih saja benci melihat nya.

“Aku udah ga percaya lagi dengan kalimat itu Althara. Aku udah ga pernah percaya dengan semua yang udah kamu janjikan sama aku” sinis ku.

Terdengar suara langkah kaki seseorang mendekati ruangan,aku segera melepaskan diriku dari Althara,dan aku langsung membalikan badan ku berpura-pura memperhatikan lukisan yang adalah lukisan ku sendiri sambil mengusap usap air mataku di dalam kegelapan galaxy ini.

Aku menghela nafasku untuk mengendalikan emosiku dengan menghadap tembok seolah olah aku sedang mengamati salah satu lukisan di dalam sana.

“Tar lo disini, gue cari kemana mana” itu suara Rey.

Aku berusaha terus menghapus air mataku,dan mengilangkan bengkak di bawah mataku.

“Alhena” panggil Rey.

Aku membalikan badan ku berusaha tersenyum di hadapan Rey.

“Oh hey Rey”

“Udah liat-liat nya?”

“Udah” aku menghampiri Rey melewati Althara dan langsung menggandeng tangan nya.

“Kenalin ini Altahra temen aku yang aku ceritain itu,dan tar ini Alhena cewe yang gue ceritain” ucap Rey memperkenalkan kami.

“Althara” ucap Althara menyodorkan tangan nya. Aku begitu bingung untuk bisa kembali menyentuh tangan nya.

Namun Rey terus menatap ku dengan senyuman nya menunggu aku membalas jabat sahabat nya itu. Ya dia tidak akan mengerti isi hatiku.

Aku menyambut tangan Althara.

“Alhena” sapa ku dengan pura-pura tersenyum kepadanya.

Lalu dengan cepat aku menarik tangan ku dan kembali menggandeng tangan Rey.

“Gelap banget sih disini tar,ga ngerti gue kenapa lo bikin konsep yang ini” ucap Rey memperhatikan sekitarnya.

“Cuma orang tertentu yang bisa ngerti konsep ruangan ini” ucap Althara membuat bingung Rey. Rey memperhatikan ku,dia tampak memikirkan suatu hal.

“Euh Rey, boleh aku minta pulang,aku udah ga enak badan disini dingin” ujarku mengalihkan perhatian nya.

“Tapi temen-temen aku ngajakin makan dulu di luar,kita makan dulu ya” ajak Rey dengan manis.

Aku menganggukan kepala ku dengan lemah.

Asalkan tidak disini dengan Althara,aku mau. Ucap ku di dalam hati

“Mata kamu kenapa?” Tanya Rey menyentuh wajah ku. Aku terkejut dengan sentuhan tangan nya yang membuat Althara menatap ku dengan dingin.

“Mata ku sakit,mungkin karena tadi kemasukan apa aku gatau” aku terus melirik Althara yang terlihat sekali tak nyaman dengan perhatian Rey.

“Ya udah yu” ajak Rey kepadaku.

“Lo ikut kan?” Tanya Rey kepada Althara, mataku membulat mendengar Rey mengajak Althara.

“Rey,bukan nya ini pameran Nya ya,kalo dia ikut yang jaga pameran ini siapa?” Tanya ku berhati-hati berusaha tak membuat Rey curiga.

“Acara nya sebenernya udah selesai dari sore, karena acaranya kan udah mulai dari siang. Terus kata dia ada tamu special yang mau dateng malem ini buat liat pameran lukisan dia,jadi dia tahan pameran nya sampe malem. Terus tamu special nya udah dateng?” Tanya Rey kepada Althara yang semakin membuat ku kikuk.

“Udah” jawab nya singkat sambil melirik ku.

Aku pura-pura tak memperhatikan nya dan seolah tidak peduli dengan tatapan Althara yang seolah berkata jika yang di maksud ini adalah aku.

Rey tersenyum melihat tingkah Althara yang terlihat begitu dingin kepadaku.

“Sorry ya,temen aku emang kaya gitu. Jutek dan dingin,kalo belum kenal emang kaya gitu,tapi nanti kalo udah lama kenal dia keliatan baiknya kok”

Aku tersenyum mendengar Rey menjelaskan kepribadian Althara yang sudah lebih jauh ku ketahui.

Aku mengenal dia lebih dari apa yang kamu tahu Rey.

Gumam hatiku.

Ketika di parkiran terlihat Althara sedikit berlari mengejar ku dan Rey.

“Rey!”

“Kenapa tar?”

“Gue nebeng mobil lo ya”

Aku menatap nya dengan mata yang membulat.

“Mobil lo kenapa?”

“Di pake nganterin lukisan gue”

Aku melengos masuk kedalam mobil Rey memutar bola mataku kesal mendengar alasan Althara yang begitu klasik. Aku tahu dia hanya ingin menggangguku dan Rey. Dan aku berusaha untuk tak memperdulikan itu.

Dengan bingung Rey hanya bisa mengangguk dengan alasan Althara yang sebenarnya tidak masuk akal. Karena bisa saja dia menyewa mobil lain untuk mengantarkan lukisan nya itu. Namun Rey hanya bisa menuruti kemauan teman nya itu.

Althara masuk dan duduk di kursi belakang.

1
Jetva
MAKANYA BUKAN MAKNNYA...
Jetva
MAKANYA BUKAN MAKANNYA...
Sita Sit
apapun alasannya kok aku tetep kesel ya sama athara ,pergi gitu aja,paling gak ,ngabarin dong,apalagi itu tiap semester kan pulang,bisa kan nemui Alena sebentar aja
Sita Sit
makanya al ,sejak awal harusnya kamu jujur sama Alena tentang kepergian mu,bikin sakit hati orang aja Al kamu tu
Sita Sit
alasan nya apa ya si althara ninggalin Alena gitu aja,harusnya ya ngasih kabar gitu,sampai 6 th lo
Sita Sit
kenapa althara ninggalin Alena gitu aja y
Sita Sit
seru nih ,next
Sita Sit
mampir
Dy
Luar biasa
velina
bnyk bngt yg ngicer alhena busettt
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Chyntia Rizky 🖋️
mampir disini 🎉 semangat yaaa
Mariam R RIa
suka Thor dan langsung jadi favorit
Dian Ferdiana
ceritanya bagus banget
Fatim Ummu Ayes
si jaelangkung...
Fatim Ummu Ayes
ini nantix jadi pemicu pertengkaran gk ya? secara se alhena gk mo jujur k suami
Fatim Ummu Ayes
jelangkung tuh si roni
Fatim Ummu Ayes
kirain si roni bakalan ngebuat tata ngejar" dia..
Fatim Ummu Ayes
gini nih... kalo cintax penuh ambisi
Fatim Ummu Ayes
ujung"nya seneng bangett....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!