NovelToon NovelToon
King Of System

King Of System

Status: tamat
Genre:Petualangan / Contest / System / Sistem / Tamat
Popularitas:240.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aku jelly

Daniel adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tiba-tiba dipindahkan ke dunia lain akibat fenomena misterius. Namun, nasib Daniel berbeda dari korban lainnya—ia terpilih oleh sebuah sistem unik yang memberinya kekuatan luar biasa hanya dalam waktu singkat. Dengan kemampuan untuk berkembang pesat, mempelajari berbagai sihir, dan menguasai teknik bertarung yang bahkan membuat para petinggi dunia baru itu gemetar, Daniel segera menyadari satu hal: dunia ini adalah tempat di mana kekuasaan adalah segalanya.

Didorong oleh ambisi yang membara, Daniel menetapkan tujuan hidupnya—menguasai dunia dan menjadi raja dari semua raja. Bersama sistem yang setia menemaninya, ia mulai menaklukkan tantangan demi tantangan: bertarung melawan monster mematikan, menaklukkan kerajaan-kerajaan besar, membentuk aliansi maupun menyingkirkan para rival, hingga menghadapi para pahlawan dunia lain yang juga mengincar tahta tertinggi.

Namun, di balik kekuatannya, Daniel harus menghadapi intrik, pengkhiana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aku jelly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ch.29 Kota Jaizen

POV DANIEL

Dari Tadi Ai terus memperingati ku terhadap orang yang sudah membunuh Ter dalam sekali serangan Saja. Hal itu memang sedikit mengejutkan bagi ku, bagaimana pun Ter adalah mahluk panggilan ku jadi aku sangat yakin jika dia bukanlah seekor monster yang dapat di kalahkan dalam sekali serangan begitu saja.

"Ai, kau sangat berisik aku tahu dia kuat, jadi diam dan perhatian kan saja bagaimana aku akan mengatasi nya."

Setelah aku berpikir seperti itu, Ai pun sontak terdiam.

Dengan dua pedang yang sudah ku genggam. aku pun berlari kearah orang yang masih tidak aku ketahui wujud nya yang berada di kepulan asap berwarna coklat tersebut dengan Haste yang sudah aktif.

Pandangan menjadi terbatas ketika aku memasuki kepulan asap itu.

*Tang*

Aku yang merasakan ada sesuatu yang berbahaya dari arah kiri ku, langsung berpindah ke posisi bertahan yang mula nya dalam posisi menyerang, dan seketika terblokir lah serangan yang lambat namun sangat bertenaga.

"Sebuah sabit."

Itulah senjata yang ku lihat di waktu menangkis serangan tersebut.

"Aftershock." Kata ku sembari menginjakkan kaki ku ke tanah dan terjadilah guncangan yang sangat kuat hingga 100 meter, untungnya jarak ku dengan perkemahan para tentara sangat lah jauh.

Jadi guncangan tanah tersebut tidak akan terasa pada pasukan yang saat ini sedang tertidur.

Dengan tanah yang masih terus berguncang, aku pun langsung menendang sabit berwarna hitam yang menempel di Falcon sword milik ku, dan sepertinya hal itu membuat sabit miliknya terlepas dari genggaman tangan nya.

"Bukankah tadi kau sangat sombong." Ejek ku.

Karena merasa tidak ada serangan lagi dari orang tersebut, aku pun keluar dari kepulan asap itu agar lebih mudah untuk menyerangnya.

Disaat aku sudah keluar dari sana, ada seorang pria berambut ungu dengan memakai jubah mirip seperti rambut nya serta memiliki tubuh lumayan kurus dengan tinggi yang lebih pendek daripada ku.

"Ayolah, aku hanya bercanda tadi." Tutur pria tersebut dengan tersenyum ke arah ku.

"Sudahi bercanda mu dan lawan aku dengan serius." Setelah berkata seperti itu, aku pun meluncur dengan cepat ke arah orang tersebut dengan posisi yang sudah siap untuk menebas nya.

Sword of devil sudah ku angkat dan siap untuk menyerang orang tersebut. Namun, ketika aku berada tepat dihadapan nya, tiba-tiba muncul sebuah portal hitam yang besar tercipta tepat di belakangnya.

"Ah... untuk kali ini sampai sini saja dulu." Di saat aku hampir mengenai tubuhnya. Ada ribuan tangan yang menarik dia untuk masuk kedalam portal tersebut dengan cepat. Membuat serangan ku tidak sempat mengenai nya dan ia berhasil kabur dari ku.

Aku pun hanya menebas udara tanpa mengenai apapun.

"Sialan, Ai bisa kah kau prediksi berapa persen kemenangan ku akan pertarungan tadi?" Kata ku setelah menaruh kembali dua pedang yang ku genggam ke sarung pedang yang berada di pinggang ku.

[ Kemungkinan menang 10% ]

"Sepertinya nya aku masih terlalu lemah meskipun memiliki skill skill cheat." Pikir dengan menghela napas.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

POV AUTHOR

Setelah pria berambut ungu tersebut kabur dari Daniel melalui sebuah portal yang tercipta di belakangnya, Daniel pun kembali men summon Ter. Pertarungan singkat itu lumayan menguntungkan bagi Daniel, karena pria tersebut meninggal kan senjata sabit milik nya begitu saja di tanah.

"Maafkan atas kekuatan saya yang masih terlalu lemah tuan." Ter berucap seperti itu setelah di summon kembali oleh Daniel dengan posisi yang sudah berlutut satu kaki tepat di hadapan Daniel.

"Lupakan itu, ambil lah senjata ini, ku pikir kau akan cocok menggunakan senjata ini." Ujar Daniel dengan melemparkan sabit ungu yang sudah dia ambil sebelumnya.

"Terima kasih tuan."

Daniel yang masih kesal pun langsung melanjutkan tujuan nya yaitu memburu monster yang ada di mini map. Tapi yang dia temui hanyalah gerombolan serigala berkepala dua atau Wolfer. Tidak ada monster ganas seperti yang di cerita kan oleh orang orang.

Pembantaian pun kembali terjadi yang dilakukan oleh Daniel sendiri, sedangkan Ter hanya bisa melihat tuan nya dari kejauhan yang sedang mengamuk kepada puluhan Wolfer tersebut.

Berbagai sihir kecil bercampur gerakan pedang yang mulus di tunjukkan oleh Daniel kepada Ter.

"Aku beruntung menjadi bawahan nya."

Itulah yang di pikirkan oleh Ter ketika melihat Daniel yang terus memotong tiap bagian tubuh para Wolfer dengan mudah nya menggunakan dua pedang ia. Daniel memotong terus menerus seakan tidak ada tenaga sedikit pun yang dia keluarkan.

Pembantaian itu terjadi hingga 30 menit kemudian.

Setelah menghabisi semua Wolfer yang dia temukan di mini map, Daniel berjalan kearah Ter dengan dua pedang yang masih di kedua tangannya dan belum dimasukkan ke sarung nya.

"Jadi, apa kamu sudah paham bagaimana caranya bertarung?" Tanya Daniel dengan tatapan yang dingin ke arah Ter dengan wajah yang di penuhi darah Wolfer

"Saya paham tuan." Balas Ter dengan membungkukkan badan nya di depan Daniel dengan nada berat nya.

Setelah melakukan hal itu, Daniel pun hanya kembali ke perkemahan, sedangkan Ter di suruh oleh Daniel untuk memburu semua monster yang ia temui hingga pagi hari sebagai bentuk hukuman pada diri nya.

Ketika mengecek status dia menyadari jika level nya hanyalah naik 8 level meskipun dia sudah membunuh ribuan manusia dan monster. Setelah melakukan itu dia pun hanya tidur tanpa melakukan apapun lagi.

Keesokan pagi nya, seakan tidak ada kejadian apa pun malam tadi, Daniel pun hanya melanjutkan perjalanannya kembali setelah sarapan. Ribuan prajurit kini berjalan tepat di belakang mengikuti nya, serta Grias dan Zeril yang berada di samping Daniel dengan kuda yang mereka tunggangi.

"Yang mulia, saya yakin penyerangan kali ini akan cukup mudah." Ujar Grias yang memecahkan keheningan setelah berjam-jam berlalu.

"Apa maksudmu?" Balas Daniel dengan nada yang datar tanpa melihat Grias.

"Tentara Rasril yang kemarin anda serang kemungkinan adalah pasukan utama yang berjumlah 100.000 orang lebih, jadi para prajurit yang menjaga kota Jaizen kemungkinan kurang lebih dari 50.000 orang." Jelas Grias sambil melihat ke arah orang yang memimpin penyerangan ibukota Rasril yaitu Daniel.

"Kalau begitu, aku sendiri saja sudah cukup bukan?"

"M-mungkin bisa di bilang begitu."

Grias tidak bisa membantah apa yang di katakan oleh raja nya tersebut, setelah melihat kekuatan yang di miliki oleh Daniel, dia sangat yakin jika kerajaan Rasril membuat keputusan yang salah untuk menantang Daniel.

Dua hari telah berlalu, perjalanan Daniel berjalan dengan lancar tanpa ada masalah sedikitpun.

Akhirnya hal yang di tunggu-tunggu oleh para prajurit pun sudah ada di hadapan mereka semua. tembok kota Jaizen kini berada tidak jauh dari mereka berdiri sekarang.

Grias pun membuat strategi menyerang kota tersebut secara bergelombang atau secara bertahap, dan gelombang pertama akan dilakukan malam ini juga. Itu bertujuan untuk membobol gerbang tembok saja terlebih dahulu.

Selanjutnya tahap kedua akan di lakukan di pagi hari yang merupakan hari serangan besar-besaran yang akan dilakukan oleh para tentara Dracania kepada kota Jaizen.

"Lapor yang mulia, alat pendobrak sudah siap." Ujar Zeril yang memasuki tenda khusus Daniel.

"Ku akui kalian semua cukup hebat karena dapat menyelesaikan hal itu dalam beberapa jam, jadi lakukan seperti yang sudah di rencanakan juga." Kata Daniel dengan duduk di sebuah kursi.

"Baik yang mulia."

"Baiklah kali ini aku akan menahan diri dan melihat peperangan yang sebenarnya." Pikir nya sembari menyandarkan tubuh nya ke kursi yang dia duduki sekarang.

Malam hari pun tak terasa telah tiba, ribuan prajurit kini sudah siap untuk menyerang kota Jaizen, tidak hanya fisik mereka saja, mental mereka pun sekarang sekuat baja, tidak akan ada orang yang dapat menghentikan mereka kali ini meskipun Kematian.

"Tidak ada yang perlu di takuti lagi, dengan ada nya yang mulia bersama kita, kemenangan yang mutlak akan dengan mudah kita dapati, semua nya serang!" Teriak Grias dengan mengarahkan ujung pedang nya ke arah tembok setelah berucap seperti itu.

"Hidup yang mulia!" Teriak para prajurit secara serentak.

Ribuan prajurit pun dengan formasi mengelilingi pendobrak gerbang berbahan kayu pun kini mulai bergerak. Sorak sorakan mereka dapat terdengar di seluruh ibukota Jaizen.

"Aku harap kali ini merupakan tontonan yang seru." Ujar Daniel yang melihat para prajurit nya sudah bergerak.

1
mabar
menonjol ^_^
Achmad Riadi
klu bisa haremnya jangan terlalu banyak ya author, jgn disetiap 5 chapter cewe baru muncul
Fikri Ramadhan
bgs mantap
Jelly: Jangan lupa baca novel terbaru aku ya, di jamin seruuu👍👍👍
total 1 replies
kay
bang saya baru bikin novel coba abang baca baru belajar nulis novel soal nya
Yukito Kenzu: bisa gk, gk. pake sudut pandang pov pov apa lah, gk jelas, kalau mau langsung ajh, kasih pembicaraan tokoh tokoh nya, contoh'kok dia bisa tau yah, kalau saya sedang merencanakan sesuatu" gitu, gk usah pake pov pov segala risih gua baca nya
total 1 replies
Mr.Fisherman
Lnjut lgi dan smngt trus bro🤠
Jelly: oke bro👍👍👍
total 1 replies
Mr.Fisherman
Cathrine Wangy Wangy 😅🤏
Jelly: 🤨🤨📸📸📸
total 1 replies
jingga
jelek amat ceritanya membosankan
mario82
belajar sihir contrac slave
mario82
janggal
mario82
jatuh cinta si elenaor
mario82
suka 660
la beneamata
mc sok ,kesannya jadi naifff
la beneamata
vote anjlok,mc naifff
la beneamata
mc naif,mulanya vote anjlokkk
la beneamata
bingung,mc siapa sih bab ini?? aku kan cuma pembaca kok jadi aku jadi mc
WhoAmI?
dah lah malas
Ziren
lanjut thor, masi ada saya yg selalu senantiasa menantikan novel mu ini
Raphael
lanjut
Fatha M
sangat janggal dengan kata-kata 'aku'....
menyatakan bhw mc yg bercerita bukan author...
Fatha M
kalo bisa jangan mc yg bercerita, tapi author...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!