NovelToon NovelToon
Anakku Mak Comblangku!

Anakku Mak Comblangku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:225.4k
Nilai: 5
Nama Author: A-yen94

( Duda The Series )


Yafiq - Raisa Story

Sedang tahap Revisi, guna meningkatkan kualitas tulisan 🙏

Seorang anak bernama Bagas, yang sangat mendambakan memiliki sosok Ibu.
Untuk menemani hari-harinya, mendampingi, serta menjaganya. Dia sangat iri dengan anak-anak lain apalagi, teman di sekolah TK-nya.

Beberapa bulan ini, Bagas selalu memperhatikan Raisa, seorang pelayan di cafe sahabat Papa-nya. Karena, gadis itu polos, cantik, ceria, dan juga sangat menyukai anak kecil. Maka dari itu, dia mencari cara agar Raisa bisa menjadi Ibu sambungnya, dan, menikah dengan Yafiq Ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A-yen94, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28

Yafiq tidak jadi memberikan teh jahe pada Raisa, dia meminta bantuan bibi Isah untuk mengantarkan teh tersebut padanya. Pria itu, tidak sarapan pagi di rumah, dia pergi ke kantor karena merasa dilema dengan keadaan ini. Sudah cukup jangan ada keraguan lagi dalam hatinya, baginya Lidia adalah terpenting untuk hidupnya. Tidak boleh bimbang, memilih antara Raisa atau Lidia lagi.

" Memangnya kenapa dia akrab dan disukai Bagas ? Bagiku Lidia adalah segalanya, sudah cukup. Jangan terlalu baik lagi padanya ! " batin Yafiq.

Dalam perjalanan menuju perusahaan, dia terus saja meyakinkan diri sendiri bahwa dia hanya mencintai Lidia, bukan Raisa.

" Sudahlah sebaiknya aku segera ke kantor, mungkin saja tidak akan lagi aku bimbang seperti ini ! " ujarnya.

Dia menghela napasnya,

" Mulai sekarang, aku tidak boleh bersikap baik seperti tadi padanya. Aku harus memperlakukannya, sama seperti dulu aku memperlakukan Hana ! " ujar Yafiq .

Dia mencengkeram erat setir mobilnya, dia harus teguh pada pendiriannya. Lama dia bergelut dengan pikirannya, dering suara ponselnya, menyadarkan kesadarannya kembali. Pria itu segera menekan tombol hijau, audio connectivity-nya.

" Johan ada apa ? " tanya Yafiq.

" Hallo selamat pagi Pak. Maaf mengganggu, tadi Nona Lidia datang kemari dan sekarang dia sedang menunggu anda di ruang istirahat ! " ujar Johan.

" Baik, Saya kira apa. Ternyata Lidia, ya sudah saya segera ke sana. Katakan padanya, supaya mau bersabar menunggu ! " ujar Yafiq.

" Baik, Pak ! " ujar Johan.

" Saya tutup dulu, sampai jumpa ! " ujar Yafiq menutup panggilannya.

Yafiq berjalan menuju kantornya, para karyawannya menundukkan kepalanya hormat. Pria itu hanya mengangguk sekilas, sembari memasang wajah datar kebanggaannya, dia terus melangkahkan kaki panjangnya, menuju tempat kerja.

Pintu terbuka lebar, suaranya terdengar hingga ruang istirahat, dan, Lidia pun keluar karenanya. Lidia berlari , dan memeluk tubuh Yafiq kekasihnya, dia benar-benar terlihat bahagia.

" Sayang, kamu sudah kembali ! " ujar Lidia.

Yafiq mengusap puncak kepala Lidia, wanita itu melepaskan pelukannya.

" Ada sesuatu yang mau aku bicarakan sama kamu ! " ujar Lidia.

Dia mendongak, menatap wajah Yafiq yang sedikit lebih tinggi darinya. Yafiq menunduk, wajah keduanya benar-benar sangat dekat saat ini.

" Apa itu ? " tanya Yafiq.

Lidia menuntun Yafiq mengikutinya, mereka kemudian duduk di sofa ruangan tersebut, wanita itu menjatuhkan kepalanya pada dada bidang Yafiq. Pria itu mengusap sayang puncak kepalanya, dan, menciumnya.

" Begini, kamu kan sedang mencari brand ambassador rambut kan, aku bisa sayang, jadi Brand Ambassador nya perusahaan kamu. Bukankah rambut aku juga begitu bagus ? " kata Lidia manja.

Ya, wanita itu sedang berusaha naik ke pangkuan Yafiq, dia mendudukkan dirinya di atas paha Yafiq. Sembari menciumi leher dan juga bibir seksi kekasihnya yang tampan.

Seperti biasanya, Yafiq akan selalu kuat dengan godaan yang Lidia lakukan padanya. Dia kemudian mengangguk, dan berkata, dia setuju, juga, mereka akan mengadakan proses syuting dan pemotretan dua bulan lagi. Lidia begitu bahagia mendengar perkataan Yafiq, kekasihnya itu memang bisa diandalkan.

" Ya udah, nanti aku akan membicarakan ini pada dewan direksi. Kita akan adakan meeting besok dengan mereka, dan, para staf. Aku akan mengatakannya kepada wakilku, Brian ! " ujar Yafiq.

Lidia mengangguk, sembari tersenyum manis, kemudian, dia mengecup bibir Yafiq singkat.

Juan hari ini merasa bahagia, karena, gadis yang membuatnya akhir-akhir ini melupakan Raisa, sedang menunggu pesanannya di sebuah tempat duduk yang dekat dengan jendela. Tanpa sadar, bibir pria itu menyunggingkan senyuman manisnya.

" Siapakah kamu, bisakah aku mendekati kamu ? " batin Juan.

Gadis itu terlihat murung, sesekali dia menghela napasnya. Hal itu, membuatnya penasaran, hingga membuat Juan memberanikan diri.

" Sepertinya, nona sedang ada masalah ? " ujar Juan.

" Assalamualaikum, hanya masalah kecil saja kok ! " ujar gadis itu.

" Ah iya lupa, Waalaikummussalam. Jika berkenan bolehkah aku tahu namamu ? " ujar Juan.

Gadis itu, menangkupkan kedua tangannya di depan dada.

" Nama saya Clarissa, boleh panggil Ica saja ! " ujar Clarissa.

Dia tersenyum manis kearah Juan, pria itu pun tersenyum melihatnya.

" Saya bukan orang jahat kok ! " ujar Juan.

Gadis itu tersenyum,

" Saya tahu, hanya saja saya merasa tidak nyaman ! " ujarnya.

" Percayalah, setiap masalah pasti akan menemukan solusinya . Mungkin saja, saya bisa membantu sedikit masalah kamu ! " ujar Juan.

Gadis itu melirik Juan,

" Mungkin saja dia bukan orang yang jahat, dia sepertinya terlihat baik, dan, sopan ! " batin Clarissa.

" Pernahkah anda mencintai seseorang, mengagumi dia bertahun-tahun, akan tetapi, justru dia lebih memilih seseorang yang tidak mencintainya sama sekali ? " ujar Clarissa.

Juan menatap gadis itu dengan tatapan nanar, dia berempati padanya. Dulu dia pun sama, mencintai tanpa dicintai, bertahun-tahun mengagumi tetapi tidak pernah sekalipun bisa mendapatkan cintanya. Mungkin, karena latar belakang keluarganya yang tidak dia sebutkan didepan gadis yang dia cintai, dan, kurangnya keberanian untuk menyatakan cinta.

Pria tampan itu menghela napasnya,

" Hah, ya aku pernah mengalaminya. Itu adalah suatu hal yang membuat aku terpuruk, sudah ada masalah ditambah mencintai seseorang secara diam-diam, tetapi pada akhirnya dia bersama dengan yang lain. Seakan dunia ini tidak adil bagiku ! " ujar Juan.

Pria itu menatap lurus ke depan, seolah dia sedang menerawang masa lalunya yang kelam. Entah mengapa, yang jelas hal itu benar-benar membuatnya sedih, sehingga tanpa sadar air matanya menetes. Clarissa melihat itu terkejut, hingga dia meminta maaf dengan tulus kepada Juan.

" Tidak usah meminta maaf, hanya saja, masalah percintaan kita hampir sama ! " ujar Juan.

Clarissa tersenyum manis pada lelaki tampan itu, dia tidak tahu apa yang membuatnya nyaman dan percaya untuk berbincang dengan Juan, pria itu ramah, sopan, dan pastinya easy going. Hingga membuatnya sedikit lebih tenang, Clarissa dan Juan melanjutkan percakapan mereka hingga keduanya bertukar nomor ponsel satu sama lainnya.

Bagas pulang sekolah dijemput oleh Reno, anak itu sangat menyukai Reno karena pria itu berbeda dengan pria lainnya, ya sedikit ngondek , akan tetapi tampan dan bisa melindungi calon Mama tirinya. Memang pada awalnya, dia tidak suka karena, dia berpikir jikalau Reno menyukai Raisa, dalam artian mempunyai perasaan terhadap Raisa.

Namun, saat Bagas berbicara empat mata dengannya, pria dewasa itu berkata jikalau dia hanyalah menganggap Raisa adiknya. Juga, Raisa bukanlah tipenya, sehingga Bagas bisa tenang, dan bertekad untuk membantu Reno menikahi gadis lain. Kebetulan, di cafe and resto milik Juan banyak sekali pelayan yang cantik dan juga baik, sehingga mungkin saja ada yang cocok untuknya.

" Astaghfirullah' Bagaaaas, Ternyata my lovely sister sedang sakit. Mengapa dia tidak memberitahu aku, sungguh keterlaluan ! " ujar Reno.

Pria gemulai itu berteriak saat sudah berada di kursi kemudi, Bagas menutup kedua telinganya.

" Om jangan teriak-teriak kayak gitu, bikin Bagas kaget aja. Kalau tahu gitu, mending minta Pak supir aja jemput Bagas ! " ujar Bagas.

" Kamu ya Bagas, Om itu sedang panik, dia tidak bekerja, dia sakit, Raisa sedang menderita sekarang Om harus cepat-cepat mengunjungi dia ! " ujar Reno.

" Jangan berlebihan Om, makanya Bagas ngomong tuh dengerin dulu. Nih ya, Mama lagi sakit perut karena haid nggak apa-apa kok, Papa udah kasih teh jahe ke Mama ! " ujar Bagas.

Reno menghela napasnya lega.

" Alhamdulillah, Bikin panik aja sih. Ya udah, sekarang kita beli keperluan Mama kamu dulu ya, setelah itu pergi cari makan siang dan baru kita pulang, Oke ? " kata Reno antusias.

" Oke, ayo kita pergi ! "

Bagas tidak kalah antusias, mereka kemudian tos tangan, dan, Reno kemudian menjalankan mesinnya, serta, mengemudikan mobilnya.

^^^Bersambung...^^^

^^^with 💕 A-yen94^^^

1
Enisensi Klara
Mampir kak lihat postingan di Ig langsung ke sini
A-yen94 (Ig: a_yen94): Masyaallah, terima kasih Kak 💜🫶
total 1 replies
Mei Mei
Luar biasa
Siti Nurjanah
bukannya Reno itu sepupunya Juan? atau Reno yg lain?
Siti Nurjanah
Clarissa Ama Juan aja kasihan keduanya. yg satu di hisnsti
Siti Nurjanah
jangan jangan Lidia mau ketemu selingkuhannya dan mengaku kalau ketemu pihak management
Siti Nurjanah
kalau Raisa Ama yafik Juan Ama temen Raisa aja biar gak ada konflik
A-yen94 (Ig: a_yen94)
Hana udah meninggal Kak, jadi Yafiq ini duda.
Siti Nurjanah
trs istri nya itu sekarang di mana? apa masih hidup atau meninggal? ataukah cerai?
siti Hasanah
Kecewa
siti Hasanah
Biasa
Wirda Lubis
lanjut
Wirda Lubis
si Bagas sama siapa ke restoran Ngak ada teman nya
A-yen94 (Ig: a_yen94): Sama kakeknya, lagi ke toilet dulu 🤭
total 1 replies
Devi Sihotang Sihotang
seru nih pasti cerita nya
Ida Ida
sblm meninggal ayu dpertemuan dulu SMA bibah Thor
Ida Ida
salut drmh dlm kmr RS sakit menyediakan mukena kn Raisa pingsan mba sempet bawa mukena
A-yen94 (Ig: a_yen94): Aku belum revisi, jadi agak semrawut, terimakasih sudah mampir 🙏🏻
total 2 replies
ovi
top
ratih ratih88
kelamaan mam yafiq tau bibah ortu raisa...bertele2
A-yen94 (Ig: a_yen94): Terimakasih sudah mampir, insyaallah kedepannya akan diperbaiki lagi 🙏🏻🤗
total 1 replies
A-yen94 (Ig: a_yen94)
Belum aku revisi say. Jadi, masih semrawut 🙏🏻🤭
N I
di ulangi lgi
N I
masih lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!