Suatu kejadian tak sengaja yang di lakukan oleh laras yang membuatnya terseret dalam rencana besar untuk kehancuran seorang mafia.
karena itulah dia menjadi sandera dari mafia itu yang beranggapan laras ikut andil di dalamnya.
SIMAK KESERUAN CERITANYA YUK !
Jangan lupa klik favorit, like ,komen dan vote ♥
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SCM | Eps 29 | - Rumah Sakit
...RUMAH SAKIT...
Satu jam sudah mereka berada di rumah sakit afnan baru keluar dari ruang operasi untuk pengambilan peluru dan langsung di pindah kan di ruang perawatan.
Di sana sudah ada arya dan amir menemani bos nya.
"Jadi kau menghindar bos?."Amir tak menyangka dengan tindakan bos nya.
"Apa karena ada wanita itu bersama mu?."lanjut arya penasaran
Mereka berdua juga terkejut pasal nya baru pertama kali mendengar kalau bos nya menghindar dari penyerangan.
Biasa nya walau pun tanpa senjata afnan akan tetap melawan meski pun hanya seorang diri.
Tapi kali ini bos nya menghindar dan itu membuat mereka merasa kalau wanita itu lah alasan nya.
Seperti biasa nya afnan yang selalu tak peduli dengan perkataan yang di anggap nya tidak penting.
"Apa aku harus menghubungi ibu mu?."tanya arya
"Tidak perlu!."jawab afnan datar
"Tapi ibu mu menyuruh ku untuk memberi tahu keadaan mu selalu."arya menyangga
"Sudah ku bilang tidak!."jawab afnan malas
Memang nya apa yang terjadi pada nya hingga harus menghubungi orang tua nya dia kan hanya mendapat luka kecil.
"Di mana wanita itu?."afnan sadar tidak ada sandera nya di sana
"Dia di luar bos, tenang saja dia tidak akan kabur karena banyak penjagaan di sana."arya memberi tahu afnan
"Kenapa dia di luar?."tanya afnan
"Dia lapar dan meminta makan jadi dia makan di luar."jawab amir jujur
"Kenapa kalian menuruti nya?."afnan merasa kesal dengan anak buah nya.
"Aku minta maaf bos tapi dia terus saja mengoceh jadi aku memberi kan nya."jawab amir sedikit takut melihat bos nya yang terlihat kesal
Sudah di pasti kan sandera nya itu tidak menghawatir kan nya bukan nya menunggu nya sandera nya itu malah asik makan.
Laras masuk ke kamar afnan di rawat dan merasa aneh karena mereka bertiga memandangi nya terus menerus.
"Ada apa?."laras heran
Tidak ada yang menjawab hanya afnan yang membuang wajah nya malas.
"Apa kau sudah sembuh?."laras mendekati afnan
Memang nya luka tembak itu akan sembuh secepat itu apa? Sungguh afnan tidak mau mendengar kan kebodohan wanita itu.
"Bagaimana dengan belanjaan ku, apa kita akan membeli lagi? Aku benar benar membutuh kan nya."ucap laras begitu saja karena tak mendapat jawaban afnan
Dia menanya kan belanjaan yang tadi sempat dia beli di supermarket yang pasti nya sekarang tertinggal di mobil afnan.
"Amir apa kau sudah mengambil mobil ku?."tanya afnan malas mendengar laras
"Sudah bos!."jawab amir cepat
"Kau ikut bersama nya dan ambil belanjaan mu itu!."ucap afnan ketus
Laras hanya mengikuti saja perkataan afnan dan mengikuti amir dari belakang.
Walau ada kesempatan tapi dia tidak bisa kabur karena di belakang nya ada dua penjaga yang mengawasi nya.
"Nama mu amir kan?."tanya laras basa basi
Amir hanya diam saja tanpa menoleh karena afnan menyuruh nya tidak banyak bicara pada sandera nya.
"Apa bos mu itu sudah punya istri?."tanya laras begitu penasaran sejak lama
Mendengar itu amir juga merasa aneh mengapa dia bertanya seperti itu memang nya apa hubungan sandera itu dengan bos nya.
Tidak ada niatan sama sekali amir untuk menjawab dan itu membuat laras sedikit kesal.
Semua orang di sana benar benar sangat sulit untuk di ajak bicara.
Setelah mengambil belanjaan nya di dalam mobil akhir nya amir menyuruh laras masuk langsung ke mobil karena mereka akan pulang.
"Kau masuk lah, bos bilang akan pulang."perintah amir pada laras
Tanpa mau lama lama laras masuk saja dan memakan camilan nya.
Tak lama menunggu akhir nya afnan keluar bersama arya dan masuk ke dalam mobil.
Arya masuk ke depan sedang kan afnan masuk ke belakang bersama laras yang sudah ada di sana.
Tanpa pembicaraan mereka berempat melaju kan mobil pergi meninggal kan rumah sakit.
"Bisa kah kau henti kan makan mu!."bentak afnan melihat laras yang terus saja memakan camilan nya dan membuat bunyi yang membuat afnan berisik
Karena tak mau mendapati afnan marah dengan kondisi nya yang baru di rawat akhir nya laras menyudahi saja makan nya.
setelah setengah jam melaju kan mobil akhir nya mereka sampai di rumah afnan.
...BERSAMBUNG......
......................
...Balik lagi gais, sekarang aku akan usahain rajin up...
...I love you all my readers...
...best...
...Jangan lupa baca novel on going aku lain nya...
...•terjebak rasa...
...•Chef cantik dan tuan muda yang dingin...
...Jangan lupa tinggalin jejak kalian dengan like, komen dan vote...
...Eonni uni...
tapi koq sampai sekarang gak ada kabarnya😭