NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:157
Nilai: 5
Nama Author: Miss ii

20 Tahun sudah berlalu, Yunia sudah memiliki kehidupan keluarga yang cukup bahagia, namun ternyata ada yang disembunyikan yunia, bahwa ia hampir setiap malam bermimpi bertemu dengan sang masa lalu. Sang cinta pertama yang tidak benar benar pergi dari hatinya.
Lalu tanpa sengaja mereka tiba-tiba bertemu di dunia nyata, dan ternyata sang mantan pun sudah memiliki keluarga yang bahagia
yunia tidak bisa menampik jantungnya berdebar lebih kencang ketika kembali bertemu dengan sang pemilik mimpinya selama ini "Didi Permana Putra".
apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah selama ini Didi pun memiliki mimpin yang sama dengan yunia?
bagaimana Yunia menata hatinya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss ii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menangis tersedu

selesai pak Adam menelpon yunia masih menangis tersedu-sedu. Adam tak tega melihat nya dihampirinya yunia. Di tepuk bahunya, dan di usap punggungnya yunia. Adam pun berkata: " menangislah sepuasnya sampai kamu lega, kamu ga sendirian di sini Yun ada aku di sini". Mendengar pak Adam berkata demikian, yunia pun berbalik dan menangis terisak sambil memeluk pinggangnya pak Adam.

Adam kaget namun karena situasinya lagi begini dibiarkan yunia menangis sambil memeluk pinggangnya. Adam hanya mengusap ngusap kepala dan punggung yunia.

Ada sekitar 15 menit yunia menangis. Dan akhirnya dia melepaskan pelukannya. setelah sadar dan lega selesai menangis. Di sela isaknya yunia berkata :" terimakasih ya pak, maaf saya merepotkan bapak, pekerjaan bapak jadi tertunda karena masalah saya dan keluarga saya".

Adam pun akhirnya kembali ke kursi kerjanya dan menyodorkan sekotak tissue kepada yunia.

Adam :" ni kamu lap dulu air mata kamu, kalo sudah siap kamu ke kamar mandi dulu, cuci muka dan solat duha dulu biar tenang, kalo kamu mau pulang istirahat silahkan".

Yunia pun mengangguk dan berkata:" baik pak sekali lagi terimakasih".

Setelah nya Yunia berdiri dan keluar ruangan menuju toilet.

Sepeninggal Yunia, Adam meraba dadanya yang ntah kenapa semenjak di peluk yunia tadi tambah cepat detak jantung nya. Hufftt ... Apa iya aku mulai menyukai nya , tanya Adam pada dirinya sendiri. Ya sejak kejadian Adam membuatkan teh untuk Yunia di pantry sejak itu Adam entah kenapa mulai simpati pada yunia. Awalnya hanya empati kepada bawahan, lama-lama entah kenapa timbul rasa ingin melindungi dan ingin melihat yunia tersenyum.

Namun Adam masih belum yakin dengan perasaan nya, tapi mengingat kemarin ketika yunia tidur di mobil sambil memeluk lengannya. Jujur Adam merasakan damai apalagi ketika mencium pewangi yang menempel di kerudung yunia. Hmmm padahal itu hanya pewangi pakaian biasa namun entah kenapa menurut Adam wanginya istimewa. Apalagi dengan kejadian dia tiba-tiba membungkus Sop buntut dan yang lainnya untuk yunia, dan ketika yunia pamit serta reflek Adam menyodorkan tangannya dan pada saat yunia mencium tangannya itu membuat Adam bahagia. Mungkin yunia tidak menyadari raut wajah Adam saat itu, bahwa Adam tersenyum dan bahagia sekali.

Sudah lama adam tidak merasakan di butuhkan, dihargai dan di anggap ada oleh wanita. Ya sejak wanita yang di cintainya memilih pergi dan menikah dengan seorang perwira polisi pilihan orang tuanya.

Yunia yang awalnya sering membuat jengkel dalam pekerjaan yang selalu saja ada jawaban ketika di koreksi, entah kenapa sekarang yunia memiliki pesona tersendiri di mata seorang Adam.

Jujur ketika menghadapi keluarga Yunia tadi Adam benar-benar menahan emosinya. Entah bagaimana caranya Yunia bisa bertahan hidup di tengah keluarga yang sangat-sangat aneh menurut Adam. Adam pun menarik kesimpulan bahwa Yunia memang hanya menjadi sapi perah keluarga nya, dan Adam pun curiga bila Yunia bukanlah anak kandung kedua orang tuanya. Namun Adam tidak tega bila harus mengatakan hal itu secara terang-terangan kepada Yunia saat ini.

karena Adam merasa yang paling dibutuhkan yunia saat ini adalah rasa nyaman dan tenang, agar bisa selesai kuliah tepat waktu, dan barulah setelah nya Adam akan mungkin mempersunting Yunia. Ah... Tapi apa iya ya, Adam yakin dan ga yakin dengan pemikiran nya ini.

Di dalam toilet yunia pun segera membasuh mukanya. Terlihat jelas matanya sembab dan merah. Yunia sudah tidak ada mood untuk touch up make up. Biarlah fikir Yunia. Ia pun segera mengambil wudhu dan menuju musola untuk melaksanakan solat duha. Selesai solat duha Yunia pun berdoa memohon pertolongan Allah SWT untuk semua permasalahan yang dihadapinya saat ini. selesai berdoa yunia pun masih ingin merenung lagi.

fikirannya pun menerawang jauh, untung ada pak Adam tadi yang melindungi nya ketika keluarga nya datang. Yunia tidak bisa membayangkan entah apa yang akan terjadi bila tadi pak Adam tidak menolong nya. Ah pak Adam sikapnya akhir - akhir ini benar - benar membuat yunia mengagumi nya, namun tidak berani menyimpulkan jauh. karena tidak mungkin seorang pak Adam menaruh rasa padaku, begitu batin Yunia. Pasti dia hanya menganggapku sebagai adiknya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!