NovelToon NovelToon
BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Fantasi
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Selina, seorang gadis muda yang baru saja lulus tiba-tiba bertransmigrasi ke dunia beastman ketika sedang tertidur. Hidup didunia asing yang mengandalkan kekuatan untuk bertahan hidup, Selina yang tak memiliki chat curang atau mengetahui jalan cerita takdirnya seperti yang selama ini dialami oleh para transmigator lainnya memilih untuk menggunakan ingatan dan kemampuannya di dunia modern demi bertahan hidup yang tanpa sadar upaya dan terobosan yang dibuatnya mempengaruhi kehidupan suku rubah dimana ia tinggal,membuat peradaban di suku rubah mengalami kemajuan dan seiring dengan perkembangan sukunya nama Selina pun semakin terkenal dan dianggap sebagai pelopor dan iapun yang semula hanyalah seorang betina lemah dan sakit-sakitan tanpa kemampuan berubah menjadi wanita kuat dan penuh inovasi yang membawa sukunya menjadi besar dan diperhitungkan di dunia Beastman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERTEKAN

Selina maju beberapa langkah, Arvello, Abraham serta Reygan diam-diam menjaganya dari belakang.

Melihat sikap tiga pria kuat dari suku rubah berjaga di belakang betina cantik tersebut, Georgina tak lagi bisa menahan rasa penasaran yang sedari tadi menggaruk hatinya.

"Siapa kamu? Berani sekali kamu menyerang suku Beruang Hitam!", ucap Georgina tajam.

Disambut dengan tidak ramah, Selina hanya tersenyum tipis. "Ketua Georgina, perkenalkan nama saya Selina. Saya adalah juru diplomasi dari suku rubah", ucapnya memperkenalkan diri.

"Juru diplomasi?!", ulang Georgina dengan alis berkerut. 

Melihat kebingungan Georgina, Selina pun segera menjelaskan. "Juru diplomasi adalah orang mewakili kebijaksanaan dari kepala suku untuk berurusan dengan suku lain, bisa dibilang aku adalah tangan kanan kepala suku rubah ".

Meski tak begitu mengerti, tapi mendengar jika perempuan itu adalah tangan kanan kepala suku ribah, Georgina pun paham akan kedudukan dari perempuan cantik didepannya itu sehingga sikapnya sedikit berbeda dari sebelumnya.

"Selama ini kami tak pernah membuat masalah dengan suku rubah. Lalu kenapa kamu menyerang kami?", tanya Georgina ketus.

"Bagaimana ini bisa disebut menyerang?", Selina tersenyum tipis. "Ketua Georgina sepertinya lupa, siapa yang lebih dulu memprovokasi dengan mengirimkan beberapa penyusup ke suku rubah kami. Ini hanyalah serangan balasan saja", jawab Selina santai.

Georgina sedikit gusar mendengar jika suku rubah mengetahui jika mereka mengirim banyak orang untuk menyusup kedalam suku tersebut untuk mencari informasi mengenai gua garam yang sayangnya selalu gagal.

"Kami setidak nya tidak membunuh atau menyerang orang-orangmu ", kata Georgina sambil memutar bola mata kecilnya yang hitam. "Kami hanya ingin memastikan apakah rumor diluaran itu benar, mengenai gua garam".

Melihat Georgina sudah mengakui kesalahannya, senyum Selina semakin dalam. “Aku juga tidak membunuh orang- orangmu. Aku hanya membawa pasukan kemari untuk menjalin pertemanan dengan suku kalian".

Georgina : …..

Siapa yang akan percaya dengan omongan betina ini, menjalin pertemanan?!

Dengan membawa tiga ratus pasukan!

Hanya orang bodoh yang akan percaya!

Betina didepannya ini, benar-benar membuatnya kesal!

p

Georgina memang marah, tetapi ia sadar dirinya berada di pihak yang salah. 'Katakan saja. Apa sebenarnya tujuanmu melakukan semua ini?"

Melihat Georgina mulai mengalah, Selina merasa lega dan senyum tipis kembali menghiasi wajahnya."Sederhana saja, aku ingin suku Beruang Hitam tunduk kepada suku rubah, bergabung dengan kami".

Satu kalimat yang Selina lontarkan membuat seluruh suku Beruang Hitam terkejut.

"Apa? Bergabung dengan suku rubah?!"

"Tunduk di kaki mereka!"

"Ini benar-benar lelucon. Tidak mungkin!"

Kerumunan suku Beruang Hitam menjadi gaduh. Terkejut sekaligus marah. Georgina mengertakkan gigi dengan kuat menahan penghinaan ini.

Dengan wajah gusar, Georgina mengeluarkan eraman tertahan. "Kau gila! Suku Beruang Hitam kami tidak kalah dari suku rubah! Atas dasar apa kami harus bergabung dengan suku kalian? Aku tidak terima!".

"Berdasarkan situasi saat ini," kata Selina sambil menanggalkan senyumnya, "Kami lebih unggul. Kalian semua ada di sini, sepenuhnya dalam kendali suku rubah. Jika kalian menolak, apakah kalian sanggup menanggung akibatnya?"

Sejak memperlihatkan diri di hadapan suku Beruang Hitam, citra Selina adalah gabungan kewibawaan dan ketenangan. Namun kini, ia secara terbuka mengancam, memperlihatkan sisi dingin dan kejam.

"Kakak..." kata Gisel,tak kuasa menahan diri untuk berbicara. la menatap Georgina dan memberi isyarat kuat dengan sorot mata. "Kekuatan suku rubah sekarang tidak bisa diremehkan, dan terlebih lagi, kita tidak boleh berhadapan langsung"

Sambil berbicara, Gisel berusaha mengarahkan perhatian sang kakak pada senjata di tangan para prajurit suku rubah. 

Senjata-senjata itu, serta kekuatan betina ini, benar-benar mengerikan. Ketika didalam celah batu tadi, salah satu suaminya yang berhasil lolos dan ikut masuk kedalam mengatakan jika banyak anggota suku tumbang dengan cepat, setelah perempuan cantik itu meniup sebuah seruling. Entah senjata aneh apa yang dimilikinya, yang jelas itu sangat berbahaya dan tak bisa suku Beruang Hitam lawan.

Georgina melirik,mengikuti arah pandang sang adik dan melihat senjata-senjata itu, serta aura kekuatan aneh yang keluar dari tubuh perempuan asing ini, juga tekanan dari penjantan level sembilan yang berdiri dibelakangnya, benar-benar mengerikan! sama sekali berbeda dari suku rubah yang dahulu!

Iapun mulai menyadari perubahan ini dan jika ia masih memperlakukan suku rubah seperti sebelumnya, bencana besar bisa terjadi.

Georgina tertegun, menatap Selina dengan ragu, lalu tanpa sadar mengalihkan pandangannya kembali  ke senjata-senjata yang dipegang oleh suku rubah itu.

Semua senjata tersebut sederhana, tanpa hiasan atau tanda rumit, tapi sangat berbeda dari senjata yang biasa mereka gunakan. Sekilas ketajaman senjata-senjata itu terlihat jelas, menimbulkan rasa gentar bagi siapapun yang menatapnya.

"Bolehkah aku mendiskusikan masalah ini dengan beberapa anggota sukuku?" tanya Georgina sambil menunjuk beberapa orang.

"Tentu, silakan," jawab Selina, tidak merasa mereka dapat berbuat apa-apa, atau melarikan diri dengan cepat segera mengangguk.

Georgina pun menarik sang adik dan pasangan hewannya, menanyakan secara rinci apa yang terjadi hari ini karena ia tahu suami adiknya itu mengetahui segalanya.

Keduanya pun segera menceritakan semuanya tanpa menyembunyikan apa pun. Setelah selesai menjelaskan, Gisel menambahkan, "tangan kanan kepala suku rubah ini bahkan lebih kuat daripada pejantan mana pun! Aku bisa merasakannya jika dia tidak berniat membunuh. Saat bertarung, menurut Liam ia menggunakan senjata aneh yang ditiup, menyebabkan semua orang yang terkena senjatanya akan jatuh tak sadarkan diri secara langsung. Jika ia memang sejak awal berniat membunuh, kami sama sekali tidak akan mampu bertahan".

Liam, suami hewan Gisel mengangguk membenarkan ucapan istrinya dan menambahkan, “Kita tak tahu senjata rahasia apa yang bisa membuat anggota suku kita jatuh pingsan tak sadarkan diri hanya dalam satu kali serangan tanpa suara itu. Bukankah hal ini sangat menakutkan”.

Georgina menunduk, tenggelam dalam pikirannya. Tak lama kemudian, ia kembali dan berjalan mendekat kearah Selina.

"Betina Selina", katanya, dengan mata hitam kecilnya berputar cepat, "suku Beruang Hitam kami bersedia menjadi sekutu suku rubah. Di masa depan, jika kalian membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu. Selain itu, jika kalian kekurangan makanan, kami juga dapat menyediakannya secara cuma-cuma. Namun mengenai penggabungan dan penundukan, menurutku…”

Belum menyelesaikan ucapannya, Selina sudah menggerakkan satu tangannya ke depan sebagai tanda untuk Georgina berhenti berbicara.

"Sepertinya Ketua Georgina menolak bekerja sama dengan  kami",  potong Selina tajam, “Jenderal Reygan, kumpulkan semua betina suku Beruang hitam "

"Siap!" jawab Reygan tanpa ragu, lalu memberi isyarat kepada para anggotanya untuk melaksanakan perintah Selina itu.

Wajah Georgina langsung berubah drastis. "Betina Selina, apa maksudmu ini?!"

“Jika kau tidak menunjukkan ketulusan, maka kami harus memperlihatkan bagaimana cara suku rubah menangani masalah ini", ujar Selina dengan wajah muram dan dingin.

"Bawa mereka ke sini!", perintahnya begitu ia melihat Jenderal Reygan sudah membawa betina suku Beruang Hitam.

Jumlah betina suku Beruang Hitam sedikit lebih banyak daripada suku rubah, tetapi tidak sampai seratus orang. Kini mereka didorong ke depan oleh para prajurit suku rubah. Wajah-wajah mereka penuh ketakutan.

"Tolong, Ketua, selamatkan kami!"

"Hiks... apakah dia akan membunuh kita? Aku takut..."

"Tidak! aku belum mau mati! Aku ingin hidup! Ketua, tolong kami!"

Selian banyak yang memonta pertolongan kepada Georgina, ada pula yang hanya menggertakkan gigi dan tidak memohon, hanya menatap Selina dengan pandangan penuh kebencian.

Mendengar rintihan dan ekspresi ketakutan anggota sukunya, hati Georgina merasa perih.

"Betina Selina, kau tidak boleh!", teriak Georgina dengan panik. "Kau tidak boleh membunuh mereka! Kita semua betina, bagaimana bisa kau setega ini!”.

Melihat kegusaran Georgina, Selina merasa puas karena efek yang ia harapkan tercapai.

1
Claudia Sintia bela
kenpa tidk ada sistem ..sial sekali cwek ni🙃
Dewiendahsetiowati
Selina saking syoknya sudah pingsan 2x🤣🤣🤣
Dewiendahsetiowati
tidak ada jari emas kah
Dewiendahsetiowati
akhirnya ada jari emas
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Yuni Anto
💪💪💪 terus ya Thor n🙏udah up tiap hari tapi 😅😅😅😅 selalu kurang 🥰🥰🥰 jngn marah y
Yani
lanjut Thorrr 🙏🙏
Aie Saragih
kk lanjut Napa pinomat 2 bab kk😍🙏
Kusii Yaati
kenapa sedikit sekali, masih kurang puas bacanya,up lagi dong Thor 😁💪
Kusii Yaati
lanjut Thor, bagus ceritanya... masih penasaran sama suami Selena berikutnya 😁💪😘
Yani
lanjut Thorr 💐💐
Musdalifa Ifa
suka deh sama ceritanya seru banget 😍, semangat up Thor💪
RaMna Hanyonggun Isj
Updatennya Kasih banyakk
Egoll Losius
suka
Egoll Losius
suka
Wapik
mencoba baca dulu ya
Aie Saragih
kk double up ya kk
Aie Saragih
aku selalu Sukak cerita kk ini
gak bertele tele
semangat y kk buat karya bgus bagus nya
Aie Saragih
kk knpa skit sekali kk bab nya 😍
Yuni Anto
🙄😍waah😍up LG donk Thor 💪💪💪💪💖💖 terus ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!