NovelToon NovelToon
System Penyihir Terhebat

System Penyihir Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: MR. IRA

Aarav Elias Kayler terbangun di sebuah dunia yang tak dikenal, tanpa ingatan apapun tentang dirinya. Semua yang dia tahu adalah bahwa dunia ini dipenuhi dengan sihir, dan dia merasa seolah-olah ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Ketika mencoba menggunakan sihir, tak ada hasil yang muncul, membuatnya merasa terjebak dalam kebingungannya.
Namun, tak lama setelahnya, Aarav menemukan sebuah rumah tua yang misterius, yang mengarah pada sebuah kejadian tak terduga yang mengubah segalanya. Di dunia yang penuh dengan rahasia dan kekuatan yang belum ia pahami, Aarav harus menghadapi takdir yang tersembunyi di balik masa lalunya yang terlupakan.
Dengan tekad untuk menguasai dunia sihir dan meraih kekuatan yang selama ini hilang, Aarav harus menavigasi sebuah dunia yang penuh dengan bahaya, misteri, dan konflik. Apakah dia akan menemukan jalan menuju kekuasaannya, atau justru terjerumus dalam kekuatan yang tak dapat ia kendalikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MR. IRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Sebuah Penawar

Di dalam rumah paman Joseh, seluruh tubuhnya kotor karena terkena asap berwarna merah muda dari ramuan yang tengah dia buat. Wajahnya penuh dengan asap berwarna merah muda juga.

Pakaiannya kotor, semuanya kotor, bahkan ruangannya juga kotor oleh noda berwarna merah muda.

Paman Joseh mengambil sebuah cairan dari botol, kemudian sedikit meneteskannya ke ramuan yang tengah ia buat. Dan tiba-tiba, ramuan itu meledak menyemburkan asap berwarna merah muda pekat.

"Uhuk... Uhuk..." paman Joseh batuk, dia keluar dari kepulan asap sambil membawa sebuah gelas bening berisi cairan ramuan berwarna merah muda.

Paman Joseh memandang ke ramuan yang telah selesai ia buat, "Akhirnya, sekarang aku harus segera memberikan ini ke Nuril sebelum 24 jam!!" ucap paman Joseh.

Paman Joseh meletakkan ramuannya di meja, menganti pakaiannya yang kotor itu, membersihkan wajahnya, kemudian kembali mengambil ramuannya.

Paman Joseh kemudian dengan perlahan mengucapkan sebuah mantra sihir, dan sebuah portal berwarna ungu muncul tepat di hadapannya. Tanpa berlama-lama, paman Joseh masuk ke dalam portal ungu yang dibuatnya itu.

Sementara itu, di dalam rumah Nuril, di dalam kamar Nuril. Nuril tengah duduk santai di tempat tidurnya sambil membaca sebuah buku dongeng. Dan tanpa aba-aba, portal ungu langsung muncul di depan Nuril yang tengah bersantai.

"Astaga!!!" ucap Nuril yang keget saat melihat portal ungu itu.

Nuril bangkit dari tempat tidurnya, menatap takjub ke arah portal ungu yang perlahan-lahan terbuka dengan lebar. Nuril berpikir sesuatu soal portal ungu itu, "Ini, mirip banget kayak portalnya paman Joseh!!" ucapnya.

Dan benar saja, saat portal terbuka, seorang pria keluar dari dalam portal itu, "Nuril!!!" sapa paman Joseh.

Nuril langsung tertegun sejenak, "Paman Joseh?" ucapnya, Nuril langsung saja memeluk tubuh paman Joseh dengan erat.

"Paman kemana saja? Berminggu-minggu nggak ada di rumah?!" tanya Nuril yang khawatir.

Paman Joseh dengan lembut melepaskan pelukan Nuril, "Paman... Jalan-jalan!!!" ucap paman Joseh.

Nuril mengerucutkan keningnya, "Jalan-jalan?!" serunya yang kebingungan.

Paman Joseh mengangguk, dia lalu mengeluarkan sebuah botol berisi air dari dalam sakunya, "Ini, minum ya. Oleh-oleh dari paman!!" ucapnya sambil memberikan botolnya.

Nuril menerima botol yang diberikan paman Joseh, dia memandang botol yang dia genggam, "Ini... Apa?!" tanya Nuril.

"Minum saja," ucap paman Joseh, tanpa berlama-lama. Paman Joseh kembali masuk ke dalam portalnya, dan kemudian portalnya menghilang begitu saja.

Paman Joseh meninggalkan Nuril sendirian di dalam kebingungannya, "Minuman apa ini?!" ucap Nuril yang terus kebingungan.

Walaupun bingung, Nuril tetap meminum air berwarna merah muda yang diberikan paman Joseh itu. Saat Nuril menyelesaikan tegukan ketiganya, tiba-tiba simbol di punggung tangan kanannya sedikit bersinar. Dan sedikit menyusut, perubahan itu tanpa sepengetahuan Nuril.

Beberapa tegukan telah dihabiskannya, dia lalu berbaring di tempat tidurnya, berpikir soal latihannya karena paman Joseh sudah kembali, dan berpikir soal Aarav yang membunuh penyihir tadi.

Di dalam kamar Aarav, Aarav masih berbaring di tempat tidurnya, pikirannya masih kacau akibat system yang ada di dalam dirinya. Mimpi yang ia dapatkan sungguh benar-benar kacau, memecah kesunyian pikirannya.

Aarav duduk di tempat tidurnya, berpikir sejenak, "Ya, system mungkin berbahaya... Mungkin saja, jadi aku harus bisa beradaptasi!!" ucap Aarav.

Bersambung...

1
Leonorrrr
Antagonis kah ini?🤭🤭
Leonorrrr
Sistem kasta yah😍😍
Anjar Sutrisno
mantap bre.. lanjut.. 👍 mampir punyaku juga ya..
IRAWAN: siap breee👍👍
total 1 replies
IRAWAN
Kasih pendapat juga dongg, jangan cuman baca🗿
IRAWAN
Hai semuaaaa, jangan lupa likenya yahhhh🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!