NovelToon NovelToon
Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Air Mata Seorang Istri: Kakakku, Perebut Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Teman lama bertemu kembali / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Berawal dari selembar struk pembayaran sebuah tas branded yang harganya mahal, Kirana mencurigai Rafka sudah berselingkuh di belakangnya. Dia pun mulai memantau suaminya secara diam-diam.

Sampai suatu hari Kirana sadar Rafka lebih mengutamakan Kinanti dan putrinya, Ara, dibandingkan dengan dirinya dan Gita, putri kandungnya sendiri.

"Bukannya Mas sudah janji sama Gita, lalu kenapa Mas malah pergi ke wahana bermain sama Ara? Sungguh, Mas tega menyakiti perasaan anak sendiri dan membahagiakan anak orang lain!" ucap Kirana dengan berderai air mata.

"Ma, Papa sudah tidak sayang lagi sama aku, ya?" tanya Gita lirih, menahan isak tangis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Berita gugatan cerai yang dilayangkan oleh Kirana kepada Rafka sudah terdengar oleh Pak Darma dan Bu Maya. Mereka pun memanggil Kirana, Rafka, dan Kirana.

Tidak lupa dengan keluarga Rafka yang marah kepada Kinanti karena sudah merusak rumah tangga Kirana dan Rafka.

“Dasar wanita murahan! Tidak punya hati,” bentak Pak Andi marah.

“Kalian tidak mendidik anak kalian, ya! Makanya kelakuannya tidak beda jauh dengan pe-lacur” lanjut Bu Ratih.

Kinanti tidak menangis ketika keluarga Rafka menatapnya seperti sampah. Ia justru tersenyum—tipis, pahit, penuh perhitungan.

“Jadi kalian tuduh aku pelakor?” ucap Kinanti pelan, suaranya bergetar seolah menahan luka yang dalam. “Padahal aku hanya perempuan yang suka didengarkan keluh kesah seorang pria.”

Bu Ratih mendengus keras. “Kamu merusak rumah tangga adik iparmu sendiri!”

“Merusak?” Kinanti tertawa lirih, lalu menunduk, mengusap sudut matanya yang basah. “Aku tidak pernah berniat merebut siapa pun. Aku hanya menjadi tempat pulang ketika Rafka tidak punya rumah secara emosional.”

Kalimat itu seperti pisau yang ditusuk perlahan tidak terlihat tajam, tapi mematikan.

“Kirana tidak pernah menjadi istri yang hangat,” lanjut Kinanti, kini suaranya lirih namun jelas. “Dia dingin. Menekan. Semua harus sesuai kemauannya. Rafka pulang ke rumah bukan untuk beristirahat, tapi untuk dihakimi.”

Rafka yang duduk di sudut ruangan tersentak. “Kinanti—”

“Tolong, Mas. Kali ini dengarkan aku,” potong Kinanti, menoleh dengan mata berkaca-kaca. “Aku tahu aku salah. Tapi jangan hapus semua yang Mas rasakan hanya karena satu video.”

Kinanti menatap satu per satu wajah keluarga Rafka. “Rafka datang padaku bukan karena nafsu. Tapi karena kelelahan. Karena butuh dimengerti.”

Kebohongan yang disusun rapi sering kali terdengar lebih meyakinkan daripada kebenaran yang telanjang.

Ayah Rafka terdiam. Ibu Rafka mengusap dadanya, tampak goyah.

“Kamu bilang Rafka tertekan?” tanya ibunya ragu.

Kinanti mengangguk, air mata jatuh sempurna. “Dia sering gemetar saat bercerita. Tentang tuntutan rumah, tentang rasa tidak pernah cukup. Aku hanya mendengarkan. Aku hanya ada.”

Padahal Kinanti sangat tahu bahwa cinta Rafka tidak pernah benar-benar berpindah.

Pria itu selalu menyebut nama Kirana dalam diamnya. Dalam penyesalan. Dalam setiap jeda panjang setelah mereka bersama. Cinta itu masih ada, utuh, menyakitkan, dan Kinanti membencinya.

Ingatan Kinanti melayang pada malam hujan itu empat bulan yang lalu.

Saat itu hujan turun deras, Kirana memaksa Rafka mengantarkannya pulang ke rumahnya. Ara tertidur duduk di tengah, tubuh kecil itu lelah setelah seharian bermain.

Sebenarnya Rafka ragu untuk mengantar pulang. Namun, Kinanti memaksanya. Akhirnya mau tidak mau pergi.

Begitu sampai rumah, hujan malah semakin deras.

“Mas, tunggu saja hujannya reda di dalam,” kata Kinanti lembut. “Kasihan tubuhmu kalau kehujanan bisa masuk angin.”

Rafka pun masuk ke rumah. Dia menghubungi Kirana kalau terjebak hujan.

Di dalam rumah, suasana sunyi. Jam dinding berdetak pelan, seolah menghitung mundur sesuatu yang tak terucap.

Kinanti menyeduhkan kopi hangat. Namun, bukan hanya bubuk kopi yang dimasukan ke dalam gelas. Tangan mengaduk tenang, gerakannya terlatih. Tidak ada yang aneh. Tidak ada yang mencurigakan.

“Mas, minum dulu!”

“Terima kasih, Mbak.”Rafka minum tanpa curiga.

Beberapa menit berlalu. Rafka merasa kepalanya mulai terasa ringan. Napasnya tidak lagi teratur. Ada panas aneh menjalar di tubuhnya, bukan panas demam, tapi sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan.

Ketika Kinanti duduk lebih dekat, Rafka berdiri, berusaha menjaga jarak.

“Kinanti, aku mau pulang.”

Namun langkahnya goyah.

“Kamu kelihatan capek sekali, Mas,” bisiknya. “Duduk dulu. Jangan dipaksa.”

“Aku bilang aku mau pulang.” Suara Rafka meninggi, ada panik di sana.

Kinanti tidak mundur. Tangannya menyentuh lengan Rafka. Sentuhan pertama yang tidak seharusnya terjadi.

Rafka menarik lengannya dengan kasar. Dia tahu kakak iparnya suka ganjen dan sering menggodanya.

“Jangan, Mbak!” katanya. “Aku cinta Kirana.”

Kalimat itu keluar bersama napas terengah. Itu bukan basa-basi, itu adalah perlawanan. Namun, tubuhnya tidak lagi patuh pada pikirannya.

Kinanti tahu obatnya mulai bereaksi. Ia bisa melihatnya di mata Rafka. Pria itu kebingungan, ketakutan, dan kemarahan yang bercampur.

“Tenang saja, Rafka,” bisik Kinanti. “Tidak ada yang perlu kamu takutkan. Kamu hanya perlu menikmatinya saja.”

Rafka berusaha menjauh. Ia menyebut nama Kirana berulang kali seperti doa, seperti pegangan terakhir pada dirinya sendiri. Namun, Kinanti tidak berhenti melancarkan serangan yang memancing hasratnya.

Malam itu, batas dilanggar bukan karena persetujuan, melainkan karena ketidakberdayaan.

Lalu, setelahnya yang tersisa pada Rafka hanyalah kehancuran.

Rafka pulang dengan tubuh yang terasa asing, pikiran yang kosong, dan rasa bersalah yang menghantam lebih keras dari hujan malam itu. Ia tidak bercerita. Ia mengubur semuanya. Meyakinkan dirinya bahwa itu hanya satu kesalahan, satu malam, satu titik hitam.

Rafka tidak tahu kalau kejadian malam itu bukan yang terakhir, tetapi itu adalah awal.

Kinanti mengulanginya. Sekali, dua kali, bahkan berkali-kali memberi obat itu. Kadang lewat kopi.

Kadang lewat minuman lainnya.

Hingga suatu hari, obat itu tidak lagi diperlukan. Tubuh Rafka sudah terbiasa. Pikiran Rafka sudah lelah melawan.

Rasa bersalah berubah menjadi kebiasaan.

Dan di situlah Kinanti menang, bukan karena cinta, tetapi karena perang yang ia rancang sejak awal. Ia memang ingin merebut Rafka dari Kirana.

Bukan karena Rafka lebih mencintainya,

melainkan karena Kinanti tidak sanggup menerima kenyataan bahwa ia selalu menjadi yang kedua.

Kini, saat ia berdiri di hadapan keluarga, semua dia memutarbalikkan cerita, menyebut dirinya sebagai pelabuhan tenang bagi pria yang “tertekan”.

Kinanti tahu satu hal, kebenaran tidak selalu menang. Yang menang adalah cerita yang paling sering diulang.

Namun Kinanti lupa satu hal yang lebih besar. Ada luka yang tidak bisa disangkal oleh fitnah. Dan ada kebenaran yang akan tetap berdiri, meski dipelintir berkali-kali.

Kinanti tahu jika kebohongan diulang dengan cukup meyakinkan, ia akan berubah menjadi “kebenaran” versi orang-orang yang ingin percaya.

Kini, di hadapan keluarga Rafka, Kinanti memainkan perannya dengan sempurna.

“Aku mencintai Mas Rafka,” kata Kinanti akhirnya. “Bukan karena statusnya. Tapi karena rasa saling membutuhkan itu tumbuh tanpa kami sadari.”

Rafka menunduk. Dadanya sesak. Ia tahu kalimat itu separuh benar, separuh dusta. Ia memang rapuh. Ia memang lelah, tetapi perbuatannya itu tetaplah pilihannya. Kirana tidak pernah seburuk yang Kinanti gambarkan.

Kirana duduk sambil memeluk Gita yang tertidur dengan mata sembab. Ia tidak menyangka kakaknya menyebar fitnah seperti itu. Dia diam bukan berarti kalah. Dia menunggu momen yang tepat untuk membalas. Dia yakini orang yang berani menghancurkan rumah tangga dengan kebohongan, akan terus berbohong untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Lalu, suatu hari, semua akan runtuh oleh kebenaran yang tak bisa lagi ditutup.

***

Maaf telat posting. Karena mendapat kabar mendadak bibiku meninggal. Sekarang pun masih berasa mimpi bagi keluarga besar kami.

1
Nova Meteng
😡 ini sepertinya kisahku 😡🥺🥺😭?😭
🌸Santi Suki🌸: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 1 replies
Nor Azlin
kalau mereka berdua tidak mau mendengarkan mu kamu ikut aja Kirana & tinggal lah sama nya pasti hidup mu akan bahagia biarkan Maya sama Kinati dengan angan-angan nya yang tinggi itu untuk menjadi kaya yah ...kamu akan tau nanti siapa AL yang sebenarnya 😂😂😂 sampai suatu saat nya nanti kamu akan hidup damai bersama AL juga Kirana juga Gita yah ...pokok nya kamu ikut aja Kirana sudah tentu kamu tidak dalam bahaya deh🤭🤭🤭 lanjutkan thor
Nor Azlin
itu pasti bu maya yah ibu nya kirana orang yang paling tidak becus menjadi ibu ...kenapa juga harus ketemu sama si nenek lampir deh 😂😂😂walau pun kenyataan nya dia ibu kandung kirana bagi aku dia seperti ibu angkat bagi kirana nya yah ...semoga di saat kamu bahagia lagi keluarga mu jangan ikut campur lagi deh ...terutama di saat kebahagian kecil akan di bina yah ...semoga berbahagialah Kirana Gita nya lanjutkan thor oh ya thor bagai mana khabar Kinati setelah di pindahkan yah pasti kali ini pun berilah lagi dengan gaya hidup nya yang glamor pasti akan mengait suami orang lagi tu 😏😏😏kali ini kalau dia berilah lagi bencana bagi diri nya deh kalau dia tidak berubah yah dulu adik mu cuman membongkarkan perselingkuhan nya bersama suami adik nya yah kali ini kalau dia berilah pasti kena keroyok ni🤭🤭
Nor Azlin
iya ni sekarang Kirana sudah cerai dari kamu wajar aja lah ada orang lain di samping nya ....tidak kayak kamu dulu masih suami Kirana malah jalan barang Kinati sama anak nya bukan hanya itu kamu sudah menggarap nya sampai kamu puas bersama2 nya yah ingat itu jangan sok pengertian sekarang ini ...ingat bagai mana janji2 kosong yang kamu berikan pada anak mu Gita hati dia hancur kerana kamu bohongi tau sudah nya dia juga tau kenapa kamu tidak jadi menepati janji mu kerana kamu berselingkuh bukan dengan wanita lain melainkan tante nya sendiri kakak kandung ibu nya lho ...kalau aku jadi Gita aku akan abaikan terus ni biar dia tau rasa yah 😂😂😂lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu itu bego apa sih katanya orang pintar bukan nya kamu sendiri yang mengirim aib mu sendiri ....kamu pikir kirana akan diam gitu nah terbukti nya semua orang tau tu itu salah mu sendiri yang mengirim video nya pada Kirana kan jadi kamu sendiri yang menjual aib mu pada orang lain Tampa bersusah payah di cari tu😏😏😏berkat kamu terlalu gentel lubang & gatel Tangan jadi berkirim deh aib mu itu ...kamu ingin membuat Kirana mengamuk2 tapi tidak dia memperlihatkan pada keluarga suami nya sendiri lho🤣🤣🤣🤣ayo Kirana jangan nangis2 deh usahamu sudah mendapat rezeki menggunung tu lanjutkan dengan rasa gembira pasti rezeki mu mencanak naik bagai roket deh ...jadi lah pengusaha yang sukses yah aku dukung kamu ...biar banyak uwang & menjadi kaya raya bahagiakan Gita kalau sudah banyak uwang kamu bisa membawa Gita pergi kemana2 aja keluar negeri pun boleh aja tu😄😄lanjutkan thor
Nor Azlin
aku tuntut rumah itu yang kamu duduki sama Rafka itu biar dia memberikan & langsung kasih nama kamu di setifikat rumah nya untuk masa depan Gita yah pasti Rafka mau tu jangan kasih Kinati itu menduduki nya biar dia di tempatnya deh kalau perlu biar Rafka tau siapa yang tulus mencintai nya kan ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah aku katakan pasti berilah dengan kehilangan itu semua kan ...nanti juga akan memberi alasan juga saat perselingkuhan nya terbongkar kan ...ayo kirana kamu kasih tahu aja deh biar dia terdiam atau atau tidak bukti nyata nya kamu sudah melihat mereka pergi ke hotel pandai2 lah kamu reka biar terkesan nyata kering juga kamu sudah tau lebih dalam lagi biar mati kutu tu si Rafka ...paksa aja mengaku atas nama anak mu Gita pasti mau tu 😂😂😂jangan kalah ekting dari Kinati gatel tu ...lanjutkan thor
Nor Azlin
ayo lah Ki kamu ambil semua nya jangan kasih ada uwang di tabungan nya lagi kamu simpan kan di tabungan peribadi mu itu uwang kamu juga kan namanya pun uwang bersama kamu lagi berhak atas tabungan itu dari si Kinati itu deh bahagian Rakan kan sudah habis di gunakan buat foya2 sama janda kegatalan itu deh 😂😂😂kamu berhak ambil semua pun tidak mengapa biar tau rasa ni ...apa Kinari akan mau sama Rafka lagi kalau keutuhan nya sudah tidak dipenuhi lagi ...aku percaya selagi ada uwang di rekening bersama itu Kinati menempel bagai lintah ...apa cinta nya itu tulus saat uwang tidak ada puii pasti tidak gitu kan ada uwang abang sayang tidak ada uwang abang boleh hilang deh 😂😂😂🤣🤣🤣lanjutkan thor
Nor Azlin
semoga kecelakaan nanti saat pulang baru tau rasa biar Rafka cacat yah apa dengan itu Kinati mau lagi sama Rafka nya 😏😏😏beci bangat dengan alasan anak yatim juga janda ...pantasan orang-orang benci yang namanya janda ada di lingkungan orang-orang yang berkeluarga yah nahh ini sebab nya kerana segelintir jandanya yang seperti Kinati ini lah nama janda yang betul2 menjanda jadi rusak yah 😂😂😂 lanjutkan thor
Nor Azlin
pasti kalau sudah ketahuan selingkuh nya pasti Rafka akan menyalahkan kirana kerana tidak pernah ambil tau tentang dia lagi kan ...bodoh amat lah mau ambil tau lagi kalau burung mu itu sudah kecelup pada lubang kakak ipar mu sendiri ...kalau aku jadi kirana pun tidak akan bersama lagi dengan laki2 yang sudah kecelup lubang kakak nya sendiri atau wanita lain nya kerana aku merasa jijik deh mau bersentuhan pun rasa enggak mau yah sama kayak nya kirana yah ...kalau itu yang di persoal kan nanti kamu tinggal bicara aja kamu sudah tau sejak awal tapi kamu tidak mendapatkan bukti yang kukuh lagi kerana kakak mu itu ratu kering nya tinggi yah ...saat itu tiba nanti kamu luahkan kesemua nya aja biar dia tau rasa jangan beri ampun mereka berdua yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
betul tu jadi jangan pernah menyakiti hati kedua nya kalau kamu banget sama apam kinati ceraikan aja kirana senangkan ...katakan aja sama keluarga mu berterus-terang aja sama keluarga mu jangan membebani kirana seorang diri ...kirana sesudah kamu menemukan bukti kukuh tolong bagi tau keluarga mertua mu biar mereka yang memberi ceramah pada Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
saran aku deh buka Restoran aja tu gunakan uwang tabungan kalian deh bukan nya kamu boleh merasakan hasil nya pun yang menggunakan uwang itu kakak kamu yang gatel itu 😏😏😏kalau aku jadi kamu aku pergi aja ke bank untuk mengeluarkan sehabis mungkin biar kinati tidak bisa seenak nya menggunakan hasil simpanan kalian itu deh ...bukan nya boleh belikan rumah impian kamu malah habis di jadikan uwang untuk membelikan kangkang kakak mu yang gatal itu 😂😂😂katanya uwang simpanan bersama kan harusnya kamu gunakan lah untuk diri mu nanti nya yah kamu keluarkan aja dari simpanan itu masukan ke simpanan peribadi mu aja demi masa depan mu sama Gita nanti nya sekurang nya hasil simpanan mu tidak sia2 deh ..ayo lah thor tolong ni kirana nya dia bisa masak kan jadi gunakan kelebihan nya itu untuk membuka Restoran aja dari minta kerja di mana2 ...atau kamu minta aja teman mu yang kamu temui dulu deh 😂😂😂lanjutkan thor
personal taste
aaa nangis
Nor Azlin
kamu bisa masak kan apa kata kamu buka aja kedai makan gunakan aja uwang yang kalian kumpul kan itu dari pada habis di makan Kinatinya juga Ara dasar suami enggak becus dayus sekali kamu itu yah kalau kamu maunya kinati lepaskan kirana biar dia hidup bahagia bersama orang lain deh ... lanjutkan thor
Nor Azlin
jangan jadi bodoh lah kirana bukti sudah di depan mata mu masih mau membiarkan nya yah ...kalau aku jadi kamu aku cek aja saldo bersama di bank baru kamu tau kegunaan apa uwang yang kalian hemat itu ...katanya simpanan bersama jadi kamu bebas mengecek nya di bank juga tu biar kamu tau pergi kemana uwang masa depan kalian rencanakan itu yah ...stop berpura-pura tidak tau deh lagi satu buat apa kamu harus ambil jemput anak nya kinati itu ibu mu itu masih ada kan jangan selalu dibodohkan deh tinggalkan keluarga mu itu hanya fokus aja dengan diri mu ...kalau perlu kamu cari lah pekerjaan yang membuat diri mu bahagia jangan mengurus lagi makan minum suami mu itu lagian dia juga tidak pernah mengurus kalian berdua ...thor boleh tidak peranan nya di Karina itu dibagi cerdas dikit atau cerdas banyak deh biar dia bisa kerja mencari uwang tidak perlu masak memas ngepel & mengurus si Rafka lagi dia mau bebaskan biar dia bebas melakukan dosa bersama ipar nya itu 😂😂tapi bebaskan kirana ceraikan dulu baru tau rasa kamu nya Rafka ... lanjutkan thor
Nor Azlin
aku jadi tidak suka sama ibu nya kirana yah masa anak buntut nya di jadikan babu sudah tu selalu ngalah aja sama kakak nya apa kirana itu bukan anak nya yah thor ...semoga perselingkuhan mereka di ketahui banyak orang deh terutama kirana yah ...kasihan geram banget sama suami nya itu sok perihatin banget sudah ngadon sama kakak ipar nya mau pegang2 kirana najis tu orang ...thor kebuka aib mereka di kelayakan aja deh biar tau rasa atau kasih nikah aja deh mereka biar kirana jadian sama orang lain yang lebih menyayangi nya & kalau perlu lebih kaya biar tau rasa si Rafka itu ...lanjutkan thor
Bundo yenti
Takkan pernah berobat anjing makan tahi selamanya akan tetap sepert itu
Gadis misterius
Merasa jd korban pdahal dia pelaku
cinta semu
bagus Thor ..q suka ...love sekebon untuk u♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
cinta semu
rafka lihat anak nikah langsung berasa banget kalo kebahagiaan anak adalah segalanya ...hemmm jadi ingat pas rafka khianati Kirana dgn kakak kandungnya ..tapi sudahlah yg penting sekarang Gita udah ada yg bertanggung jawab di hidup ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!