Takdir seakan mempermaikan kehidupan Syakira Anastasia. Kehidupannya yang bergelimang harta, terlahir dari keluarga mapan, gak pernah sekali pun membuatnya menangis karena derita.
Namun takdir membawanya pada seorang pria beruban, dengan fisik bak pria matang.
Membawanya pada hubungan yang gak pernah ia bayangkan. Mampu kah Syakira menjalani perannya sebagai seorang istri di usia labilnya? Atau berakhir menderita seperti yang di inginkan Jims Prayoga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 Aku bukan hewan seperti mu!
Jims menoleh ke arah Syakira, membuat ke duanya saling tatap dengan pemikiran yang berbeda jauh.
Syakira menatap Jims dengan waspada, ‘Jangan bilang bandot tua ini berubah pikiran, dia gak berniat mempertemukan aku dengan papa! Tapi Jims punya rencana lain untuk menyakiti ku lagi!’
Jims tersenyum sinis, dengan menatap lekat Syakira, ‘Aku ingin tau, akan semarah apa jika Kira tau apa yang sudah aku lakukan pada Bayu. Aku mengeluarkan Bayu dari rumah sakit! Membiarkan Bayu mendapatkan perawatan di tempat yang jauh dari kata layak.’
“Jangan hanya diam saja, Jims! Katakan pada ku, kau mau membawa ku kemana?” tanya Syakira dengan nada gak santai.
Jims mengulurkan tangannya, menyentuh dan membelai rambut Syakira lembut dengan sikap tenang yang Jims perlihatkan padanya.
“Aku sudah bilang, akan mempertemukan mu dengan Bayu. Apa itu kurang jelas!” ujar Jims dengan penuh kelembutan.
Syakira bergidik ngeri dengan sentuhan lembut yang Jims berikan. Suara pria berewok dengan rambut sedikit memutih itu, begitu mengerikan di telinga Syakira. Membuat wanita itu menepis tangan besar Jims dari kepalanya dengan hati hati.
“A- aku hanya bertanya, Jims. La- lagi pula i- ini kan bukan jalan menuju rumah sakit. Ki- kita juga sudah terlalu lama berada di jalan!” ucap Syakira dengan tatapan mengedar dan gugup.
Jims tersinggung dengan sikap Syakira, membuat pria matang itu merah padam dengan perasaan kesal yang membuncah.
‘Kurang ajaaaar, Syakira berani menolak ku!’ batin Jims dengan tangan terkepal erat.
Kreeek.
Jims menjambak rambut Syakira, lalu menariknya. Membuat kepala Syakira kini berada di atas pangkuannya.
“Akkkkkkhhh sakit, Jims!” pekik Syakira dengan kesakitan yang ketara di wajahnya.
Jims melepaskan tangannya dari kepala Syakira, beralih mencengkram wajah mulus Syakira dengan erat.
“Kau lupa dengan apa yang aku katakan, Syakira Anastasia! Patuh lah pada ku! Aku tidak suka di bantah!” ucap Jims dengan penuh penekanan, dengan tatapan mengintimidasi.
Syakira mengagguk patuh, dengan susah payah ia berkata, “Sa- sakit Jims! Lepas! A- ummmpp…”
Dalam sekejap, Jims membungkam bibir Syakira dengan bibirnya. Bukan dengan kelembutan, tapi dengan rakus dan kaaasar, Jims melumat bibir Syakira.
Syakira membola marah, ‘Dasar bandot tua! Kenapa kau suka sekali bersikap kasar pada ku! Gak bisa kah melakukannya dengan lembut! Aku ini manusia bukan hewan seperti mu!’
Jims menikmati permainan bibirnya, seakan tau dengan apa yang di pikirkan dengan Syakira lewat tatapan gadis itu.
‘Aku tau kau sedang mengumpat ku, Kira! Semakin kau mengumpat ku, maka semakin kasar permainan yang kau terima! Kau begitu bodoh, sampai tidak bisa mencerna perkataan ku dengan baik!’ ejek Jims dalam benaknya.
Danu yang berada di belakang kemudi, hanya bisa menulikan indra pendengarannya. Membutakan indra penglihatannya dengan apa yang di lakukan Jims pada Syakira.
‘Kapan Tuan Jims menyadari, jika wanita perlu di perlakukan dengan baik. Jika ia benar benar ingin memenangkan hati Nona Syakira.’ pikir Danu.
‘Bukan dengan memperlakukan Nona Syakira dengan kasar seperti yang Tuan lakukan saat ini! Menyiksa Nona, hanya akan membuat Nona semakin membenci mu, Tuan!’ imbuh Danu lagi.
Syakira menghirup nafas dalam dalam, usai Jims melepaskan pagutannya.
“Jangan pernah menolak ku, Kira!” ucap Jims dengan membantu Syakira kembali duduk.
Dugh.
Syakira mendorong Jims, membuat pria itu terhempas dengan punggung bersandar pada daun pintu mobil yang tertutup.
Syakira menyapu bibirnya yang basaaaah dengan kasar, menggunakan punggung tangannya.
“Gimana aku gak menolak mu, Jims! Perlakukan aku layaknya manusia! Aku ini manusia, aku bukan hewan seperti mu!” teriak Syakira.
Plak.
Bersambung…