NovelToon NovelToon
BAD HUSBAND

BAD HUSBAND

Status: tamat
Genre:Obsesi / Ketos / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:163.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nunna Zhy

🔥Bocil dilarang mampir, dosa tanggung masing-masing 🔥

———

"Mendesah, Ruka!"

"El, lo gila! berhenti!!!" Ruka mendorong El yang menindihnya.

"lo istri gue, apa gue gak boleh pakek lo?"

"El.... kita gak sedekat ini, minggir!" Ruka mendorong tubuh El menjauh, namun kekuatan gadis itu tak bisa menandingi kekuatan El.

"MINGGIR ATAU GUE BUNUH LO!"

———

El Zio dan Haruka, dua manusia dengan dua kepribadian yang sangat bertolak belakang terpaksa diikat dalam sebuah janji suci pernikahan.

Rumah tangga keduanya sangat jauh dari kata harmonis, bahkan Ruka tidak mau disentuh oleh suaminya yang merupakan Badboy dan ketua geng motor di sekolahnya. Sementara Ruka yang menjabat sebagai ketua Osis harus menjaga nama baiknya dan merahasiakan pernikahan yang lebih mirip dengan neraka itu.

Akankah pernikahan El dan Ruka baik-baik saja, atau malah berakhir di pengadilan agama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunna Zhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

"JAWAB, EL!"

Ruka hampir berteriak, memandang El dengan sorot mata yang menuntut kejujuran.  

El menghela napas, menahan diri agar tidak terjebak dalam amarah Ruka. Tapi saat matanya bertemu mata Ruka yang kecewa, baru dia sadar bahwa dia salah. Tidak seharusnya dia merasa cemburu pada Ruka.

Dengan suara yang lebih tenang, El akhirnya bicara. "Sorry... seharusnya gue lebih bisa menjaga mulut gue."

Emosi Ruka perlahan mereda. Dia menghembuskan napas keras, lalu menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa. Jemarinya mengusap wajahnya dengan kasar, seolah ingin menyingkirkan rasa frustrasi yang masih tertinggal.  

"El, gue ingetin sekali lagi." Suara Ruka terdengar lebih lirih, tapi penuh penekanan. "Kita akan bercerai setahun lagi. Hanya setahun, El. Gue mohon... jangan pernah suka sama gue." 

El tersenyum tipis, senyuman yang sulit diterjemahkan maksudnya. Dia mengambil kunci motor dari atas meja tanpa banyak bicara. "Tenang aja, lo bukan tipe gue, Ruka." Jawabnya asal, seolah tak ingin membahas lebih jauh. "Gue mau nongkrong, gak usah tungguin gue pulang." 

Ruka terdiam, tatapannya mengikuti langkah El yang menuju pintu. "Jangan balapan dulu!"

El hanya melambaikan tangan tanpa menoleh, melangkah keluar dari pintu dengan santai. Detik kemudian, suara mesin motornya mengaum di luar, menandakan bahwa lelaki itu tetap memilih jalan yang dia inginkan.  

***

"Bisa mabok lo!" Rico menyambar gelas alkohol dari tangan El, dan meletakkannya di atas meja. "Lo kenapa? berantem lagi sama bokap lo?" 

El kembali mengambil gelas miliknya, dan menenggak minuman beralkohol itu hingga tandas, "Bokap gue?" El terkekeh, "gue udah gak peduli, mau dia nikah lagi sama Ani-Ani nya yang seumuran gue, gue gak peduli." 

"Terus? Bini lo?" 

El meletakkan gelasnya dengan keras di meja, suaranya bergema di ruangan, membuat semua anggota Speed Demon yang sedang asyik berbincang terdiam dan menoleh ke arah pemimpinnya. Tatapan El dingin, tajam, seperti bisa menusuk siapa saja yang berani bertanya lebih jauh.

"Bini gue? Jangan bawa-bawa dia!"

Rico, yang biasanya paling berani melawan El, kali ini hanya bisa menelan ludah. "Gue cuma nanya, El. Lo keliatan kacau. Biasanya cuma dua orang yang bisa bikin lo begini, bokap lo atau..."

"Ruka gak ada hubungannya." El memotong cepat. Dia mengambil botol minuman dan menuangkan lagi ke gelasnya, seolah ingin melupakan segalanya di balik alkohol yang membakar tenggorokannya.

"Kacau banget lo," Rico mendekat, menepuk bahu El dengan pelan. "Kalau lo mau curhat, gue di sini, bro. Gue tahu lo nggak bakal ngomong sama siapa-siapa kecuali lo udah di ujung jurang."

El menatap gelas di tangannya, matanya kosong, tapi ada emosi yang menggelegak di dalamnya. Setelah beberapa detik, dia membuka mulutnya lagi, suaranya nyaris seperti bisikan.

"Dia bilang gue gak boleh suka sama dia."

Rico mengerutkan kening, bingung. "Siapa? Ruka?"

El tertawa kecil, tapi tawa itu penuh kepahitan. "Iya. Bini gue sendiri. Dia minta gue gak jatuh cinta sama dia. Lucu, kan? Nikah cuma pura-pura, katanya. Tapi... gimana gue nggak? Gue tiap hari ngelihat dia. Dan sialnya, dia bener-bener bikin gue gila. Entah sejak kapan gue mulai suka dengannya.

Ruangan kembali hening, hanya suara musik pelan di latar belakang yang terdengar. Para anggota Speed Demon memilih untuk tidak mencampuri pembicaraan pribadi ketua mereka, meski beberapa dari mereka saling bertukar pandang dengan rasa penasaran.

"Terus lo mau gimana?" Rico akhirnya bertanya, mencoba masuk lebih dalam.

El meneguk minumannya sekali lagi sebelum menjawab. "Gue gak tahu. Gue cuma tahu, gue gak bisa terus begini. Gue gak bisa pura-pura gak peduli sementara gue tahu gue gak punya kesempatan. Setahun lagi, dia bakal pergi, dan gue... gue bakal kehilangan dia, Rico."

Rico menatap sahabatnya, merasa bingung harus berkata apa. Ini pertama kalinya dia melihat El Zio—pemimpin geng motor yang ditakuti—terlihat begitu rentan.

El terkekeh, "lemah banget gue sama cewek."

***

El mengerang pelan sambil memijat pelipisnya yang berdenyut tajam. Sinar matahari pagi yang menembus tirai ruangan seperti menusuk langsung ke matanya, membuat pusingnya semakin menjadi. Di sebelahnya, Rico tampak tak kalah menderita, memegangi kepalanya sambil meringis.

"Sial, kepala gue nyaris pecah," keluh Rico, suaranya serak. Dia melirik meja kecil di dekat sofa tempat mereka terkapar, mencari-cari botol air mineral atau apapun yang bisa mengusir rasa haus akibat dehidrasi. "Lo juga kacau banget semalam, El."

El hanya menggumamkan sesuatu yang tidak jelas, masih memejamkan matanya sambil mencoba mengumpulkan kesadarannya. Setelah beberapa saat, dia meraih botol air di lantai dan meneguk isinya dengan rakus.

"Ngapain lo bangunin gue pagi-pagi?" tanya El akhirnya, meski matahari sudah jauh dari waktu pagi.

"Pagi-pagi?" Rico terkekeh lemah. "Bro, ini udah hampir siang. Lo lupa lo ada janji ama siapa?"

El langsung membuka matanya, menatap Rico dengan pandangan bingung. "Janji apa?"

Rico menghela napas panjang, seolah tidak percaya harus mengingatkan hal ini. "Ruka, men. Lo bilang kemarin mau anterin dia ke sesuatu. Atau lo sengaja pura-pura lupa karena takut ketemu dia setelah curhat kayak bocah semalam?"

El mendengus, mencoba terlihat tidak terpengaruh. Dia bangkit perlahan dari sofa, meski kepalanya masih terasa berat. "Gue gak takut ketemu dia. Gue cuma... lupa. Lagian, siapa juga yang curhat semalam? Itu cuma alkohol yang ngomong, gak serius."

Rico menatap El dengan tatapan skeptis, tapi memilih untuk tidak berdebat. "Terserah lo. Tapi kalau lo gak gerak sekarang, dia bakal nungguin lo sampai bosen. Dan percaya gue, lo gak bakal mau ngadepin Ruka yang marah karena lo telat."

El memutar bola matanya sambil berjalan ke kamar mandi, berharap air dingin bisa sedikit menghilangkan rasa pusing dan mempersiapkannya menghadapi apa pun yang menunggunya hari ini.

Di sisi lain, Rico hanya terkekeh kecil, menggelengkan kepala. "Bocah jatuh cinta, tapi gak mau ngaku." gumamnya sambil menyesap kopi yang entah kapan datang ke tangannya.

Bersambung...

----

Thank yg udah kasih vote, komen dan like 🙏🙏🙏

Zhy terimakasih banyak atas suport kalian semua untuk kisah El dan Ruka.

Btw next episode, siapkan mental dan jangan hujat Zhy karena terlalu kejam 🙏🙏🙏

1
Ana
lanjut kak ceritanya bagus 🥰
terus lah berkarya
Ana
lanjut kak ceritanya bagus 🥰
terus lah berkarya
Qaisaa Nazarudin
KENAPA AKU LAMA2 ENEG DENGAN SIKAP RUKA..UDAH KERAS KEPALA,GAK BISA MENGHORMATI SUAMI,BUKANNYA MAKASIH KEK APA KEK,INI MALAH MENGGERUTU GAK JELAS,DOSA LHO..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah harus nya bikin siaran langsung di MEDSOS dan juga TV,Biar Semua tau kalo papanya Ruka gak barsalah..
Qaisaa Nazarudin
Semoga saja..🤲🤲🤲Tapi sangat disayangkan mama nya Ruka,Saat Suami dlm masalah,Dia malah gugat cerai..🙇
Qaisaa Nazarudin
Makanya udah tau ounya suami itu diterima dgn ikhlas,Ortu NGEJODOHIN kamu itu pasti untuk kebaikan,Jadi jangan menilai orang dari luarannya saja,El yg kamu bilang bukan tipe mu,Tapi dia yg selalu ada saat kamu Rapuh,Diego yg kamu bilang sempurna Tapi malah ngejauhin saat kamu di hina dan di tuding..
Qaisaa Nazarudin
Gila bapaknya,Pantesan maksa banget Ruka NIKAH sama Anak orang kaya yg berkedokkan sahabat,Terus kenapa gak mintak tolong sama besan saat udah hancur gini..
Qaisaa Nazarudin
Mau kabur tapi jalan Kaki..🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Udah Hancur begini baru mau kabur, Kemaren2 kemana aja..cuman bisa ngancam dan omong kosong doang, Sekarang mah udah terlambat,Ntar lo hamil hujung2 balikan lagi ckk DRAMA mulu..
Qaisaa Nazarudin
Lha bukannya dari awal kamu yg minta Ruka untuk tdk jatuh cinta kepada mu..Amnesia ya..
Qaisaa Nazarudin
KEHINAAN APA?? YG MAKE LO SENDIRI JUGA SUAMI LO SENDIRI,YANG MANCING2 JUGA LO SENDIRI,TERUS NGAPAIN NYALAHIN EL...
Qaisaa Nazarudin
Dari awal bab sampai kesini,Yg keluar dari mulut loe itu cuman Gertak dan ancaman KOSONG, hujung2 nya NYERAH,NURUT,NANGIS 🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Mampos ruh, Bukannya lari tau tuh orang lg mabok,Malah mendekat dan ngomel2,Aruka kebanyakan DRAMA,
Qaisaa Nazarudin
Ini lah kesalahan fatal yg sering dilakukan Cewek BODOH,Bukannya menjauh saat tau cowok lagi MABOK,Malah mendekat,Dan sok perhatian. setelah sesuatu terjadi malah nangis2 dan marah2,Salah siapa Coba,Heran deh..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jangan nyalahin Ruka,Kalo kamu sendiri gak ada kabar,Kalo terkurung setiap hari kecuali saat sekolah,Siapa juga yg sanggup,kalo aku mah juga ogah..
Qaisaa Nazarudin
HEBAT YA WARUNG UDAH CANGGIH,BISA NERIMA BAYARAN PAKEK KARTU...DITEMPAT AKU CUMAN RESTO DAN CAFE AJA YG PUNYA AKSES KARTU UTK BAYARIN MAKANAN..🤣🤣🤣🤣😂😂
Qaisaa Nazarudin
KENAPA GAK CARI KE KANTOR ATAU MINIMAL NELPON,MAKAH SUKA NEBAK2 SENDIRI,HERAN DEH..
Qaisaa Nazarudin
Heran deh ni anak,Masa ia gak pernah nelpon Ortu nya setelah tau Ortu nya bercerai?? Begitu gak perduli nya Ruka ke Ortu nya??🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Ckk bego bilang aja nenek lo sakit kek,apa kek,gitu aja susah,payah lo..
Qaisaa Nazarudin
Udah deh Welly,kalo udah kalah ya kalah aja..terlalu ambisi untuk menang, hujung2 tetap kalah,Setelah itu terbitlah dendam yg membawa kehancuran diri sendiri,Kalo gak MATI minimal PENJARA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!