NovelToon NovelToon
Istriku Tersayang

Istriku Tersayang

Status: tamat
Genre:Single Mom / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Cintapertama / Konflik etika / Tamat
Popularitas:380.4k
Nilai: 5
Nama Author: LIXX

Namanya Aira, seorang ibu yang belum pernah menikah namun memiliki seorang putra yang sangat tampan dan cerdas.

Aira adalah seorang gadis kecil yang putus sekolah akibat hamil saat masih di bangku SMA, orang tuanya merasa malu dengan keadaan Aira dan mengusirnya. Aira bahkan tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak karena ijazah terakhirnya yang hanya lulusan SMP.

Hingga suatu hari, sebuah fitnah keji akhirnya menerpa hidup Aira. Warung kopi sederhana miliknya di bakar warga karena alasan Aira yang katanya sering melakukan hal tidak senonoh di warung itu, dan tempat itu di jadikan markas tempat perzinahan.

Hal itu membuat hati Aira hancur, tempat menopang hidupnya kini nampak sudah tidak tersisa. Namun bukan di situ saja Aira dan putra kecilnya bahkan di lempar batu dan menderita secara fisik dan fisikis.

"Siapa yang berani melukai putraku dan istriku di sini?" Seorang pria tiba tiba datang dengan wajah menahan amarah.

Tunggu! Siapakah pria itu? Bukankah Aira belum menikah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Tidak Ada Maaf

"Pulanglah, aku tahu kamu orang seperti apa. Jangan khawatir, kamu bisa melihat beritanya satu minggu mendatang di televisi. Terima kasih sudah bekerja sama." Ucap Aksen, dia tidak mengatakan rencana lanjutan yang dia susun karena bagaimanapun David adalah pria yang bersifat preman berhati permen.

Selain itu, David juga adalah orang yang sangat berhasil mendidik putra putrinya dengan sangat baik. Bayangkanlah Aina dan Aini yang masih kecil itu bahkan usianya di bawah Amza sudah fasih membaca Al-qur'an selain itu kedua bocah kembar itu juga sedang memasang target menjadi hafidzoh saat berusia 9 tahun.

"Jangan berlebihan Aksen, bagaimanapun Luna adalah perempuan. Ibu kita adalah perempuan, istriku perempuan dan mungkin kelak istri dan putrimu juga perempuan." Aksen menganggukan kepalanya, namun karma memang harus berjalan.

"Pulanglah, biarkan aku di sini yang menangani segalanya." Ucap Aksen, David akhirnya pamit dan pergi meninggalakan Aksen.

Meski sudah mendapatkan wanti-wanti dari David, namun Aksen adalah orang yang sudah sangat mengenal seperti apa dunia yang besar ini. Bila memaafkan orang yang bahkan tidak dapat sadar dengan keadaannya maka bukan pintu maaf yang akan terbuka, melainkan siksaan yang sangat luar biasa.

"Ibuku perempuan, Aira juga perempuan. Aku tidak akan membiarkan wanita sepertinya melukai lebih banyak orang, sekarang nyawa Aira bisa di selamatkan tapi siapa tahu bila di masa depan dia kembali berulah." Ucap Aksen dengan wajah dinginnya. Aksen dan Aksan adalah pria pemaaf namun tak kenal ampun, dia akan memaafkan orang yang sudah mengakui kesalahannya dan bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, namun mereka sama sekali tidak membuka pintu maaf bagi orang yang bahkan tidak bisa memaafkan kebodohannya sendiri.

Pagi hari akhirnya tiba, di rungan Aira. Aira mengedipkan matanya beberapa kali saat kepalanya terasa berdenyut dan pengelihatannya juga tidak begitu jelas.

"Sa..yang.." Lirih Aira menatap Karel yang masih terlelap dengan menggenggam tangan Aira.

"Sayang, kamu sudah sadar?" Karel menggeliat dari tempat duduknya, dia menatap sayu istrinya dengan lembut.

"Sayangku, aku kenapa?" Tanya Aira bingung, sebelumnya dia memang merasa sangat mengantuk dan tertidur begitu saja tanpa merasakan apapun.

"Kamu keracunan, untunglah Aksen melakukan penyelamatan dengan baik. Aku sangat khawatir sayang." Lirih Karel, tanpa terasa air matanya terjatuh.

Pria memang pantang menangis kawan, tapi bila sudah madhorot ya bagaimana lagi. Lagi pula bagi Karel, Aira bukan hanya dunianya, dia juga adalah hidupnya, memang terkesan berlebihan namun begitulah cinta.

"Anak kita?" Tanya Aira, Karel tersenyum dan mengelus kening sang istri dengan lembut.

"Dia sangat tangguh sayang, jangan khawatir. Aksen sudah memeriksa segalanya, tujuan racun itu adalah membunuh sang ibu bukan janin dalam kandunga mu." Ucap Karel, hingga tak lama kemudian sebuah pesan sampai ke ponsel Karel.

"Aku sudah menemukan pelakunya, apa yang ingin kamu lakukan kepadanya?" Tanya Aksen, dalam pesan singkat tersebut.

"Jangan beri ampun, beri dia racun yang sama. Bangkrutkan tempat kerjanya, hancurkan keluarganya, ratakan tempat tinggalnya dan ambil satu ginjalnya. Setelah itu buat laporan pada pihak kepolisian jebloskan dia ke penjara, jangan buat dia keluar dari penjara seumur hidupnya." Tulis Karel, dia sama sekali tidak akan mengampuni siapapun yang sudah berani berbuat hal semacam itu pada Aira tersayangnya.

"Dia Luna." Tulis lagi Aksen, Karel terkekeh jahat. Sudah kesekian kalinya wanita itu berbuat masalah padanya.

"Baiklah, aku beri bonus bila itu dia. Patahkan satu tangannya." Tulis Karel, Aira yang melihat seringai mengerikan dalam wajah sang suami menjadi gugup seketika.

"Sayang?" Bisik Aira, Karel langsung menyudahi percakapannya dan tersenyum lembut ke arah Aira. Sangat jauh berbeda dengan senyuman yang sebelumnya.

"Kenapa?" Lirih lagi Aira, Karel menggelengkan kepalanya serta tersenyum lembut.

"Istriku lapar?" Tanya Karel, Aira menggelengkan kepalanya.

"Makan ya, sejak kemarin belum makan loh. Kasihan si Dedenya nanti demo lagi minta pasokan sembako." Ucap Karel, Aira tersenyum dan akhirnya mengangguk.

Karel menyuapi Aira dengan makanan Rumah sakit, meski pada awlanya Aira enggan namun lama kelamaan akhirnya makanan itu habis juga.

"Sayang pengen rambutan." Lirih Aira, Karel terkekeh hambar. Aira pasti ngidam, bila dia menolak dengan keinginan istrinya pasti istrinya akan merajuk.

"Baiklah, tunggu sebentar ya?" Karel menaruh ponselnya di atas nakas, tepat di samping ranjang pasien.

Setelah Karel ke luar, Aira meliat ponsel sang suami. Dia sangat penasaran dengan apa yang ada di dalamnya. Saat layar kunci terbuka, sebuah percakapan Karel dan Aksen langsung terpampang nyata. Satu pesan belum di baca oleh Karel.

"Kamu lumayan kejam Tuan muda Atmajaya." Tulis Aksen. Aira membaca pesan sebelumnya, matanya tiba-tiba membulat melihat bagaimana sosok suaminya yang sangat jauh dari sifat manusia.

"Say..ang.." Karel kembali masuk, alangkah terkejutnya dia saat melihat apa yang tengah di lakukan sang istri.

"Apa ini?" Tegur Aira, meski suaranya masih lirih namun tekanan dalam suara Aira mampu membuat Karel ciut seketika.

"Sayang, aku sama Aksen lagi bercanda aja itu. Jangan di masukin ke hati ya? Kamu lagi hamil jangan banyak pikiran sayang." Karel memberikan peringatan.

"Karena aku lagi hamil, kamu sebagai suami seharusnya lebih hati-hati dengan ucapan kamu Mas, bagaimana nanti bila putramu jadi kejam hah?" Pekik Aira, Karel menelan salivanya. Dia benar-benar tidak berdaya di hadapan Aira, Karel lebih memilih berurusan dengan buronan dari pada harus melihat amarah sang istri.

"Maaf sayang, aku tidak akan mengulanginya lagi." Cicit Karel, Aira menghela nafas panjang dan fokusnya teralih saat sesosok bocah laki-laki masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Mama?" Amza datang bersama sang Nenek, Amza nampak menangis dan memeluk sang Mama yang sudah tidak bertemu beberapa hari itu.

"Amza, Mama." Aira berusaha bangkit dari tidurnya, namun rasa ngilu di bagian pahanya setelah cuci darah membuatnya meringis.

"Sudah diamlah sayang, bagaimana keadaan mu sekarang? Apa yang kamu rasa sayang?" Tanya Mama Dini dengan raut khawatir yang tidak dapat dia sembunyikan dari wajah tuanya.

"Baik kok Ma, Amza gak nakal kan Ma?" Tanya Aira, Mama Dini menggelengkan kepalanya dan menatap ponsel Karel yang berada di tangan Aira penuh curiga.

"Dia anak baik sayang, bahkan dia rajin bantu-bantu Mama." Ucap Mama Dini menatap Karel yang nampak sangat tertekan, dia yakin pasti sudah terjadi sesuatu di luar kendali Mama Dini sebelumnya.

"Apa suamimu nakal? Apa dia berbuat sesuatu yang menyakiti mu hem?" Tanya Mama Dini bertanya pada Aira yang nampak masih lesu.

"Iya Ma, dia jahat banget." Entah karena bawaan kehamilan atau apa. Air mata Aira sangat mudah jatuh, Mama Dini yang mendengar itu langsung menghunuskan tatapan tajamnya pada sang putra.

1
Nona Bangsawan
hahah 🤣
AnysMentari
isteri yang tersayang......
Ani
karya baru lagi ni kak
ros
Luar biasa
AnysMentari
bab 3
Komang Diani
Luar biasa
AnysMentari
bab 2
💕 bu'e haresvi 💕
bukannya harusnya Tante y bukan kakak 🤔🤔🤔
Dini Lestari
cakep2 visual nya ,kayak nya gk pernah ada yg jelek visual nya tampan dn cantik2 semua enak d pandang 😅😅😅
Dini Lestari
jgn di buat amnesia ya thor kasian amat nya msh kecil .
Dini Lestari
kmu anak yg kuat amza cepet sembuh ,dn temen2 mu juga anak2_baik .
Kania Rahman
kecebong anak bangkong,,,,💪💪👍👍
Kania Rahman
mampir Thor 💪💪👍👍
LIXX: assiap
total 1 replies
Dini Lestari
kalau urusan admin biasa nya bkn urusan karel ya , ada asisten karel mungkin ,kn karel bkn orang sembarangan ko byr sendiri .
LIXX: dia orang sederhana kak. aku pengen nunjukin sisi itu dari karel, saat bersama Aira dia tetap seorang suami.
total 1 replies
Dini Lestari
luna luna maka nya eling kmu ,udh jgn kejar karel terus kalau umurmu mau panjang ,ngertiin iiihhh .
LIXX: hahaha...
total 1 replies
Dini Lestari
kenapa lgi sih ,ko aira kritis ,menegangkan sekali.
LIXX: hahahah...
total 1 replies
Dini Lestari
kayak nya buat mereka ini yg terjadi sm aira d anggap biasa kali ya .
LIXX: iya kak..
total 1 replies
Dini Lestari
waahh hebat c karel ,lgsung ada yg bersemayam tuh d perut c aira kayak nya.
LIXX: sip kak
total 1 replies
Dini Lestari
karel dgn enteng nya izinin aira ke toilet ,apa gk takut kenapa2 tdi d jga ketat ,ke toilet d biarkn begitu saja , membingungkn.
Wulan Azka: tapi ada juga beberapa novel yg ada adegan datang ke pesta trus si istri pamit ke toilet, padahal suaminya sudah nawarin nemanin, eh dia nya yang ngga mau, katanya cuma ke toilet aja ditemenin, aman koq, eh ngga taunya kena aniaya pelakor atau di culik pebinor 😴
total 2 replies
Dini Lestari
kenapa ayah aira bgitu mencemaskn putri nya ,tenang sja om aira pasti baik2 saja ,karel tdk akan biarkn istri dn anak nya dlm bahaya ,iya kn karena .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!