NovelToon NovelToon
VRMMORPG Another World

VRMMORPG Another World

Status: tamat
Genre:Pemain Terhebat / Epik Petualangan / Solo Leveling / Game / Tamat
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Setelah mengantri untuk membeli game Yuto malah mengalami insiden terjebak di dalamnya, bersama 3.000 pemain lainnya mereka harus bisa menaklukkan lantai terakhir dan mengalahkan sosok yang menyebut dirinya seorang dewi.

Ini bukan permainan dimana kematian bukan segalanya, walau demikian ada pembayaran yang harus diterima pemain saat HP mereka menyentuh angka nol.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29 : Peran Antagonis Terkuat

Sudut pandang Yuto.

Dengan kekuatan cheat seperti ini, Alberto sudah lebih cukup untuk di sebut sebagai pertengahan Last Bos bagi pemain seperti kami. Aku meminta Rebecca untuk mencari keberadaan Karina dan juga Mofu. Aku berfikir tidak akan mudah untuk mengalahkannya.

Alberto hanya mengarahkan ujung tangannya untuk menggerakkan sang naga agar terbang rendah ke arah kami.

Alice berfikir akan menahannya dan aku segera menariknya untuk menghindar.

"Apa yang kau lakukan Yuto, aku bisa menahannya."

"Kalkulasi apa yang yang kau gunakan, jelas sekali kau akan mati jika diserang seperti itu."

"Lalu apa yang bisa kita lakukan?"

Kau berfikir menyerahkan semua rencana padaku? Sungguh menyebalkan.

Aku melirik ke arah Alberto dan jelas dia main-main dengan kami. Dia hanya berdiri sembari menyaksikan bagaimana kami berdua ketar-ketir saat naga mengincar kami dengan cakarnya bahkan dengan bola api dari mulutnya juga.

Perlu orang-orang dengan job penyihir untuk mengunci seekor naga agar tidak bisa bergerak, baru ketika dia jatuh Sword Master bisa menyerang jika seperti apa yang aku lakukan sekarang sangatlah mustahil.

Aku melemparkan Alice ke samping hingga hanya aku yang terkena bola api tersebut, tubuhku terbang lalu menempel di salah satu dinding.

Aku bisa melihat garis barku yang mulai berkurang dan kelihatannya tidak terhenti, bahkan terlihat tidak akan berhenti.

Aku buru-buru mengeluarkan botol potion untuk mengisi garis barku. Itu berhenti tepat di angka 10 poin.

"Benar-benar mengerikan."

"Kau tidak apa Yuto."

"Aku baik-baik saja... dia datang."

Aku belum kembali mengisi HPku namun naga sudah kembali terbang ke arah kami. Ketika aku bersiap untuk kematian pertamaku, sebuah panah berjatuhan dari atas menimpa punggung naga, disusul dengan sebuah tebasan milik Karina yang muncul secara tiba-tiba, naga dikirim ke samping hingga membentur reruntuhan sebelum terguling di sana.

"Kau tidak apa-apa Yuto?" suara yang menenangkan itu berasal dari Mofu yang segera mengobatiku dengan Heal.

"Seharusnya Rebecca tidak mungkin secepat itu menemukan kalian."

"Saat Rebecca mencari kami, kami sudah bergerak kemari.. seekor naga pasti sulit ditangani siapapun jika tidak cukup job yang membantu."

Aku memuji mereka karena tahu apa yang mereka harus lakukan, kesampingkan soal Alberto, pertama yang harus kami lawan adalah naganya dulu.

Karina dan Rebecca bergabung bersama kami juga saat barku dipulihkan.

"Kau hampir mati Yuto, hahaha untunglah ada aku sang penyelamat abadi di sampingmu."

Aku kesal saat Karina terlihat bangga seperti itu. Sayangnya aku tidak bisa menyangkalnya.

"Aku berterima kasih pada kalian, sebagai balasan mari kalahkan naga tersebut."

"Baik."

"Serahkan padaku."

Alice sedikit bingung tapi aku meyakinkan dirinya untuk bergabung juga.

"Aku bisa merencanakan strategi dengan Alice juga di dalamnya, jangan khawatir dibandingkan dengan apa yang akan kau lakukan tadi, hal ini lebih efektif."

"Meski Yuto sedikit mesum, dia bisa diandalkan."

"Begitulah."

Rebecca memperjelas apa yang dikatakan oleh Karina, hingga Alice menatapku dengan mata ikan mati.

Mofu menambahkan.

"Dia memaksa kami mengenakan pakaian pelayan."

"Permisi? Jangan mengatakannya seolah aku seperti penjahat, itu hanya hukuman."

"Kau menghukum wanita dengan cara meminta mereka mempermalukan diri mereka sendiri, tidak bermoral."

Makin runyam saja.

"Bukan waktunya untuk bercanda, dia datang."

"Memangnya ini salah siapa?" protesku pada Karina sebelum kami semua menghindari bola api yang terbang pada kami.

1
Hakimi Yuuki
'masihlah' bukan 'masinglah'
Frando Kanan
lvl 200 huh....utk iblis huh
Frando Kanan
tuh....lht bkn...30% aja udh kesusahan....cih 😒
Frando Kanan
nah itulh yg gk adil....Dia sendiri lvl 1000...sdgkn player? max lvl 350an aja...mkany ini gk adil....
Frando Kanan
cih....jika bneran knp di Dunia nyata kebykan yg gw lht pembawa mslh ya????????
Frando Kanan
skillu ultimate yg biasa aja 😅
Frando Kanan
provokasi huh... seperti maple Dan kuromu
Frando Kanan
njirr udh lvl 300 ternyata si MC ini...tpi bknny max lvl 350?
Frando Kanan
njirr Karina lvl 65 mofu lvl 63 lalu Alice lvl 85...lalu MC lvl brp?
Frando Kanan
Dewi sialan 💢💢💢
Frando Kanan
yare2 🙄...
Frando Kanan
njirr pemain Max lvl 350...tpi monster max lvl 1000?! ini sgt tdk msk akal njirr 💢💢💢💢
Frando Kanan
njirr job hanya 2 aja?! gw kira ada job spear Dan axe tpi ternyata hanya mage Dan sword Master aja... bner2 deh 😒
Frando Kanan
anjirr..jika mati lvl langsung kembali ke nol...bknny ini sama aja bkin mental hancur tuh 🤦🤦
Frando Kanan
lbh tptny seperti SAO
Frando Kanan
FIX....versi ke 2 SAO
Frando Kanan
Sword Master lgi 😒
Frando Kanan
seperti SAO
tuh cewek malah mikirin bok*p hadeuh
Evenflow
SAO versi beda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!