NovelToon NovelToon
Malam Pertama Dengan CEO

Malam Pertama Dengan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: santi damayanti

Kayla hancur saat tunangannya, Damar, ketahuan selingkuh dan menghina dirinya sebagai wanita “mandul”. Dikhianati keluarga sendiri, ia kabur dalam keadaan terluka hingga tanpa sadar menghabiskan malam dengan seorang pria asing di hotel. Tanpa ia ketahui, pria itu adalah Adrian, CEO dingin dan berkuasa yang kemudian menjadi atasan barunya di hotel

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi damayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

Tatapan tajam Adrian menusuk Saraswati hingga membuat tubuh wanita itu gemetar ketakutan. Untuk pertama kalinya, Saraswati merasakan tekanan dari seseorang yang tidak bisa dia kendalikan.

“Lepaskan ibuku!” bentak Niko dengan kesal.

Awalnya Niko masih merasa takut melihat Adrian. Namun, setelah mengingat bahwa Adrian adalah tunangan Lina, keberaniannya kembali muncul. Dia merasa Adrian tidak akan berani bertindak terlalu jauh.

Adrian langsung menghentakkan tangan Saraswati hingga wanita itu hampir terjatuh ke lantai marmer.

“Kalian bukannya bekerja, malah berkumpul di sini. Apa kalian dibayar untuk bekerja atau hanya bergosip?” suara Aldo terdengar keras.

Semua orang yang melihat langsung merasa takut. Sebagian karyawan memilih pergi meninggalkan tempat itu, tetapi beberapa masih bertahan karena penasaran ingin melihat akhir dari masalah Kayla.

“Pak Aldo, ini masalah serius. Kayla memukuli ibu kandungnya demi lelaki simpanannya. Dia akan mencoreng nama baik hotel,” ucap Rina dengan penuh keyakinan.

“Rina, kenapa kamu selalu membuat keributan?” tanya Aldo dengan tatapan tajam.

“Aku tidak membuat keributan,” bantah Rina cepat. “Aku sedang membela nama baik hotel.”

“Dugh!”

Tiba-tiba Adrian menendang pot bunga yang berada di dekat lobi.

Pot mahal itu langsung hancur berantakan. Tanah berserakan di lantai, tetapi Adrian sama sekali tidak peduli.

“Dalam hitungan tiga, kalau kalian tidak bubar, aku akan memecat kalian semua,” kata Adrian dengan suara dingin.

Suara Adrian menggema di seluruh lobi.

“Satu...”

Orang-orang mulai panik.

“Dua...”

Mereka langsung berlarian pergi.

“Termasuk kamu, Rina.”

Rina ikut pergi, tetapi sebenarnya dia tidak benar-benar meninggalkan tempat itu. Dia bersembunyi di balik tembok untuk tetap melihat apa yang terjadi.

“Kenapa kalian selalu mengganggu Kayla?” tanya Adrian tajam sambil menatap Niko penuh intimidasi.

“Aku tidak mengganggu Kayla,” jawab Niko dengan nada menantang. “Aku keluarganya. Secara hukum aku berhak mendidik Kayla. Dia sudah menjadi selingkuhan pria yang sudah bertunangan.”

Adrian menatap Niko tanpa berkedip.

“Jangan pernah ada yang menyakiti Kayla. Karena siapa pun yang melakukannya, dia akan berhadapan denganku,” ucap Adrian tegas.

“Hei, jangan mentang-mentang kamu kaya lalu bisa berbuat seenaknya,” balas Niko. “Aku ini keluarganya, sedangkan kamu siapa? Secara hukum aku berhak mengurus Kayla.”

Adrian tidak menjawab. Dia hanya mengambil sesuatu dari sakunya.

Sebuah buku nikah.

“Aku adalah suami Kayla. Secara hukum, Kayla adalah tanggung jawabku,” ucap Adrian dengan suara tegas.

“Apa?” ucap Niko dan Saraswati bersamaan.

“Bukankah Kayla berselingkuh? Kenapa sekarang malah menikah?” gumam Saraswati pelan sambil menatap Kayla dan Adrian dengan wajah tidak percaya.

Kayla menatap Adrian dengan tatapan kaget.

Sekali lagi, Adrian membelanya.

Namun, bukannya merasa bersalah, Niko justru melihat kesempatan lain.

“Ibu, ini kesempatan. Mau dia selingkuh atau tidak, kita harus meminta uang dari suaminya Kayla,” bisik Niko.

Saraswati langsung berubah pikiran.

“Kalian tidak bisa menikah tanpa restu dariku. Berikan aku mahar, baru aku merestui kalian,” ucap Saraswati dengan wajah serius.

Hati Kayla semakin sakit.

Setelah hampir membunuhnya, mereka masih bisa meminta uang kepada Adrian. Tidak ada sedikit pun rasa bersalah di wajah mereka.

Adrian menatap Aldo.

Aldo langsung memahami maksud atasannya. Dia mengambil sebuah cek kosong dan menyerahkannya kepada Adrian.

“Ambil cek ini dan kalian pergi dari sini,” ucap Adrian dingin.

“Enak saja mengusirku. Aku ini ibu kandungnya. Kayla harus ikut denganku,” kata Saraswati keras.

Kayla akhirnya melangkah maju.

“Katanya berapa yang kalian minta. Dan setelah itu, putuskan hubungan keluarga kita,” ucap Kayla dengan suara tegas.

Dia menarik napas panjang.

“Aku dan kalian bukan lagi keluarga.”

Keputusan itu sudah bulat.

Selama ini Kayla berharap mendapatkan kasih sayang dari mereka, tetapi harapan itu hanyalah mimpi yang tidak pernah terwujud.

“Putus hubungan keluarga itu masalah gampang,” kata Niko dengan mata berbinar. “Beri kami 500 juta, baru kami putus hubungan keluarga.”

“Benar. 500 juta,” tambah Saraswati. “Beri kami 500 juta, baru kami akan pergi dan memutuskan hubungan keluarga.”

Adrian mengambil pulpen lalu bersiap menuliskan nominal yang diminta oleh Niko dan Saraswati. Bagi Adrian, uang sebesar itu hanyalah angka. Dibandingkan dengan ketenangan Kayla, uang tersebut tidak ada artinya.

Namun, sebelum Adrian menulis jumlahnya, Kayla lebih dulu berbicara.

“Jangan diberi,” ucap Kayla dengan nada tajam.

Semua orang langsung menatapnya.

“Sejak kecil aku sudah bekerja untuk kalian. Selama ini aku juga memenuhi kebutuhan kalian. Aku hanya punya uang 20 juta, aku berikan kepada kalian, dan setelah itu kita sudah tidak memiliki hubungan keluarga lagi,” kata Kayla tegas.

“Hah? 20 juta?” Saraswati langsung terlihat kesal.

“Kamu kira aku ini pengemis? Aku tidak mau,” bentaknya.

“Kalau tidak mau, sudah,” jawab Kayla dingin.

Dia kemudian menoleh kepada Adrian.

“Suamiku, tolong proses mereka atas penganiayaan kepadaku. Pastikan mereka membusuk di penjara,” ucap Kayla dengan tatapan penuh luka.

“Dasar kurang ajar kamu!” kata Niko dengan marah.

Namun, tiba-tiba Niko tersenyum penuh arti.

“Kayla, aku punya rahasia tentang kamu. Kalau kamu memberikan aku uang 500 juta, aku akan memberitahu rahasia itu,” ucap Niko dengan tatapan licik.

“Rahasia apa?” tanya Kayla.

Dadanya mulai terasa sesak. Jantungnya berdegup semakin cepat seperti badai yang mulai datang.

“Rahasia tentang asal usul kamu yang sebenarnya,” jawab Niko pelan.

Tubuh Kayla langsung menegang.

“Cepat katakan,” suara Kayla bergetar.

Entah kenapa, hatinya merasa ada sesuatu yang selama ini tersembunyi. Mungkin inilah alasan kenapa dia tidak pernah diperlakukan baik oleh keluarga itu.

Namun, Niko hanya tersenyum.

“500 juta dulu, baru aku kasih tahu,” katanya dengan wajah penuh akal bulus.

Adrian menatap Aldo.

“Tulis sesuai yang dia minta,” perintah Adrian.

Aldo segera mengambil cek kosong lalu menuliskan jumlah uang yang diminta Niko.

Setelah selesai, cek itu diberikan kepada Niko.

Niko langsung mengambilnya dengan cepat. Saraswati yang melihat cek tersebut juga terlihat sangat antusias.

“Sekarang katakan rahasia itu,” ucap Adrian dengan nada tegas.

Niko masih melihat cek di tangannya.

“Uang ini benar-benar bisa dicairkan, kan?” tanyanya ragu.

“Itu hanya uang kecil bagi Pak Adrian. Kalian tidak perlu khawatir,” jawab Aldo tenang.

Niko dan Saraswati saling tersenyum.

Mereka kemudian melangkah mendekati Kayla.

“Sebenarnya kamu itu bukan adik kandungku,” ucap Niko.

Kayla membeku.

“Kamu hanya anak yang ditemukan ayah di tempat sampah.”

Deg!

Jantung Kayla terasa seperti diremas kuat.

Akhirnya, pertanyaan yang selama ini menghantuinya mulai menemukan jawaban.

Selama bertahun-tahun dia bertanya-tanya kenapa keluarganya selalu memperlakukannya dengan buruk.

Kenapa dia selalu merasa berbeda.

Kenapa kasih sayang yang diberikan kepada orang lain tidak pernah dia rasakan.

Dan sekarang dia mendengar bahwa dirinya bahkan bukan anak kandung mereka.

“Be... benarkah itu?” tanya Kayla dengan suara gemetar.

Matanya mulai berkaca-kaca.

“Kalau begitu... siapa orang tuaku?” tanya Kayla pelan.

Untuk pertama kalinya, Kayla merasa ingin mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya

1
Ariany Sudjana
Linda juga sama, apa ga ada niat untuk mencari kebenaran dulu? malah mau saja percaya dengan omongan pelacur murahan
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Lina, dan mau saja dibodohi sama perempuan sampah seperti Rina... katanya orang kaya, tapi bodohnya kebangetan
Ariany Sudjana
berarti Kayla anak kandungnya Linda yang hilang itu ya? semoga Adrian bisa menemukan siapa orang tua kandungnya Kayla, dan membungkam mulut si pelacur murahan Rina, juga Lina itu
Ariany Sudjana
kenapa bab 28 dan 29 isinya sama?
Adi Sudiro
wanita 2 menjijik kan apak mereka anak kandung..?
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan yang ga tahu diri kalian itu, Rina, Mila, sama saja, sama-sama pelacur dan kalian harusnya dibunuh saja, karena sudah mengusir istri bos. mampus kalian🤣🤣😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!