NovelToon NovelToon
Gadis Bar-Bar Incaran Badboy Sekolah

Gadis Bar-Bar Incaran Badboy Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Teen School/College / Basket / Menikah dengan Musuhku / Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: Karlina Sulaiman

"Mulai detik ini, Lo jadi pacar sekaligus istri gue."

"Nggak gitu juga konsepnya dodol! Nikah dulu baru jadi istri."
.
.
.

Siapa sangka ucapkan Juantariksa Haidar menjadi kenyataan saat dia dipaksa orangtunya menikahi Jauhara Faradhita Mahardika yang merupakan musuh bebuyutannya di sekolah karena alasan konyol ketahuan ciuman di koridor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Sulaiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

029- Sah

"Jangan ngadi-ngadi lo, Juan! Kita masih muda untuk menikah," sentak Hara dengan tatapan penuh kebencian dia berikan kepada cowok tampan itu.

"Menikah muda itu tidak masalah buat gue, kita bisa tinggal terpisah kalau lo nggak siap tinggal sama gue setelah menikah nanti." Juan mengatakannya dengan begitu mudah seolah-olah tidak dipikirkan terlebih dahulu.

"Lo pasti udah gila, selain masih muda, kita juga masih sekolah!" hardik Hara.

"Mama bisa mengatur semuanya nanti termasuk menyembunyikan pernikahan kalian dari publik," kata Mama Deandra yang pro kepada Juan.

"Mama!" Hara berteriak tidak terima.

"Jika kamu membantah, itu berarti kamu bukan akan yang berbakti kepada mamamu sendiri, Hara!" hardik Mama Deandra yang membuat Hara bungkam seketika.

***

"Mama, bukankah sudah aku bilang kalau aku tidak mau menikah dengan Juan tadi di sekolah. Namun, kenapa Mama masih tetap memaksa?" protes Hara tepat malam hari setelah tadi pagi kepergok berciuman dengan Juan di koridor sekolah.

Malam harinya, Hara diminta berkumpul di ruang keluarga dan ternyata mereka berkumpul untuk membahas pernikahannya dengan Juan hanya karena ketahuan berciuman.

"Menikah? Kamu memangnya kau menikah dengan siapa, Hara?" tanya Marcel yang tidak tahu apa-apa.

"Adik kamu itu akan menikah dengan Juan, Marcel," jawab Mama yang membuat mulut putranya itu terbuka lebar sementara Hara cemberut karena mamanya masih kekeh dengan keputusannya sendiri.

Bukankah itu sudah sangat gila? Padahal cuma berciuman, tetapi mereka malah dipaksa harus menikah secepatnya, padahal keduanya masih-masing sama anak SMA yang tentu masih sangat muda untuk membangun sebuah rumah tangga. Entah apa yang dipikirkan Mama Deandra sampai kepikiran untuk menikahkan Hara dengan Juan.

"Sayang, bukankah mereka masih terlalu muda untuk menikah?" Papa Dhika menatap lekat istrinya.

"Tapi jika terus dibiarkan bisa sangat bahaya untuk masa depan mereka, Pa. Mereka sudah berani dengan terang-terangan berciuman di tempat umum dan banyak mata yang melihat mereka saat itu. Mama tidak mau anak kita terjerumus ke dalam hubungan yang lebih dalam sebelum halal. Lebih baik mereka kemudian pacaran daripada pacaran dulu setelah itu baru menikah!" jelas Mama Deandra dengan nada sedikit tinggi yang membuat semua orang di ruangan itu tidak berani melawan ataupun membantahnya karena tahu saat ini Mama Deandra sedang sangat marah.

Hara menunduk kemdudian meremas kedua tangannya kuat-kuat. Dia sangat marah dengan Juan sekarang karena ulah cowok itu membuat Mama Deandra memaksa mereka untuk menikah.

"Si4l, tapi aku juga menikmati ciuman itu tadi pagi," gumam Hara yang hanya bisa didengar olehnya sendiri.

"Dek, kamu beneran mau nikah?" bisik Marcel yang duduk tepat di sebelah kanannya.

"Aku nggak mau, tapi Mama maksa," balas Hara dengan wajah cemberut.

"Kamu beneran ciuman tadi?" tanya Marcel lagi dengan sangat penasaran.

"Iya, tapi enggak niat," jawab Hara yang membuat kepalanya langsung ditoyor sang kakak.

"Gila lo, Dek! Kakak nggak nyangka kalau lo berani ciuman sama cowok di sekolah," maki Marcel yang sangat kecewa dengan adik perempuan satu-satunya itu.

"Gue nggak niat!" teriak Hara sambil menepis kasar tangan kakak laki-lakinya itu.

"Bohong!"

"Enggak!"

"Diam!" bentak Mama Deandra yang membuat kedua anaknya langsung diam saat itu juga. "Mama tidak mau tahu, pokoknya kamu dan Juan harus menikah secepatnya," kata Mama Dendra tidak bisa diganggu gugat.

Hara hendak protes, tetapi dia tahu protes pun akan percuma.

Keesokan harinya, keluarga Juan datang ke rumahnya dengan membawa seorang penghulu untuk menikahkan mereka secara agama. Hara menangis semalaman karena dipaksa menikah dengan cowok yang tidak dia cintai di saat masih sekolah seperti ini.

"Hara, ayo cepat keluar! Keluarga Juan sudah datang!" ajak Mama Deandra.

"Mama egois. Hara mau mati aja kalau begini." Hara mengambil gunting hendak melukai dirinya sendiri, tetapi Mama Deandra berhasil menahan sehingga usahanya gagal total.

"Jangan gila kamu, Hara! Mama begini demi kebaikan kamu sendiri!" Mama Deandra melemparkan gunting keluar lewat jendela kamar.

"Mama saja yang menikah dengan Juan sana, jangan aku!" Hara memalingkan wajah, enggan menatap mamanya sendiri.

"Mama sudah punya suami."

"Poliandri!"

"Kamu sudah gila, Hara. Kamu tidak sayang lagi dengan mama?" Mata Mama Deandra langsung memerah dan berkaca-kaca.

"Mama mungkin yang sudah tidak sayang padaku," balas Hara dengan mata berkaca-kaca juga.

"Mama begini demi kamu, Sayang."

"Tapi Hara nggak suka sama Juan, Ma! Dia jahat dan kasar, bagaimana rumah tangga Hara nanti kalau setiap hari kami hanya akan selalu bertengkar?" Hara menekuk kedua kakinya kemudian dia peluk kedua lututnya erat dan menyembunyikan wajahnya di sana lalu membiarkan air matanya mengalir begitu saja.

"Mama mohon untuk kali ini saja kamu menuruti mama!" pinta Mama Deandra.

"Oke kalau memang itu yang Mama mau, tetapi setelah menikah dengannya. Hara tidak mau bertemu dengan Mama lagi!" Hara menghapus air matanya sendiri kemudian pergi ke kamar mandi dan membasuh wajahnya dengan air dingin.

Dia lalu berganti baju yang sudah disiapkan Mama Deandra kemdudian langsung turun ke lantai satu tanpa merias diri sedikit pun. Toh, dia hanya akan menikah secara agama dan pernikahannya juga sangat mendadak sehingga Hara tidak ingin tampil terlalu berlebihan. Dia juga tidak mau merias diri hanya untuk menyenangkan hati Juan.

Saat sampai di lantai satu, keluarga Juan sudah menunggunya dan mereka tersenyum ketika melihatnya bergabung bersama mereka.

Juan memakai celana ankle pants, kemeja putih, dan jas hitam yang setara dengan dasinya juga. Rambutnya disisir dengan sangat rapi dan jujur saja cowok itu terlihat sangat tampan di mata Hara walau tingkahnya benar-benar membuat dia sangat tidak menyukai cowok itu.

Dia ganteng, tapi aku nggak suka sama dia.

"Sekarang kedua mempelai sudah di sini, jadi apa kita bisa kita mulai akadnya sekarang?" tanya penghulu karena sudah didesak oleh Mama Deandra.

"Bisa dimulai kalau semut sudah lebaran, Pak!" celetuk Hara yang mulutnya langsung dibungkam mamanya.

"Bisa, Pak." Mama Deandra mengangguk dan membuat Hara memutar bola matanya malas.

Juan kemudian berjabat tangan dengan Papa Dhika karena akad akan dimulai saat itu juga.

"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan pinanganmu, putriku Jauhara Faradhita Mahardika dengan mahar uang lima juta rupiah, tunai!"

"Saya terima nikah dan kawinnya Jauhara Faradhita Mahardika binti Mahardika dengan mas kawin tersebut di atas tunai!"

"Sah?"

"Sah!" teriak semua orang di ruangan itu kecuali Hara.

"Gue harap ini cuma mimpi," gumam cewek itu, tetapi ketika dia merasakan tepukan pelan di bahunya, Hara langsung tersadar jika semuanya memang nyata, bukan mimpi seperti yang dia harapkan.

"Salim dulu sama suami kamu, Nak!" pinta Mama Deandra.

Hara dengan terpaksa meraih tangan Juan yang sudah terulur lebih dulu kemudian mencium punggung tangannya walau dengan perasaan sangat dongkol. Jika bukan karena mamanya, dia tidak mungkin mau menikah dengan Juan.

"Juan, gantian cium Hara sekarang!" pinta Mama Rita.

Juan mengangguk dan dia langsung mencium punggung tangan Hara sambil mengedipkan sebelah matanya menggoda.

"Kening woy, kening!" ucap Marcel yang membuat semua orang di ruangan itu tertawa, kecuali Hara tentunya.

"Oh salah ya?" Juan tersenyum canggung kemdudian dia langsung mencium kening Hara cukup lama.

Bersambung...

1
miyura
semangat othor ..lanjut
miyura
latahnya si ella lucu..😂😂😂
miyura
tuh kan baru juga nikah udah berantem aja...
dimas naufal
juan ..juan kpn akunya sm hara
miyura
hara ama juan juga akhirnya..lanjut lah..
dimas naufal
pacaran setelah menikah halal 100%
miyura
ya..nikah juga akhirnya..lanjut..
dimas naufal
kasihan hara di hari pernikahan nya gak bahagia..moment nya gak tepat
dimas naufal
jangan nikah lah msh sekolah...msh labil
miyura
jangan nikah dong othor juan ama hara gak rela...hara ama narendra aja..lanjut..
miyura
senang banget dah genk nya juan gangguin hara mulu..kan kasihan haranya..lanjut othor..
miyura
hara jangan ama juan dong ..juan kasar orgnya..lanjut othor..
dimas naufal: hara nyaman sm rendra
total 1 replies
miyura
gaspol othor..
miyura
pasti juan ne yg jadi jodoh nya hara..gak rela sih hara ama juan tapikan jodoh hara ditangan othor...
dimas naufal: juan ke hara obsesi apa cinta
total 1 replies
dimas naufal
tp janji aeron bakal guling2 klo smpe nikah🤣🤣
Ig & fb : Karlina_Sulaiman: iya 🤭
total 1 replies
dimas naufal
juan kasar sih ke hara..jangan suka maksa ke cewek jdi menjauh dech
miyura
jadiin narendra pengganti ken dihati hara othor...lanjut ..figthing..
dimas naufal
iya juan kasar gmn klo dah nikah
miyura
buat juan kalah ya othor dlm pertandingan futsal ...lanjut othor..
dimas naufal
sma cewek kok gitu juan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!