Arrabella foster Ruzian. Di hari bahagianya ke-17 tahun menjadi hari berakhirnya semua kepahitan dalam hidupnya.
kejadian tragis yang membuat dirinya mati tanpa bisa membela diri.
perempuan malang itu di fitnah dengan tuduhan yang sama sekali tak pernah di lakukan.
siksaan demi siksaan yang terus dia dapat kan tanpa mendapat pembelaan dari siapapun.
Arabella telah mati dan membawa segala kesakitan yang selama ini dia dapatkan dalam kehidupannya. Dan entah dari mana Jiwa seorang gadis dari abad-21 masuk ke dalam tubuh Arabella yang telah mati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rikatsya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Pukul. 08.45. Wib
Ceklek
Bi hanum memasuki kediaman Arabella dan membawa sarapan pagi di tangan nya. Bi Hanum mengernyit kan dahi nya saat mencium bau amis dari dalam kediaman. Bi hanum menelusuri setiap sudut ruangan. Ia terpaku ke arah Gucci pecah yang berserakan di lantai.
Bi hanum menoleh kan kepala nya menatap Arabella yang sedang tertidur pulas diranjang nya tanpa ada tanda-tanda ingin bangun dari tidur nya.
Bi hanum Meletak kan makanan yang ia bawa di meja nakas."Kenapa Kediaman Nona ara sangat bau amis seperti ini." ucap nya sembari menutup hidung nya. Ia melangkah untuk keluar dari kediaman.
3 menit kemudian Bi hanum kembali lagi ke kediaman Arabella dengan membawa alat-alat pembersih ruangan. Bi hanum melangkah ke arah Gucci pecah itu dan segera membereskan nya. Bi hanum membersihkan seluruh Kediaman itu. Sehingga bau amis tak tercium lagi di indra penciuman nya.
Bi hanum menghela nafas lelah. Ia segera melangkah mendekat ke arah ranjang dan segera membangun kan Arabella.
"Non. Bangun non. Saya sudah menyiapkan pemandian dan sarapan anda" ucapnya menggoyang kan lengan Arabella.
Cheetah yang dibangun kan tidak memperdulikan Bi hanum. Ia terus saja terlelap Dalam mimpi nya tanpa berniat untuk bangun.
Bi hanum yang melihat Nona nya itu tidak berniat untuk bangun hanya menghela nafas pelan. Ia segera melangkah keluar dari kediaman.
****************
Kediaman Selir Li weii
Kedua prajurit yang pingsan didepan Pintu selir Li weii akhirnya bangun dari Pingsan mereka. Mereka memijit kepala mereka pusing."Apa yang telah terjadi kepada kita" ucap Salah satu Prajurit itu.
Prajurit yang satu nya lagi hanya mengedik kan bahu nya."Aku juga tidak tau. Aku bahkan tidak ingat apa yang telah terjadi" ucap nya sambil memijat kening nya.
para pelayan Selir li weii berdatangan. Mereka menatap bingung ke arah Kedua prajurit itu."Ada apa?" tanya mereka
Kedua prajurit itu menggeleng."Kami juga tidak tau. Tiba tiba saja kami sudah tergeletak di lantai" ucap mereka
Ketiga pelayan itu hanya menatap Bingung ke arah kedua prajurit. mereka hanya mengedik kan bahu mereka acuh dan segera masuk ke kediaman selir Li weii. Mereka mengernyitkan dahi mereka ketika indra penciuman mereka. mencium bau amis dari Kediaman itu. Mereka bertiga saling bertatapan dan segera melangkah masuk kedalam kediaman selir Li weii.
Mereka sontak terkejut melihat tubuh yang terpotong-potong berserakan Di lantai dengan Darah yang telah mengering dilantai itu.
"Akhhh"pekik mereka saat melihat kepala majikan mereka yang berada di dekat Dinding itu. Mereka segera berlari ke luar Kediaman.
Kedua prajurit yang masih berada di depan kediaman selir li weii hanya menatap heran ketiga pelayan itu yang wajah mereka sudah pucat pasi.
"Ada apa?" tanya kedua prajurit itu.
Ketiga pelayan itu mengatur nafas mereka."i-itu"ucap mereka
Kedua prajurit hanya menatap penasaran."Ada apa? Apa yang terjadi" ucap mereka.
"S-selir li wei." ucap pelayan itu terbata-bata.
Kedua prajurit Yang tidak sabaran itu segera melangkah masuk kedalam kediaman selir li weii. Mereka sontak terkejut melihat keadaan selir li weii yang sangat menggenaskan. Mereka segera berlari Untuk keluar kediaman selir li weii menuju ke arah Ruang makan.
****************
kedua prajurit itu telah sampai di depan ruang makan itu. kasim han yang melihat kedatangan kedua prajurit itu segera menghentikan mereka."Ada perlu apa kalian kemari" tanya nya.
Kedua prajurit itu segera mengatur nafas mereka yang tidak beraturan."Kami harus bertemu dengan yang mulia kaisar." ucap mereka
Kasim han menggeleng kan kepalanya."Kalian bisa berbicara kepada yang mulia jika sarapan mereka telah selesai. sekarang pergilah." ucap nya
Kedua prajurit menggeleng menolak."Tidak. Kami harus menemui yang mulia kaisar sekarang juga" ucap mereka.
Kasim han menatap tajam mereka."Apa kalian tidak mempunyai sopan santun. Yang mulia sedang sarapan. Dan kalian ingin mengganggu sarapan yang mulia" sentak nya
"tapi ini sangat penting kasim" ucap mereka lagi
Kasim han menghela nafas kasar."katakan lah apa yang ingin kalian sampai kan kepada yang mulia. Biar saya saja yang akan menyampai kan berita yang kalian bawa" ucap nya
Kedua prajurit itu menatap satu sama lain dan segera mengangguk."Kami menemukan Selir li weii mati terbunuh dengan tubuh yang terpotong potong dikediaman nya." ucap mereka
Kasim han sontak terkejut."Apa?!"ucapnya."Kalian tidak berbohong kan" lanjut nya tak percaya.
Kedua prajurit menggeleng ribut." Kami tidak berbohong kasim." ucap mereka.
Kasim han segera membuka Ruang makan."Ayo ikuti saya." ucap nya dan segera memasuki ruang makan.
Kasim han dan kedua prajurit itu melangkah mendekati meja makan. Seluruh anggota keluarga yang melihat kedatangan mereka segera mangalih kan tatapan mereka ke arah kasim han dan kedua prajurit itu.
Kasim han mendekat ke arah kaisar."yang mulia. Maaf telah mengangguk sarapan pagi anda dan yang lain nya. Saya kemari ingin menyampai kan sesuatu kepada anda." ucap kasim han.
Permaisuri Lian haong segera mengembang kan senyum nya diam-diam.'akan ku tebak. Mereka pasti menyampaikan berita kematian Anak sialan itu." batin nya tersenyum senang sambil menatap xuan mei dan Xuan jian.
Xuan mei dan Xuan Jian telah selesai dengan hukuman mereka. Mereka menatap bingung ke arah ibunda mereka.
Xuan mei mendekat kan tubuh nya Ke arah permaisuri Lian Haong."kenapa ibunda sangat senang" bisik nya
"Ini adalah Berita yang sangat ibunda tunggu tunggu dari kemarin putri ku", ucap permaisuri lian Haong
Xuan mei sontak terkejut."Apakah ini yang ibunda katakan kemarin kepada ku?" ucap nya
Permaisuri lian haong mengangguk dan segera mangalihkan Tatapan nya dari xuan mei dan menatap ke arah kasim han.
"Apa yang ingin kau sampaikan kasim han?"tanya permaisuri Lian Haong
Kaisar memberhentikan sarapan nya dan menatap kasim han."Kata kan lah apa yang ingin kau katakan." ucap nya
Kasim han mengangguk."Kedua prajurit ini mengatakan jika mereka melihat Selir li weii mati terbunuh di kediaman nya dengan tubuh terpotong potong yang mulia" ucap nya
mereka yanga berada di meja makan sontak terkejut. Termasuk permaisuri Lian haong. Ia sudah salah mengira jika berita yang akan disampaikan adalah Berita kematian Arabella tetapi yang ia dengar adalah berita kematian Selir li weii. Ia menatap tak percaya ke arah kasim han
Kaisar yang mendengar ucapan Kasim han terkejut bukan main. Ia berdiri dari duduk nya diikuti yang lain nya."Apa?! Bagaimana bisa?"ucap nya tak percaya.
"Saya juga tidak tau yang mulia." ucap kasim han.
Kaisar segera melangkah kan kaki besar nya keluar dari ruang makan menuju ke arah kediaman Selir li weii diikuti yang lain nya.