NovelToon NovelToon
Loving You

Loving You

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:683.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: nenah adja

Revisi dari novel yang lama judulnya 'Maid make me crazy'
.
.
Annastasya Arrabella

Kebangkrutan keluarganya mengharuskannya mencari uang sendiri untuk kuliahnya, dirinya terpaksa menjadi seorang maid, karena hanya itu tawaran yang datang padanya.


"Bagaimana mau tidak jadi maid?"

"Apa? Maid...?"

"Baiklah tak ada pilihan lain"

__________

Roland Zain Abraham.

Ceo, tampan,dan mapan juga seorang Casanova penakluk wanita,dirinya harus menahan hasratnya pada seorang maid yang dianggapnya bukan levelnya.

"Maid itu? haha..tidak dia bukan level ku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27- Berlibur

"Jadi sejak kapan Anna takluk padamu?atau dari penglihatanku kau yang takluk padanya..."

Alden dan Ben terkekeh sambil mengejek, mengeluarkan pertanyaan yang sejak tadi mereka tahan karna ada Anna, kini Anna sudah pulang dan Mereka bebas menanyakan ini pada Roland.

Roland membiarkan Anna pulang di antar Dev karna kedua cecunguk ini terus mendesaknya "Sialan kau, tentu saja dia yang takluk padaku, aku bahkan sudah membawanya kerumah Daddy"

Alden dan Ben sedikit terperangah "Aku tak menyangka ternyata Anna sama saja seperti wanita lain, terlalu mudah" Alden menggeleng "Dia bisa kau dapatkan kurang dari satu minggu, dan aku harus merelakan Jet ku sekarang" Alden merebahkan punggungnya di sandaran sofa.

"Tapi sebenarnya fokusku bukan itu" Ben bergumam, dan Alden juga Roland melihat dengan serius kearahnya seolah bertanya "Apa?"

"Untuk pertama kalinya kau membawa wanita kerumah mu,juga kau sudah mencuri ciumannya tadi.." Ben menatap Roland serius "Benar bukan? apakah kau memang memiliki rasa padanya?" Roland blank seketika, benarkah?

"Tidak sebenarnya adalah ..."

.

.

.

.

Roland pulang di pukul sebelas malam, dan mendapatkan Apartemen nya sudah sepi, Anna mungkin sudah tidur Roland menaiki satu persatu anak tangga dan berhenti saat di depan pintu kamar Anna, benarkah apa yang dikatakan Ben bahwa dia mulai tertarik pada Anna? bahkan kini ia menyuruh Anna untuk tidur di kamar yang bersebelahan dengannya.

Roland mengetuk pintu kamar Anna "Anna kau sudah tidur?" tak ada jawaban mungkin Anna memang sudah tidur maka Roland melanjutkan langkah ke kamarnya.

Setelah membasuh dirinya Roland membaringkan tubuhnya di ranjang namun tak bisa terlelap ia teringat pembicaraan nya dengan Alden dan Ben, benarkah dia tidak akan menyesal nanti "Ah.. terserah" Roland pun memutuskan untuk tidur dan menutup wajahnya dengan bantal.

Seperti biasanya Anna bangun dan mempersiapkan semua kebutuhan Roland , dari pakaian, sarapan hingga kopi kini sudah tersedia di meja makan.

"Selamat pagi tuan"

"Hmm.." Anna akan melakukan pekerjaannya namun Roland memintanya untuk duduk "Duduklah ayo sarapan bersama.." Anna menggeryit bingung.

"Tapi tuan?"

"Sudahlah duduk Anna aku ingin di temani makan..!" Anna mengangguk meski merasa bingung dengan tingkah tuannya.

Roland makan dalam diam dan beberapa menit kemudian dia sudah selesai "Minggu depan kita akan berlibur, bersama Alden dan Ben jadi bersiaplah.."

"Eh aku ikut tuan,.. kemana tuan?" Anna ingin menolak tapi mengingat mereka adalah pasangan maka ia harus ikut.

"Ikut saja, nanti juga tau, dan ingat di depan mereka kau harus menjalankan peranmu mengerti, dan jangan panggil Tuan"

"Aku mengerti.." Anna memutar matanya.

"Ya sudah, aku berangkat bekerja." Roland bangkit dan mengusak rambut Anna "Habiskan makanmu" sejak tadi Anna hanya diam dan makan sedikit dan malah berfikir tentang sikap tuannya yang sedikit tenang pagi ini, dan sekarang lebih mengeryit lagi saat tangan Roland mengusak kepalanya, dan lagi dia berpamitan.

Anna mengerjakan semua pekerjaannya meski masih sering terluka, teriris pisau atau menyentuh wajan panas.

Atau kecerobohan lainnya, memecahkan piring atau gelas bahkan membuat kemeja putih Roland terkena lunturan kain lain.

Masakan Anna juga masih tidak enak, kadang asin, manis dan gosong, meski koki sudah mengajari tapi tetap saja Anna belum terlalu mahir.

Namun ada satu yang mempunyai peningkatan kopi buatan Anna mulai terasa nikmat, setidaknya Roland tak lagi protes tentang kopi.

Tapi ada yang aneh dari Roland seperti apapun Anna melakukan kesalahan dia tak pernah marah, hanya bicara dengan lembut, "Belajar lah lebih giat lagi"

Hari ini, akhir pekan hari yang Roland sebutkan, mereka akan liburan bersama Alden dan Ben.

Roland membawa Anna menaiki pesawat pribadi, sudah ada Alden dan Ben di dalamnya jangan lupakan beberapa wanita seksii yang duduk centil, dengan tak tahu malu Alden bahkan sedang men cum bu wanita di pangkuannya, pakaian wanita itu sudah berantakan, bahkan bagian bahunya sudah melorot menampilkan bahu mulusnya. Ada juga Ben yang duduk dengan segelas minuman berwarna kuning di tangannya, di sebelahnya ada wanita seksiii yang menyandar di bahu Ben, Anna ingat itu tunangannya.

Anna mendengus "Kalian ingin berlibur atau mengadakan pesta sekkksss.."

"Memang kau mau.." Anna menatap tajam Roland yang menatapnya dengan seringai mes um nya. "Mereka sudah biasa seperti itu jadi biarkan saja, anggap kau tak melihatnya.."

"Jika mereka sudah membawa pasangan masing-masing untuk apa wanita-wanita di ujung sana"

"Untuk pengganti" ucapnya ringan.

Anna benar benar ingin merobek mulut tuannya dia bicara sangat ringan padahal mereka sedang mempermainkan perempuan.

Setelah menempuh perjalanan dengan pesawat, mereka masih melanjutkan perjalanan darat hingga tiba di sebuah dermaga, Anna kira mereka sudah sampai, hingga Roland membawanya menaiki superyacht lalu melalukan perjalanan laut dalam waktu kurang lebih satu jam hingga tiba di sebuah pulau, dengan luwes para wanita pengganti itu turun dan langsung menuju ke pantai..

"Kalian sering kesini?"

Roland mengangguk, pantas saja mereka sudah mengenal tempat ini.

Anna melihat kearah Caroline yang sejak tadi menatapnya dengan entahlah.. sepertinya tunangan Ben itu, tidak menyukainya.

"Ingat jangan memanggil ku Tuan, mulai sekarang.."

"Baiklah.. Roland.. Rol.. Land... Oland..." Anna mengeja beberapa kali.

"Sedang apa kau?" dahi Roland mengeryit heran.

"Aku sedang memikirkan panggilan untukmu.. Rol- Ah tidak itu mengingatkanku pada Rol rambutku, Land- Land..Land, itu juga jelek.." Roland membelalakan matanya, sialan maidnya ini, pasti sedang menguji kesabarannya.

"Bagaimana jika Oland.. ah itu bagus benar kan Oland?.. hahaha iya Aku akan memanggilmu Oland"

"Anna aku rasa kau lupa jika aku majikanmu.."

Anna menggeleng "Aku tidak lupa tuan, tapi Aku sekarang sedang menjadi kekasihmu.. Oland.. Oland.." Anna mengulang nama yang menurut Roland menyebalkan.

"Anna diam atau aku akan menghukum mu"

"Oh Oland kekasihku.." Anna tersenyum dengan mata berbinar, sejenak Roland bahkan terpana, benar.. sejak awal Roland bisa melihat mata Anna memang indah, lalu melihatnya dengan berbinar Roland hampir saja tenggelam di dalamnya.

"Diam atau akan ku bungkam mulutmu"

"Kau bisa melakukan nya?, kau yakin? bagaimana caranya kau membungkam mulutku" Anna mengerucutkan bibirnya, ini kesempatan bagus untuk mengusili Roland selagi dia sedang berperan menjadi kekasihnya, Roland tidak akan berani macam-macam di depan teman-temannya, bukan?.

Roland mengulurkan tangannya untuk mendapatkan Anna, tapi dengan cepat Anna menghindar dan berlari "Olaaaaannddd" teriaknya "Olandddd" Anna bahkan tidak sadar bahwa dia sudah menjadi perhatian Ben dan Alden.

Alden dan Ben, bahkan menganga tak percaya melihat Roland mengejar Anna.. mereka bersitatap lalu tersenyum satu sama lain.

"Aku rasa dia benar-benar jatuh cinta, aku dengar jika orang jatuh cinta dia akan menjadi bodoh.. lihat dia, dia seperti orang bodoh"

Disisi Ben Caroline mengepalkan tangannya dengan mata berkilat tajam, kearah Anna dan Roland yang masih saling mengejar di tepi pantai.

🌹🌹🌹

Like..

Komen..

Vote..

1
Patrish
waduh....pasti nih..pastiiii
Patrish
hahahahahhaaaaaa.....Caroline...kalian semua.,..salah lawan..🤣🤣🤣🤣
Patrish
dan ada dewa OTHOR yang mengatur nasib setiap tokoh...🤣🤣🤣
Ra~~~~~
kisah don juan semua 🤣
Ra~~~~~
keren ceritanya
Ra~~~~~
bagus ceritanya
Ra~~~~~
Suka banget sm novel yg ini 😍
Yuna¹⁰
banyak juga gaji nya, gas deh annaa
Yuna¹⁰
bener-bener mencari nyoya rumah kalau gitu🤭
Yuna¹⁰
kisah orang tua Calvin?
Erni Fitriana
ssmua letakkan semua disini thorrrr
Erni Fitriana
lanjuttttttt ke kinara
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣kebanyakan celap celup jadi bodoh rolan rambut
Erni Fitriana
klo orang biasa udah keburu nikah itu anaaaa🤣🤣
Erni Fitriana
tanda bahaya nih tuan bele...cepat bil keputusan tyan bule
Erni Fitriana
🤣🤣🤣🤣😌😌
Erni Fitriana
nah loh naaaa...make dikasih tau kudu ke polisi
Erni Fitriana
jrengggggggggg
Erni Fitriana
aku anaaaaaaaaa😁😁😁😁😁
Erni Fitriana
😄😄😄😄mom..menantu mu ituuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!