SEASON 1 dan 2
Bagaimana jadinya bila seorang CEO Tampan dan kaya raya,yang mempunyai perusahaan fashion, mempunyai sifat Arogan dan dingin, disukai oleh karyawan nya sendiri dan terus mengejar cinta nya.
Betrick seorang Gadis biasa yang mencintai CEO nya, harus berhadapan langsung dengan isabel kekasih Alvaro yang sudah di jodohkan di masa kecilnya.
Alvaro Gueno,CEO muda yang sangat membenci Betrick,.. tapi tidak membuat Betrick menyerah untuk mengejar cinta nya. dan pada suatu kejadian yang akhirnya membuat Alvaro Gueno menyambut cinta Betrick.
Dilema pun terjadi Atas penyatuan cinta mereka, Isabel yang merasa di khianati menjadi dendam.hingga membuat nyawa Betrick terancam karena kecemburuan isabel.
Apa kah Betrick akan balas dendam?
Apakah cinta Alvaro Gueno dan Gadis biasa yang Mengejar Cinta CEO nya akan bersatu?
@@@@
Season 2
Dari buah Pernikahannya dengan Alvaro, Betrick mendapat kan seorang anak laki-laki bernama Alviano Gueno varoo
Setelah Dewasa Alviano terikat perjodohan dengan Anak Aldo bernama Calista sahabat Alvaro sekaligus mantan Asisten nya.
Setelah penantian yang panjang, Peresmian Pernikahn pun dilakukan, tanpa sengaja viano bertemu kembali dengan sendy sahabat masa kecilnya yang lama menghilang, kembali nya sendy sebagai seorang pencuri kelas kakap yang sedang diburu polisi,, ternyata pertemuan mereka membawa cinta lama yang hilang.
"Cinta telah membawa ku pada mu"
Apakah Alviano tetap menikahi Calista? atau kembali dengan sendy,,, cinta pertama nya yang telah hilang
Mencerita kisah percintaan segi tiga,,,
Yuk ikuti keseruan nya disini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Membuat Orang Gila
🥀🥀 Villa 🥀🥀
Malam yang dingin, membuat sebagian orang tertidur lelap di peraduan nya, Mereka lebih memilih berdiam diri di dalam kamar, untuk menghangatkan tubuhnya.
Betrick melepas kan diri dari pelukan Alvaro, ingin rasanya ia berlari, tapi Nyata ia tak bisa. tatapan itu.. tatapan mata biru itu telah membuat hati Betrick bergetar,
Alvaro memegang kedua pipi putih Betrick, tidak..! wajah wanita itu sudah memerah seperti kepiting rebus.
Mata mereka saling bertemu, perasaan hati mereka sudah tidak bisa digambarkan.Alvaro mendekat kan wajah nya ke kening Betrick, kini kening mereka sudah menyatu, Betrick menutup matanya, seakan ia sudah berdamai dengan hati nya.
Alvaro mencium bibir Betrick lembut, bibir itu dingin, sedingin es, Alvaro mampu menghangatkan bibir Betrick, kedua tangan Betrick memeluk pinggang Alvaro, dan Alvaro mengalungkan kedua tangan nya di leher Betrick, mereka saling berciuman dengan mesra seakan Dunia milik mereka berdua.
Bibir mungil Betrick adalah candu bagi Alvaro dan ia tidak ingin melepaskan nya.
Tanpa mereka berdua sadari,ada seseorang yang datang sedang membawa dua buah cangkir kopi.
"Ooohhh MY Good..!! Teriak Lidya
"Praaanggg.."
Tiba tiba suara gelas jatuh kelantai yang jarak nya tidak jauh dari mereka, dengan kaget Mereka melepaskan ciumannya, mata mereka menatap liar yang ada di depan.
Lidya yg sedang membawa dua buah kopi panas، sangat terkejut dan tanpa sengaja menjatuhkan dua cangkir kopi itu di depan dua insan yang sedang bercumbu.
Betrick langsung melepaskan tangannya yang memeluk pinggang Alvaro, dan mundur beberapa langkah.
"Maa..maaf Tu.. tuan.." ucap lidya gugup dengan wajah tegang dan pucat pasi.sambil berjongkok memunguti pecahan gelas.
Alvaro menatap Betrick...lalu pergi meninggal kan tempat itu.
"Hah! Betrick menghela nafas dalam sambil memegangi dadanya.
"Betrick.. Apa yang sudah kalian lakukan?" kata Lidya sambil berdiri, dengan tatapan bingung, Lidya mengerutkan alisnya.
"Lidya dengar..ini tidak seperti yang kau pikirkan, aku akan jelas kan semua nya saat kita dikamar,oke!"
"Aku pikir kau hanya menyukai nya, dan tidak sampai sejauh ini !"
"Tidak kah kamu perhatikan di bawah sana" Lidya menunjuk ke bawah dimana para kru sedang berkumpul. "bisa saja mereka melihat kalian, walau dari jauh wajah kalian begitu samar, tapi tetep saja kalian terlihat sedang bercumbu"
Betrick terdiam,ia hanya menunduk, wajah nya sudah memerah seperti kepiting rebus.
Betrick langsung masuk berlari menuju kamar nya.
Betrick menangis, sambil bersandar di tempat tidur, menutup wajahnya dengan kedua tangannya. hiks..hiks..hiks..
Lidya masuk ke kamar, mendekati Betrick yang sedang menangis.
"Betrick maaf kan Aku,,,Aku tidak bermaksud ingin ikut campur dengan pribadi mu, Aku sebagai sahabat kasihan pada mu, Aku tidak mau kamu terluka nantinya'
"Aku pun tidak mengerti dengan perasaan ku pada nya, Aku berusaha ingin menjauh tapi aku tak bisa, setiap Aku ingin menjauh,tiba tiba dia mendekat" hiks..hiks..hiks..
"Maaf kan Aku Betrick.. Aku yang telah menyuruh mu Mengejar Cinta Ceo itu..! dan aku tidak tahu kalau akhirnya kau sampai melakukan itu, berciuman dengan mesra, yang Aku takut kan bagaimana kalau Nona isabel tau, kau akan mendapatkan masalah nanti nya, Nona isabel bukan lah orang biasa, dia orang terpandang dan kaya Raya selevel dengan Tuan Alvaro, Apalagi mereka akan bertunangan"
Betrick mendengar kan nasehat sahabat nya, ia yang masih terus menangis sampai segugukan
"Perkataan mu semua memang benar lid" Hiks..hiks..hiks, Betrick menangis di pelukan Lidya. Lidya merangkul nya sambil menepuk nepuk pundak Betrick.
"Kenapa kau bisa sejauh ini bet, dengan Tuan Alvaro, Aku takut kamu hanya untuk pelampiasan nya saja"
Betrick melepas pelukannya, lalu mencerita kan semua nya tentang kejadian saat di ajak presdir ke hotel Golden, untuk bertemu clien, di situ awal Nya kita berciuman, karena jebakan dari clien yang telah memasuk kan obat perangsang ke gelas Tuan Alvaro, dan sejak saat itu, yang awalnya Presdir sangat membenci Aku dan mengolok diri ku, tiba tiba dia berubah pada ku, bila dekat dengan ku ia selalu ingin mencium bibir ku, pernah Aku marah pada nya, tapi aku tidak bisa bohongi perasaan ku sendiri, kalau aku pun mencintai nya.
" Hahh..." Lidya menghela nafas dalam
🌷🌷🌷
Alvaro menduduk kan tubuhnya dengan kasar di sofa yang berada di Ruang tamu, sorot mata nya suram menatap ke arah depan,
" Betrick.." Hah! helaan nafas nya terdengar kasar. " kenapa aku tidak bisa melupakan mu, semakin aku ingin menjauh dan menghindar, kau seperti Arwah yang selalu mengikuti langkah ku kemana Aku pergi"
"Dulu aku begitu membenci mu.., tapi sekarang! Ahh..sial ! Alvaro menendang meja yang ada di depan nya, dan duduk termenung sambil mengeratkan kedua jemari nya.
" Sayang...,kau dari mana? Aku mencari mu"
suara seorang wanita cantik itu, membuyar kan lamunan nya ,Isabel berjalan mendekati Alvaro, dan duduk disamping nya sambil membawa dua gelas berisi wine.
Anggur merah itu ia goyang goyangkan, lalu menyesapi nya perlahan.
"Ayo lah sayang.. Minum lah wine ini untuk menghangatkan tubuh mu, karena udara di sini sangat lah dingin"
"Maaf bella...Aku lagi tidak ingin minum" jawab Alvaro dengan tatapan dingin, diambil nya gelas wine itu lalu ditaruh di atas meja.
Isabel tidak tau suasana hati Alvaro yang sedang tidak baik, dia menyandarkan kepala nya ke dalam dada bidang Alvaro yang sedang bersandar di sofa, ia memain kan kancing2 baju Alvaro dan mengelus dada bidangnya, Isabel mendengar detak jantung Alvaro yang sedang berdegup kencang.
"Sayang sebenarnya tadi kamu dari mana? ada apa dengan jantung mu,kenapa berdegup kencang' kamu sakit?" tanya Isabel khawatir
"Ahh!" sudah lah bel...Aku sangat lelah hari ini, lebih baik kau cepat lah tidur, karna besok pagi kita sudah harus pemotretan"
Alvaro mengangkat kepala Isabel dan beranjak dari duduknya lalu pergi ke kamar meninggalkan isabel.
"Sayang kamu ini kenapa siih !" ucap isabel kesal, tapi Alvaro tidak menghirau kan perkataan isabel, dia tetap pergi meninggal kan nya,sorot mata isabel yang tajam seakan ingin mencengkeram lawan nya.
"Ahh sial.. semua jadi berantakan " Ada Apa dengan nya, kenapa Alvaro jadi berubah pada ku" isabela terus menatap kepergian Alvaro sampai ia menghilang di balik pintu.
karena bosan ditinggal sendiri, isabel pun beranjak dari sofa dan meninggalkan ruangan itu.
Disisi lain tak jauh dari Ruangan itu, berdiri seorang pria dengan sorotan mata tajam seperti Elang, yang ingin memakan mangsa nya.
" Untung saja kau tidak meminum wine itu Tuan, kekasih mu sendiri telah memasukkan obat perangsang kedalam gelas mu"
kini aku baru paham mengapa kau begitu mencintai Nona Betrick, karna hati nya tidak seburuk dan selicik Nona isabel" gumam asisten Aldo berbicara pada diri nya sendiri sambil pergi meninggalkan ruangan itu.
🥀🥀🌷🥀🥀
-
-
-
🌾 BERSAMBUNG....
sama aku aja ya bastian, aku masih jomblo looh 🤭🤭
halu mode on 🤭