NovelToon NovelToon
Complicated Mission

Complicated Mission

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Romantis / Detektif / Identitas Tersembunyi / Chicklit / Tamat
Popularitas:168.1k
Nilai: 5
Nama Author: AdindaRa

BrigPol Rychelle Olyvia harus menjalankan misi khusus yang memang dipersiapkan bersama kakaknya selama 6 tahun yang lalu saat ia kehilangan ayahnya (Iptu Ryan One). Ayahnya menghilang saat hendak menguak perjudian dan perdagangan narkoba terbesar di Kota Metropolitan.

Kini ia memutuskan untuk mengubah identitasnya agar dapat masuk di Kantor Besar Bank One Point yang mana dulunya adalah gedung tua yang digunakan sebagai tempat untuk berjudi dan perdagangan narkoba.

Misinya kali ini membuat Rychelle harus berhadapan dengan CEO Bank One Point, Alarick Berwyn yang dikenal berdarah dingin dan kejam. Rychelle juga harus berhadapan dengan Molly, tunangan Alarick yang juga menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) Bank One Point.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AdindaRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan Sikap Arick

Pagi ini Rychelle sudah tiba di kantor tepat pada waktunya dan seperti biasa, ia langsung berkutat di depan komputer untuk menyelesaikan apa yang menjadi tugasnya hari kemarin.

Tak lama kemudian Alarick datang bersama Molly. Namun ada yang sedikit berbeda dari Molly kali ini. Saat Rychelle berdiri dan memberi hormat kepada Alarick dan Molly, Molly justru mendekat ke arahnya dan meminta maaf karena sudah salah paham tentang masalah kemarin.

"Maafkan aku yang sudah salah paham tentang kedekatan kalian berdua hingga memecatmu, Rachel." ucap Molly tulus.

"Oh, tidak masalah Miss Molly. Saya memahami sikap anda kemarin karena itu hal yang sangat wajar dilakukan oleh seorang tunangan." jawab Rychelle.

"Yap, kau tepat Rachel. Kalau begitu tolong buatkan minuman hangat untuk aku dan Al, karena mulai hari ini Al memintaku bekerja satu ruangan dengannya." ucap Molly kembali menggandeng tangan Alarick dengan manja.

"Baik Miss." jawab Rychelle dan bergegas menuju pantry untuk membuatkan coklat hangat dan menyiapkan kudapan untuk Alarick dan Molly.

Setelah semuanya siap, Rychelle langsung mengetuk pintu ruangan Alarick dan meletakkan nampan yang ia bawa di meja dekat sofa.

Kini Rychelle sedikit terkejut saat melihat Molly melingkar kan tangannya di leher Alarick hingga keduanya terlihat sangat begitu dekat. Sedangkan Alarick tampak tetap fokus bekerja di depan komputer tanpa menepis tangan Molly sama sekali.

"Coklat panas dan kudapannya saya letakkan di sini Mr." ucap Rychelle dengan suara yang sedikit kencang dengan harapan Alarick mendengarnya dan membalas ucapannya serta menepiskan tangan Molly yang kini melingkar di lehernya.

Sayangnya harapan Rychelle kini harus pupus begitu saja karena Alarick benar-benar mengabaikannya. Bahkan kini justru Molly yang menjawab ucapan Rychelle.

"Terima kasih Rachel. Sekarang kau bisa kembali ke ruangan mu dan bekerja." jawab Molly.

Rychelle pun kembali ke ruangannya sambil menahan rasa kesal.

"Dasar ngeselin, setidaknya bilang terima kasih kek, atau apa kek. Kenapa ini malah diem aja sih?" gerutu Rychelle sambil kembali berkutat dengan layar komputer di depannya.

Baru sebentar Rychelle fokus bekerja, kini pandangannya teralihkan ke pintu ruang kerja Alarick yang terbuka dan memperlihatkan Alarick dan Molly yang sedang bergandengan tangan.

"Rachel, sepertinya aku dan Al akan sarapan dan menikmati minuman hangat di kantin. Entah kenapa dia sedang tidak ingin minum coklat hangat pagi ini." ucap Molly tepat di depan meja kerja Rachel.

"Kenapa tidak bilang, Miss? Saya bisa membuatkan minuman yang lain untuk Mr dan anda." ucap Rychelle.

"Tidak perlu, Rachel. Kau fokus saja untuk bekerja." ucap Molly yang kemudian meninggalkan ruang kerja Rychelle bersama Alarick.

"Dasar aneh!" umpat Rychelle kesal. "Kenapa sikapnya kini berubah menjadi dingin denganku? Bunglon!" gerutu Rychelle.

Hari masih pagi, tapi entah kenapa Rychelle beranggapan matahari sedang berada tepat di atasnya hingga ia merasa begitu sangat panas.

Rychelle kini menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.

"Tenangkan hatimu Rychelle." gumam nya dalam hati menenangkan dirinya sendiri. "Bukankah ini semua kemauanmu? Meminta Arick untuk memperlakukan sebagai atasan dan bawahan."

Rychelle menutup mukanya dengan kedua tangannya. "Huuuh, ada apa sebenarnya dengan aku? Kenapa aku tidak rela bunglon itu mengacuhkan aku?" gerutu Rychelle pelan.

Tiba-tiba ponselnya berdering dan terlihat pesan masuk dari Avega.

Ega

[Makan siang nanti aku tunggu di kantin ya, Rachel.]

Rachel

[Oke. 👍]

Setelah membalas pesan dari Ega, Rychelle kembali fokus bekerja. Hari ini kesabaran Rychelle benar-benar diuji oleh sikap Molly yang terlihat sangat romantis dengan Arick. Keduanya tampak sengaja memperlihatkan keromantisan mereka berdua.

Sampai tiba waktu makan siang, Rychelle pun mengetuk pintu ruang kerja Alarick untuk meminta izin makan siang di kantin.

"Miss, saya akan makan siang di kantin bersama Ega. Apa ada yang ingin anda pesan untuk makan siang anda bersama Mr. Alarick?" tanya Rychelle sedikit memancing Alarick untuk bersuara. Karena sudah sampai siang ini Alarick sama sekali tidak memanggilnya, menyapanya atau bahkan berbicara dengannya.

"Nikmati waktu istirahat mu, Rachel. Siang ini Al mengajakku makan siang di luar berdua saja." jawab Molly membuat hati Rychelle semakin panas.

"Baiklah Miss, kalau begitu saya permisi." ucap Rychelle undur diri.

Sesampainya di depan pintu ruangan Alarick, Rychelle mulai menghentak-hentakkan kakinya kesal sambil berjalan menuju ke arah lift.

...🌲🌲🌲...

Sesampainya di kantin, tampak Ega sudah duduk menunggunya dan memesankan makanan yang biasa dipesan oleh Rychelle setiap makan siang di kantin.

"Hai Rachel, kau tampak sangat lelah?" tanya Ega sambil mempersilahkan Rychelle duduk dengan menarikkan kursi untuk Rychelle.

"Oh iya, Ega. Pekerjaan kemarin sangat menumpuk dan membuatku sangat lelah." jawab Rychelle.

"Butuh bantuanku? Kebetulan pekerjaanku sudah selesai." tawar Avega.

Mata Rychelle langsung berbinar mendapat tawaran dari Ega. "Apa tidak merepotkan?" tanya Rychelle.

"Tentu saja tidak. Setelah ini, aku akan langsung ke ruang kerja mu." jawab Ega.

"Thanks, Ega." ucap Rychelle sambil mulai menyantap makanan yang sudah dipesankan Ega.

'A**ku mungkin sudah terlalu cepat untuk menyatakan cinta, Rachel. Tapi kini aku akan memulainya dengan perlahan sampai kau membalas perasaanku terhadapmu.' gumam Ega dalam hati sambil menikmati makan siangnya bersama Rachel.

Setelah menyelesaikan makan siangnya, Ega pun memenuhi janjinya untuk membantu pekerjaan Rychelle. Sebenarnya pekerjaan Rychelle sudah hampir selesai dan setelah di cek ulang juga tidak terdapat kesalahan sedikit pun.

Tapi Rychelle memiliki tujuan lain mengajak Ega membantu pekerjaannya. Dan kini tujuannya tepat sasaran karena saat ia duduk berdekatan dengan Ega, Alarick dan Molly tiba di kantor sepulang dari makan siang di luar.

"Ega, terima kasih banyak ya sudah membantuku." ucap Rychelle sedikit mengencangkan suaranya saat Alarick dan Molly lewat tepat di depannya.

"Lain kali jangan sungkan untuk meminta bantuan, Rachel. Karena aku akan membantumu dengan suka hati." jawab Ega.

Sayangnya lagi-lagi Alarick benar-benar tidak peduli dengan Rachel. Kali ini justru Molly yang menghentikan langkahnya dan menyapa Rachel.

"Waaah, kebetulan sekali jika pekerjaanmu sudah selesai, Rachel. Bisakah kalian berdua membantuku?" tanya Molly dan Rachel pun mengangguk.

"Ada beberapa barang di ruanganku yang akan aku pindah ke ruang kerja Al. Tidak berat kok, hanya berkas penting saja. Lagipula sudah aku rapikan di dalam kardus." tambah Molly lagi.

"Aku dan Rachel akan membantu memindahkannya." balas Ega yang langsung menarik tangan Rachel menuju ke ruang kerja Molly.

Rachel pun mengikuti langkah Ega menuju ke ruang kerja Molly yang sama sekali tidak pernah Rachel kunjungi. Sesampainya di ruangan Molly, nampak ada dua kardus berkas yang sudah di tata Molly di meja kerjanya.

Tapi mata Rychelle terpaku dengan tumpukan kardus berukuran sedang yang terletak di ujung ruang kerja Molly. Terlihat ada resi pengiriman di atas kardus tersebut memperlihatkan bahwa barang tersebut akan dikirimkan kepada pemesannya.

"Miss Molly jualan online juga ya?" tanya Rychelle pada Avega.

"Hah?! Enggak kok. Emang kenapa?" tanya Ega yang matanya kemudian tertuju pada kardus di ujung ruangan Molly.

"Oh, itu memang Kak Molly jualan tepung goreng krispi, membantu usaha sahabat baiknya." ucap Ega.

"Yuk, Rachel. Kita bawa berkasnya." ajak Ega dan mereka berdua pun meninggalkan ruang kerja Molly.

Kini pikiran Rychelle benar-benar dipenuhi rasa penasaran isi kotak yang ada di ujung ruang kerja Molly.

'Tidak mungkin seorang CFO seperti Molly Ran berjualan tepung goreng kripsi, apalagi secara online.' gumam Rychelle dalam hati.

...☘️☘️☘️...

Readers setia ku, mampir yuk ke Novel temen aku. Dijamin keren banget Novelnya.

Nama Pena : Yayuk Triatmaja

Judul : Suamiku Arogant

Sesion 1. Sebelumnya baca dulu novel dengan judul : Menikahi CEO Cacat dan Lumpuh.

Sesion 2. Richardo di usia 20 tahun seorang pria arogant mengikuti sifat ayahnya. Sandra Clarisa seorang sekretaris yang baik hati dan pintar.

Dua sifat yang bertolak belakang dijodohkan oleh ibunya Richardo.

Apakah pernikahannya sama seperti ayahnya yang sempat kandas?

Yuk ikuti novel Kak Yayuk yang ke 25.

1
Irena Irani
kan kan kan
mulai keluar manjahhhhhhhh
Indah Setyorini
Luar biasa
LH
🥰🥰🥰🥰❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘
jadi brigadir itu pangkat di kepolisian? saya pikir nama orang hehe....
maklum cuman pelajar sekolah yang gak pinter pinter banget.
AdindaRa: Iyaa kaaak.

Pandai juga bisa dicapai karena rajin baca kak. Makasih udah mau baca novel aku kak 😘
total 1 replies
penataan kalimatnya bagus dan rapi. meniggalkan kesan awalan yang baik.
fighting for author.
AdindaRa: Waaah, makasih banyak dukungannya kakak 😘
total 1 replies
Siti Mutmainnah
mantap
Alfariza
Keren banget ini Novelnya. Meski covernya kurang menarik, tapi aku suka
Rita
semoga cepat dpt baby juniorny
Rita
alhamdulillah happy ending untuk mas Arick dan Rychelle stlh banyak perjuangan
Rita
akhiry bertemu jg ikut gemesh dech
Rita
walah thor bingung milih sing endi😅
Rita
cieee yg dpt surat cinta g ngambek lg😄
Rita
nah lho Molly g enak dapet nya
Rita
sdh slesai bacanya smpe S2nya
Rita
haduh ichell fans fanatik nya banyak
Rita
bingung abang Jerry nya ga bs naklukin Rychelle dr kecil smp sdh dewasa
Rita
keputusan bagus Al
Rita
klo al sm ega tau apa reaksi nya yach😑
Rita
bisa ae othory bkin penasaran
Rita
duh jgn sampe mas Arick dgr ntar ngambek lho Rychelle
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!