NovelToon NovelToon
Hanya Wanita Pengganti Hutang

Hanya Wanita Pengganti Hutang

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:265.4k
Nilai: 5
Nama Author: Shanti san

Demi menyelamatkan perusahaan ayah nya yang bangkrut dan terancam masuk penjara, seorang wanita bernama Alana harus menerima ia di jodohkan dengan laki-laki kaya raya.

Bukan semata-mata Alana ikhlas menerima semua nya, tapi karena kedua orang tua ny terus memaksa, tak tega melihat ayah nya tak ingin memaksa nya lagi dan memilih di penjara saja, membuat Alana pun dengan menahan perasaan sedih dan sakit nya menerima semua ini.

Menikah dengan laki-laki yang angkuh, namun pelahan sikap posesif juga di tampakkan oleh laki-laki itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29 - Mabuk

"Hai Boleh Aku bergabung?."

Kedatangan Kenzo di hadapan Alana dan Fika pun benar saja seketika menarik perhatian dari Alvaro. Alvaro menatap dengan Geram dan akan menghampiri Mereka.

Namun Tiba-tiba, Alvaro di kagetkan dengan kedatangan Luna yang berdiri menghadang jalan nya.

"Ada apa?." Tanya Alvaro.

"Kakak ipar, aku ingin menunjukkan sesuatu pada mu."Ucap Luna.

Alvaro tak memghiraukaj ucapan Luna, Ia melihat Alana, namun tiba-tiba Luna menarik tangan Alvaro untuk mengikuti nya. Alvaro pun terpaksa mengikuti sejenak Luna yang tampak memaksa nya.

"Apa yang kau lakukan?." Tanya Alvaro saat Luna mengajak nya ke sebuah kamar dan tampak di kamar itu ada sebuah gelas anggur, membuat Alvaro menatap Luna heran.

"Kak, aku ingin mengajak kakak minum."Ucap Luna mendekati Wajah nya ke arah Alvaro.

Alvaro pun mencium aroma alkohol pada Luna, nyakin wanita itu sedang mabuk.

Alvaro mendorong Luna menjauh dari diri nya, Namun bagaikan Magnet Luna kembali menempel pada tubuh gagah laki-laki itu.

"Kakak ipar, hanya minum sedikit tidak akan mabuk."Ucap Luna. Luna bahkan membuka Baju nya untuk memperlihatkan belahan dada nya.

tak suka dengan sikap Luna, Alvaro mendorong Luna dengan Keras, hingga wanita itu menjauh dari tubuh nya, membuat Luna pun terjatuh di lantai.

"Auw... (Merintih), Ha ha ha ha." Luna tiba-tiba tertawa seperti orang gila.

"Laki-laki bodoh, kalian semua munafik, begitu banyak wanita cantik dan lebih baik seperti diri ku, tapi kalian malah memilih Alana sialan itu, Aku bahkan tak Sudi menganggap nya sebagai kakak ku." Mabuk nya Luna membuat bicara pun mulai ngelantur.

"Sampah." satu kalimat Dari mulut Alvaro sebelum ia berbalik untuk pergi.

Saat baru saja sampai keluar dari pintu kamar Luna, Luna kembali memeluk nya dari belakang. "Kakak ipar, Alana tak pantas mendapatkan semua milik mu."Ucap Luna.

Mendengar Alana di remehkan, Alvaro memegangi tangan Luna dengan keras, lalu mendorong nya masuk ke kamar dengan kasar. Ia lalu menutup pintu dan menguncinya dari luar. Alvaro tak ingin meladeni Luna, karena ia rasa percuma saja meladeni orang yang sedang mabuk.

•••

Di aula acara.

Alana yang sedang berbicara dengan Kenzo yang datang mengajak nya bicara pun mencari sosok Alvaro dengan lirikan mata nya, Karena Alvaro mendadak hilang.

"Alana, Kau sedang memikirkan apa??" Tanya Kenzo.

"Tidak apa-apa."Balas Alana tersenyum tipis.

Fika yang tahu Alana tampak gelisah pun sudah bisa menebak kalau Alana sedang mencari Alvaro yang mendadak menghilang.

"Tuan Kenzo." Sapa Pak Herman yang menghampiri rekan bisnis baru nya.

"Iya."

"Tuan, Apa anda berkenan kita mengobrol bersama?." Tanya Pak Herman.

Kenzo melihat Alana, sebelum ia tersenyum dingin dan mengangguk.

"Alana, Fika, saya tinggal dulu." Ucap Kenzo. Alana dengan senyuman tipis pub mengangguk.

"dekat-dekat di protes, giliran ilang aja, lansung dech nyari-nyari." Ucap Fika tersenyum mengejek.

"Apaan sih Fik."

"Udah lah, jujur aja kali, nyariin Alvaro kan?." ucap Fika.

"Siapa yang mencari ku?." kedatangan Alvaro membuat Fika dan Alana terkejut.

"Kau mencari ku?." tanya Alvaro dengan tatapan nakal.

"Ti tidak."Alana begitu gugup.

Fika yang melihat Alvaro bisa membuat sahabat nya begitu salah tingkah pun tersenyum menahan tawa.

•••

Setelah acara selesai, Alvaro pun membawa Alana untuk kembali pulang ke rumah.

Di dalam mobil, Alana menatap keluar jendela dengan senyuman manis nya, menunggu mobil itu di jalan kan oleh Alvaro yang sedang ingin menyetir sendiri.

"Terima kasih untuk hari ini."Ucap Alana memecah ke sunyian di dalam mobil.

"Semua tidak gratis."Ucap Alvaro.

begitu sunyi dan sendu penuh haru, Seketika perasaan Alana pun agak kesal karena Alvaro mengatakan kalimat yang tak ingin ia dengar. seketika mood Alana berubah, ia pun cemberut.

Melihat Alana cemberut Alvaro pun tersenyum. di sisi lain tanpa kedua nya Sadari Kenzo sedang menatap kedua nya dengan datar, melihat kedua nya saling tersenyum, hingga akhir nya ia menyudahi pandangan itu dan masuk ke dalam mobil.

1
Mito Lama
gak jelas
Melani Sunardi
duh thor, Alana ceroboh sekali ya ....kesan pertama baca......geleng geleng kepala
numpang baca ya thor.....🙏
Siti Ama
kok tamat.. gimana ini yg nulis
Masti Rawiyah Dongoran
lg seru Thor segeralah lanjutannya..
Masti Rawiyah Dongoran
Thor...kpn lanjutannya? tanggung nih lg seru...
Masti Rawiyah Dongoran
kpn lanjutannya Thor lg seru nih..
Rari
Endingnya nggantung... ga asik
Norhayati Yusoff
lanjut thor
umi azizah
lanjut dong kak
Ginasih Nengah
Lanjuut thor 💪
Suntawati Suardi
tak ada kelanjutan
lan
thor ceritanya g di lanjut lagi?????
Novika Yenny
ngk seru...nyesal bacanya kalau kayak gini ..putus tengah jln aja..
Novika Yenny
ngk seru ..nyesal dh bacanya klau kayak gini
Lina Palinggi
lanjut
Nurjamaa Kefi
Kecewa
Reni Anjarwani
lanjut
Jumiah
lanjut lg ya thor ,yg tambah seru..😍
Dewi Astuti
kok tamat thor lanjut donk
Kafa Vina
mana kak lajuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!