NovelToon NovelToon
Mencintai Pria Dewasa

Mencintai Pria Dewasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: din din

WARNING!!! AREA 18+
follow Ig 👉 dindin_812

Malik Mahardika seorang asisten berumur dua puluh enam tahun. Mendapat tugas dari majikannya untuk menemui seorang Hacker. Namun, siapa sangka Malik malah jatuh cinta pada Hacker yang baru saja berumur lima belas tahun bernama Susan Linch.

Kata orang, cinta tidak memandang umur, waktu dan tempat. Begitulah yang dialami oleh pemuda itu.

"Ma, kamu tahu 'kan aku umur berapa? Bagaimana bisa kamu suka dengan gadis kecil seperti 'ku?" Susan hanya ingin tahu alasan sebenarnya.

"Memangnya kita harus memandang umur seseorang untuk suka dan menyayangi. Bagiku asal kamu menerima, maka tidak perduli kamu umur berapa. Bahkan jika disuruh nunggu kamu dewasa pun aku bersedia," jawab Malik yang benar-benar terdengar gila, sepertinya pemuda ini sudah terkena virus cinta akut yang tidak bisa diobati.

"Kalau begitu, aku beri kamu kesempatan. Jika kamu bisa menungguku lima tahun lagi, aku akan bersedia jadi kekasihmu," ucap Susan kemudian, ia mengedarkan pandangan ke arah lain karena malu menatap Malik.



penasaran? baca selengkapnya di sini saja.

Picture from pinterest editing by din din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Pacaran

Hampir dua minggu Malik keluar dari rumah sakit, pemuda itu sudah melepas penyangga tangan yang terpasang, kini lengannya sudah bisa ia gerakan seperti sediakala.

Hari ini Malik pergi ke perusahaan untuk sekedar memberikan dokumen yang ia kerjakan. Meski sakit, Malik tetap melakukan tugasnya karena ia tahu kalau bos-nya pasti kewalahan tanpa dirinya.

"Bagaimana tanganmu?" tanya Ravin seraya mengecek dokumen.

"Sudah baik, Tuan. Besok saya sudah bisa bekerja seperti biasa," jawab pemuda itu.

"Hmm ...." Bos-nya hanya berdeham.

"Mal, kamu beneran pacaran sama anak SMA?" tanya Ravin tiba-tiba seraya menatap pemuda itu.

Malik yang awalnya berdiri, kini duduk di kursi depan meja bos-nya.

"Iya," jawabnya singkat.

"Ck ... Mal! Umurmu tuh berapa? Mau nunggu dia dewasa sampai kapan? Keburu karatan dedekmu," ledek Ravin yang sekarang fokus dengan Malik. "Atau jangan-jangan kamu berpikir buat nikahin dia setelah lulus SMA? Jangan Mal!" imbuh Ravin menerka seraya melayangkan protes.

Mendengar kata 'karatan' tentu saja membuat Malik mencebik kesal, bisa-bisanya bos-nya itu mengatakan hal seperti itu.

"Karatan! Emang besi! Yang nikah di atas tiga puluh tahun banyak, Tuan! Aku tidak akan menikahi dia secepat itu, dia masih ingin pergi ke Boston buat kuliah, jadi aku masih nunggu dia sampai benar-benar dewasa," ujar pemuda itu panjang lebar.

"Ck ... sabar bener kamu, kalau aku sih nggak bisa," goda Ravin menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi.

"Dih ... Tuan juga sama, tuh nunggu tujuh belas tahun," ledek Malik ganti.

"Beda Mal, waktu itu 'kan aku nggak harus menahan, emm ...." Ravin menjeda ucapannya, lantas mengedarkan tatapannya.

"Dasar Tuan! Saya mau pergi dulu," kata Malik tidak mau mendengarkan lanjutan cerita Ravin.

"Mau ke mana?" tanya Ravin ketika melihat asistennya itu berdiri.

"Pacaran, mumpung masih ada waktu," jawab Malik di akhiri dengan gelak tawa.

Ravin mencebik, sedetik kemudian ia tersenyum. Asistennya itu sudah menjomblo sejak bekerja dengannya, sekali dapat pasangan malah anak SMA, sungguh kisah yang aneh.

-

-

Malik memacu mobilnya, pasca kecelakaan Ravin melarang pemuda itu memakai mobil nahas itu. Majikan sultannya itu memilih membuang mobil pemuda itu lantas memberikannya yang baru. Kata orang, mobil yang pernah mengalami kecelakaan akan membawa sial lagi bagi pemiliknya. Entah mitos atau fakta, yang jelas Ravin hanya khawatir dengan keselamatan asistennya.

Tempat yang dituju oleh pemuda itu tentu saja sekolah Susan, ia ingin menjemput gadis itu karena selama dia sakit, Susan sudah susah payah mondar-mandir hanya untuk melihat keadaannya.

Malik berdiri di luar mobil, punggungnya bersandar di body mobil dengan kedua tangan yang ia lipat di depan dada. Ia sesekali melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan, memastikan jam pulang gadis itu.

Tak selang beberapa lama, suara langkah dan gelak tawa juga percakapan antara siswa dan siswi yang baru saja selesai menjalani pelajaran terdengar hingga tempat Malik berdiri. Jam sekolah sudah selesai, Malik mengedarkan pandangan mencari keberadaan Susan yang belum terlihat batang hidungnya.

Tidak sabar, Malik berjalan menuju gerbang, ia tidak mengerti kenapa Susan belum juga muncul, padahal anak-anak lain sudah berhamburan keluar dari gerbang. Hingga senyumnya muncul ketika melihat Susan yang tengah berjalan ke arah gerbang.

"San!" panggil Malik seraya melambaikan tangan.

Susan sedikit terkejut ketika melihat Malik di sana, gadis itu memasang senyum di wajahnya dan segera menghampiri pemuda itu.

"Kamu kok di sini?" tanya Susan keheranan.

Malik memperhatikan air muka Susan yang tidak seperti biasanya, pemuda itu menangkup kedua sisi wajah Susan, ia bisa melihat hidung dan kelopak mata gadis itu sedikit merah.

"San, kamu kenapa? Habis nangis?" tanya Malik cemas.

Susan mengulas senyum, kemudian menggenggam telapak tangan kekasihnya itu dan menurunkan dari wajahnya.

"Nggak kok, cuman tadi bersih-bersih kelas, lalu kena debu, jadi bersin-bersin dan gini deh," jawab Susan menjelaskan.

"Kamu yakin?" tanya Malik memastikan.

"Iya, ish ... jangan kayak detektif! Nggak percayaan amat!" seloroh gadis itu dengan tawa kecil.

"Iya, aku percaya. Pulang!" ajak Malik.

Susan hanya mengangguk, ia kemudian berjalan bersisian dengan malik menuju mobil.

Mereka akhirnya meninggalkan lingkungan sekolah, sepanjang jalan Susan mengamati jalan, tidak bicara atau sekedar bercanda seperti biasa.

"Ada apa, hah? Kamu terlihat murung?" tanya Malik sedikit melirik Susan, tangan kirinya ia gunakan untuk mengusap pucuk kepala gadis itu

"Tidak ada, agak lelah saja. Antar aku langsung pulang, ya!" pinta Susan.

Niat hati ingin mengajak gadis itu jalan-jalan sebentar, tapi melihat Susan yang memang terlihat lelah, membuat Malik mengurungkan niatnya dan menuruti keinginan gadis itu.

"Aku turun dulu," ucap Susan begitu mobil pemuda itu berhenti di depan gerbang rumahnya.

"Iya," sahut Malik.

Susan melepas seat belt, kemudian tangannya membuka pintu mobil.

"San, kalau ada apa-apa cerita saja," ujar Malik yang merasa khawatir.

Susan hanya mengangguk. Malik mengulas senyum, ia kemudian mendekatkan wajahnya, mengecup kening gadis itu sebelum turun.

Susan mengulas senyum, ia lantas keluar dan segera masuk ke rumah.

"Apa benar-benar lelah?" tanya Malik dalam hati.

_

_

_

_

Bantu like komen seperti biasa ya, terima kasih🙏

1
Fit Mu'awin627
Luar biasa
Jeni Jueni
belum dengar penjelasan susan makanya dia galau
Ruaida Ali
aku suka ceritanya
.: terima kasih
total 1 replies
Ruaida Ali
bakal di restuin gak tuh?
Mamah Kekey
unboxin 🤭🙈🙉
Jeni Jueni: hai bunda
total 2 replies
Mamah Kekey
selamat yah buat pasutrinya semoga langgeng sampai tua dan mu yg memisahkan...🎁
.: aamiin
total 1 replies
Mamah Kekey
awas blabas mas Malik ...☺️
Mamah Kekey
dibsini yg imannya kuat sih authornya ...😂
.: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Mamah Kekey
cinta muda Susan bergejolak nih...😂
.: asekkkkkk
total 1 replies
Mamah Kekey
sipp...deh buat pasangan yg unyu,, 😂
Mamah Kekey
semoga mereka selamat...ikut mewek aku...😭😭😭
Mamah Kekey
setiap kejadian pasti ada hikmahnya d balik semua itu mas Malik.
Mamah Kekey
memang sudah takdir ..mencoba ikhlas mas Malik...😔
Mamah Kekey
terharu CLBK nih... semoga mereka berjodoh.
Mamah Kekey
yg dewasa lebih ngemong, lebih banyak sabarnya.paham apa yang kita mau, pengalaman 😂
Mamah Kekey
kerenlah unyu,,😂
Mamah Kekey
keren bagus setuju kk
Winarsih Asih
semoga ada orang yg bisa memberi pengertian pada mslik
Winarsih Asih
Malik butuh waktu,mungkin dulu gara2 menolong keluarga Susan ,ayahnya meninggal karena telat kerumah sakit
Winarsih Asih
aku sudah ketemu sama Caman kita sayang😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!